Anda di halaman 1dari 12

PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR

Untuk memenuhi tugas Matakuliah


Dietetika Penyakit Tidak Menular
Yang dibina oleh Ibu Dwie Soelistyorini, S.ST., M.Kes..

Kelompok 4 :
Rahma Hayu Novianti (P17110181026)
Nindia Kumala Sinta Bela (P17110181027)
Amalia Larasati (P17110181028)
Siti Nurul Hasanah (P17110181029)
Annisa Dwi Ayuindhira (P17110181030)
Putri Nur Rahmatila (P17110181031)
Lu’lu’ Berlya Nabilah W.Q (P17110181032)
Kholilah (P17110181032)

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN GIZI
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
September 2020
KASUS

Tn. B, laki-laki dengan BB 50 kg, TB: 163 cm, usia 35 tahun, mengeluh kurang enak badan bebrapa hari ini. Merasa sakit kepala (pening & pusing), nafsu makan turun, mual,
dan muntah. Satu tahun lalu menderita penyakit ISK (Infeksi Saluran Kemih), merokok 1 pak untuk 3 hari, minum kopi 2 gelas/hari (pagi dan sore), kurang minum air putih.
Suka begadang hingga larut malam. Menyukai makanan enak tetapi dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan. Tidak memiliki pantangan makanan.
Hasil Pemeriksaan sbb:
Hb : 13 gr/dl
Tensi : 130/90 mmHg
Urin : Protein (++)
Darah (+)
Edema: (+)
Dx :Glomerulonepritis
FORMULIR ASUHAN GIZI TERSTANDAR

Nama : Tn. B Jenis Kelamin : Laki-laki


Usia : 35 Tahun No. Register :
Tanggal MRS : Diagnosis Medis : Glomerulonefritis

Assesment
Diagnosa Gizi Rencana Intervensi Monitoring dan Evaluasi
Data Dasar Identifikasi Masalah

- Dx : Glumerulonefritis
- Keluhan utama : Kurang enak badan
beberapa hari ini. Merasa sakit kepala
(pening & pusing), nafsu makan turun,
mual, dan muntah.
- Riwayat penyakit
1. Dulu :
- ISK (Infeksi Saluran Kemih)
2. Sekarang :
- Glumerulonefritis
- Riwayat makan
1. Dulu :
- Minum kopi 2 gelas/hari (pagi FH.1.4.3 Asupan kafein NB.1.1 Pengetahuan yang kurang E.1.6 Topik terkait FH Asupan kafein
dan sore) dikaitkan dengan makanan dan zat gizi konsumsi kafein
- Kurang minum air putih yang berkaitan dengan kurangnya
- Menyukai makanan enak tetapi informasi ditandai dengan asupan kafein
dengan porsi secukupnya dan 2 gelas/hari
tidak berlebihan

2. Sekarang :
-

- Antropometri (AD)
- BB : 50 kg (+edema) AD.1.1.5 IMT dibawah normal NC.3.1 Berat badan kurang dari normal RC.1.2 Rujukan ke RD AD Berat badan
- BB Koreksi : BB saat ini – koreksi yang berkaitan dengan intake energi
edema kurang ditandai IMT 16,9 dibawah
= 50 – (50 x 10%) normal
= 50 – 5
= 45 kg
- TB : 163 cm
- IMT : 16,9
- Status gizi : gizi kurang

- Biokimia (BD)
- Hb : 13 g/dl (N : 14-18 g/dL) BD.1.10.1 Kadar Hb  NI.5.10.1 Kekurangan intake mineral ND.1.3 Kelompok BD Kadar Hb
- Urin protein (++) yang berkaitan dengan kurangnya makanan atau zat gizi
- Urin darah (+) pengetahuan tentang makanan sumber (pemilihan bahan
mineral ditandai dengan kadar makanan sumber Fe)
hemoglobin yang rendah

BD.1.12.4 Tes urin NC.2.2 Perubahan nilai laboratorium RC.1.3 BD Tes urin
Urin protein (++) terkait zat gizi khusus berkaitan dengan Kolaborasi/rujukan ke
Urin darah (+) gangguan fungsi ginjal ditandai dengan provider lain
proteinuria dan hematuria
- Fisik/Klinis (PD)
- TD : 130/90 mmHg (N : 120/80 PD.1.1.9 Tekanan darah  NI.5.4 Penurunan kebutuhan natrium ND.1.3 Kelompok PD Tekanan darah
mmHg) PD.1.14 Edema yang berkaitan dengan gangguan fungsi makanan/zat gizi (rendah PD Edema
- Edema (+) glomerulus ginjal ditandai dengan Na)
- Mual dan muntah tekanan darah meningkat dan terdapat
edema
- Client History (CH)
- Px berusia 35 tahun
- Px merokok 1 pak untuk 3 hari CH.1.1.8 Penggunaan rokok
- Px suka begadang hingga larut
malam
- Px tidak memiliki pantangan makan
A. RENCANA INTERVENSI
1. INTERVENSI DIET (ND)
a. Tujuan Intervensi:
- Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan kerja ginjal
- Membantu menurunkan kadar ureum dan kreatinin darah
- Mencegah dan mengurangi retensi garam atau air
- Meningkatkan kadar hemoglobin mencapai normal
- Mengontrol tekanan darah hingga batas normal
b. Prinsip Diet
- Cukup energi
- Cukup protein
- Rendah garam
c. Syarat Diet
- Energi sesuai kebutuhan dengan memperhitungkan faktor aktivitas dan faktor stress sebesar 2380 kkal.
- Protein rendah yaitu 0,6 – 0,75 g/kg BB sebesar 35 gram
- Lemak diberikan 25% dari kebutuhan energi total yaitu sebesar 66,1 gram
- Karbohidrat diberikan 65% yaitu sebesar 386,7 gram
- Fe diberikan tinggi untuk menaikkan kadar hemoglobin.
- Vitamin C diberikan tinggi untuk membantu penyerapan Fe
- Na diberikan rendah karena edema dan menurunkan tekanan darah
- Bentuk makanan adalah makanan lunak dan mudah cerna
- Rute makanan dan minuman secara oral.
- Frekuensi pemberian 3 kali makanan utama dan 3 kali makanan selingan
- Jenis diet rendah protein dan rendah garam
- Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan
Bahan Makanan Dianjurkan Tidak Dianjurkan
Sumber Karbohidrat Beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, gula, makanan Roti, biscuit dan kue-kue yang dmasak dengan garam dapur
yang diolah dari bahan makanan tersebut diatas tanpa garam dapur dan atau baking powder dan soda
dan soda seperti : makaroni, mie, bihun, roti, biscuit, kue kering.
Nasi, bihun, mie, makaroni, jagung, roti tawar, kwethiau, kentang,
tepung-tepungan, madu, sirup, permen dan gula
Sumber Protein Hewani Daging dan ikan maksimal 100g sehari, telur maksimal 1 btr Otak, ginjal, lidah, sardin, daging, ikan, susu, dan telur yang
sehari, susu, daging, ikan, ayam diawetkan dengan garam dapur seperti daging asap, ham,
bacam, dendeng, abon, keju, ikan asin, ikan kaleng, kornet,
ebi, udang kering, telur asin, telur pindang
Sumber Protein Nabati Semua kacang-kacangan dan hasilnya yang diolah dan dimasak Keju kacang tanah dan semua kacang-kacangan dan hasilnya
tanpa garam dapur, susu kacang kedelai yang dimasak dengan garam apur dan lain ikatan natrium
Sayuran Semua sayuran segar, sayuran yang diawetkan tanpa garam dapur Sayuran yang dimasak dan diawetkan dengan garam dapur
dan natrium benzoat dan lain ikatan natrium, seperti sayuran dalam kaleng, sawi
asin, asinan, acar, sayuran yang tinggi klaium seperti bayam,
gambas, daun singkong, daun pepaya
Buah-buahan Semua buah-buahan segar, buah yang diawetkan tanpa garam Buah-buahan yang diawetkan dengan garam dapur dan lain
dapur dan natrium benzoat ikatan natrium, seperti buah dalam kaleng, buah-buahan
yang tinggi kalium seperti leci, kelapa muda, pisang, durian
dan nangka
Lemak Minyak goreng, margarin, mentega tanpa garam, minyak kelapa, Margarin, mentega biasa
minyak jagung, minyak kedele
Minuman Teh, kopi Minuman ringan
Bumbu Semua bumbu-bumbu kering yang tidak mengandung garam dapur Garam dapur untuk Diet Garam Rendah I, baking powder,
dan lain ikatan natrium. Garam dapur sesuai ketentuan untuk Diet soda kue, versin,bumbu-bumbu yang mengandung garam
Garam Rendah II dan III dapur seperti : kecap, terasi, maggi, tomato ketchup, petis,
tauco
d. Perhitungan Kebutuhan Energi dan Zat Gizi
Menghitung kebutuhan energi
BBA = 50 kg (+edema)
TB = 163 cm
Umur = 35 tahun
BB Koreksi : BB saat ini – koreksi edema
= 50 – (50 x 10%)
= 50 – 5
= 45 kg
BBI = (TB – 100) – (10% TB – 100) = 2380 kkal
= (163 – 100) – (10% 163 – 100) Protein (0,6 – 0,75 g/kg BB)
= 63 – 6,3 = 56,7 kg = 35 gram
BEE = 66 + (13,5 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U) Lemak (25% dari TEE)
= 66 + (13,5 x 56,7) + (5 x 163) – (6,8 x 35) = 25% x 2380 : 9
= 66 + 765,45 + 815 – 238 = 66,1 gram
= 1408,45 kkal Karbohidrat (65% dari TEE)
TEE = BEE x FA x FS = 65% x 2380 : 4
= 1408,45 x 1,3 x 1,3 = 386,7 gram

2. INTERVENSI EDUKASI/KONSELING

a. Tujuan : mengedukasi pasien untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasien serta keluarga tentang diet yang dijalani
b. Metode : ceramah dan tanya jawab
c. Waktu : 30 – 45 menit
d. Tempat : ruang rawat inap
e. Alat dan bahan : leaflet dan daftar penukar bahan makanan
f. Sasaran : pasien atau keluarga pasien
g. Materi : pemilihan bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan atau dibatasi

B. PERENCANAAN MENU
Distribusi energi sehari
Waktu Presentase dari energi total (%) Energi (kkal)
Makan pagi (07.00) 25 595
Selingan siang (10.00) 10 238
Makan siang (13.00) 25 595
Selingan sore (16.00) 10 238
Makan malam (18.00) 20 476
Selingan malam (20.00) 10 238
Total 100 2380

Pagi (07.00) Snack Pagi (10.00) Siang (12.00) Snack Sore (16.00) Malam (18.00) Snack Malam (20.00)
- Nasi tim - Kue lumpur - Nasi tim - Sari buah melon - Nasi tim - Puding susu vla
- Telur ceplok - Gadon daging - Kentang rebus - Ayam goreng jeruk
- Sayur bening - Setup wortel brokoli - Sayur asem
- Buah semangka - Buah pisang ambon - Buah pepaya

Nilai gizi menu sehari


Berat E P (gr) L Kh Ca F Fe V.A V.B1 V.C Na K Chols Serat
Waktu Menu Bahan
(gr) (Kal) Hwn Nbt (gr) (gr) (mg) (mg) (mg) (SI) (mg) (mg) (mg) (mg) (mg) (gr)
Pagi
(07.00 Nasi tim Beras 100 357 8,4 0,0 1,7 77,1 147 81 1,8 0 0,20 0 27 71 0 0,2
)
Telur ceplok Telur 60 87 6,9 0,0 6,1 0,4 48 145 1,7 34 0,07 0 80 66 0 0,0
Minyak 5 44 0,0 0,0 5,0 0,0 0 0 0,0 0 0,00 0 0 0,0 0 0,0
Sayur bening bayam
Bayam 50 11 0,6 0,0 0,3 2,0 117 54 2,5 0 0,03 29 11 321,1 0 0,5
labu siam
Labu siam 50 18 0,4 0,0 0,1 4,0 8 15 0,3 0 0,01 11 2 100,7 0 0,8
Buah segar Semangka 100 144 0,0 1,3 1,1 32,4 27 40 0,3 0 0,07 12 13 0,0 0 2,5
Subtotal 572 13,3 1,3 13,9 96,6 257 315 6,2 34 0,33 52 126 541,1 0 4
Snack
(10.00 Kue lumpur Tepung terigu 20 67 0,0 1,8 0,2 15,4 4 30 1,3 0 0,07 0 0 0,0 0,0 0,1
)
Kentang 10 7 0,0 0,2 0,0 1,6 7 7 0,1 0 0,01 2 1 46,6 0,0 0,1
Telur 20 87 7,0 0,0 6,1 0,4 48 145 1,7 34 0,07 0 80 66,9 0,0 0,0
Margarin 5 36 0,0 0,0 4,1 0,0 1 1 0,0 30 0,00 0 38 1,3 0,0 0,0
Gula 10 39 0,0 0,0 0,0 9,4 1 0 0,0 0 0,00 0 0 0,5 0,0 0,0
Santan 10 12 0,0 0,2 1,0 0,8 3 3 0,0 0 0,00 0 1 16,2 0,0 0,1
Subtotal 248 7 2,2 11,4 27,6 64 186 3,1 64 0,15 2 120 131,5 0 0,3
Siang
(13.00 Nasi tim Beras 100 357 8,4 0,0 1,7 77,1 147 81 1,8 0 0,20 0 27 71 0 0,2
)
Gadon daging Daging sapi 50 137 8,7 0,0 11,0 0,0 5 75 1,3 6 0,04 0 46 134,0 0 0,0
Telur ayam ras 10 17 1,4 0,0 1,2 0,1 10 29 0,3 7 0,01 0 16 13,4 0 0,0
Setup wortel buncis Wortel 50 23 0,6 0,0 0,4 4,9 28 46 0,6 0 0,03 11 44 153,1 0 0,6
Buncis 50 13 1,3 0,0 0,2 4,0 61 23 0,4 0 0,03 6 4 138,9 0 1,1
Margarin 10 72 0,1 0,0 8,1 0,0 2 2 0,0 61 0,00 0 76 2,6 0 0,0
Buah segar Pisang ambon 100 61 0,0 0,7 0,1 16,3 31 16 2,3 0 0,05 104 5 296,0 0 1,1
Subtotal 591 17,5 0,7 22,3 83,1 194 252 6,3 74 0,31 121 211 791,3 0 3
Snack
(16.00 Sari buah Melon 100 47 1,0 0,0 0,7 13,4 21 24 0,7 0 0,03 0 287 287,4 0 3,3
)
Gula 20 78 0,0 0,0 0,0 18,8 2 0 0,0 0 0,00 0 0 1,0 0 0,0
Kentang rebus Kentang 100 73 2,5 0,0 0,2 15,9 74 68 0,8 0 0,11 25 8 465,8 0 0,6
Subtotal 198 3,5 0 0,9 48,1 97 92 1,5 0 0,14 25 295 754,2 0 3,9
Malam
(18.00 Nasi tim Beras 50 179 4,2 0,0 0,8 38,5 74 41 0,9 0 0,10 0 14 35,5 0 0,1
)
Ayam goreng Ayam 50 257 15,7 0,0 21,6 0,0 12 172 1,3 0 0,09 0 94 332,7 0 0,0
Minyak 5 44 0,0 0,0 5,0 0,0 0 0 0,0 0 0,00 0 0 0,0 0 0,0
Sayur asem Kacang 25 8 0,6 0,0 0,0 1,4 16 17 0,2 0 0,19 13 8 49,7 0,0 0,7
panjang
Labu siam 50 18 0,4 0,0 0,1 4,0 8 15 0,3 0 0,01 11 2 100,7 0,0 3,7
Tauge kedelai 10 8 0,9 0,0 0,3 0,6 5 7 0,1 0 0,02 2 1 21,2 0,0 0,1
Buah segar potong Pepaya 100 61 1,1 0,0 0,4 15,0 15 26 0,4 1283 0,11 0 15 203,9 0 0,0
Subtotal 575 22,9 0 28,2 59,5 130 278 3,2 1283 0,52 26 134 743,7 0 4,6
Snack
Puding susu + vla
(20.00 Agar - agar 2 7 0,0 0,0 0,0 1,7 0 0 0,0 0 0,00 0 0 0,0 0 0,0
jeruk
)
Susu cair 50 18 1,8 0,0 0,1 2,6 62 49 0,1 0 0,02 1 19 0,0 0 0,0
Gula pasir 20 78 0,0 0,0 0,0 18,8 2 0 0,0 0 0,00 0 0 1,0 0 0,0
Jeruk manis 100 62 1,2 0,0 0,2 15,6 46 32 0,6 264 0,12 68 6 655,6 0 2,0
Maizena 10 34 0,0 0,0 0,0 8,5 2 3 0,2 0 0,00 0 1 0,9 0 0,7
Subtotal 199 3 0 0,3 47,2 112 84 0,9 264 0,14 69 26 657,5 0 2,7
362, 3619,
Total
2383 33,7 4,2 68,1 1 854 1207 21,2 1719 1,59 295 912 3 0 18,5
FORM MONEV DALAM ASUHAN GIZI TERSTANDAR

Biokimia Identifikasi Rencana Tindak


Tgl. Antropometri Fisik/Klinis Riwayat Makan Edukasi
Masalah Baru Lanjut
Pemeriksaan N
BB : 50 kg Hb : 13 g/dl (N : 14-16 gr/dl TD : 130/90 mmHg Minum kopi 2 Pemilihan bahan - Pemberian diet
(+edema) 14-18 g/dL) (N : 120/80 mmHg) gelas/hari (pagi dan makanan sesuai rendah protein dan
BB Koreksi : BB Urin protein (++) Edema (+) sore) kondisi pasien rendah garam
saat ini – koreksi Urin darah (+) Mual dan muntah
edema Kurang minum air
= 50 – (50 x 10%) putih
= 50 – 5
= 45 kg Menyukai makanan
TB : 163 cm enak tetapi dengan
IMT : 16,9 porsi secukupnya
dan tidak berlebihan