Anda di halaman 1dari 14

MODUL 3

Teks Eksposisi

A. Kompetensi Dasar
3.5 Mengidentifikasi informasi teks eksposisi berupa artikel ilmiah populer dari
koran/majalah) yang didengar dan dibaca
4.5 Menyimpulkan isi teks eksposisi (artikel ilmiah populer dari Koran dan majalah)
yang didengar dan dibaca.

B. Tujuan Kegiatan Pembelajaran


1. Menjelaskan informasi teks eksposisi
2. Mengidentifikasi pola pengembangan teks eksposisi
3. Memahami ciri-ciri teks eksposisi
4. Menyimpulkan teks eksposisi.

C. Petunjuk Siswa
Untuk memperoleh prestasi belajar secara maksimal, maka langkah-
langkah yang perlu dilaksanakan dalam modul ini antara lain:
1. Bacalah dan pahami materi yang ada pada setiap kegiatan belajar. Bila ada
materi yang belum jelas, kamu dapat bertanya pada guru.
2. Kerjakan setiap tugas terhadap materi-materi yang dibahas dalam setiap
kegiatan belajar.
3. Jika belum menguasai materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan
belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada guru.
4. Pertanyaan kepada guru dapat disampaikan melalui media digital (telepon/sms,
wa atau media sosial lainnya).
5. Selain modul ini, kamu juga harus mempelajari buku-buku paket agar dapat
memperkaya materi yang kamu peroleh.

D. Uraian Materi
Kegiatan Belajar 1 Menjelaskan informasi Teks Eksposisi

Dalam kegiatan modul ini kamu akan mempelajari teks eksposisi. Kali ini
berkaitan tentang fenomena bencana alam yang sering terjadi di negara kita. Nah,
sekarang kamu akan membaca teks tentang sekolah aman bencana. Bacalah
teksnya dengan cermat!

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 1


PENTINGNYA MEWUJUDKAN SEKOLAH AMAN
DARI BENCANA

Tesis
Indonesia berada di jalur cincin api Pasifik dengan 128 gunung berapi aktif
tersebar di wilayahnya. Indonesia juga berada pada lintasan 3 lempeng dunia,
yaitu lempeng Asia, lempeng Pasifik, dan lempeng Australia. Tak heran,
Indonesia juga menduduki peringkat kedua sebagai negara berisiko di dunia.

Dalam setiap kejadian bencana, anak-anak adalah kelompok yang paling rentan
menjadi korban. Sedangkan bencana, tidak dapat ditebak kapan terjadinya.
Selain di rumah, sebagian besar kehidupan anak-anak berlangsung di sekolah.
Bagaimana jika bencana terjadi saat di sekolah?

Sekolah aman bencana ini menerapkan standar sarana dan prasarana serta
budaya yang mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya
dari bahaya bencana.

Argumen
Kita tahu, anak-anak merupakan komunitas yang sangat rentan terhadap
bencana. Sebagian besar dari kehidupan anak-anak tersebut berlangsung di
sekolah. Misalnya, saat berada dalam kelas, terjadi gempa bumi. Tanpa
pengetahuan akan mitigasi bencana, anak-anak serta para guru pasti panik,
tidak tahu apa yang akan dilakukan. Bagaimana menyelamatkan diri,
menyelamatkan anak, dan lainnya. Kepanikan yang seperti ini biasanya malah
menambah korban, bahkan membuat proses mitigasi menjadi lambat.

Dengan mengikuti pedoman sekolah aman bencana, seharusnya sekolah


melakukan simulasi mitigasi bencana secara rutin. Para murid dan guru
diajarkan bagaimana bertindak ketika terjadi bencana gempa. Bagaimana proses
evakuasi dilakukan. Pengetahuan mitigasi itu harus diasah terus menerus,
sebagai salah satu upaya mengurangi risiko yang terjadi akibat bencana.

Faktor standar bangunan sekolah pun menjadi tolak ukur aman bencana. Banyak
sekolah yang tidak tahan gempa. Banyak bangunan sekolah di Indonesia yang
dibangun dengan kualitas di bawah standar tahan gempa. Padahal, sekitar 75
persen sekolah-sekolah yang tersebar di Tanah Air berada di daerah berisiko
gempa bumi yang cukup tinggi.

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 2


Salah satu contoh paling baru, adalah gempa 6,2 Skala Richter (SR) yang
mengguncang Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah pada Selasa [02/07]
lalu. Gempa itu menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di daerah itu belum aman
dari ancaman bencana.

Tercatat sebanyak 314 unit sekolah rusak, di mana 171 rusak berat, 136 rusak
sedang dan 7 rusak ringan. Masih beruntung, gempa tersebut terjadi pada saat
sekolah libur sehingga tidak jatuh korban. Bisa dibayangkan seandainya
bencana terjadi saat berlangsung proses belajar mengajar sedang berlangsung.
Apa jadinya? Ada ratusan anak-anak di situ. Karena itulah, sekolah aman
bencana ini hendaknya menjadi prioritas semua pihak.

Penegasan ulang
Ide sekolah aman ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dan pekerja di sektor
pendidikan dari kematian dan cidera akibat bencana yang terjadi saat sekolah.
Selain itu, untuk merencanakan keberlangsungan pendidikan dalam menghadapi
bahaya yang sudah terprediksi. Sekolah aman dari bencana ini juga untuk
melindungi investasi di sektor pendidikan serta untuk memperkuat ketangguhan
warga terhadap bencana melalui pendidikan.

Pendidikan pengurangan resiko dirancang untuk membangun budaya aman dan


komunitas yang tangguh menghadapi bencana. Di antaranya, dengan
melakukan penyebaran pesan-pesan utama tentang pengurangan risiko
bencana yang sudah diadaptasi di tingkat nasional dan lokal. Di samping itu,
menanamkan pengurangan risiko bencana melalui kurikulum dan penyedian
acuan untuk mengintegrasikan program tersebut ke mata pelajaran tertentu.

(https://bpbd.kupangkota.go.id/publikasi/artikel-bpbd/pentingnya-mewujudkan-sekolah-aman-
dari-bencana.html)

Kamu tentu masih ingat bahwa teks eksposisi bertujuan menyampaikan


gagasan yang berupa fakta atau hasil-hasil pemikiran dengan maksud untuk
memberitahu atau menerangkan sesuatu seperti masalah, mafaat, jenis, proses,
atau rencana.
Penggunaan bahasa dalam karangan ini tidak dipengaruhi oleh unsur
subjektifitas dan emosional. Penulis hanya menjelaskan apa adanya dan tidak
membubui dengan kata-kata yang menarik minat dan emosi pembaca.
Penggunaan kosakata cenderung bermakna denotatif.

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 3


Sebagaimana yang terdapat pada contoh sebelumnya bahwa bagian-
bagian teks eksposisi dibentuk oleh dua unsur utama, yaitu gagasan dan fakta.
a. Gagasan disebut juga ide ataupun pendapat. Isinya berupa pernyataan yang
mungkin berupa komentar, penilaian, saran, dorongan, dan bujukan. Contoh:
1) Dengan mengikuti pedoman sekolah aman bencana, seharusnya sekolah
melakukan simulasi mitigasi bencana secara rutin. 2) Faktor standar
bangunan sekolah pun menjadi tolak ukur aman bencana.
b. Fakta adalah (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang
benar-benar ada atau terjadi. Dalam teks eksposisi, fakta berfungsi untuk
memperkuat gagasan sehingga diharapkan lebih meyakinkan khalayak.
Contoh : Tercatat sebanyak 314 unit sekolah rusak, di mana 171 rusak berat,
136 rusak sedang dan 7 rusak ringan.

Nah, sekarang kamu baca teksnya sekali dengan lebih cermat, kemudian
jawablah pertanyaan-pertanyaan pada latihan 1 berikut ini. Menulis jawabannya
dibuku latihanmu ya!

Latihan 1
1. Termasuk jenis teks apakah, bacaan tersebut? Uraikanlah dengan alasan
yang tepat!
2. Apakah topik teks tersebut?
3. Apakah yang dimaksud dengan sekolah aman bencana?
4. Mengapa pada teks tersebut dinyatakan bahwa faktor bangunan sekolah
menjadi tolak ukur aman bencana?
5. Temukan dan tuliskan kalimat yang merupakan pendapat!
6. Bagaimanakah cara mewujudkan sekolah aman bencana?
7. Mengapa kesadaran tentang sekolah aman bencana itu penting untuk
ditanamkan?

Kegiatan Belajar 2 Menentukan Pola-pola Pengembangan


Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki beberapa pola dalam penulisan. Pola-pola berikut ini
menjadikan teks eksposisi menjadi lebih variatif.
a. Pola umum khusus
Teks yang menggunakan pola ini menempatkan ide pokok paragraf pada awal
paragraf yang berupa ide umum. Kemudian ide-ide penjelas atau khusus
diletakkan setelahnya. Pola ini disebut juga paragraf deduktif.

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 4


b. Pola khusus umum
Kebalikan dengan pola sebelumnya, pola ini memunculkan ide-ide khusus
terlebih dahulu kemudian diikuti oleh ide umum. Pada bagian akhir teks
berfungsi sebagai kesimpulan atau rangkuman dari gagasan sebelumnya.
c. Pola ilustrasi
Pola ini bercirikan penggunaan ilustrasi di dalam penyajian teks eksposisi.
Penggunaan ilustrasi yang konkret akan mendukung sebuah pendapat
sebagai suatu bukti.
d. Pola perbandingan
Pembaca perlu diyakinkan mengenai suatu pendapat. Oleh karenanya,
perbandingan dihadirkan untuk memberikan kesan kebenaran terhadap suatu
pendapat. Jadi, pembaca dapat secara yakin menerima pendapat kita yang
dituangkan dalam gagasan umum dan diperjelas dengan gagasan
penjelasnya.

Latihan 2

1. Bacalah teks eksposisi berikut ini!


Lingkungan Bersih Hidup Sehat

Lingkungan bersih hidup sehat mempunyai arti lingkungan yang jauh dari
kondisi yang menimbulkan penyakit. Lingkungan yang bersih akan menunjang
terwujudnya hidup sehat. Makna dari lingkungan bersih hidup sehat ialah
lingkungan yang kita tempati memberikan kesan baik terhadap indra dan
memberikan makna kesehatan.
Lingkungan yang ditempati dapat mendukung dan mempengaruhi
kehidupan diri manusia. Jika lingkungan yang ditempati, masyarakatnya
membiasakan hidup sehat, tentunya ini akan menimbulkan kesan yang baik
bagi diri sendiri dan masyarakat. Tetapi sebaliknya jika anda tinggal di sekitar
masyarakat yang membiasakan hidup kotor dan suka mabuk-mabukan hal ini
akan mempengaruhi psikis dan mental anda.
Di Indonesia tercatat perbandingan 20% dan 80% antara orang yang
sadar kesehatan lingkungan dan tidak. Kondisi seperti ini jika dibiarkan saja
akan membuat lingkungan terjangkit oleh berbagai penyakit. Sebagai warga
negara yang baik, kita harus meningkatkan kesadaran lingkungan sehat karena
lingkungan seperti ini dapat berpengaruh positif pada generasi penerus kita.
(sumber : teks eksposisi, http://rumahbelajar.id/)

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 5


2. Analisislah teks tersebut dan sajikan dalam format berikut ini!
Judul Gagasan Fakta

3. Tentukan pola pengembangan tiap paragraf dalam teks eksposisi di atas!

Paragraf ke- Pola Pengembangan


1
2
3

Kegiatan Belajar 3 Memahami Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Sama seperti teks pada umumnya, teks eksposisi memiliki beberapa ciri-ciri
umum teks eksposisi. Ciri-ciri ini digunakan untuk membedakan dan menentukan
apakah sebuah teks tergolong dalam teks eksposisi atau bukan. Ciri-ciri teks
eksposisi adalah sebagai berikut:
a. Menjelaskan informasi atau pengetahuan tentang suatu hal
b. Gaya informasi yang bersifat mengajak
c. Penyampaian menggunakan bahasa baku dan disampaikan secara lugas
d. Bersifat netral atau tidak memihak
e. Fakta dipakai sebagai alat kontritasi dan alat kontribusi
Di dalam sebuah teks eksposisi mungkin pula didalamnya terkandung
penilaian sugesti dorongan atau ajakan-ajakan tertentu kepada khalayak. Bentuk
teks eksposisi terutama di dalam media massa dapat berupa esai, tajuk rencana,
ataupun debat.

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 6


Setelah mempelajari ciri-ciri teks eksposisi tersebut, lakukan kegiatan berikut
untuk membedakan teks eksposisi dengan teks yang lain!

Latihan 3

Manakah di antara kutipan teks berikut yang merupakan teks eksposisi! Centang
(√) pada pilihan Ya atau Tidak untuk setiap kutipan.
No Kutipan Teks Ya Tidak
1. Setelah dituang dari tabung bambu, cairan manis (nira)
tersebut disaring; ditampung dalam tempayan lalu direbus
sampai mendidih. Dalam waktu lebih kurang dua jam, cairan
tersebut akan mengental dan berwarna cokelat. Selanjutnya,
diturunkan dan diaduk dengan posisi miring agar menjadi
dingin. Lebih kurang dua puluh menit, cairan gula merah
tersebut siap dicetak, sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
2. Ada dua macam sarana pendidikan yaitu pendidikan formal
dan pendidikan non formal. Pendidikan formal memiliki
standar kurikulum yang sudah ditentukan oleh pemerintah
seperti SD, SMP, SMA dan sejenisnya. Pendidikan non-
formal yang lebih dikenal dengan pendidikan luar sekolah
seperti biasanya dikenal dengan pendidikan luar sekolah
seperti kursus-kursus biasanya menyusun kurikulum sendiri
sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan lembaga yang
bersangkutan.
3. Pada momentum hari pahlawan ini Kami menghimbau para
pejabat di jajaran pemerintahan termasuk BUMN/BUMD,
pimpinan DPR dan MPR serta seluruh anggota dewan agar
kembali ke fitrah. Ingatlah perjuangan dan cita-cita para
Pahlawan Kusuma Bangsa. Mari kita berjuang untuk
memakmurkan rakyat. Untuk itu bekerja lah dengan keras dan
profesional serta bertanggung jawab.
4. Salah satu penyebab terjadinya unjuk rasa karena
ketidakpercayaan terhadap pelaksanaan berbagai aturan.
Para pengunjuk rasa tidak dapat melampiaskan rasa
ketidakpuasan itu. Tekanan amarah yang tersalurkan
akhirnya menjadi amuk massa. Hal-hal tersebut
mengakibatkan berbagai unjuk rasa sering berujung pada
anarkisme masa jika aspirasi mereka tidak tersalurkan.
Mereka ingin reaksi mereka diperhatikan.

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 7


5. Dua hari berturut-turut hujan deras mengguyur Ibu Kota v
Jakarta. Saluran air di mana-mana tidak lancar. Penduduk
yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di sungai-
sungai. Sampah-sampah memenuhi sungai-sungai sehingga
tersumbat. Resapan air di daerah yang telah ditentukan kini
telah berubah fungsinya sebagai tempat hiburan. Gedung-
gedung berdiri kukuh di sana.

Kegiatan Belajar 4 Menyimpulkan Teks Ekposisi

Dalam menyimpulkan isi teks bisa dimulai dari menentukan gagasan


umumnya. Gagasan umum atau ide pokok menjadi dasar untuk mengembangkan
suatu paragraf. Beberapa teks meletakkan gagasan umum di awal paragraf, tetapi
tidak sedikit pula yang meletakkannya di akhir paragraf. Keberadaan gagasan
umum ini kemudian akan dijabarkan oleh gagasan-gagasan khusus yang
mendahului atau mengikutinya.
Perhatikan cuplikan teks berikut!
Cuplikan teks eksposisi Cermati penjelasan berikut !
Sebelum itu, kondisi hutan Bagian yang bercetak tebal merupakan gagasan
Indonesia benar-benar umum paragraf tersebut. Sementara itu, kalimat-
sudah memprihatinkan. kalimat lain berfungsi sebagai pendukung atau
Dalam kurun waktu 50 tahun, penjelas. Berdasarkan contoh tersebut, ternyata
hutan Indonesia mengalami ada hubungan antara gagasan umum dengan
penurunan luas sebesar 64 bagian penting suatu teks. Sesuatu yang dianggap
juta hektare. Pembukaan penting biasanya merupakan gagasan umum.
hutan alam di dataran rendah Gagasan tersebut menyatakan hal lebih penting
di Sulawesi telah daripadn gagasan-gagasan lain dalam paragraf
memusnahkan. itu.

Jadi untuk menyimpulkan isi teks dilakukan dengan cara


menentukan gagasan umum tiap paragraf, kemudian tulis
simpulkan isi teks berdasarkan gasagan umum tersebut dengan
kalimat sendiri. Selamat Mencoba!

1) Jenis-jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Umumnya


Berdasarkan letak gagasan umumnya, paragraf terbagi ke dalam beberapa jenis:
a. Paragraf Deduktif

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 8


Paragraf deduktif adalah paragraf yang gagasan umumnya terletak di awal
paragraf. Gagasan umum terdapat dalam kalimat utama. Kalimat berikutnya
adalah kalimat yang berisi gagasan penjelas. Kalimat yang berisi gagasan
penjelas disebut kalimat penjelas.
Contoh:
Penyebab kerusakan lingkungan hidup secara umum bisa dikategorikan
dalam dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.
Letusan gunung berapi, banjir, abrasi, tanah longsor, angin puting beliung,
gempa bumi, dan tsunami merupakan beberapa contoh bencana alam.
Cuplikan paragraf di atas menunjukkan gagasan umum yang mendasari
munculnya gagasan penjelas. Gagasan umum berada di kalimat pertama.
Kalimat utama yang berada pada awal paragraf membuktikan bahwa
paragraf tersebut termasuk paragraf deduktif.

b. Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di akhir
paragraf. Gagasan utama dapat ditemukan pada kalimat penutup paragraf.
Kalimat sebelumnya merupakan kalimat penjelas yang berisi gagasan
penjelas yang kemudian disimpulkan pada kalimat akhir sebagai gagasan
umumnya.
Contoh :
Penyair akan membuat sebuah puisi dengan cara menuangkan
imajinasinya, barulah tercermin sebuah puisi. Pengarang novel
merangkai ceritanya dengan pengembangan imajinasi. Demikian juga
seniman akan menggoreskan lukisan didahului dengan imajinasinya ke
arah yang sebenarnya. Memang benar imajinasi diperlukan dalam
menciptakan suatu karya.
Pada cuplikan di atas, kalimat yang bercetak tebal adalah gagasan utama
yang mencakup gagasan umum. Meskipun letaknya yang berada di bagian
penutup, kalimat tersebut mencakup inti keseluruhan gagasan penjelas
yang berada sebelumnya.

c. Paragraf Campuran
Paragraf ini merupakan paragraf yang gagasan umumnya terletak di awal
dan di akhir paragraf. Kalimat utama di akhir paragraf merupakan penegasan
ulang kalimat utama yang berada pada awal paragraf.
Contoh:
Pulau Kalimantan menjadi penyumbang polutan dunia. The
United Nations Industrial Development Organization (UNIDO)
memperkirakan sedikitnya 1.000 ton merkuri dilepaskan setiap

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 9


tahunnya oleh pulau Kalimantan. Salah satu pulau terbesar di
Indonesia ini ditasbihkan sebagai salah satu dari “Top Ten Toxic
Threats in 2013” lantaran tingginya kadar merkuri dan kadnium akibat
proses penambangan yang marak di sana. Oleh karena rekor yang
didapatkan, pulau kalimantan menjadi salah satu tempat dengan
tingkat polutan tertinggi di dunia.
Cuplikan paragraf di atas memaparkan bahwa pulau Kalimantan menjadi
penyumbang polutan dunia. Hal tersebut telah dituliskan pada awal paragraf,
tetapi kemudian ditegaskan lagi bahwa Kalimantan penyumbang polutan
tertinggi di bagian akhir paragraf.

Latihan 4

Lakukan kegiatan berikut untuk latihan menyimpulkan teks eksposisi!


1. Bacalah teks eksposisi berikut!
Bisnis Tanaman Hias, Untung Jutaan Rupiah per Bulan

Menjalankan bisnis tanaman hias merupakan bisnis yang masih


memiliki prospek baik kedepannya. Pasalnya, pecinta tanaman hias justru
semakin bertambah. Beberapa orang yang menggeluti bisnis tanaman hias
mengatakan bahkan menjalankan bisnis ini tak akan pernah sepi.
Bagaimana tidak, dengan bisnis tanaman hias Anda bisa mendapatkan
untung jutaan rupiah per bulannya.
Meskipun bisnis ini cukup menjanjikan, untuk memulainya Anda
memerlukan modal yang tak sedikit. Saat ini bisnis tanaman hias banyak
diminati karena jangkauan pasarnya semakin luas mulai dari masyarakat
ekonomi menengah sampai dengan masyarakat kelas atas. Segala jenis
usaha apa pun jika ditekuni pasti akan menghasilkan.
(Sumber : www.pertanianku.com)

2. Analisislah gagasan utama pada setiap paragraf dan tentukan jenis paragrafnya
berdasarkan letak kalimat utamanya dengan mengisi format berikut!

Nama : 1.…
2….
Judul : Bisnis Tanaman Hias, Untung Jutaan Rupiah per Bulan
Sumber : www.pertanianku.com

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 10


Paragraf Jenis Paragraf Gagasan Umum
ke-
1

3. Tulislah kesimpulan isi teks tersebut berdasarkan pokok-pokok pparagraf yang


terdapat dalam teks!

E. Rangkuman
1. Teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat yang disertai dengan fakta. Di
dalamnya terdapat gagasan dan fakta. Fakta memperkuat gagasan yang
disampaikan.
2. Unsur-unsur teks eksposisi adalah gagasan dan fakta. Fakta berfungsi memperkuat
gagasan.
3. Pola pengembangan teks eksposisi
a. Pola umum khusus Pola ini disebut juga paragraf deduktif.
b. Pola khusus umum Pada bagian akhir teks berfungsi sebagai kesimpulan atau
rangkuman dari gagasan sebelumnya.
c. Pola ilustrasi Penggunaan ilustrasi yang konkret akan mendukung sebuah
pendapat sebagai suatu bukti.
d. Pola perbandingan Perbandingan dihadirkan untuk memberikan kesan kebenaran
terhadap suatu pendapat.
4. Langkah menyimpulkan teks dengan cara a. menentukan gagasan umum setiap
paragraf b. merangkai gagasan umum tersebut menjadi paragraf simpulan, dengan
menggunakan kalimat sendiri.

III. EVALUASI
A. Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!
1. Perhatikan kutipan paragraf berikut!
Pendidikan karakter sangat penting bagi remaja untuk membantu mereka menuju
hal yang positif. Karakter positif remaja memicu perubahan yang positif pula pada

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 11


negara. Remaja adalah pewaris negara di masa yang akan datang. Jika memiliki
remaja yang berkualitas maka negara juga akan berkualitas juga.

Paragraf tersebut menggunakan pola pengembangan ...


A. Induktif
B. Deduktif
C. Ilustrasi
D. Perbandingan

Bacalah cuplikan teks eksposisi berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 2


dan 3!
Dalam dunia kedokteran, obesitas dikenal sebagai faktor utama penyebab
penyakit jantung. Akibat dari kelebihan berat badan, jantung bekerja lebih keras.
Jika jantung bekerja terlalu keras, hal ini jelas sangat berbahaya bagi kesehatan.
Serangan jantung pun dapat terjadi. Selain itu, obesitas dapat pula meningkatkan
kolesterol serta tekanan darah. Tingginya kolesterol dan tekanan darah dapat
menyebabkan pembuluh darah pecah sehingga apa yang disebut sebagai stroke
dapat terjadi. Tidak hanya masalah serangan jantung dan stroke, obesitas dapat
pula meningkatkan jumlah gula dalam darah. Jumlah gula yang tidak terkontrol ini
dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang kita kenal sebagai diabetes.

2. Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf tersebut termasuk jenis paragraf ...
A. Induktif
B. Deduktif
C. Campuran
D. perbandingan

3. Kesimpulan paragraf tersebut adalah ...


A. Obesitas dikenal sebagai faktor utama penyebab jantung, tingginya kolesterol
serta tekanan darah, dan diabetes.
B. Jumlah gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan
kesehatan yang kita kenal sebagai diabetes.
C. Dalam dunia kedokteran dikenal adanya obesitas yang dapat menyebabkan
timbulnya penyakit.
D. Kelebihan berat badan menyebabkan munculnya penyakit-penyakit berbahaya.

4. Keterampilan berpidato ini bukanlah masalah yang gampang dan bisa tumbuh
dengan sendirinya, melainkan perlu ditumbuhkan, dibina, dan dilatih sejak dini.
Berbekal keterampilan pidato ini akan dapat dilakukan berbagai kegiatan antara

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 12


sambutan, berani mempresentasi- kan kertas kerja, dan sebagainya. Oleh karena itu,
berpidato perlu memperhatikan strategi pidato yang meliputi menetapkan tujuan
pidato, lama pidato, materi, diksi atau pilihan kata, dan sebagainya.

Paragraf tersebut berpola ...


A. umum-khusus
B. khusus-umum
C. sebab-akibat
D. akibat-sebab

5. Kesehatan mempunyai arti penting bagi manusia. Karena tubuhnya sehat, manusia
dapat mela- kukan aktivitasnya sehari-hari. Bayangkan kalau manusia sedang sakit.
Manusia tidak akan berbuat apa-apa. Dirinya hanya tidur seharian. Bahkan, seluruh
harta benda yang dimilikinya bisa habis untuk pengobatan.

Berdasarkan isi paragraf tersebut, manusia dapat melakukan aktivitas- nya sehari-hari
karena…
B. pentingnya kesehatan
C. tidak sedang sakit
D. kesehatannya
E. tubuhnya sehat

6. Bacalah penggalan teks eksposisi berikut!


Telinga merupakan salah satu bagian tubuh yang harus benar-benar dijaga
kebersihannya. Kotoran yang dibiarkan menumpuk di telinga dapat memengaruhi
kualitas pendengaran seseorang. Selain itu, jika kotoran di telinga tidak segera
dibersihkan, kotoran tersebut akan menjadi keras dan menimbulkan rasa sakit.

Gagasan utama paragraf tersebut adalah...


A. Kebersihan telinga harus benar-benar dijaga
B. Jangan biarkan kotoran menumpuk di telinga
C. Kotoran di telinga merupakan organ tubuh yang amat penting.
D. Kotoran di telinga akan menimbulkan rasa sakit.

7. Bacalah teks berikut!


(1) Sebuah pesawat ruang angkasa Indian yang kehilangan kontak dengan bumi
delapan tahun yang lalu telah ditemukan kembali mengorbit di Bulan. (2) Radar NASA
yang berbasis di (ISRO) Chandrayaan-1, pesawat ruang angkasa. (3) Chandrayaan-
1 meninggalkan Bumi untuk mengorbit di Bulan kembali pada 2008 dan terakhir
terdengar Agustus 2009. (4) NASA menggunakan teknik tertentu untuk menemukan

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 13


pesawat ruang angkasa yang hilang tersebut, serta menemukan letak persis pesawat
tersebut ditemukan.

Kalimat berisi pendapat penulis ditunjukkan oleh nomor...


A. (1) B. (2) C, (3) D. (4)

8. Bacalah kutipan teks berikut!


Ilmuwan radar di NASA, Marina Brozoviic, mengatakan bahwa untuk menemukan
India Chandrayaan-1 diperlukan sedikit lebih banyak pekerjaan detektif. Hal ini
disebabkan kontak terakhir dengan pesawat ruang angkasa itu terjadi pada bulan
Agustus 2009. Untuk mengetahuinya, tim yang pertama dating dengan prediksi
terbaik, yaitu lokasi Chandrayaan-1 kemungkinan telah berakhir. Perkiraan terbaik
mereka tersebut menjadi sekitar 200 km (124mil) di atas Bulan, dalam orbit polar.

Gagasan utama paragraf kedua adalah....


A. Penyelamatan pesawat India Chandrayaan-1
B. Proses penemuan pesawat India Chandrayaan-1
C. Pendeteksi sinyal pesawat India Chndrayaan-1
D. Teknik yang digunakan untuk menemukan pesawat hilang

9. Yang bukan ciri-ciri teks eksposisi adalah …


A. Gaya informasi yang bersifat mengajak
B. Menjelaskan informasi atau pengetahuan tentang suatu hal
C. Bersifat subjektif atau berpihak sebelah
D. Fakta dipakai sebagai alat kontritasi dan alat kontribusi

10. Perhatikan teks berikut!


Dari 2.000 anak usia sekolah di Desa Sukamaju Kecamatan Sukacita diketahui
bahwa ada 15 anak yang bersekolah melanjutkan ke jenjang SMA, ada 25 anak
yang berhasil melanjutkan ke tingkat SMP, 500 berhasil lulus SD, yang lain tidak
final sekolah dasar. Hal itu sanggup dikatakan bahwa rata-rata anak usia sekolahdi
Desa Sukamaju berpendidikan rendah.

Pemaparan teks di atas merupakan pola pengembangan teks eksposisi....


A. umum-khusus
B. khusus-umum
C. perbandingan
D. ilustrasi

Modul 3 Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 8 14