Anda di halaman 1dari 4

31

DAFTAR PUSTAKA

Adhikasi, N., Shrestha, S. & Ansari, I., 2006, Evidence Base Medicine,
Kathmandu University Medical Journal, 6 (2), 383-389.

Akobeng, A. K., 2005, Principles of evidence based medicine, Evidence Based


Child Health 1, Arch Dis Child, 90, 837–840.

Coyle, E. A. & Prince, R. A., 2005, Urinary Tract Infections and Prostatitis, In
DiPiro, J. T., Robert, L. T., Gary, C. Y., Gary, R. M., Barbara, G. W.,
and L., Michael, P., (Eds) Pharmacotherapy : A Phathophysiologic
Approach, 6th Edition, 2081-2095, The McGraw Hill Companies, Inc,
USA.

Dipiro, J. T., Talbert, R. L., Yee, G. C., Matzke, G. R., Wells, B. G., Posey, L. M.,
2008, Pharmacotherapy a Pathophisiology approach, sevevth edition,
USA, McGraw Hill, 1933.

Fish, D. N. & Sahai, J. V., 2001, Urinary Tract Infection, in Koda kimble, M. A.,
Yee Young, L. Y., Kradjan, W. A., Guglielmo, B. J. (Eds.), Applied
Therapeutics, Edition, Book 2, 62.1-62.22, Lippincott Wlliam and
Wilkins, USA.

Foye, O. W., 1995, Prinsip–prinsip Kimia Medisinal, Jilid II, Edisi kedua,
Yogyakarta, Gadjah Mada University Press, 1528.

Grade, et al., 2010, Guidelines on Urological Infections, European Association of


Urologi.

Greenberg, M. I., 2008, Teks-Atlas Kedokteran Kedaruratan, Jakarta, Erlangga.

Gupta, K., Hooton, T.M., Naber, K.G., Wullt, B., Colgan, R., Miller, L.G., et al.,
2011, Infectious Diseases Society of America, European Society for
Microbiology and Infectious Diseases, International clinical practice
guidelines for the treatment of acute uncomplicated cystitis and
pyelonephritis in women: a 2010 update by the Infectious Diseases Society
of America and the European Society for Microbiology and Infectious
Diseases, Clin Infect Dis, 52 (5), 03-20.

Istiantoro, Y. H. & Gan V. H. S, 2007, Penisilin, Sefalosporin, dan Antibiotik


Betalaktam lainnya, dalam Gunawan, S. G., Farmakologi dan Terapi,
Edisi 4, 664-693, Jakarta, Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia.
32

Junizaf, H., Josoprawiro, H. M. J. & Santoso, B. I., 1994, Saminar Infeksi Saluran
Kemih Pada Wanita, Jakarta, FKUI, 29-30.

Kee, J. L. & Hayes, E. R., 1996, Farmakologi Pendekatan Proses Keperawatan,


Edisi Pertama, Jakarta, EGC, 326.

KEMENKES RI, 2011, Pedoman Pelayanan Kefarmasian untuk Terapi


Antibiotik, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kumala, S., Raisa, N., Rahayu, L. & Kiranasasi, A., 2009. Uji Kepakaan Bakeri
Yang Diisolasi Dari Urin Penderita Infeksi Saluran Kemih (ISK) Terhadap
Beberapa Antibiotik Pada Periode Maret- Juni 2008. Majalah Ilmu
Kefarmasian , 6 (2), 1693-9883.

Mariana, Y. & Setiabudy, R., 2005, Sulfonamid, kortimoksazol dan antiseptik


Saluran Kemih, dalam Ganiswarna, S, G., Farmakologi dan Terapi, Edisi
4, Jakarta, Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia, 584 – 596.

McPhee, S. J., 2010, Patofisiologi Penyakit : Pengantar Menuju Kedokteran


Klinis, Edisi 5, Jakarta.

Myh, E. & Manuputty, D., 2012, Pola Sensitivitas dan Resisten Kuman Urin,
Ujung Kateter dan Ujung Drain Pasien Resipient Transplatasi Ginjal di
RS PGI Cikini Jakarta, Journal kesehatan Andalas, Jakarta.

Nawawi, H, 1991, Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta, Gadjah Mada


University Press, 149-150.

Nugroho, A. E., 2012, Farmakologi Obat-obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu


Farmasi dan Dunia Kesehatan, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 195-197.

Pedoman Diagnosis dan Terapi Lab/Upf Ilmu Kesehatan Anak, 1994,


Surabaya, 119-120.

Pramudianto, A. & Evaria, 2011, MIMS Petunjuk Konsultasi, Edisi 11, Jakarta,
UBM Medica Asia Pte Ltd.

Prest, M., 2003, Penggunaan Obat pada Anak-Anak dalam Aslam, M., Tan, C,K.,
Prayitno A., (Eds.), Farmasi Klinis, 191-192, Jakarta, University
Surabaya, PT. Elex Media Komputindo.

Priyanto, 2008, Farmakologi Dasar Untuk Mahasiswa Keperawatan & Farmasi,


Lembaga Studi dan Konsultasi (Leskonfi), Depok, 83.
33

Rani, A. A., Soegondo, S., Nasir, A. U. Z., Wijaya, I. P., Nafrialdi. & Mansjoer,
A., 2006, Panduan Pelayanan Medik.

Samirah, Darwati, Windarwati. & Harjoeno., 2006, Pola Dan Sensitivitas Kuman
di Penderita Infeksi Saluran Kemih. Indonesien Journal of Clinical
Pathology and Medical Laboratory, 12 (3).

Sanchez, M., Collvinent, B. Miro. O., Horcajada, J. P., Moreno, A., Marco, F.,
Mensa, J., et al., 2002, Short-term effectiveness of ceftriaxone single dose
in the initial treatment of acute uncomplicated pyelonephritis in women. A
randomised controlled trial. Original Article. Emerg Med J, 19, 19–22.

Santoso, B., 1990, Peta Klasifikasi Antibiotik dan Prinsip Pemilihan dan
Pemakaiannya dalam Klinik, Kristin, E., Mustofa, Santoso, B.,
Suryawati, S., dalam Pemilihan dan Pemakaian Antibiotik dalam Klinik,
Yogyakarta, Yayasan Melati Nusantara.

Schmitz, G., Lepper, H. & Heidrich, M., 2008, Farmakologi dan Toksikologi,
Jakarta, EGC, 487.

Schunack, W., Mayer. K. & Haake. M., 1990, Senyawa Obat Buku Pelajaran
Kimia Farmasi, Edisi 2, diterjemahkan oleh Wattiemena, J. R. & Soebito
S., Yogyakarta, Gadjah Mada University Press, 654.

Setiabudy, R., dan mariana, Y., 2007, Sulfonamid, Kotrimoksazol dan Antiseptik
Saluran Kemih, dalam, Gunawan, S. G., Farmakologi dan Terapi, Edisi 5,
Jakarta, Balai Penerbit FKUI.
.
Shetty, H. G. M. & Woodhouse, K., 2003, Geriatrics, in Walker, R. & Edwards,
C., Clinical Pharmacy and Therapeutics, 127, Edition, London,
Churchill Livingstore.

Shulman, P., & Sommers., 1994, Penyakit Infeksi, Edisi Keempat, Gadjah Mada
Yogyakarta, University Press, 244-259.

Southwick & Frederick, S., 2003, Infectious Diseases in 30 Days, The McGraw-
Hill Companies, Inc, 290.

Stringer, J. L., 2008, Konsep Dasar Farmakologi: Panduan Untuk Mahasiswa,


Edisi 3, Jakarta, EGC, 178-179.

Sutedjo, A. Y, 2008, Mengenal Obat-obatan secara Mudah dan Aplikasinya


dalam Perawatan, Yogyakarta, Amara Books, 65-66.
34

Swandi, M. T. K., 2011, Farmakologi Kebidanan dan Aplikasi Dalam Praktik


Kebidanan, Jakarta, Trans Info Media, 36.

Tjay, T. H. & Raharja, K., 2002, Obat-obat Penting Khasiat Penggunaan Dan
Efek-Efek Sampingnya, Edisi V, Jakarta, Penerbit PT Elex Media
Komputindo Kelompok Kompas-Gramedia, 63.

Woodley, M. & Whelan, A., 1992, Pedoman Pengobatan, Yogyakarta, Yayasan


Essentia Medica dan Andi Offset, 390.