Anda di halaman 1dari 11

Standar kompetensi

Ringkasan Materi:
Mendeskripsikan gejala alam dalam
cakupan mekanika klasik sistem diskret A. Pengertian Gerak
(partikel). Benda dikatakan bergerak jika
kedudukan (posisi) benda berubahn
terhadap titik acuan. Gerak lurus adalah
Kompetensi dasar gerak yang lintasannya lurus. Ilmu yang
mempelajari gerak dengan mengabai-
Menganalisis besaran-besaran fisika pada kan penyebab terjadinya gerak disebut
GLB dan GLBB. kinematika.

B. Jarak dan Perpindahan


Uraian materi pokok : Jarak adalah panjang lintasan yang
ditempuh oleh sebuah benda tanpa
 Jarak dan perpindahan memperhatikan arah gerak benda.
 Kelajuan dan kecepatan Perpindahan adalah perubahan
 Perlajuan dan percepatan kedudukan (posisi) benda dalam selang
 Gerak lurus beraturan (GLB) waktu tertentu. Jarak termasuk besaran
 Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) skalar, sedangkan perpindahan terma-
 Gerak vertikal suk besaran vektor.
Perhatikan ilustrasi berikut :

A B C
0 1 2 3 4 5
Indikator :
Sebuah benda bergerak dari titik A
 Mendefinisikan pengertian gerak
menuju titik B melalui lintasan ABCB.
 Membedakan jarak & perpindahan
Jarak AB ditulis sAB = 3 satuan
 Membedakan kecepatan rata-rata & Jarak BC ditulis sBC = 2 satuan
kecepatan sesaat Jarak CB ditulis sCB = 2 satuan
 Menyimpulkan karakteristik GLB melalui Kedudukan benda di A ditulis XA = 0
percobaan & pengukuran besaran Kedudukan benda di B ditulis XB = 3
besaran terkait Kedudukan benda di C ditulis XC = 5
 Menyimpulkan karakteristik GLBB Jarak tempuh benda tersebut ditulis :
melalui percobaan & pengukuran Jarak = sAB + sBC + sCB
besaran besaran terkait = 3 + 2 + 2 = 7 satuan.
 Membedakan percepatan rata-rata & Besarnya perpindahan benda dari A ke
percepatan sesaat B ditulis :
 Menerapkan besaran fisika dalam s = XB – XA = 3 – 0 = 3 satuan ke
GLB dan GLBB dalam bentuk kanan
persamaan & menggunakannya Besarnya perpindahan benda dari C ke
dalam pemecahan masalah. B ditulis :

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


s = XB – XC = 3 – 5 = -2 satuan ke kiri

Contoh Soal Uji Kompetensi 1

1. Sebuah mobil bergerak 60 km ke timur,


1. Perhatikan gerak bola berikut : kemudian berbalik arah menempuh jarak
20 km. Tentukan :
6m 8m a. jarak tempuh mobil
b. perpindahan mobil dan arahnya
A B C
2. Sebuah pesawat terbang ke selatan
Sebuah bola bergerak dari titik A menuju sejauh 60 km, kemudian berbelok ke
titik B melalui lintasan ABCB. Tentukan : timur sejauh 80 km. Hitunglah :
a. jarak yang ditempuh oleh bola a. jarak tempuh pesawat
b. perpindahan bola b. besarnya perpindahan pesawat dan
Penyelesaian : arahnya
a. Jarak yang ditempuh bola dari titik A
ke titik B melalui lintasan ABCB 3. Seorang pelari mengelilingi lintasan
adalah : berbentuk lingkaran berjari-jari 70 m.
Jarak = sAB + sBC + sCB Pada saat pelari tersebut menempuh
= 6 m + 8 m + 8 m = 22 m setengah lingkaran, hitunglah :
b. Besarnya perpindahan bola dari titik a. jarak tempuh atlet
A ke titik B adalah : b. besar perpindahan yang dilakukan
s = XB – XA = 6 – 0 = 6 m
Jadi bola tersebut menempuh jarak 22 C. Kelajuan dan Kecepatan
m dan berpindah sejauh 6 m ke kanan Kelajuan adalah bilangan yang
(dari A ke B). menunjukkan jarak tempuh tiap satuan
waktu. Kelajuan merupakan besaran
2. Perhatikan gerak benda berikut : skalar.

A jarak
Kelajuan rata-rata =
waktu
s
vr =
t
3m
Vr = kelajuan rata-rata (m/s)
s = jarak tempuh (m)
B 4m C
t = waktu (s)
Sebuah benda bergerak dari titik A
Kecepatan adalah besarnya
menuju titik C, melalui lintasan ABC.
perpin-dahan benda tiap selang waktu
Tentukan :
tertentu. Kecepatan merupakan besaran
a. Jarak tempuh benda
vektor.
b. Perpindahan benda
Penyelesaian :
perpindahan
a. Jarak = sAB + sBC = 3 m + 4 m = 7 m. kecepatan rata-rata =
b. Besarnya perpindahan benda selangwaktu
tersebut adalah panjang AC , yaitu :
s = 3 2  4 2 = 5 m. Jadi benda s X 2  X1
vr = =
berpindah sebesar 5 m. t t 2  t1

vr = kecepatan rata-rata (m/s)

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


s = perpindahan benda (m) Penyelesaian :
X1 = kedudukan awal benda Diketahui : x = 2t3 + 5t2 + 5,
X2 = kedudukan akhir benda t1 = 1 s
t1 = waktu saat benda di X1 t2 = 3 s
t2 = waktu saat benda di X2 Ditanya :
a. s
Kecepatan sesaat adalah b. vr
kecepatan rata-rata apabila selang Jawab :
waktunya sangat kecil (mendekati nol). a. Saat t1 = 1 s, x1 = 2(1)3 + 5(1)2 + 5
x1 = 12 m
saat t2 = 3 s, x2 = 104 m,
s s = x2 - x1 = 104 – 12 = 92 m
Kecepatan sesaat = vs = lim t
t  0
s X 2  X1 104  12
atau b. vr = = =
s t t 2  t1 3 1
vs = , untuk t sangat kecil 92
t vr = = 46 m/s.
2

3. Diketahui tabel yang menunjukkan posisi


Contoh Soal sebuah sepeda pada berbagai waktu
berikut :
1. Budi berjalan lurus 40 m ke kiri dalam
waktu 80 sekon, kemudian berbalik arah WAKTU (s) POSISI (m)
ke kanan menempuh 20 m dalam waktu 2,00 10,00
20 sekon. Hitunglah : 2,01 10,20
a. kelajuan rata-rata perjalanan budi 2,02 10,40
b. kecepatan rata-rata perjalan Budi 2,10 12,05
Penyelesaian : 2,20 14,20
Diketahui : 3,00 35,00
Jarak total = s = 40 + 20 = 60 m
Perpindahan = s = -40 + 20 = -20 m Tentukan besarnya kecepatan sesaat
Waktu tempuh = 80 + 20 = 100 sekon sepeda pada t = 2,00 s !
Ditanya : a. kelajuan rata-rata Penyelesaian :
b. kecepatan rata-rata Kecepatan rata-rata dihitung untuk
Jawab : berbagai selang waktu yang berbeda
s 60 sampai t mendekati nol.
a. vr = = = 0,6 m/s
t 100
s  20 Selang
t (s) s (m) vr
b. vr = = = -0,2 m/s waktu
t 100 2,00 – 3,00 1,00 25,00 25,0
(tanda negatif berarti arah perpindahan 2,00 – 2,20 0,20 4,20 21,0
atau arah kecepatan budi ke kiri). 2,00 – 2,10 0,10 2,05 20,5
2,00 – 2,02 0,02 0,40 20,0
2. Sebuah sepeda bergerak dengan 2,00 – 2,01 0,01 0,20 20,0
persamaan posisi x = 2t3 + 5t2 + 5, (x
dalam satuan meter dan t dalam sekon).
Tentukan : Dari tabel terlihat bahwa kecepatan
a. perpindahan benda dalam selang sesaat sepeda pada t = 2,00 s sama
waktu antara 1 s dan 3 s dengan 20,00 m/s
b. kecepatan rata-rata sepeda dalam
interval waktu antara 1 s dan 3 s !

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


Percepatan sesaat adalah percepatan
Uji Kompetensi 2 rata-rata untuk selang waktu sangat kecil
(mendekati nol).
1. Sebuah mobil bergerak 10 m ke timur,
setelah 3 sekon berbalik arah
menempuh jarak 5 m selama 2 sekon. v
Tentukan : Percepatan sesaat = as = lim t
t 0
a. Kelajuan rata-rata
atau
b. Besar & arah kecepatan rata-rata
v
as = , untuk t sangat kecil
2. Sebuah pesawat terbang ke selatan t
sejauh 12 km dalam waktu 8 s,
kemudian berbelok ke timur sejauh 6 km
dalam waktu 6 s, dan akhirnya berbelok
ke utara sejauh 4 km dalam waktu 6 Contoh Soal
sekon. Hitunglah :
a. Kelajuan rata-rata Sebuah benda bergerak dengan
b. Besar kecepatan rata-rata kecepatan awal 40 m/s. Setelah 10
sekon kecepatannya menjadi 20 m/s.
3. Seorang pelari mengelilingi lintasan Berapa percepatan yang dialami mobil ?
berbentuk lingkaran berjari-jari 140 km. Penyelesaian :
Pada saat pelari tersebut menempuh 2 Diketahui : v1 = 40 m/s
putaran penuh dalam waktu 10 sekon, V2 = 20 m/s
hitunglah : t = 10 s
a. Kelajuan rata-rata Ditanya : a …..?
b.Besar & arah kecepatan rata-rata Jawab : percepatan yang dimaksud
adalah percepatan rata-rata ;
D. Perlajuan dan Percepatan v v 2  v1 20  40
Perlajuan adalah kelajuan benda ar = = = = -2
t t 2  t1 10
setiap waktu, sedangkan percepatan
adalah kecepatan benda setiap waktu. m/s2
Kecepatan rata-rata adalah perubahan (tanda negatif berarti mobil mengalami
kecepatan dalam selang waktu tertentu. perlambatan).
Jadi perlajuan adalah besar atau nilai
dari percepatan. Perlajuan termasuk E. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
besaran skalar dan percepatan termasuk GLB adalah gerak benda pada
besaran vektor. Percepatan yang lintasan lurus dengan kecepatan tetap
bernilai negatif disebut perlambatan. (konstan) atau tanpa percepatan (a=0).
Benda memiliki kecepatan tetap jika
dalam dalam selang waktu yang sama
v v 2  v1
ar = = benda menempuh jarak yang sama pula.
t t 2  t1 Perhatikan grafik GLB berikut :
 Grafik perpindahan terhadap waktu

ar = percepatan rata-rata (m/s2) s (m)


v = perubahan kecepatan (m/s)
t = selang waktu / interval waktu (s)
v1 = kecepatan awal pada saat t1 (m/s)
v2 kecepatan akhir pada saat t2 (m/s)
t1 = waktu awal (s)
t2 = waktu akhir (s)

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


 t(s) Dari grafik di atas tentukan besarnya
kecepatan rata-rata benda !
 Grafik kecepatan terhadap waktu
Penyelesaian :
v(m/s) Diketahui : s1 = 4 m
s2 = 24 m
t1 = 0 s
t2 = 4 s
Ditanya : vr …?
s s 2  s1 24  4
Jawab : vr = = =
t t 2  t1 40
t(s)
vr = 5 m/s.
Dari grafik di atas diperoleh bahwa
kecepatan benda selalu sama (tetap)
dalam selang waktu kapan pun, yaitu : F. Gerak Lurus Berubah Beraturan
(GLBB)
GLBB adalah gerak benda pada lintasan
perpindahan lurus dengan percepatan tetap. Pada
Kecepatan rata-rata = GLBB kecepatannya berubah secara
SelangWakt u
tetap. Jika kecepatannya makin besar
s
vr = = tg  dikatakan benda bergerak dipercepat,
t dan jika kecepatannya makin kecil
dikatakan benda bergerak diperlambat.
Perhatikan grafik GLBB berikut :
v = kecepatan benda (m/s)  grafik perpindahan terhadap waktu
s = jarak atau perpindahan benda (m)
= luas daerah yang arsir s(m/s)
t = selang waktu (s)
 = sudut kemiringan grafik s-t.

Contoh Soal

Sebuah benda yang bergerak memiliki


grafik hubungan perpindahan terhadap t(s)
waktu sebagai berikut :
 grafik kecepatan terhadap waktu
s(m)
24 v (m/s)

20
vt
16

12 v0 
t(s)
8 t1 t2
Dari grafik GLBB tersebut, diperoleh:
4
t(s) v vt  v 0
0 2 4 a=   tg
t t 2  t1

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


dan : 120 m. Dalam waktu bersamaan kedua
sepeda bergerak berlawanan arah
s = v0.t + ½.a.t2 dengan kecepatan A = 8 m/s dan
vt = v0 + a.t kecepatan B = 4 m/s. Kapan dan di
vt2 = v02 + 2.a.s mana kedua sepeda tersebut bertemu ?
4. Sebuah mobil mula-mula bergerak
dengan kecepatan 10 m/s. Tiba-tiba
s = jarak yang ditempuh (m) mobil tersebut direm dan berhenti
v0 = kecepatan awal benda (m/s) setelah 2 detik. Hitunglah :
vt = kecepatan benda setelah t (m/s) a. perlambatan mobil
t = selang waktu (s) b. setelah berapa meter mobil tersebut
a = percepatan benda (m/s) berhenti ?
5. Sebuah mobil mula-mula bergerak
dengan kecepatan 18 m/s. Karena di
Contoh Soal rem setelah menempuh jarak 480 m
kecepatannya menjadi 12 m/s. Hitung :
Sebuah benda mula-mula bergerak dengan a. waktu yang diperlukan untuk
kecepatan 5 m/s, lalu dipercepat 2 m/s2. mengubah kecepatan tersebut
Hitunglah kecepatan dan jarak yang b. besarnya perlambatan mobil
ditempuh benda setelah 2 detik ! 6. Dua mobil A dan B bergerak searah
Penyelesaian : pada jalan lurus. Grafik v-t kedua mobil
Diketahui : v0 = 5 m/s tersebut sebagai berikut :
a = 2 m/s2
t = 2 sekon v(m/s)
Ditanya : vt dan s ..? A
Jawab : 14 B
vt = v0 + a.t
vt = 5 + 2.2 = 9 m/s
dan 4
s = 5.2 + ½.2.22 t(s)
s = 10 + 4 = 14 m. 5
Dari grafik, tentukan :
a. jenis gerak mobil A dan B
Uji Kompetensi 2 b. jika kedua mobil berangkat
bersamaan, kapan kedua mobil
1. Sebuah sepeda motor bergerak lurus bertemu (berdampingan) ?
dengan kecepatan tetap 50 m/s. c. berapa kecepatan mobil A dan B
Hitunglah panjang jalan yang dilalui saat berdampingan tersebut ?
sepeda setelah berjalan 10 menit !
2. Dua buah mobil A dan B mula-mula 7. Perhatikan grafik berikut :
diam. Mobil A berangkat terlebih dahulu
dengan kecepatan tetap 6 m/s dan 10 v(m/s)
detik kemudian mobil B bergerak searah
dengan kecepatan tetap 8 m/s.
Tentukan: 50
a. pada jarak berapa mobil B dapat
menyusul mobil A
b. setelah berapa lama mobil B tersebut
menyusul A t(s)
3. Dua sepeda motor A dan B mula-mula 0 5 15 20
diam dan saling berhadapan pada jarak

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


Dari grafik tentukan :  kecepatan bola pada saat
a. percepatan rata-rata benda dalam ketinggiannya h dari tanah
selang waktu 0 s sampai dengan 5 s
b. percepatan benda dalam selang vt2 = v02 - 2.g.h
waktu 5 s hingga 15 s
c. kecepatan benda dalam selang 5 s
 Waktu yang diperlukan untuk
hingga 15 s
mencapai ketinggian maksimum
d. percepatan rata-rata benda dalam
Pada saat bola berada pada
selang 15 s hingga 20 s
ketinggian maksimum vt = 0 m/s,
e. jarak tempuh benda dalam selang
sehingga :
waktu 0s hingga 5 s
f. jarak tempuh total
vo
tmak =
G. Gerak Vertikal g
2
Gerak vertikal merupakan contoh vo
dari GLBB yang arahnya vertikal (ke hmak =
2g
atas atau ke bawah).
Gerak vertikal ada dua, yaitu :
1. Gerak vertikal ke atas (GVA)
Benda yang dilempar lurus kea h = ketinggian bola setelah t (m)
atas akan mengalami perlambatan v0 = kecepatan awal bola (m/s)
yang besarnya sama dengan vt = kecepatan bola setelah t (m/s)
percepatan gravitasi bumi (a = -g), t = selang waktu (s)
sehingga GVA merupakan contoh g = percepatan gravitasi bumi (m/s2)
GLBB diperlambat. tmak = waktu untuk mencapai tinggi
Perhatikan ilustrasi berikut : maksimum (s)
hmak = tinggi maksimum (m)
Vt
2. Gerak vertikal ke bawah (GVB)
GVB merupakan contoh GLBB
dipercepat karena arah geraknya
h searah dengan arah percepatan
v0 gravitasi bumi.

Sebuah bola yang dilempar vertikal


ke atas, memiliki persamaan yang s V0
mirip dengan persamaan GLBB,
yaitu :
ho
 jarak tempuh benda (ketinggian)
vt
benda setelah t sekon dari tanah
ht
h = v0.t - ½.g.t2
 kecepatan benda setelah t
sekon
vt = v0 - g.t
Benda yang mula-mula berada pada
ketinggian ho di atas tanah dilempar ke
bawah dengan kecepatan awal v0.

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


Setelah t sekon bola menempuh jarak s, Sebuah benda jatuh bebas dari
sehingga ketinggiannya setelah t sekon ketinggian 100 m di atas permukaan
adalah ht. Dengan demikian : tanah. Jika percepatan gravitasi bumi 10
m/s2, tentukan :
ht = ho - s a. ketinggian benda setelah 2 sekon
s = v0.t + ½.g.t2 b. waktu yang diperlukan benda untuk
vt = v0 + g.t sampai di tanah
vt2 = v02 + 2.g.s c. kecepatan benda sampai di tanah
Penyelesaian :
Diketahui : ho = 100 m
g = 10 m/s2
ht = ketinggian bola setelah t (m)
Ditanya : a. ht
ho = ketinggian bola mula-mula (m)
b. t
s = jarak jatuh setelah t (m)
Jawab :
vo = kecepatan awal bola (m/s)
vt = kecepatan bola setelah t (m/s) a. ht = ho – s, dengan s = ½.g.t2
t = waktu (s) jadi :
g = percepatan gravitasi (9,8 m/s2) ht = ho – ½.g.t2
= 100 – ½.10.22
3. Gerak Jatuh Bebas (GJB) = 100 – 20
GJB adalah GVB tanpa = 80 m
kecepatan awal (vo = 0 m/s). 2.h0 2.100
Persamaan yang berlaku adalah b. t = = = 20 = 2 5
g 10
persamaan GVB dengan vo = 0 m/s.
s
c. vt = 2.10.100 = 2000 = 20 5
ht = ho - s m/s
2
s = ½.g.t
vt = g.t
Uji Kompetensi 3
vt2 = 2.g.s
1. Sebuah benda dilempar vertikal ke atas
dengan kelajuan awal 30 m/s. Jika g =
 Waktu untuk sampai di tanah 10 m/s2, hitunglah :
Pada saat benda sampai di a. tinggi maksimum yang dapat dicapai
tanah, maka ht = 0 meter, b. waktu untuk mencapai ketinggian
sehingga ho = s. maksimum
Jadi : c. waktu untuk mencapai ketinggian 5m
d. waktu yang diperlukan untuk sampai
2.h0 di tanah lagi
t=
g e. kecepatan benda pada ketinggian
nya 25 m
f. kecepatan benda setelah 1 sekon
 Kecepatan bola membentur g. ketinggian benda setelah 1 sekon
tanah .
2. Peluru ditembakkan vertikak ke atas
dengan kecepatan awal 50 m/s. Pada
vt = 2.g.ho
saat yang sama dijatuhkan benda tanpa
kecepatan awal yang berada 100 m di
atas senapan. Tentukan kapan dan
dimana kedua benda bertemu ?
Contoh Soal
Evaluasi

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


a. 0 ; 12
PILIHAN GANDA b. 0 ; 6
Pilihlah satu jawaban yang tepat! c. 6 ; 12
d. 6 ; 6
1. Koordinat titik A, B dan C berturut-turut e. 12 ; 12
adalah (1,0), (7,)) dan (4,0). Sebuah 6. Sebuah benda bergerak lurus dengan
benda bergerak dari A ke C melalui persamaan perpindahan x = 3t2 + 4t
lintasan ABC. Perpindahan partikel dalam satuan SI. Kecepatan rata-rata
tersebut adalah ….satuan benda dalam selang waktu 3 s dan 5 s
a. –11 adalah … m/s
b. 10 a. 7
c. –3 b. 10
c. 16
d. +3
d. 20
e. +10 e. 28
2. Sebuah benda bergerak lurus ke utara
7. Perhatikan grafik berikut :
dengan kecepatan 10 m/s selama 8 s,
kemudian benda berbalik arah dengan
v(m/s)
kecepatan 20 m/s selama 3 s. Jarak
tempuh dan perpindahan benda adalah
6

a. 20 m ; 140 m ke utara
b. 20 m ; 140 m ke selatan
c. 140 m ; 140 m ke utara
3
d. 140 m ; 20 m ke selatan
t(s)
e. 140 m ; 20 m ke utara
0 4
3. Sebuah benda bergerak lurus ke utara
dengan kecepatan 8 m/s selama 5 s,
Jarak tempuh benda selama 4 s adalah
kemudian benda berbalik arah dengan
…m
kecepatan 6 m/s selama 5 s. Kelajuan
a. 24
rata-rata dan kecepatan rata-rata benda
b. 44
adalah …..
c. 64
a. 5 m/s ; 5 m/s
d. 76
b. 5 m/s ; 7 m/s e. 92
c. 7 m/s ; 5 m/s 8. Perhatikan grafik berikut :
d. 7 m/s ; 7 m/s
e. 7 m/s ; 10 m/s s(m)
4. Seseorang berjalan ke timur sejauh 40
km selama 0,5 jam, lalu berbelok ke 6
utara sejauh 30 km selama 2 jam.
Besarnya kecepatan rata-rata perjalanan
adalah … km/jam 3
a. 95 t(s)
b. 48 0 4
c. 35
d. 28 Besarnya kecepatan rata-rata dan jarak
e. 20 tempuh benda setelah 6 s adalah …
5. Hadi tiap pagi selalu jogging mengelilingi a. 0,75 m/s ; 4,5 m
lapangan yang berukuran 100 x 400 m b. 0,75 m/s ; 9,0 m
sebanyak 12 kali dalam 1 jam. c. 1,5 m/s ; 4,5 m
Kecepatan rata-rata dan kelajuan rata- d. 1,5 m/s ; 7,5 m
rata gerak Hadi adalah … km/jam e. 1,5 m/s ; 9,0 m

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


9. Dua mobil A dan B mula-mula berjarak a. jarak tempuh benda setelah setelah
60 m, pada saat bersamaan bergerak 4s
saling berlawanan arah dengan b. perpindahan benda setelah 4 s
kecepatan tetap masing-masing 6 m/s c. percepatan benda
dan 4 m/s. Kedua mobil bertabrakan 2. Seorang pelari mengelilingi lapangan
setelah … melingkar sebanyak 3,5 putaran dengan
a. 6 s kecepatan tetap. Jika panjang lintasan
b. 10 s sekali berputar 330 m dan ditempuh
c. 15 s selama 33 s, tentukan :
d. 25 s a. jarak dan perpindahan pelari !
e. 30 s b. kelajuan rata-rata dan kecepatan
10. Sebuah mobil mula-mula bergerak rata-rata !
dengan kecepatan 54 km/jam lalu direm 3. Perhatikan grafik berikut :
dengan perlambatan 2 m/s2. Jika dihitung
dari saat direm, maka : s(m)
1. kecepatan pada saat t = 4 s adalah 7
m/s 10
2. jarak tempuh setelah 4 s adalah 44 m
3. mobil berhenti setelah 7,5 s
4. mobil berhenti seteleh menempuh 5
jarak 56,25 m
Pernyataan yang benar adalah … t(s)
a. 1, 2, 3
b. 1, 3 2 6
c. 2, 4 Dari grafik tentukan kecepatan rata-rata!
d. 4
e. 1, 2, 3, 4 4. Sebuah sepeda motor hendak
11. Sebuah benda dilepas tanpa kecepatan menempuh jalan lurus sejauh x
awal dari ketinggian 100 m. Jika g = 10 kilometer. Setengah jarak tersebut
m/s2 dan gesekan udara diabaikan, maka ditempuh dengan kecepatan 80 km/jam,
ketinggian benda setelah 2 detik adalah setengahnya lagi ditempuh dengan
…m kecepatan 20 km/jam. Hitunglah
a. 20 kecepatan rata-rata sepeda selama
b. 25 perjalanan !
c. 50 5. Sebuah mobil dari keadaan diam
d. 70 mengalami percepatan konstan 1,5 m/s2
e. 80 selama 20 s. Kemudian selama 2 menit
kelajuannya konstan. Setelah itu mobil
URAIAN direm selama 10 s hingga berhenti.
Kerjakan dengan tepat dan benar ! a. gambarkan grafik hubungan v-t
1. Perhatikan grafik berikut : b. berapa kelajuan mobil setelah 10 s
c. berapa kelajuan mobil setelah 60 s
v (m/s) d. berapa perlambatan mobil selama
pengereman
e. berapa jarak total yang ditempuh
20 mobil
6. Seorang pitcher melempar bola vertikal
t(s) ke atas dengan kecepata awal 12 m/s.
2 Jika g = 10 m/s2, Tentukan :
Dari grafik gerak benda tersebut, a. tinggi maksimum yang dicapai bola
tentukan : b. waktu untuk mencapai tinggi
maksimum

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk


c. berapa lama bola dapat ditangkap
kembali.

Fisika X (1) Nur Mukhlas, S.Pd.M.MPd.. SMAN 1 Bangsal Mjk