Anda di halaman 1dari 5

Skip to content

pakapri.net

pakapri.net

Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif

PPG

PPG 2020 : Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif

Agustus 24, 2020 apri 0 Komentar

Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif

Berikut ini merupakan Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif yang kami buat untuk menyelesaikan
modul pedagogik 4. Silahkan jadikan ini sebagai referensi saja. Jangan asal copy paste karena apa yang
kami bagikan ini jauh dari kesempurnaan. Jadi silahkan rangkai dengan kata-kata rekan – rekan sendiri
untuk mendapatkan hasil lang lebih sempurna sesuai dengan keinginan rekan-rekan sendiri.

Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif

Rancangan pembelajaran inovatif merupakan sebuah persiapan pelaksanaan pembelajaran yang mana
dituangkan dalam sebuah perencanaan dan menerapkan unsur unsur pembelajaran abadi 21. Adapun
unsur unsur tersebut antara lain adalah

1. Adanya kolaborasi antara guru dengan peserta didik. Artinya dalam sebuah pembelajaran tidak boleh
hanya berpusat kepada guru sedangkan peserta didik hanya bersifat pasif. Sebaliknya meskipun
berpusat pada peserta didik tetapi guru tidak bisa lepas tangan begitu saja. Guru harus menjadi seorang
fasilitator dalam sebuah pembelajaran.
2. Berorientasi pada High Order Thingking Skill (HOTS). Guru harus memberikan segalanya untuk
memberikan pembelajaran yang berorientasi pada hots ini. Bagaimanapun juga kita tidak bisa langsung
kesana tanpa melalui low order thingking skill (lots) terlebih dahulu. Maksudnya tidak boleh seorang
guru hanya berpuas diri ketika peserta didik sudah mencapai titik minimum melainkan harus lebih tinggi
lagi guna mencapai kompetensi maksimum dalam sebuah pembelajaran. Seorang peserta didik tidak
akan pernah mampu menganalisis sebuah permasalahan tanpa adanya pemahaman dari sesuatu yang
sifatnya definitif.

3. Enam Literasi. Literasi memang menjadi sebuah inti yang tidak boleh ditinggalkan. Tanpa literasi
pembelajaran yang dilaksanakan hanya akan berjalan monoton dan sangat membosankan. Selain itu
dengan memanfaatkan literasi peserta didik akan memperoleh pengembangan dalam hal pengalaman
belajar. Dan itu yang dibutuhkan untuk mencapai karakteristik pembelajaran abad 21

4. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang terdiri dari religius, nasionalisme, integritas, mandiri, dan
gotong royong. Jadi peserta didik tidak cukup hanya kaya akan pengetahuan tetapi memiliki akhlak yang
baik adalah sebuah kesempurnaan dalam mencapai tujuan pendidikan.

5. TPACK (Technology Pedagogical and Content Knowledge). Sebagai guru selain melaksanakan
kompetensi pedagogik juga harus menerapkan teknologi sebagai bekal peserta didik menyambut era
revolusi Industri 4.0 dimana pekerjaan yang dilakukan manusia mulai bergeser kepada teknologi digital
dan lebih canggih dari pada mesin mekanik.

6. Pembelajaran Neurosains merupakan pelaksanaan pembelajaran yang memperhatikan kondisi otak


peserta didik supaya bekerja secara maksimal sehingga dapat menunjang kesuksesan dalam hasil belajar
peserta didik

7. Berbasis pada STEAM (Sains Teknologi Engineering Art Mathematic). Sangat sulit memang untuk
mengintegrasikan kelima unsur tersebut dalam sebuah pelaksanaan pembelajaran. Namun kita sebagai
guru harus melihat karakteristik setiap kompetensi dasar yang akan kita capai. Pada prinsipnya kalau
tidak bisa mengintegrasikan semuanya jangan membuang semuanya. Artinya suatu ketika kita
mengintegrasikan teknologi dan engineering dalam suatu pembelajaran. Pada pertemuan berikutnya
berganti dengan Mathematic dan seni. Bahkan ada kalanya hanya Sains yang dapat kita integrasikan itu
bukan menjadi sebuah permasalahan.

Pada kegiatan belajar 2 fokus kepada perancangan pembelajaran berbasis steam (Sains Teknologi
Engineering Art Mathematic). Dalam merancang pembelajaran berbasis STEAEM ini ada beberapa point
penting yaitu

1. Tujuan pembelajaran harus mencakup ABCD (Audiens Behaviour Condition and Degree )

2. Menganalisis materi yang dapat diintegrasikan dengan minimal satu dari komponen STEAM tersebut

3. Model pembelajaran yang cocok dengan STEAM yaitu Discovery, Inquiry, problem based learning dan
project based learning

4. Media, alat dan sumber belajar harus didesain sedemikian rupa. Apakah harus online ataupun offline
harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. Misalnya sarana prasarana, dan lain sebagainya

5. Menyusun perencanaan dari kegiatan pembelajaran, penilaian dan tindak lanjut.

Salah satu bentuk pembelajaran inovatif yang sedang trending di masa pandemi ini adalah blended
learning. Blended learning merupakan kolaborasi antara pembelajaran tatap muka dengan
pembelajaran online. Peserta didik dapat melaksanakan eksplorasi sumber belajar baik yang diberikan
oleh guru maupun sumber belajar lain yang dapat diperoleh dari internet. Namun demikian kegiatan
tatap muka baik secara online maupun offline tetap diperlukan untuk memantau sejauh mana
kompetensi yang dicapai oleh peserta didik.

Ada beberapa aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan blended learning antara lain Cisco
Webex, SEVIMA EdLink, Google Classroom, Zoom Cloud Meeting, Edmodo, Moodle, dan Schoology.
Setiap aplikasi dapat dimanfaatkan dengan mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan masing-
masing. Pelaksanaan blended learning sendiri membutuhkan strategi penyampaian materi juga media
yang tepat sehingga harus melalui perencanaan pembelajaran yang tidak asal asalan.
Salah satu alternatif dalam merancang pembelajaran inovatif adalah dengan menerapkan model
pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL). PjBL ini merupakan model
pembelajaran yang menitik beratkan pada pengalaman belajar peserta didik yang melibatkan adanya
komunikasi, kolaborasi, negosiasi sosial, dan bermuara pada terciptanya sebuah produk yang dihasilkan
bersama sama. Produk yang dihasilkan dapat berupa benda ataupun gagasan.

Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif

Demikian refleksi rancangan pembelajaran inovatif yang kami buat. Mohon maaf apabila apa yang kami
bagikan ini tidak sesuai dengan harapan rekan rekan semuanya. Semoga bermanfaat dan terima kasih
sudah mengunjungi pakapri.net

← PPG 2020 : Tes Sumatif Rancangan Pembelajaran InovatifDownload Modul PPG 2020 Pedagogik 1
sampai 4 →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

Nama *

Email *

Situs Web

10 Postingan Baru :

PPG 2020 : Tugas Akhir Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 25, 2020

Download Modul PPG 2020 Pedagogik 1 sampai 4 Agustus 25, 2020

PPG 2020 : Refleksi Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 24, 2020


PPG 2020 : Tes Sumatif Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 22, 2020

Materi PPG : Tes Formatif KB 4 Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 22, 2020

Materi PPG : Tes Formatif KB 3 Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 22, 2020

Materi PPG : Tes Formatif KB 2 Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 22, 2020

Materi PPG : Tes Formatif KB 1 Rancangan Pembelajaran Inovatif Agustus 22, 2020

Tugas Akhir Pembelajaran Inovatif Agustus 21, 2020

Refleksi Pembelajaran Inovatif Agustus 20, 2020

New Comment

parafu pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

parafu pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

hjhf pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

rino pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

apri pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

HANYA BERTANYA pada Tugas Akhir : Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21

ismail pada Materi PPG : Tugas Akhir Modul Pedagogik 1 Landasan Pendidikan

A. sulastri pada Materi PPG : Tugas Akhir Modul Pedagogik 1 Landasan Pendidikan

Inilah cara mudah membuat channel youtube menghasilkan uang - pakapri.net pada Cara Mendapatkan
Uang 100 $ dari Google Adsense Youtube

Yetri apriza pada LATIHAN SOAL POLINOMIAL KELAS XI

Hak Cipta © 2020 pakapri.net. Keseluruhan Hak Cipta.

Tema: ColorMag oleh ThemeGrill. Dipersembahkan oleh WordPress.