Anda di halaman 1dari 3

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan : 34
Mata Pelatihan : Etika Publik
Widyaiswara : Ir. H. Adnan Sembiring Depari, M.Si
Nama Peserta : Eka Wahyudi
Nomor Presensi : 11
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : Pusdiklat Pegawai Kemendikbud

A. Pokok Pikiran
1. Rangkuman Materi
Etika lebih dipahami sebagai refleksi atas baik/buruk, benar/salah yang harus dilakukan atau
bagaimana melakukan yang baik atau benar, sedangkan moral mengacu pada kewajiban untuk
melakukan yang baik atau apa yang seharusnya dilakukan. Dalam kaitannya dengan pelayanan
publik, etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah
perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan
tanggung jawab pelayanan publik. Adapun pengertian kode etik adalah Kode Etik adalah aturan-
aturan yang mengatur tingkah laku dalam suatu kelompok khusus dalam bentuk ketentuan tertulis.
Kode Etik Aparatur Sipil Negara Berdasarkan Undang-Undang ASN, kode etik dan kode perilaku
ASN yakni sebagai berikut:
a. Melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.
b. Melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin.
c. Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan.
d. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
e. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau Pejabat yang berwenang sejauh tidak
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundangundangan dan etika pemerintahan.
f. Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara.
g. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien.
h. Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya.
i. Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan
informasi terkait kepentingan kedinasan.
j. Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status, kekuasaan, dan jabatannya untuk
mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain.
k. Memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN.
l. Melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin pegawai ASN
2. Contoh Kasus dan Profil Tokoh
Nama : Kompol. (Purn.) Novel Baswedan
TTL : Semarang, Jawa Tengah, 22 Juni 1977
Jabatan : Penyidik KPK
Sikap yang diteladani dari beliau :
Penyidik yang Berintegritas Tinggi, Religius, Sederhana,
Jujur, Cermat, Teliti, dan Taat pada Aturan dan Perintah
Atasan.
B. Penerapan
Sebagai seorang dosen di Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Ketapang yang tugas utamanya
menjalankan Tri Dharma Perguruan tinggi yakni Pengajaran, Penelitian dan PKM. Dalam rancangan
aktualisasi nilai etika publik yang akan dituangkan dengan isu yang terpilih adalah “Belum optimalnya
penyusunan silabus yang sesuai dengan pengembangan kurikulum kontemporer dan saling terkait antar
matakuliah pada Prodi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ketapang”
Tahapan Kegiatan Subtansi
Mengidentifikasi dan Menkaji Silabus di Program Studi Teknik Informatika Akuntabilita:
1. Meminta izin dan berkoordinasi dengan Ketua Program Studi untuk melakukan pengumpulan data 1. Kejelasan
berkaitan dengan penyusunan perangkat pembelajaran terutama silabus. target
Proses:
a. Saya akan mengetuk pintu dan memberi salam saat akan memasuki ruangan kaprodi (Religious) Nasionalisme:
b. Saya akan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan untuk memulai pengumpulan data berkaitan 1. Religius
dengan penyusunan silabus (Jujur dan Sopan) 2. Saling
c. Saya akan bertanya kepada kaprodi terkait dokumen silabus (Saling Hormat) menghormat
d. Saya akan memeriksa dan mencatat hal-hal penting berkaitan dokumen silabus kemudian menyimpan i
hasil catatan (Cermat) 3. Bijaksana
e. Jika sudah selesai, saya akan minta izin untuk undur diri dengan cara yang sopan, ramah dan mengucap 4. Adil
salam (Sopan, Ramah, dan Religius)
2. Melakukan rekapitulasi permasalahan proses penyusunan silabus yang sesuai standar Etika Publik:
Proses : 1. Hormat
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious) 2. Cermat
b. Saya akan membuat format kegiatan rekapan penyusunan silabus efisien dan efektif agar mudah 3. Sopan
difahami (Kejelasan Target) 4. Jujur
c. Saya akan mereview materi ajar pada silabus dengan cermat. (Cermat) 5. Ramah
d. Mengumpulkan semua silabus kemudian dikaji dengan teliti mengenai materi ajar tanpa membedakan
dan bijaksana. (Adil dan Bijaksana) Komitmen
e. Mengidentifikasi masalah terkait muatan matakuliah yang sama dan tidak saling terkait antar Mutu:
matakuliah dengan Cermat dan Jujur (Cermat dan Jujur) Orientasi mutu
f. Mendokumentasikan hasil catatan identifikasi dengan cermat, jujur, transparan, dan tanggung jawab, Anti Korupsi:
serta memberikan saran yang efektif untuk perbaikan silabus kedepannya. (Cermat) 1. Jujur
g. Saya akan berdo’a setelah selesai bekerja (Religious) 2. Adil
Merumuskan Format standar penyusunan silabus Program Studi Teknik Informatika Politeknik Akuntabilitas:
Negeri Ketapang 1. Tanggung
1. Kosultasi dengan kepala P4MP untuk membuat format standar penyusunan silabus jawab
Proses : 2. Kejelasan
a. Saya akan mengetuk pintu dan memberi salam saat akan memasuki ruangan atasan (Religious) target
b. Saya akan menyampaikan maksud kedatangan dengan meggunakan bahasa Indonesia dengan jelas dan
lugas (Cinta Tanah Air) Nasionalisme:
c. Saya akan menanyakan berkaitan dengan formulir apa saja yang sudah dimiliki oleh P4MP yang 1. Religius
berkaitan dengan penyusunan perangkat pembelajaran (Hormat) 2. Etos kerja
d. Jika sudah selesai, saya akan minta izin untuk undur diri dengan cara yang sopan, ramah dan mengucap 3. Adil
salam (Sopan, Ramah, dan Religius) 4. Cinta tanah
2. Menentukan format standar penyusunan silabus yang akan dibuat air
Proses : Etika Publik:
a. Saya akan mencari beberapa format standar penyusunan silabus di lingkungan Politeknik Negeri 1. Hormat
Ketapang yang sudah digunakan (Etos Kerja) 2. Sopan
b. Saya akan memilih format standar pembelajaran yang sesuai (Kejelasan Target) 3. Ramah
3. Menyusun isi standar format standar penyusunan silabus
Proses : Komitmen
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious) Mutu:
b. Saya akan menentukan format standar penyusunan silabus yang akan dijadikan acuan (Efektif) 1. Orientasi
c. Saya akan mulai merumuskan isi format standar penyusunan silabus berdasarkan contoh dan masukan- mutu
masukan dari kepala P4MP, kaprodi, dan dosen (Adil) 2. Efektif
d. Saya akan berdo’a setelah selesai bekerja (Religious)
4. Menyampaikan sekaligus konsultasi rencana format standar penyusunan silabus kepada Wadir 1 Anti Korupsi:
Proses : Adil
a. Saya akan mengetuk pintu dan memberi salam saat akan memasuki ruangan Direktur (Religious)
b. Menyerahkan draft format standar penyusunan silabus yang telah disusun (Tanggung Jawab)
c. Saya akan meminta saran dan masukan dari Wakil Direktur 1 Bidang Akademik dengan sopan
berkaitan dengan draf standar pembelajaran yang sudah disusun (Hormat)
d. Jika sudah selesai, saya akan minta izin untuk undur diri dengan cara yang sopan, ramah dan mengucap
salam (Sopan, Ramah, dan Religius)
5. Menuangkan penyusunan silabus sesuai standar format penyusunan silabus yang telah ditentukan
Proses :
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious)
b. Saya akan memulai menuangkan penyusunan silabus yang telah disetujui oleh Wakil Direktur 1
kedalam format standar penyusunan silabus yang telah di tentukan (Tanggung Jawab)
e. Saya akan berdo’a setelah selesai bekerja (Religious)
Melaksakan sosialisasi terkait format penyusunan silabus serta pembahasan mengenai materi ajar Akuntabilitas:
setiap matakuliah kepada para Dosen 1. Tanggung
1. Mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi format penyusunan silabus serta pembahasan materi ajar jawab
Proses : 2. Kejelasan
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious) Target
b. Saya mempersiapkan contoh Format penulisan silabus yang telah disetujui dengan cermat dan penuh 3. Menghargai
rasa tanggung jawab sehingga apa yang akan disampaikan di kegiatan adalah sesuatu yang sesuai Pendapat
dengan kaidah yang berlaku. (Cermat dan Tanggung Jawab, dan Kejelasan Target) Nasionalisme:
c. Saya akan menyusun modul pelatihan dengan efektif dan efisien, dan memperhatikan faktor keindahan, 1. Religius
kesederhanaan agar audiens yang membaca modul pelatihan ini dapat dengan mudah memahami isi 2. Etos Kerja
modul. (Efektif dan Efisien, Sederhana, Etos Kerja) 3. Tidak
d. Mempersiapkan bahan tayang yang jelas dan menarik agar dapat menarik perhatian audiens sehingga diskriminatif
diharapkan akan lebih mudah menerima materi. (Etos Kerja dan Kejelasan Target) Etika Publik:
e. Saya akan berdo’a setelah selesai bekerja (Religious) 1. Cermat
2. Memaparkan materi rencana format penyusunan silabus serta pembahasan mengenai materi ajar 2. Jujur
Proses : 3. Sopan
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious) 4. Hormat
b. Saya akan memberikan penghormatan mengucapkan terima kasih kepada para dosen karena sudah 5. Sederhana
berkenan hadir (Hormat) Komitmen
c. Memaparkan materi bahan tayang kepada audiens dengan tutur kata yang jelas, percaya diri, dan sesuai Mutu:
dengan isi bahan tayang yang telah dibuat sebelumnya. (Sopan, Cermat, Tanggung Jawab) 1. Efektif
d. Memberi kesempatan kepada audiens untuk bertanya tanpa membedakan dan menjawab pertanyaan 2. Efisien
dengan jujur dan penuh tanggung jawab. (Tidak Diskriminatif, Menghargai Pendapat Jujur, dan Anti Korupsi:
Tanggung Jawab, 1. Mandiri
e. Saya akan berdo’a setelah selesai bekerja (Religious) 2. Jujur
Menyusun silabus Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ketapang yang sesuai Format Agenda II:
1. Meminta izin dan berkoordinasi dengan Ketua Program Studi menyusun silabus Program Studi Teknik Akuntabilitas:
Informatika Politeknik Negeri Ketapang yang sudah dibahas dalam pertemuan sesuai Format 1. Tanggung
Proses: jawab
a. Saya akan mengetuk pintu dan memberi salam saat akan memasuki ruangan kaprodi (Religious) 2. Kejelasan
b. Saya akan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan untuk memulai pengumpulan data silabus Target
yang telah disusun oleh dosen serta menggunakan bahasa indonesia dengan jelas dan lugas (Jujur, 3. Kerja keras
Sopan dan cinta tanah air)
c. Jika sudah selesai, saya akan minta izin untuk undur diri dengan cara yang sopan, ramah dan memberi Nasionalisme:
salam (Sopan, Ramah dan Religius) 1. Religius
2. Berkoordinasi dengan dosen dalam pengumpulan silabus yang telah dibahas dalam pertemuan sesuai 2. Cinta tanah
Format air
a. Menghubungi dosen melalui WA dengan sopan dan memberi salam (Sopan dan Religius) 3. Etos Kerja
b. Saya akan menyampaikan maksud dan tujuan yaitu untuk memulai pengumpulan data silabus yang
telah disusun oleh dosen dengan sopan dan menggunakan bahasa indonesia dengan jelas dan lugas Etika Publik:
(Sopan dan cinta tanah air) 1. Cermat
c. Meminta ijin kepada dosen untuk mengumpulkan Silabusnya melalui WA atau email dengan sopan dan 2. Sopan
hormat (Sopan dan Hormat) 3. Ramah
d. Jika sudah selesai, saya akan mengucapkan terima kasih dan memberi salam (Sopan,Ramah, Religius) 4. Hormat
3. Menyusun kembali silabus yang telah dikumpulkan dosen
a. Saya akan berdo’a sebelum memulai kegiatan (Religious) Komitmen
b. Saya akan menyusun kembali silabus yang di kumpulkan dosen sesuai dengan format dengan cermat Mutu:
dan tanggung jawab (Kejelasan Target, Kerja keras, Cermat, dan Tanggung Jawab) Orientasi Mutu
c. Saya akan berdo’a setelah kegiatan selesai (Religious)
4. Mencetak silabus yang telah disusun Anti Korupsi:
a. Saya akan mencetak silabus yang dianggap sudah benar (Orientasi Mutu) Transparan
b. Saya akan mengecek kembali hasil print out dokumen silabus, apakah sudah sesuai dengan format
yang diharapkan (Cermat dan Tanggung Jawab)
c. Saya akan menyerahkan hasil print out silabus yang telah disusun kepada kaprodi dan kemudian
diteruskan kepada kepala P4MP (Transparan)

Sumber:
https://www.kpk.go.id/id/berita/publik-bicara/17-novel-dan-keseriusan-hukum-kita
https://osf.io/ab23k/
https://www.liputan6.com/news/read/3448360/3-perlawanan-novel-baswedan-setelah-setahun-kasusnya-
masih-gelap
https://id.wikipedia.org/wiki/Novel_Baswedan

Anda mungkin juga menyukai