Anda di halaman 1dari 7

UJIAN TENGAH SEMESTER

PENATALAKSANAAN KUARTIF TERBATAS III

“Desinfectant Material Using in an Dentistry Clinic”

Dosen Pengampu : drg. Irma HY Siregar, M.H.Kes

Disusun Oleh :

NAMA : Elvira Priska Damayanti

NIM : P1337425218022

PRODI : DIV – Keperawatan Gigi

SEMESTER :5

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

2020
BAHAN BAHAN DESINFEKTAN DI KLINIK GIGI

Desinfektan adalah bahan kimiawi yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau
pencemaran oleh jasa renik atau obat untuk membasmi kuman penyakit.

Desinfektan adalah zat yang digunakan untuk mencegah infeksi dengan cara mematikan
mikroba misalnya sterilisai alat – alat kedokteran

Ada beberapa jenis desinfektan :

1. Klorin
Mekanisme kerja klorin adalah menghambat oksidasi glukosa dalam sel mikroorganisme
dengan cara menghambat enzim – enzim yang terlibat metabolism karbohidrat.
Kelebihan desinfektan ini adalah mudah digunakan, jenis mikroorganisme yang dapat
dibunuh cukup luas
2. Iodin
Iodin merupakan desinfektan yang efektif untuk proses desinfeksi air dalam skala kecil
3. Alcohol
Alcohol desinfektan yang paling banyak dipakai peralatan untuk peralatan medis
4. Formadehida
Formeldehida atau sering dikenal dengan dengan formalin. Formaldehida merupakan
desinfektan yang bersifat karsiogenik.
5. Kalium Permanganat
Kalium permanganate merupakan zat oksidan kuat namun tidak tepat untuk desinfeksi
air.
6. Fenol
Fenol bersifat toksik, stabil, berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan iritasi.
Bahan disinfektan yang ada di klinik gigi adalah :

1. Glutaraldehyde 2%
Bahan ini biasanya digunakan untuk desinfektan alat – alat yang tidak bisa di sterilkan
menggunakan suhu panas. Bahan ini bisa juga digunakan untuk membersihan
permukaan benda – benda lainnya.
Keunggulan golongan aldehyde adalah sifatnya yang stabil, persisten, efek samping
minimal, dapat dibiodegradasi dan tidak menyebabkan kerusakan pada material
peralatan. Larutan glutaraldehyde 2% efektif terhadap bakteri vegetative
seperti Mycobacterium tuberculosis, fungi dan virus akan mati dalam waktu 10 – 20
menit

2. Chloroxylenol 5%
Biasanya chloroxylenol dipakai untuk membersihkan alat – alat medis, dengan cara
direndam dengan campuran alcohol 70%.
Kloroxilenol digunakan di rumah sakit dan rumah tangga untuk disinfeksi dan sanitasi. 
Ia juga biasa digunakan dalam sabun antibakteri, aplikasi pembersihan luka dan
antiseptik rumah tangga seperti cairan Dettol (yang memberikan bau khasnya), krim dan
salep
3. Chlorine
Bahan yang sering kita sebut dengan kaporit. Selain bisa membersihkan kolam renang ,
bahan ini rupanya juga digunakan sebagai bahan disinfektan untuk mebersihakan
permukaan.
Kegunaan disinfektan pada air adalah untuk mereduksi konsentrasi bakteri secara
umum dan menghilangkan bakteri pathogen.
Klorin juga dapat membahayakan sistem pemafasan terutama bagi anak-anak dan
orang dewasa. Dalam wujud gas, klor merusak membran mukus dan dalam wujud cair
dapat menghancurkan kulit. Tingkat klorida sering naik turun bersama dengan tingkat
natrium. Ini karena natrium klorida, atau garam, adalah bagian utama dalam darah.
4. Didecyl Dimethyl Ammonium Chloride
Merupakan salah satu jenis disinfektan yang mengandung senyawa antimikroba.
Didecyl Dimethyl Ammonium Chloride adalah disinfektan yang digunakan dalam banyak
aplikasi biosida seperti pada kuman bakteri dan fungi serta dapat digunakan sebagai
pembersih desinfektan untuk linen, serta direkomendasikan untuk digunakan hotel,
industry, di rumah sakit di dalam ginekologi, bedah, oftalmologi, pediatri, dan untuk
sterilisasi instrumen bedah, endoskopi dan desinfeksi permukaan.
Didecyl Dimethyl Ammonium Chloride yang ramah lingkungan dapat digunakan sebagai
desinfektan antimikroba di rumah sakit diantaranya di ginekologi, bedah, oftalmologi,
pediatri, dan untuk sterilisasi instrumen bedah, endoskopi dan desinfeksi permukaan

5. Sodium Hipoklorit
Sodium Hipoklorit akan mengoksidasi atau membakar membrane pelindung bakteri dan
cangkang protein virus, sehingga mikroorganisme ini mudah dihancurkan.desinfeksi
hasil cetak alginat dapat mengurangi kontaminasi silang. Salah satu sifat cetak alginat
adalah imbibisi, yaitu menyerap air sehingga bentuknya lebih mudah mengembang yang
menyebabkan perubahan dimensi sehingga hasil cetakan tidak akurat. Sodium
Hipoklorit sering digunakan sebagai bahan desinfektan.

6. Chlorhexidine 2%
Pemakaian alat ortodonti lepasan dapat meningkatkan akumulasi mikroorganisme pada
rongga mulut yaitu salah satunya adalah Candida albicans yang dapat menyebabkan
oral candidiasis apabila jumlahnya berlebih. Pencegahan akumulasi mikroorganisme
dapat menggunakan desinfektan. Penggunaan desinfektan chlorhexidine 2% yang
berkepanjangan akan menimbulkan staining.
DAFTAR PUSTAKA

http://www.repository.trisakti.ac.id/webopac_usaktiana/index.php/home/detail/detail_koleksi/7/SKR/j
udul/00000000000000082343/

http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/174450

https://id.wikipedia.org/wiki/Disinfektan

https://empangqq.com/2017/12/05/desinfektan-glutaraldehyde/#:~:text=Glutaraldehyde
%20merupakan%20desinfektan%20golongan%20aldehyde,%2C5%25%20%E2%80%93%205%25.

http://www.repository.trisakti.ac.id/webopac_usaktiana/index.php/home/detail/detail_koleksi/7/SKR/j
udul/00000000000000087866/alginat

http://ijid-rspisuliantisaroso.co.id/index.php/ijid/article/view/46

http://www.pdgimakassar.org/jurnal/index.php/MDJ/article/view/282