Anda di halaman 1dari 5

No Hal DP Penulisan mhs Keterangan

1. 10 Whitfield L. 2018. Ovarian Ultrasound Gambaran yang dihasilkan dari Jurnal (2018)
for Fertility Management in Dairy pemeriksaan USG yaitu terdapat akumulasi
Cattle. CPD article: Livestock. cairan didalam folikel dengan dinding tipis
Vol: 23 No. 4. yang berukuan ≤ 3 mm serta tidak
ditemukan adanya corpus luteum (CL)
2. 10 Nakao T, Sugihashi A, Saga N, Tsunoda Jurnal (1983)
N, Kawata K. 1983. Use of milk
progesterone enzyme Pemeriksaan ELISA ini dilakukan untuk
immunoassay for differential menghitung konsentrasi dari estrogen
diagnosis of follicular cyst, luteal maupun progesteron, dimana pada kasus
cyst, and cystic corpus luteum in sistik folikel konsentrasi progesteron dalam
cow. American Journal of serum adalah < 0,5 ng/ml
Veterinary Research. 44(5) : 888-
890.
3. 10 Vanholder T, Geert Opsomer, Kruif AD. Sistik folikel dapat juga terjadi dikarenakan Jurnal (2006)
2006. Aetiology and Pathogenesis jumlah reseptor terhadap LH yang terdapat
of Cystic Ovarian Follicles in di sel granulosa menurun. Sehingga LH
Dairy Cattle: a Review. Reprod yang sudah diproduksi oleh pitutiari tidak
Nurt Dev. Vol 46. 105-119. dapat masuk ke dalam ovarium yang
mengakibatkan terjadinya sistik folikel
4. 10 Menon KMJ, Bindu M. 2014. Jurnal (2014)
Penurunan jumlah reseptor terhadap LH
Regulation of luteinizing hormone
dapat dipengaruhi oleh peningkatan
receptor expression by an RNA
produksi LH preovulasi atau karena
binding protein: Role of ERK
pengaruh pemberian GnRH dosis tinggi.
signaling. Indian J Med Res. Vol 1
(140); 112-119
5. 12 Bartolome JA, Thatcher WW, Melendez Terapi yang diberikan pada kasus sistik Jurnal (2005)
P, Risco CA, Archhald LF. 2005. folikel ini adalah pemberian Ova-Lease V
Strategies for the diagnosis and Inj® (GnRH Analog 4 mcg) sebanyak 5 ml
treatment of ovarian cyst in dairy secara intramuskuler. GnRH dapat
cattle. JAVMA. 227(9): 1409- meningkatkan sekresi LH dan merangsang
1414. luteinisasi kista dan ovulasi folikel dewasa
6. 12 Rossenberg LM. 2010. Cystic Ovaries Berdasarkan laporan dari peternak bahwa Buku (2010)
in Dairy Cattle. San luis Obispo sapi 2 miliknya sudah tidak birahi sejak 12
(US): Dairy Science Department, bulan terakhir. Sapi tersebut sudah
California Polytechnic State melewati 5 kali masa laktasi dengan usia 8
University. tahun. Hal ini sesuai dengan pernyataan
dalam Rossenberg (2010), bahwa sistik
luteal sering terjadi pada sapi dengan umur
tua.
7. 12 Kahn CM. 2010. Cystic Ovary Disease; Buku (2010)
Dinding sistik luteal lebih tebal dari pada
The Merck Veterinary Manual.
dinding sistik folikel karena terdapat
Ed-ke 10. New Jersey (US):
lapisan jaringan luteal, selain itu sistik
Merck.
luteal dapat menghasilkan tingkat
Rossenberg LM. 2010. Cystic Ovaries
progesteron yang tinggi. Umumnya sistik
in Dairy Cattle. San luis Obispo
luteal berbentuk bulat dan halus serta
(US): Dairy Science Department,
dilapisi oleh jaringan fibrosa, pernyataan
California Polytechnic State
tersebut dinyatakan dalam Kahn (2010);
University.
Rossenberg (2010).
8. 12 Whitfield L. 2018. Ovarian Ultrasound Gambaran USG dari kasus sistik luteal Jurnal (2018)
for Fertility Management in Dairy yaitu terlihat ketebalan dari dinding sistik ≥
Cattle. CPD article: Livestock. 3 mm serta bagian dalam sistik terdapat
Vol: 23 No. 4. jaringan fibrosa yang terlihat echogenic
disertai dengan sruktur bintik-bintik
9. 12 Giles R. 2013. Bovine ultrasound: Perbedaan utama sistik luteal dengan sistik Internet (2013)
Follicular vs Luteal cyst folikel berdasarkan gambaran USG adalah
[Internet]. [diunduh 10 oktober pada kasus sistik luteal terdapat jaringan
2019]. Tersedia pada: luteal di dalam lumen folikel yang terlihat
https://www.eimedical.com/blog/bi seperti jaring laba-laba, sedangkan pada
d/87745 kasus sistik folikel terdapat akumulasi
cairan didalam folikelnya
10. 12 Nakao T, Sugihashi A, Saga N, Tsunoda Jurnal (1983)
N, Kawata K. 1983. Use of milk
progesterone enzyme
Apabila dilakukan pemeriksaan serologis
immunoassay for differential
menggunakan ELISA, maka konsentrasi
diagnosis of follicular cyst, luteal
progesteron pada kasus sistik luteal yaitu
cyst, and cystic corpus luteum in
> 0,5 ng/ml
cow. American Journal of
Veterinary Research. 44(5) : 888-
890.
11. 13 Batilesov EU, Nasobov NF, Khilkevich Kejadian patogenesa dari sistik luteal dapat Jurnal (2007)
SN, Titova VA, Tyapugin EA. terjadi dikarenakan adanya folikel yang
2007. Etiology and pathogenesis tidak mengalami ovulasi namun
of ovarian cysts in cows and mengalami luteinisasi karena pengaruh LH.
possibility of normalizing ovarian Sekresi LH cukup untuk memulai
function: Russian Agricultural luteinisasi namun tidak cukup untuk proses
Science. 33(4):260-263 ovulasi. Luteinizing hormone (LH) yang
disekresikan oleh hipofise anterior mampu
menggertak sel luteal untuk melakukan
luteinisasi, akan tetapi dikarenakan tidak
terjadinya ovulasi maka folikel tersebut
terus bertahan hingga menjadi sistik.
Proses luteinisasi yang terjadi
mengakibatkan peningkatan kadar
progesteron sehingga membuat kadar
estrogen rendah. Estrogen yang rendah
mengakibatkan tidak diproduksinya FSH
dan prostaglandin (PGF2α). Prostaglandin
dapat mengakibatkan sel-sel luteal menjadi
lisis sehingga siklus estrus dapat berjalan
kembali. Apabila proses pembentukan
PGF2α ini terganggu maka sapi tersebut
dapat mengalami anestrus
12. 14 Hemayatul et al. 2012. Retained terdapat 75-80% sapi yang mengalami Jurnal (2012)
plasenta of dairy cows associated retensio sekundinae tidak menunjukkan
with managemental factors in gejala sakit, hanya sekitar 20-25% sapi
Rajshahi, Bangladesh. Vet world; menunjukkan gejala sakit seperti
Department of Animal Husbandry peningkatan pulsus, respirasi meningkat,
and Veterinary Science. Vol 6(4): peningkatan suhu tubuh, vulva bengkak
180-184. dan merah, anoreksia, diare, depresi,
produksi susu dan berat badan menurun.
13. 14 Amin RU, Bhat GR, Ahmad A, Swain Vili-vili rumen membutuhkan proses untuk Jurnal (2013)
PS, Arunakumari G. 2013. memanjang dan microflora normal juga
Understanding patho-physiology membutuhkan adaptasi dalam mencerna
of retained plasenta and its hijuan. Sehingga apabila pemberian
management in cattle-a review. kensentrat dan hijauan kurang mencukupi
Vet Clin Sci. Vol 1. 1-09. selama masa kebuntingan, energi yang
dihasilkan hanya cukup untuk memenuhi
proses partus saja, sedangkan untuk
produksi susu serta kebutuhan energi untuk
induk sapi itu sendiri kurang terpenuhi.
14. 15 Kaczmarowski M, Malinowski E, Retensi secundinae juga dapat dipengaruhi Jurnal (2006)
Markiewicz H. 2006. Some oleh gangguan hormonal, saat menjelang
hormonal and biochemical blood partus, fetus memproduksi kortisol yang
indices in cows with retained mengakibatkan plasenta memproduksi
placenta and puerperal metritis. enzim 17-hydroxylase dan aromatase.
Bull Vet Inst Pulawy. Vol. 50. 89- Enzim ini dapat menyebabkan estrogen
92. dalam darah meningkat sedangkan
progesteron menurun. Estrogen yang tinggi
dapat menghasilkan feedback positif
terhadap hypothalamus untuk
menghasilkan GnRH yang kemudian
mempunyai aksi utama ke anterior
pituitary untuk menghasilkan FSH, LH dan
prolactin. Feedback positif terhadap
hypothalamus tidak hanya menghasilkan
GnRH saja, akan tetapi hypothalamus juga
menghasilkan hormon oxytosin. Hormon
ini dapat mempengaruhi uterus untuk
menghasilkan prostaglandin sehingga
membuat uterus berkontraksi, hal ini
mengakibatkan plasenta dapat terlepas.
Sapi yang mengalami gangguan endokrin
dapat dilihat dari tingginya kadar
progesteron serta tidak diproduksinya
enzim 17-hydroxylase dan aromatase oleh
plasenta sebagai respon dari hormon
kortisol sehingga dapat mengakibatkan
terjadinya retensi plasenta
15. 15 Youngquist RS dan Threlfall WR. 2007. Pemberian antiinflamasi golongan steroid Buku (2007)
Curent Therapy in Large Animal seperti dexamethasone dapat meningkatkan
Theriogenology. Missouri (USA): progesteron yang dihasilkan oleh
Sanders Elsevier. kotiledon. Sehingga penggunaan
dexamethasone dihindari pada kasus
retensi plasenta, pernyataan ini dinyatakan
dalam Youngquist dan Threlfall (2007).