Anda di halaman 1dari 16

BAB II

PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH

A. Sejarah Singkat Sekolah


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Raya adalah
sekolah bidang teknologi dan industri pada tahun 1999 dan diresmikan pada
hari Jumat tanggal 29 September 2000 oleh Menteri Pendidikan yang pada
saat itu dijabat oleh Dr. Yahya Muhaimin dengan SK Pendirian SMK:
292/0.1999 pada tanggal 20 Oktober 1999. Lokasi sekolah ini berada di Jalan
Maninjau – Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Sekolah ini pada awalnya terdiri dari 4 jurusan yaitu jurusan Teknik
Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Bangunan, dan Teknik Perkayuan. Namun
seiring dengan kebutuhan masyarakat akan pendidikan kejuruan maka
sekolah melakukan pengembangan jurusan menjadi 8 kompetensi keahlian
yaitu Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP), Desain Pemodelan dan Informasi
Bangunan (DPIB), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pemesinan
(TM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Audio Video (TAV), Teknik
Komputer dan Jaringan (TKJ), dan Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU).

B. Profil sekolah
1. Visi Sekolah
Terciptanya tamatan yang bertaqwa, cerdas, kompetitif dan bersahabat
dengan alam.

2. Misi Sekolah
a. Menciptakan peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
b. Meningkatkan mutu pembelajaran dengan menerapkan sikap dan
budaya industri berdasarkan semangat keunggulan lokal dan global.
c. Mengembangkan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan, serta
mengendalikan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan
hidup.

4
5

d. Menerapkan sistem manajemen dan pengelolaan pembiayaan yang


transparan, akuntabel, efektif dan efisien.
e. Meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan untuk
menunjang terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas.
f. Meningkatkan sumber daya manusia berprestasi dan berdaya saing
tinggi dalam menghadapi persaingan bebas.
g. Mengembangkan kemitraan dan kerjasama dengan institusi pasangan
dan masyarakat.
h. Mengembangkan unit produksi sebagai wahana untuk menumbuhkan
jiwa kewirausahaan bagi masyarakat sekolah.
i. Menyiapkan lulusan yang peduli dengan lingkungan hidup, menjaga
dan melestarikannya.

3. Tujuan
Memperhatikan visi yang ingin diwujudkan, maka tahapan-tahapan
yang menjadi tujuan dirumuskan dalam jangka pendek, jangka menengah
dan jangka panjang sebagai berikut:
a. Memenuhi 100% standar nasional pendidikan.
b. Menghasilkan tamatan yang berakhlak mulia.
c. Menghasilkan tamatan yang mampu berkompetisi sesuai bidang
masing-masing.
d. Menghasilkan tamatan yang mampu ber-Bahasa Inggris dan menguasai
Teknologi Informasi.
e. Manajemen sekolah berdasar sertifikasi ISO.

C. Keadaan Sekolah
1. Keadaan Fisik Sekolah
SMK Negeri 1 Tanjung Raya terletak dilokasi yang sangat strategis
dan sangat kondusif sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan
nyaman. Adapun keadaan fisik sekolah SMK Negeri 1 Tanjung Raya
antara lain:
6

Kebutuhan Ruang
Jumlah Sedang

Kebutuhan Luas
Jumlah Rusak
Jumlah Ruang

Jumlah Baik
Luas Ruang
Nama Prasarana

Ruang Lab.
0 0 0 0 0 1 81
Bahasa
Ruang
Praktek 1 70 1 0 0 1 81
Komputer
Ruang
Kepala
1 64 1 0 0 1 64
Sekolah dan
Wakil
Ruang Lab.
1 63 1 0 0 1 63
Fisika
Ruang Guru 1 194 1 0 0 1 194
Ruang Lab.
0 0 0 0 0 1 63
Biologi
Ruang
Pelayanan 1 194 1 0 0 1 194
Administrasi
Ruang Lab.
0 0 0 0 0 1 63
Kimia
Ruang
1 232 1 0 0 0 0
Perpustakaan
Ruang Lab
0 0 0 0 0 1 81
Multimedia
Ruang Unit
0 0 0 0 0 1 36
Produksi
7

Kebutuhan Ruang
Jumlah Sedang

Kebutuhan Luas
Jumlah Rusak
Jumlah Ruang

Jumlah Baik
Luas Ruang
Nama Prasarana

Ruang
Praktek
1 126 1 0 0 1 126
Gambar
Teknik
Ruang
Pramuka,
2 36 0 0 0 3 36
Koperasi dan
UKS
Ruang
Praktek
Teknik 1 150 1 0 0 1 150
Kontruksi
Kayu
Ruang Ibadah 1 400 1 0 0 1 400
Ruang
Praktek
Teknik
1 360 1 0 0 1 360
Kontruksi
Batu Dan
Beton
Ruang 1 250 1 0 0 0 0
Bersama
Ruang 0 0 0 0 0 1 170
Praktek
Teknik
8

Kebutuhan Ruang
Jumlah Sedang

Kebutuhan Luas
Jumlah Rusak
Jumlah Ruang

Jumlah Baik
Luas Ruang
Nama Prasarana

Instalasi
Tenaga
Listrik
Ruang Kantin
0 0 0 0 0 1 96
Sekolah
Ruang
Praktek
1 170 0 0 0 1 170
Teknik
Pemesinan
Ruang Toilet 10 4 7 1 2 20 80
Ruang
Praktek
Teknik 1 170 1 0 0 2 170
Kendaraan
Ringan
Ruang
1 96 0 0 0 0 0
Gudang
Ruang
Praktek
0 0 0 0 0 1 170
Teknik
Audio-Video
Asrama 0 0 0 0 0 25 24
Siswa
Ruang 0 0 0 0 0 2 100
Praktek
9

Kebutuhan Ruang
Jumlah Sedang

Kebutuhan Luas
Jumlah Rusak
Jumlah Ruang

Jumlah Baik
Luas Ruang
Nama Prasarana

Teknik
Komputer
Dan Jaringan
Ruang Kelas 15 945 14 0 0 16 1008
Ruang
Praktek/
6 1500 6 0 0 7 1700
Bengkel/
Workshop
Ruang Lab.
Fisika/
1 63 1 0 0 1 63
Kimia/
Biologi
Ruang
1 30 0 0 0 1 30
Perpustakaan
Ruang Kantin
1 16 1 0 0 1 16
Sekolah
Ruang Toilet 2 4 2 0 0 2 4
Ruang
1 0 1 0 0 1 8
Gudang
Ruang Kelas 4 72 4 0 0 4 0
Ruang
Praktek 1 72 1 0 0 1 72
Komputer
Ruang 1 25 1 0 0 1 0
Kepala
10

Kebutuhan Ruang
Jumlah Sedang

Kebutuhan Luas
Jumlah Rusak
Jumlah Ruang

Jumlah Baik
Luas Ruang
Nama Prasarana

Sekolah &
Wakil
Ruang Guru 2 45 2 0 0 0 0

Tabel 2.1. Kondisi fisik SMK Negeri 1 Tanjung Raya

2. Keadaan lingkungan sekolah


a. Perpustakaan
SMK Negeri 1 Tanjung Raya memiliki ruang perpustakaan
khusus seperti halnya sekolah-sekolah lain. Buku-buku untuk keperluan
proses belajar mengajar disimpan didalam rak-rak yang tersedia, baik
itu buku pelajaran normatif atau produktif. Buku-buku yang ada
tersebut dapat dikatakan cukup lengkap.
b. Tata Usaha
Tata usaha adalah pusat pengurusan administrasi sekolah
dipimpin oleh seorang kepala tata usaha yang membawahi bagian
kepegawaian, bendaharawan, kesiswaan, bagian pemegang barang,
operator komputer, pustaka, dan penjaga sekolah.
c. Kesiswaan
Bagian kesiswaan melakukan pembinaan terhadap siswa SMK
Negeri 1 Tanjung Raya. Berbagai prestasi telah diraih seperti lomba
karya tulis, olah raga dan berbagai lomba keterampilan siswa.

3. Keadaan Guru Siswa


Adapun jumlah guru yang mengajar pada SMK Negeri 1 Tanjung
Raya tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 96 orang. Interaksi sosial di
sekolah terjalin dengan baik, baik antara atasan dengan bawahan, guru
11

dengan guru, guru dengan siswa, siswa dengan siswa, pegawai tata usaha
dan lainnya. Hal tersebut terlihat dari hubungan interaksi keseharian yang
diamati. Adanya kegiatan bersama saling menghargai dan menghormati.

4. Interaksi Sosial
SMK Negeri 1 Tanjung Raya mempunyai slogan tersendiri untuk
menjaga keharmonisan antar sesama, yaitu SENYUM, SAPA, SALAM.
a. Hubungan Guru dengan Guru
Hubungan guru dengan guru di sekolah ini cukup baik. Hal ini
terlihat dengan adanya keakraban antara guru-guru dan kerjasama yang
baik dalam hal pelajaran ataupun masalah yang menyangkut siswa.
b. Hubungan Guru dengan Siswa
Hubungan Guru dengan siswa di sekolah ini cukup baik dan
harmonis. Terlihat dari kerjasama antara guru dan murid dalam
berbagai kegiatan sekolah.
c. Hubungan Siswa dengan Siswa
Hubungan antar siswa terjalin cukup baik, hal ini terlihat dari
adanya kerjasama dan kekompakan dalam bidang ekstrakurikuler.
d. Hubungan Guru dengan Pegawai Tata Usaha
Hubungan antara guru dengan pegawai tata usaha terjalin dengan
baik dan harmonis.
e. Hubungan Sosial Secara Keseluruhan
Secara keseluruhan hubungan setiap perangkat sekolah mulai dari
kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha, siswa dan penjaga sekolah
terjalin dengan baik dan harmonis. Hal ini terjadi karena semua
perangkat sekolah ingin mewujudkan suatu tujuan pendidikan nasional.
Hubungan sekolah dengan masyarakat luar banyak dilakukan
dengan dunia industri di berbagai daerah seperti Padang, Bukittinggi,
Batusangkar, Payakumbuh, Padang Panjang, Duri, Dumai, Jakarta dan
lain-lain. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan magang, PKL para siswa
dan penerimaan alumni bekerja pada industri.
12

Program tahunan kegiatan Humas di SMK Negeri 1 Tanjung


Raya adalah:
1) Pengelolaan pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa.
2) Koordinir pembuatan peta dunia kerja / industri.
3) Mempromosikan sekolah dan penelusuran alumni.
4) Merencanakan hubungan kerja dan pembinaan dengan dunia
industri.
5) Merencanakan Program PKL atau magang.
6) Membina Hubungan sekolah dengan komite sekolah.
7) Membuat laporan kerja insedentil.
8) Mengkoordinir pengelolaan unit produksi dan jasa sekolah.

D. Tata Tertib Sekolah


Tata tertib yang berlaku di SMK Negeri 1 Tanjung Raya adalah sebagi
berikut:
1. Tata Tertib Guru
a. Kewajiban
1) Hadir di sekolah jam 07.10 dan mengisi daftar hadir
2) Mengikuti apel pagi dan mengontrol kedisplinan peserta didik
3) Memberikan pelayanan kepada peserta didik dan guru dengan
sopan
4) Memeriksa kebersihan peralatan dan ruangan kantor
5) Melaksanakan pekerjaan dengan penuh rasa tanggungjawab
6) Mengetahui dan menguasai seluruh tugas ketatausahaan
7) Menggunakan dan memelihara peralatan kantor dengan baik
8) Mengawasi peserta didik selama jam istirahat
9) Mengawasi dan mengarahkan peserta didik melaksanakan shalat
berjamaah
10) Mengikuti upacara setiap hari Senin dan Hari Besar Nasional
lainnya
11) Mengikuti kegiatan kultum setiap hari Jumat
13

12) Mengikuti kegiatan krida setiap hari Sabtu


13) Mengikuti kegiatan keagamaan dan kunjungan sosial
14) Menghadiri lokakarya, pelatihan, dan rapat-rapat dinas
15) Memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat
16) Menyelesaikan administrasi sekolah secara tertib
17) Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekolah
18) Memakai pakaian dinas sesuai dengan ketentuan dengan rapi

b. Larangan
1) Meninggalkan sekolah pada jam dinas
2) Tidak masuk tanpa izin dari kepala sekolah
3) Pulang sebelum jam kantor berakhir
4) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan martabat sekolah
5) Membicarakan hal-hal yang tidak berkaitan dengan kedinasan
6) Menggunakan fasilitas sekolah untuk kepentingan pribadi
7) Menerima tamu dan membawa anak ke dalam ruangan kerja
8) Berjualan dan menawarkan barang dagangan dalam kantor
9) Mengerjakan tugas lain di sekolah yang tidak berhubungan dengan
kegiatan sekolah

c. Ketentuan Jam Dinas


Senin : 07.30 s.d. 15.00 WIB
Selasa s.d Kamis : 07.30 s.d 15.45 WIB
Jumat : 07.30 s.d. 15.00 WIB
Sabtu : 07.30 s.d. 14.15 WIB

2. Tata tertib siswa


a. Peserta didik harus sudah berada di sekolah 10 menit sebelum pelajaran
dimulai
b. Peserta didik diharuskan mengikuti upacara bendera setiap hari Senin
dengan berpakaian seragam abu-abu putih lengkap dengan atribut dan
topi sekolah.
14

c. Peserta didik harus berpakaian rapi seragam sekolah lengkap dengan


atribut.
d. Peserta didik harus:
1) Menghormati guru serta karyawan sekolah sebagai orang tua
peserta didik di sekolah, serta saling menghormati sesama
teman/sejawat.
2) Mengikuti semua kegiatan dan pendidikan yang dilaksanakan
sesuai dengan Rencana Kegiatan Sekolah termasuk Kegiatan
Ekstrakurikuler
3) Minta izin kepada guru piket yang ditunjuk bila tidak masuk atau
meninggalkan sekolah sebelum waktu belajar selesai.
4) Mengikuti shalat Zhuhur berjamaah dan sholat Jum’at bagi peserta
didik putra, dan mengikuti kegiatan Forum An-Nisa’ bagi peserta
didik putri.
5) Menjaga dan memelihara keamanan, kebersihan, keindahan dan
rasa kekeluargaan.
6) Berperan serta secara aktif dalam kegiatan OSIS, Ekstrakurikuler
dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh sekolah.
7) Berkewajiban belajar dengan giat, tekun, rajin membaca dan
memanfaatkan waktu terluang kearah yang berguna ,misalnya ke
perpustakaan sekolah.
8) Memulai dan mengakhiri pelajaran, berdo’a sesuai ajaran agama.
9) Memakai sepatu dan tali berwarna hitam.
Bagi yang melanggar, sepatu dan talinya akan ditarik dan disimpan
di sekolah, boleh diambil kembali oleh orang tua/wali peserta didik
yang bersangkutan.
10) Memelihara buku dan perlengkapan lainnya dengan rapi, baik dan
bersih. Serta memelihara kebersihan dan keberadaan aset sekolah.
11) Mengikuti kegiatan praktek di workshop dan mematuhi tata tertib
dan peraturan yang ada di workshop.
12) Peserta didik dilarang:
15

a) Keluar-masuk pekarangan disaat proses belajar mengajar


berlangsung, kecuali ada Surat Izin Keluar dari guru piket.
b) Memakai pakaian yang dicoret-coret/pakaian yang tidak
berukuran standar siswa (termasuk celana pensil).
c) Berambut panjang/gondrong (ukuran rambut 2 cm), pakai
kalung, cincin, sandal (kecuali kaki sakit), gelang, topi selain
topi sekolah. (Topi dalam ruangan harus dilepas).
d) Memakai kalung, sandal, gelang, topi selain topi sekolah dan
rok mini, bagi peserta didik putri. (Bila melanggar point 2, 3,
dan 4 akan diambil menjadi inventaris sekolah).
e) Merokok dalam pekarangan sekolah baik berpakaian sekolah
maupun tidak, dan merokok di luar pekarangan sekolah dengan
berpakaian sekolah.
f) Membawa perhiasan secara berlebihan ke sekolah.
g) Merusak fasilitas sekolah, termasuk mesin-mesin dan peralatan
praktek yang ada di workshop.
h) Membawa senjata tajam, obat-obatan terlarang (narkoba) dan
sejenisnya.
i) Membuat keributan, memprovokasi teman, berkelahi dan atau
melawan guru serta karyawan sekolah.
j) Membawa telepon genggam atau HP kamera (apabila
melanggar hal ini, pengambilan HP setelah siswa dinyatakan
tamat).
k) Membawa, dan atau mengedarkan CD porno, dan gambar
porno.
l) Segala sesuatunya yang menyangkut peraturan dan tata tertib
peserta didik untuk kedisiplinan, yang belum tercantum dalam
tata tertib ini, akan dijabarkan lebih lanjut dengan
kebijaksanaan sekolah.
16

m) Bagi peserta didik yang melanggar peraturaan (tata tertib)


diatas akan diberikan sangsi sesuai tingkat pelanggaran yang
dibuat berupa:
(1) Pembinaan secara berjenjang
(2) Pemanggilan orang tua/wali
(3) Skorsing
(4) Dikeluarkan dari sekolah

E. Administrasi Sekolah
Administrasi sekolah merupakan segala usaha yang dilaksanakan secara
bersama untuk mendayagunakan semua sumber daya secara efektif dan
efisien demi terwujudnya tujuan pendidikan. Pengelola administrasi sekolah
dapat dikelompokkan dalam dua bentuk diantaranya:

1. Pengelolaan Secara Umum


Sebelum dilaksanakan pendidikan di suatu sekolah, maka untuk
membuat dan menetapkan langkah kerja, kepala sekolah dengan dibantu
oleh majelis guru dan tenaga administrasi menyusun program kerja
tahunan yang bersifat umum seperti kurikulum, kesiswaan, kepegawaian,
perlengkapan dan peralatan, keuangan dan kegiatan lainnya yang dapat
menunjang kelancaran proses belajar mengajar.

2. Pengelolaan Secara Khusus


Sesuai dengan buku petunjuk pelaksanaan administrasi di sekolah
yang di keluarkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen
Dasar dan Menengah serta Menengah Umum Jakarta 1994. Pengelolaan
administrasi sekolah secara khusus dibagi menjadi lima macam
diantaranya:
a. Pengelolaan
Administrasi Belajar Mengajar ( Proses Pengajaran )
1) Mendokumentasikan perangkat soal-soal penilaian.
2) Mendokumentasikan hasil penilaian.
17

3) Menyampaikan hasil penilaian sesuai dengan prosedur yang telah


ditentukan.
4) Format nilai rapor.
5) Mengatur pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler.
6) Mengatur pelaksanaan penilaian.
7) Menyusun program tahunan, program semester, dan persiapan
lainnya.

b. Pengelolaan Administrasi Siswa


Ruang lingkup pengelolaan administrasi siswa mencakup
beberapa hal antara lain:
1) Penerimaan siswa baru
2) Program bimbingan dan konseling
3) Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa
4) Pengelompokan belajar siswa
5) Kehadiran OSIS
6) Mutasi siswa
7) Lingkungan hidup
8) Papan statistik
9) Mengatur buku induk siswa

c. Pengelolaan Administrasi Pegawai


Administrasi kepegawaian dikelola oleh kepala tata usaha yang
telah ditunjuk oleh kepala sekolah. Pengelolaan pegawai ini bertujuan
untuk menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Adapun hal-hal
yang harus diperhatikan dalam administrasi kepegawaian antara lain:
1) Penyediaan format file pegawai
2) Kelengkapan file untuk setiap pegawai
3) Pengadaan papan tulis tentang daftar kepegawaian
atau staf sekolah.

d. Administrasi Perlengkapan
18

Semua perlengkapan sekolah harus dirawat dengan baik supaya


dapat bertahan sesuai dengan batas waktu kelayakan barang tersebut.
Pengawasan yang ketat diharapkan kepada guru bidang studi yang
membutuhkan alat-alat tersebut. Disarankan kepada guru bidang studi
agar membuat laporan secara berkala mengenai perlengkapan yang
dibutuhkan dan adanya pelaporan mengenai perbaikan barang-barang
yang sudah tidak layak pakai.
Dalam pengelolaannya administrasi perlengkapan sekolah dapat
dikelompokkan dalam dua bentuk laporan yaitu:
1) Barang yang tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan
2) Barang bergerak baik habis pakai maupun yang tidak habis pakai,
seperti perabot, alat kantor, buku-buku, dan alat peraga pendidikan.

e. Administrasi Perpustakaan
Administrasi perpustakaan dipegang oleh bagian administrasi dan
dibantu oleh seorang pegawai perpustakaan. Dalam mengelola
administrasi perpustakaan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
antara lain:
1) Mencatat semua koleksi buku yang dimiliki perpustakaan sekolah.
2) Mengklasifikasikan semua buku berdasarkan jenis dan ruang
lingkup pembahasannya.
3) Membuat katalog yaitu membuat daftar uraian singkat tentang
keterangan suatu koleksi agar mudah menemukannya.
4) Pemberian perlengkapan administrasi pada setiap koleksi.
5) Menyusun koleksi pada rak-rak sehingga mempermudah petugas
melakukan pelayanan.

F. Proses Belajar Mengajar


Proses belajar mengajar di SMK Negeri 1 Tanjung Raya dimulai pada
pukul 07.30 WIB setiap hari sekolah dilanjutkan absen di lapangan. Kegiatan
PBM terdiri dari teori dan praktek. Pada saat membuka pelajaran guru
menanyakan serta mengevaluasi tugas yang diberikan sebelumnya, karena
19

berkaitan dengan materi selanjutnya, ini berlangsung selama ± 15 menit.


Setelah itu, guru masuk ke materi selanjutnya dan menerangkan materi
tersebut. Pelajaran praktek dimulai guru dengan pembekalan teori terkait
praktek yang akan dilakukan selama lebih kurang 15 menit, setelah itu siswa
akan melakukan praktek dengan dibimbing oleh guru. Setelah jam pelajaran
habis, guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa dan dikumpulkan
pada pertemuan selanjutnya.