Anda di halaman 1dari 4

Nama : Annisaa Sittatunnikmah

NIM : P1337425217053
DIV Terapis Gigi Dan Mulut
Semester VII

Ringkasan Tentang Pemanfaatan Data dan Informasi Kesehatan Gigi dan


Mulut

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat yang optimal dapt dilihat darei
manajemen pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang tepat. Untuk mencapai hal
tersebut, perlu adanya data dan infotmasi yang akurat dan berdasarkan fakta
sehingga perencanaan, pengambilan keputusan, monitoring dan advokasi berjalan
secara optimal.
Pemanfaatan data dan informasi kesehatan gigi dan mulut, diantaranya :
1. Perencanaan : data informasi digunakan untuk merencanakan
mengenai perawatan penyakit yang perlu ditangani, perencanaan
pengobatan seorang pasien.
2. Pengambilan Keputusan : data dan informasi digunakan untuk
mengambil keputusan mengenai perawatan dan tindakan yang
harus dilakukan atau yang sebaiknya silakukan.
3. Monitoring : sebagai acuan untuk memonitoring status kesehatan
dan program kesehatan yang sedang atau telah dilaksanakan.
4. Evaluasi : sebagai acuan untuk mengevaluasi program kesehatan
dan status kesehatan.
5. Advokasi : sebagai dasar melakukan advokasi yang tepat
berdasarkan data dan keadaan.
Dalam pemanfaatan data dan informasi kesehatan gigi dan mulut untuk
perencanaan, pengambilan keputusan, monitoring, evaluasi dan advokasi harus
dilakukan pengambilan data berdasarkan hasil riset.
Hasil riset perlu disampaikan dengan jelas; ringkas; dan mudah
dimengerti, interpretasi akurat, data dan informasi dapat memberikan saran-saran
bagi perkembangan hasil dari studi dan dapat ditampilkan secara tertulis , narasi ,
piktograf , serta grafik.
Untuk mendapatkan data dan informasi yang tepat, maka kita harus bisa
memahami hasil riset yang digunakan sebagai dasar. Hal yang perlu dilakukan
adalah memahami judul dalam tiap tampilan grafik dan tabel, menampilkan fakta,
kesesuaian kalimat yang ditulis dengan tampilan piktograf, melakukan presentasi
dari pertemuan.
Penyajian data informasi kesehatan gigi dan mulut dipengaruhi oleh skala
variabel dengan bentuk penyajian sebagai berikut :
 Narasi : digunakan untuk informasi yan penting
 Tabel : untuk data yang dapat disajikan sevara sederhana
 Grafik : penggunaan grafik dapat lebih mudah dipajami dalam
penyajian data kesehatan gigi dan mulut
 Mapping : dapat digunakan untuk penyajian data dan informasi
kesehatan gigi dan mulut, namun dengan menggunakan media
yang tepat.
Bentuk Penyajian Data
Narasi Tabel Grafik
 Menyajikan  Menyajikan hasil  Menyajikan hasil
hasil pengolahan data pengolahan data
pengolahan data dengan dengan grafik /
dengan menggunakan tabel diagram tertentu
menggunakan dari sederhana-  Penyajian
kalimat . kompleks perhatikan skala
Misal : ‘  Penyajian informasi pengukuran data.
Sejumlah 90 % dalam bentuk angka  Judul grafik :
penderita dengan singkat, jelas,
penyakit Y di menggunakan relevan,
kota X adalah format baris dan menjelaskan apa yg
anak usia kolom disajikan,
sekolah dasar  Menyajikan hasil dimana,kapan
yang tinggal di pengolahan data  Badan grafik
daerah nelayan’ dengan :tampilkan var dgn
 Menyajikan menggunakan tabel warna menarik,
hasil dari sederhana- batasi jml var yg
pengolahan data kompleks ditampilkan,
dengan Penyajian informasi lengkapi dgn
menggunakan dalam bentuk angka legenda yg
kalimat. Misal dengan menjelaskan
2: Tiga diantara menggunakan artinya.
tujuh peserta format baris dan  Catatan kaki :
penyuluhan kolom penjelasan label,
kesehatan  Tabel harus mudah sumber informasi
tentang dipahami pembaca dari isi grafik
penanggulangan Buat sesederhana
DB adalah mungkin Dua/tiga
kader kesehatan tabel lebih baik
daripada satu tabel
besar dengan
banyak variabel
 Terdiri : judul tabel,
badan/isi tabel,
catatan kaki
 Judul tabel :
singkat, jelas,
relevan,
menjelaskan apa yg
disajikan,
dimana,kapan
 Badan tabel : lajur
baris-kolom, tiap
lajur diberi label,
titik temu baris
kolom berisi nilai
var, ada lajur berisi
jumlah
 Catatan kaki :
penjelasan label,
sumber informasi
dari isi tabel