Anda di halaman 1dari 32

LESI KULIT

EFLORESENSI KULIT
UJUD KELAINAN KULIT

dr. Diana Muchsin, SpKK, MKes


TIPE LESI KULIT
Meninggi Menurun Datar Perubahan Terisi vaskular
permukaan cairan
Papul Erosi Makula Skuama Vesikel Purpura
Plak Ulkus Patch Krusta Bulla Telangiektas
is
Nodul Atrofi Eritema Ekskoriasi Pustul
Kista Poikiloderma Eritroderma Fissura Furunkel
Urtika Sinus Likenifikasi Abses
Skar Striae Keratoderma
Komedo Burrow Eschar
Horn Sklerosis
Kalsinosis
MAKULA

• Spot
• Perubahan warna kulit yang berbatas
tegas tanpa adanya elevasi/ depresi.→
DATAR
• Tidak dapat diraba.
• Berbagai bentuk atau warna:
– Hiperpigmentasi : PIH
– Hipopigmentasi : tinea versikolor
– Depigmentasi : vitiligo
MAKULA
PAPUL

• Lesi superfisial padat yang meninggi


• Ukuran < 0,5 cm
• Tak bertangkai, berbentuk kubah.
• Dapat diraba
• Lesi meninggi disebabkan karena secara
lokal atau metabolik memproduksi deposit,
oleh infiltrat seluler lokal, atau oleh
hiperplasia elemen seluler lokal.
PAPUL
PLAK

• Peninggian kulit plateu-like di atas


permukaan kulit, yang relatif menempati
luas permukaan kulit, dibandingkan
kedalaman permukaan kulit.
• Diameter > 0,5 cm
• Contoh : psoriasis
PLAK
NODUL

• lesi padat, bulat atau ellipsoidal


• Teraba, diameter > 0,5 cm.
• Namun, ukuran bukanlah pertimbangan
utama dalam definisi nodul.
• Tipe:
– Epidermal
– Epidermal-dermal
– Dermal
– Dermal-subdermal
– Subkutan
• Contoh : BCC nodular
NODUL
KISTA

• rongga atau kantung yang dienkapsulasi


yang dilapisi dengan epitel sejati yang
mengandung bahan cair atau semipadat (sel
dan produk sel seperti keratin).
• Bentuk bola atau ovalnya berasal dari
kecenderungan isi untuk menyebar merata
ke segala arah.
• Bergantung pada sifat isinya, kista bisa
keras, pucat, atau berfluktuasi.
• Contoh klinis : hidradenoma kistik
KISTA
URTIKA/ WHEAL
• Pembengkakan kulit yang secara khas cepat
berlalu, menghilang dalam beberapa jam
• Lesi ini juga dikenal sebagai hives atau urtikaria ➔
edema yang dihasilkan oleh pelepasan plasma
melalui dinding pembuluh darah di bagian atas
dermis.
• Bentuk bulat mungkin berupa papula kecil atau
plak raksasa, dan bentuknya bisa dalam berbagai
bentuk (bulat, oval, serpiginous,
atau annular)
• Contoh klinis : dermatografi
URTIKA/WHEAL
VESIKEL dan BULLA

• Rongga yang berisi cairan atau elevasi


– Vesikel : diameter ≤0,5 cm
– Bulla :diameter ≥0,5 cm.
• Cairan di rongga memberikan tekanan yang
sama ke segala arah ➔ bentuk bola.
• Kandungan : jernih, serous, hemorrhagic,
atau nanah
• Vesikel dan bulla timbul dari pembelahan
pada berbagai tingkat epidermis
(intraepidermal) atau antarmuka
dermal-epidermal (subepidermal).
VESIKEL dan BULLA
PUSTUL
• Lesi berbatas tegas dan berongga meninggi di
epidermis atau infundibulum
• Mengandung nanah: Eksudat purulen→ leukosit
dengan atau tanpa serabut seluler, dapat
mengandung bakteri atau mungkin steril.
• Eksudatnya bisa berwarna putih, kuning, atau
kuning kehijauan.
• Ukuran bervariasi→ menyatu untuk membentuk
"danau" nanah.
• Bila pada folikel rambut, pustula mungkin tampak
kerucut dan mengandung rambut di bagian
tengahnya.
PUSTUL
SKUAMA

• Lesi datar atau serpihan yang timbul dari


lapisan terluar stratum korneum.
• Diferensiasi epidermal tidak teratur→
akumulasi dan pengecoran stratum
korneum menjadi nyata
KRUSTA

• Endapan yang mengeras yang terjadi saat


serum, darah, atau eksudat purulen
mengering di permukaan kulit.
• Warna :
– kuning kecoklatan → sekresi serosa kering;
– hijau kekuningan → sekresi purulen
– kemerahan-hitam → sekresi hemoragik.
• Penghapusan krusta ➔ erosi atau ulkus yang
mendasarinya.
• Contoh klinis : impetigo
KRUSTA
EROSI

• Defek hanya pada epidermis, tidak


melibatkan dermis
• Sembuh tanpa bekas luka.
• Lesi berwarna merah dan merembes
EKSKORIASI
• Erosi sampai stratum papilar dermis, biasanya karena
garukan
ULKUS

• Defek pada epidermis dan dermis atas


(papiler).
• Kerusakan dermis dan hancurnya struktur
adneksa menghalangi re-epitelisasi, dan
defek tsb sembuh dengan skar.
• Batas ulkus : tergulung, rusak, bergerigi, atau
miring.
• Dasarnya : bersih, compang-camping, atau
nekrotik.
• Discharge : purulen, granular, atau berbau
busuk.
• Contoh klinis : pyoderma gangrenosum
ULKUS
SKAR/ SIKATRIK

• penggantian jaringan fibrosa dari jaringan


yang defek oleh karena ulkus atau luka
sebelumnya.
ATROFI

• Penurunan ukuran sel, jaringan, organ,


atau bagian tubuh.
• Atrofi pada epidermis nampak glossy,
hampir transparan, kertas tipis dan
berkerut, dan mungkin tidak
mempertahankan garis kulit normal.
• Atrofi jaringan ikat pada papiler atau
retikular dermal → bermanifestasi sebagai
depresi pada kulit.
ATROFI
BURROW

• Terowongan kecil pada kulit


TERIMA KASIH