Anda di halaman 1dari 3

Nama : Ni Kadek Dhirayani

Fakultas : Matematika dan


Ilmu Pengetahuan
Alam
Gugus/Absen : 19/001

SI ANAK SINGKONG KAYA RAYA

“Chairul Tanjung” siapa yang tidak kenal dengan nama tersebut, beliau adalah
adalah pengusaha sukses asal Indonesia. Beliau lahir di Jakarta, 16 Juni 1962 dengan nama
lengkap Prof. drg. Chairul Tanjung, M.B.A. dari pasangan Abdul Ghafar Tanjung dan Halimah.
Chairul Tanjung menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19
Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha sukses yang
memimpin CT Corp. Saat ini, Chairul Tanjung juga menjadi jajaran direksi beberapa perusahaan,
yaitu Pariarti Shindutama, CT Corp, dan Para Rekan Investama.

Mungkin sekarang beliau dipandang sebagai orang yang sangat sukses, tetapi sebelum
menjadi sesukses sekarang, beliau memiliki perjalanan yang lumayan rumit. Chairul berada
dalam keluarga bersama enam saudara lainya. Waktu ia kecil, orang-orang disekitarnya
memanggilnya dengan sebutan ‘Si Anak Singkong’ karena memiliki latar belakang keluarga
yang sangat biasa – biasa saja. Ketika Orde Baru, usaha ayahnya dipaksa tutup karena
berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan ini memaksa orang tuanya
menjual rumah dan mereka tinggal di kamar losmen yang sempit. Jenjang pendidikan ia tempuh
sampai tamat, mulai dari SD dan SMP Van Lith, Jakarta pada 1975, SMA Negeri 1 Boedi
Oetomo pada 1981, dan berhasil lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia pada
1987. Tidak sampai disitu, ia pun berhasil mengambil gelar MBA-nya dari Executive Institut
Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM) pada 1993. Demi membiayai kebutuhan
kuliahnya, ia pun berdagang buku-buku kuliah, fotokopi, hingga jasa pembuatan kaos. Ia juga
pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di Jakarta Pusat walaupun
pada akhirnya mengalami kebangkrutan. Dalam kondisinya yang kurang menguntungkan, ia
tetap gigih dalam bekerja dan menyelesaikan bangku kuliahnya, bahkan ia mendapatkan
penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional tahun 1984-1985. Setelah lulus
kuliah, Chairul Tanjung bersama dengan tiga rekannya memulai sebuah bisnis pembuatan sepatu
anak-anak ekspor yang diberi nama PT Pariarti Shindutama. Sangat disayangkan, kerja sama
mereka mendapat jalan buntu karena perbedaan visi dalam hal ekspansi usaha. Hal ini pun
membuat Chairul Tanjung memutuskan untuk memisahkan diri dari rekan-rekannya tersebut dan
mendirikan bisnis sendiri. Ia mengarahkan bisnisnya ke konglomerasi (perusahaan yang punya
beragam bisnis dan memungkinkan tidak ada kaitan antara satu sama lain) dengan mereposisikan
dirinya kepada tiga bisnis inti, yaitu Keuangan, Properti, dan Multimedia. Perusahaan
konglomerasi ini mempunyai Para Inti Holdindo sebagai father holding company, yang
membawahi beberapa sub-holding, yaitu Para Global Investindo (bisnis keuangan), Para Inti
Investindo (media dan investasi) dan Para Inti Propertindo (properti). Perkembangan bisnisnya
ini semakin hari semkin menanjak yang mebuat dirinya bisa sesukses sekarang.

Nilai inspiratif yang Chairul Tanjung miliki adalah sikap kesabaran, sikap pantang
menyerah yang tinggi, berprestasi, pekerja keras, memiliki wawasan pengetahuan yang tinggi,
selalu mengerjakan pekerjaan dengan detail dan totalitas, selalu percaya diri, tidak boleh
melupakan bantuan yang orang lain berikan kepada kita, selalu cari pemicu agar selalu
bersemangat dan mau bergaul dengan siapa saja demi menambah pengalaman karena sekecil
apapun peluangnya, kita perlu mencoba untuk membuka gerbang kesuksesan itu dan sukses itu
adalah hak semua orang.
Dari situ saya juga belajar untuk selalu memotivasi diri sendiri untuk selalu semangat,
percaya diri, dan selalu bangkit dengan keadaan yang sulit sekalipun. Selain itu, saya
mendapatkan pelajaran darinya bahwa mencapai kesuksesan itu tidak semudah membalikan
telapak tangan. Nilai inspiratif yang dimiliki oleh sosok Chairul Tanjung sangat cocok dengan
cita cita saya yaitu ingin menjadi pengusaha yang sukses dengan menerapkan sikap kesabaran,
integritas, dan pantang menyerah untuk mencapai keberhasilan.

“Memutuskan jadi pengusaha bukan berarti tidak berprestasi di bidang akademis.”

-Chairul Tanjung-