Anda di halaman 1dari 6

[Hematologi]

Hematologi Dasar
• Materi
1. Pengertian dan Ruang Lingkup Hematologi
2. Darah dan komponennya
3. Hemopoesis (pembentukan sel darah)
4. Hemoglobin
5. Sel – sel darah
6. Hitung sel Darah
7. Laju Endap Darah
8. Morfologi sel sediaan apus darah tepi
9. Pewarnaan sitologi darah
10. Hitung Jenis Leukosit
11. Nilai Hematokrit
• Pengertian Hematologi
Hematologi :
Hema = darah
Logos : ilmu • Pemeriksaan Laboratorium Bidang
Ilmu yang mempelajari tentang darah.
Hematologi
• Hematologi:
1. Pemeriksaan Darah Rutin
Cabang ilmu kedokteran yg mempelajari darah, organ 2. Pemeriksaan Darah lengkap
pembentuk darah dan jaringan limforetikuler serta 3. Pemeriksaan Hemostasis
kelainan-kelainan yg timbul darinya. 4. Pemeriksaan Khusus (pemeriksaan penunjang
Ilmu hematologi dapat diterapkan dalam proses diagnosis pada penyakit penyakit tertentu)
dan penanganan beragam penyakit. 5. Pemeriksaan Imunohematologi
Pemeriksaan hematologi atau tes darah bisa dilakukan
sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin (medical • Pemeriksaan Darah Rutin
check-up) atau pemeriksaan diagnostik penyakit tertentu, 1. Kadar Hemoglobin
serta untuk memantau perkembangan penyakit dan 2. Jumlah Leukosit
efektivitas pengobatan. 3. Laju Endap Darah
• Hematologi mempelajari baik keadaan fisiologik 4. Hitung Jenis Leukosit
maupun patologik organ-organ • Pemeriksaan Darah Lengkap

• Pemeriksaan Hemostasis
1. Masa Perdarahan
2. Masa Pembekuan
3. Rumplede Test
4. PPT (Plasma Prothrombine Time 3. Mendeteksi golongan darah ketika seseorang
5. APTT (Activated Partial Thromboplastine Time) hendak melakukan donor darah atau transfusi
6. Thrombine Time darah
7. Kadar Fibrinogen dll 4. Memantau respons atau keberhasilan pengobatan
• Pemeriksaan Khusus tertentu, misalnya pengobatan anemia
5. Menilai kondisi pasien sebelum dan setelah
1. Evaluasi Morfologi Darah Tepi menjalani tindakan medis tertentu, misalnya
2. Osmotik Fragilitas Test operasi
3.
4.
Elektrofroresis hemoglobin
Pemeriksaan sumsum tulang
• Kapan Tes Hematologi Perlu Dilakukan?
5. Pemeriksaan kadar faktor koagulasi darah Ketika ada sesuatu yang salah dengan darah, itu dapat
6. Dan lain lain. memengaruhi kesehatan total. Itulah mengapa penting
• Pemeriksaan Imunohematologi bagi untuk mengetahui beberapa kelainan darah umum
yang mungkin memengaruhi kualitas kesehatanmu.
1. Golongan Darah ABO
2. Golongan darah Rhesus
3. Antibodi Incomplete (Coombs Test)
4. Reaksi Silang
5. Dan lain lain.
• Kenapa Melakukan Pemeriksaan
Hematologi
Tujuan utama dari pemeriksaan hematologi adalah untuk
mengevaluasi atau menilai jumlah dan fungsi berbagai
komponen darah. Melalui tes hematologi, dokter juga
dapat menilai fungsi pembekuan darah pada tubuh
pasien.
• Peran penting tes hematologic lengkap
untuk kesehatan:
1. Mengevaluasi kesehatan secara menyeluruh.
Kemungkinan adanya penyakit dapat dideteksi
dari peningkatan atau pun penurunan kadar sel
darah yang terlihat pada hasil tes.
2. Mendiagnosis penyebab gangguan kesehatan,
terutama jika pengidap mengalami gejala tertentu
seperti demam, kelelahan, lemas, bengkak,
perdarahan.
3. Memantau perkembangan kesehatan pengidap
yang sudah didiagnosis mengalami penyakit yang
memengaruhi kadar sel darah.
4. Memantau penanganan penyakit yang
memengaruhi sel darah.
• Pemeriksaan hematologi juga dapat
dilakukan untuk beberapa alasan berikut:
1. Memantau kondisi kesehatan tubuh seseorang
secara umum
2. Mendeteksi penyakit tertentu, seperti infeksi,
anemia, atau kelainan pada produksi sel-sel darah
[Hematologi] - obat-obatan
2. Pertahanan tubuh
Komponen dan Fungsi Darah 3. Hemostasis dan Koagulasi
4. Keseimbangan asam basa
• Pengertian Darah • Sel Darah
Darah merupakan gabungan dari cairan, sel-sel dan
1. Eritrosit, mengandung hemoglobin
partikel yang menyerupai sel, yang mengalir dalam arteri,
- Mengangkut Oksigen & CO2
kapiler dan vena; yang berfungsi sebagai transportasi zat-
2. Lekosit, darah putih
zat dalam tubuh.
- Sistem Imunitas ( Fagosit & Antibodi )
3. Trombosit, berbentuk kepingan
- Penggumpalan Darah (koagulasi), anti
pendarahan
• Eritrosit (Sel Darah Merah)
Fungsi :
- membawa Hb u/ transport gas pernafasan
transport O2 → HbO2
CO2 → Hb CO2
• Komponen Darah - buffer/penyangga
• Morfologi Eritrosit
 PLASMA DARAH → 55 %
 SEL-SEL DARAH → 45 %; TERDIRI DARI: ➢ Bentuk : cakram bikonkaf
➢ SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) ➢  : 7,5 m
➢ SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT) ➢ Tebal : 0,8- 1,9 m
➢ KEPING-2 DARAH (THROMBOSIT) ➢ luas : 135 m2
➢ pada mamalia: tidak berinti
➢ aves, reptil : berinti, bentuk elips
• Volume Eritrosit
Pada spesies yang sama tergantung dari
umur, sex , hormon
Kuda : 8 – 11 juta/ mm3
Anjing & Kucing : 6 - 8 juta/ mm3
Kambing & Domba : 10 - 12 juta/ mm3
Ayam : 2,5 – 3,2 juta/ mm3
Manusia : 5 - 6 juta/ mm3
• Komposisi Eritrosit
• Plasma Darah  Air 62-72%
 Bahan padat
 AIR → 91 % - Hemoglobin 95 %
 SUBSTANSI LAIN → 8 % tdd: - protein, lemak, vit, glukosa,
 PROTEIN PLASMA DARAH → 70 %: albumin,
enzim, mineral 5%
fibrinogen, globulin
 ENZIM • Eritrogenesis
 0,9 % tdd: asam amino, lemak, glukosa, urea, Dikontrol oleh :
garam, sodium bikarbonat  Eritropoeitin ( EPO ) = haemopoeitin
 0,1 % HORMON, ANTIBODI, GAS  Diproduksi oleh :
• Fungsi Darah - ginjal 80-90 %
- hepar 10-20%
1. Transport : - gas pernafasan : O2 , CO2  Perangsang : -hipoksia, adrenalin, prostaglandin
- sari makanan dr usus
- hasil samping metabolisme
- hormon
Zat-zat yang diperlukan untuk eritrogenensis - LIMFOSIT 30%
1. Zat Besi (Fe ) → sintesa Hb Σ LEUKOSIT : 5000 -7000 /mm3
2. Asam Folat → pembentukan RNA SEMUA BERINTI dan tidak mengandung haemoglobin
3. Vitamin B12 → pendewasaan & pembelahan inti
4. Faktor intrisik → terdapat di lambung u/ • Eosinofil
penyerapan vit B12 dan asam folat.
➢ DAYA FAGOSIT LEMAH
• Masa hidup eritrosit ➢ MENCEGAH INFEKSI
- manusia : 4 bulan ( 120 hari ) ➢ JUMLAH MENINGKAT (eosinophilia) PADA:
- anjing : 100- 130 hari - INFEKSI PARASIT/ CACING
- kucing : 70-80 hari - REAKSI ALERGI:
- kuda : 140-150 hari urticaria = bidur
- ayam : 20-30 hari dermartitis allergica
- Σ eritrosit dalam sirkulasi terbatas Asthma bronchiale = mengi
• Basofil
• Leukosit
➢ MENGANDUNG: HEPARIN, BRADIKININ,
• Berdasarkan pewarnaan wright HISTAMIN, SEROTONIN, ENZIM LISOSIM, SLOW
REACTING SUBSTANCE
TERBAGI ATAS : ➢ JUMLAH MENINGKAT PADA:
 GRANULOSIT - FASE PENYEMBUHAN RADANG
= Poly Morpho Nuclear ( PMN ) - RADANG KRONIS
- Neutrofil → sifat netral ➢ DI JARINGAN TDPT SEL MAST ~ mirip BASOFIL, ttp
- Eosinofil → sifat asam berasal dari fibroblast.
- Basofil → sifat basa
 AGRANULOSIT
• Neutrophil
- Monosit ➢ Respon tercepat pd leukosit bila terdpt
- Limfosit bakteri/parasit.
➢ Berperan langsung melawan bakteri dgn melepas:
• Produksi Leukosit - lisosim yg menghancurkan bakteri
1. OLEH SUMSUM TULANG - defensin protein berperan sbg antibiotik
2. KECUALI LIMFOSIT JUGA DIPRODUKSI OLEH : - strong oxidant
LIMPA & KEL. LIMFOID. Pada Unggas
 Tidak ditemukan Neutrofil, tetapi terdapat sel
yang mirip dengan Neutrofil , yaitu : HETEROFIL
Bedanya : Kurang mengandung enzim proteolitik
• Monosit
➢ PALING LAMBAT MENUJU TEMPAT INFEKSI,
TETAPI DATANG DGN JUMLAH YG SANGAT
BANYAK.
➢ MIGRASI KE JARINGAN SEBAGAI MAKROFAG.
➢ MEMBUNUH MIKROBA DAN
MEMAKANNYA/MEMBERSIHKANNYA.
• Limfosit
• Fungsi Leukosit ➢ ADA 2 MACAM :
- LIMFOSIT B: dimasak di Bursa Fabrisius /
UNTUK PERTAHANAN TUBUH DENGAN CARA : Sumsum tlg
1. FAGOSITOSIS - LIMFOSIT T: dimasak di Thymus.
2. MEMBENTUK ANTIBODI
Limfosit B
• Komposisi Leukosit  HUMORAL IMMUNITY (sel-sel tsb beredar dalam
- NEUTROFIL 62% darah )
- EOSINOFIL 2,3%  Membunuh bakteri dan toksinnya
- BASOFIL 0,4%  Menjadi plasma sel yang dpt memproduksi
- MONOSIT 5,3% antibodi
Limfosit T • Respon Netrofil-Makrofag terhadap
 CELL-MEDIATED IMMUNITY
 Melawan virus, fungi, transplantasi organ, sel
Keradangan
kanker. 1. 1st line defense (satu jam pertama): pelepasan
• Masa Hidup Leukosit makrofag jar. ke daerah inflamasi
2. 2nd line defense: produk radang dari daerah
1. GRANULOSIT inflamasi
sirkulasi drh : 4-8 jam - Dibawa ke pembuluh darah → netrofil
jaringan : 4-5 hari marginasi, diapedesis & kemotaksis
pd daerah infeksi: beberapa jam - Mengirim sinyal ke sutul → mobilisasi
2. MONOSIT leukosit → leukositosis/neutrofilia
sirkulasi drh : 10-20 jam 3. 3rd line defense: pembentukan makrofag di jaringan
jaringan : beberapa bulan → butuh waktu → monosit akan meningkat.
3. LIMFOSIT 4. 4th line defense: memicu stem cell (di bone marrow)
sirkulasi drh, limfe, kel getah bening: bbrp meningkatkan pembentukan lekosit baru →
bln - bertahun-tahun. granulosit, monosit dan limfosit
• Beda Netrofil dan Monosit • Limpa
- TEMPAT HEMATOPOISIS PD JANIN
- MAKROFAG DIDALAMNYA BEKERJA SBG
FAGOSIT
- MEMBERSIHKAN SISA-SISA SEL (TERMASUK
ERITROSIT LISIS)
- MENCERNA MIKROORGANISME
• Trombosit
- Berasal dari megakariosit
- Berperan dalam proses koagulasi
• Makrofag
- Ukuran dan daya kerja : 4 – 5 kali monosit
- Mampu bertahan  3 bulan di jaringan
- Banyak ditemukan pada pintu masuk tubuh
misalnya :
mulut → tonsil
kulit → histiosit
usus
alveoli
otak → mikroglia
hepar → sel kupfer
• Proses Fagositosis