Anda di halaman 1dari 9

Kegiatan Belajar 1

N Kasus Penyebab Penyelesaian


O
1 Marsinah Pembunuhan Marsinah diawali dengan aksi Para aparatur negara meringkus
demo para pekerja PT CPS, yang dipimpin oleh 8 petinggi PT CPS, dan ditahan
Marsinah dan rekan-rekannya mengenai dengan vonis hukuman berkisar
kenaikan upah sesuai surat edaran Gubernur 4 sampai 17 tahun, dimana yang
Jawa Timur saat itu. Aksi mereka membuat para menjadi terdakwa adalah Yudi
petinggi PT panas, memang aksi mereka ini Susanto. Dalam proses
membuahkan hasil namun menyebabkan selanjutnya pada tingkat kasasi,
Marsinah dan teman-temannya yang memimpin para terdakwa dibebaskan dari
demo terpaksa dipanggil ke kodim. Sejak saat segala dakwaan (bebas murni).
itu tiba-tiba Marsinah hilang tanpa kabar. Keputusan Mahkamah Agung RI
Kemudian ditemukan tewas setelah 3 hari ini menimbulkan banyak
menghilang pada 8 Mei 1993 di hutan Dusun kecaman dari berbagai
Jegong Desa Wilangan dalam keadaan kalangan.Hingga kini pelaku
mendapat penyiksaan berat dan kemaluannya pelanggaran HAM Marsinah
yang ditembak. masih misterius dan masih
belum dikupas tuntas.

2. Munir Pembunuhan Munir dikarenakan kesuksesan Pada awalnya hakim pengadilan


dan keberhasilannya dalam memecahkan kasus negeri Jakarta Pusat
HAM. Beliau meninggal dengan cara diracun zat
menetapkan vonis 14 tahun
arsenik saat sedang dalam perjalanan menujupenjara kepada Pollycarpus,
Amsterdam menggunakan pesawat untuk pilot pesawat yang ditumpangi
mengantarkan beliau studi di Universitas Munir, tetapi putusan kasasi
Ultrech. Mahkamah Agung menyatakan
pelaku tidak terbukti
membunuh. Ia hanya dihukum
dua tahun penjara atas
penggunaan surat palsu.
Kemudian tim pengacara Munir
mengajukan peninjauan
kembali (PK) atas putusan
Mahkamah Agung tersebut.
Akhirnya pelaku dihukum 20
tahun penjara karena terbukti
dan menyakinkan telah
melakukan pembunuhan
terhadap Munir Said Thalib.
Namun ia akhirnya bebas
bersyarat.
3 Peritiwa Kerusuhan Tanjung Priok di tahun 1984 Penyelesaian kerusuhan
Tanjung terjadi akibat aksi sebagian penduduk yang tersebut adalah dengan
Priuk memprotes tindakan pihak militer yang menangkap dan menghukum
menangkap sejumlah tokoh masyarakat yang pihak yang dianggap sebagai
dianggap melakukan aksi anarkis terhadap oknum militer pemicu
anggota militer yang tidak menghormati kerusuhan yang menyebar
masjid. Demonstrasi yang berlanjut rusuh pamflet anti pemerintah
tersebut terjadi karena pihak militer kepada warga selain
menggunakan senjata untuk menertibkan menggunakan senjata dalam
para demonstran yang juga kian tidak menghentikan demonstran.
terkontrol setelah membakar sejumlah Namun, penyelesaian tersebut
bangunan dan melukai serta membunuh bukanlah solusi ideal karena
sejumlah warga etnis lain. masih menyisahkan sejumlah
misteri. Kerusuhan tersebut
mengakibatkan jatuhnya
kurang lebih 700 korban
dimana mayat-mayat
demonstran umumnya
diangkut dan dimakamkan
tanpa nisan dan sekitar 400
warga Tanjung Priok hilang
atau terbunuh.
4 Peristiwa Teroris yang terjadi di Bali adalah akibat Memberikan penyuluhan kpd
Bom Bali kepentingan dakwah yang terganggu. seluruh warga indonesia agar
Sebenarnya, bagi seorang muslim wajib untuk tdk mudah mengikuti ajaran2
berdakwah menyerukan kebenaran. Dalam tertentu tanpa mengetahui
kontek bom Bali hal itu bisa terjadi tak bisa sebab akibatnya,menghukum
dilepaskan dari hegemoni global Amerika pelaku terorisme dg hukuman
yang selalu menyudutkan gerakan Islam. Ada yg setimpal agar memberi efek
kebencian akibat ulah Negara adidaya yang jera bagi orang2 yg akan
semena-mena terhadap umat Islam. akhirnya, bertindak yg serupa.
sebagai salah satu cara sebagaimana ditulis
Imam Samudra (2004) dalam bukunya aku
melawan teroris. Maka, diambillah jalan
membom Bali karena disitulah berkumpul
banyak bule dari luar. Memang ada yang
menyalahkan, akan tetapi jika disimak dari
sisi lain ternyata ada muatan pesan disitu.
Teror yang terjadi bisa juga dilihat sebagai
ekspresi kemarahan yang lama terpendam.
Hingga ketika menemukan momentumnya,
maka meletuskan amarah yang lama
terpendam. Bukan berarti teror bom yang
terjadi selama ini dilakukan oleh golongan
aktifis Islam. Kalaupun ada kemungkinan
akibat dari semangat juang yang tinggi yang
bisa saja dimanfaatkan oleh golongan
tertentu untuk kepentingan pragmatisnya.
5 Peristiwa penyebab tragedi semanggi 1 dan 2 Penyelesaian kasus
Jembatan adalah  protes masyarakat terhadap penembakan mahasiswa di
Semanggi pelaksanaan dan agenda Sidang kampus Trisakti, Semanggi I
Istimewa MPR, tidak adanya
dan II terbentur Undang-
pengakuan pemerintahan Bacharuddi
n Jusuf Habibie dan tidak percaya Undang Hak Asasi Manusia
dengan para anggota DPR/MPR Orde nomor 39/1999. Pasal 91
Baru. disambut dengan undang-undang itu
adanya penembakan membabibuta menyebutkan Komisi Nasional
oleh aparat ketika ribuan mahasiswa HAM harus menghentikan
sedang duduk di jalan.  penyidikan kasus ini jika
sudah ada upaya hukum
oknum yang terlibat tdk disebutkan
dalam berita" yang beredar waktu itu  lainnya. Sementra, para pelaku
penembakan itu sendiri sudah
adapun yang jadi korban dihukum melalui pengadilan
diantaranya Sigit Prasetyo (YAI), Heru militer pada 2001. Untuk itu,
Sudibyo (Universitas Terbuka), Ketua Satuan Tugas HAM
Engkus Kusnadi (Universitas Jakarta), Kejaksaan Agung, B.R.
Muzammil Joko (Universitas
Pangaribuan, setuju jika
Indonesia), Uga Usmana,
Abdullah/Donit, Agus Setiana, dibentuk tim khusus
Budiono, Doni Effendi, Rinanto, Sidik, membahas jalannya
Kristian Nikijulong, Sidik, Hadi. penyelesaian kasus ini tanpa
melanggar Undang-undang
HAM itu sendiri. "Baiknya
memang ada pertemuan
membahas kasus ini," katanya
kepada Tempo News Room, di
Jakarta, Selasa (5/11). Tim itu,
kata dia, musti terdiri dari tim
penyidik kejaksaan, anggota
penyelidik Komnas HAM,
Mahkamah Agung, dan DPR.
Dijelaskan, gagasan ini
sebenarnya sudah pernah ada
ketika Sekjen Komnas HAM
masih dijabat Asmara
Nababan. Bersama dengan
anggota KPP HAM, Albert
Hasibuan, ia pernah bertemu
dengan Jaksa Agung, M.A.
Rachman. Dan, ide tersebut
muncul. Namun, Tim itu gagal
dibentuk karena Asmara
Nababan tak terpilih lagi jadi
Sekjen," katanya. Alhasil,
gagasan itu mentah lagi
disusul pergantian anggota
komisi. Lebih lanjut,
Pangaribuan menyatakan,
jaksa pasti kesulitan
memproses kasus ini karena
Undang-Undang HAM saling
bertolak belakang satu sama
lain. "Kalau sudah disidik, mau
dibawa ke mana berkas itu?
Pengadilannya saja tidak ada,"
katanya. Ia merujuk hasil
Panitia Khusus DPR untuk
kasus ini yang menyatakan
bahwa peristiwa penembakan
itu bukan tergolong
pelanggaran HAM berat. Maka,
agar kasus ini bisa diadili, DPR
harus mengusulkan
pembentukan pengadilan
HAM ad hoc kepada Presiden,
sesuai pasal 43, UU 26/2000.
Pasal itu berbunyi, Seorang
komandan dinyatakan
bersalah jika tak mencegah
anak buahnya melakukan
pelanggaran HAM, atau tidak
mau menyerahkannya ke
penuntutan untuk diadili.
Faktanya, kata Pangaribuan,
pengadilan militer sudah
menghukum para prajurit
yang jadi tersangka kasus ini.
Sementara, untuk mengadili
para komandannya harus
dibentuk pengadilan HAM ad
hoc dulu. Repotnya,
pembentukan pengadilan
seperti itu pun melanggar
pasal 91, UU Hak Asasi
Manusia, Nomor 39/1999.

Kegiatan Belajar 2

No Nama Lembaga Jawaban

1. Komnas Perlindungan Komisi Nasional Perlindungan Anak adalah organisasi


Anak Indonesia di Indonesia dengan tujuan memantau, memajukan, dan
melindungi hak anak, serta mencegah berbagai
kemungkinan pelanggaran hak anak yang dilakukan oleh
Negara, perorangan, atau lembaga.

2. Komisi Nasional Anti Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap


kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan adalah lembaga
Perempuan negara independen di Indonesia yang dibentuk sebagai
mekanisme nasional untuk menghapuskan Kekerasan
terhadap Perempuan

3 Komite Nasional Hukum perlindungan konsumen adalah


Perlindungan Konsumen keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah hukum
yang mengatur dan melindungi konsumen dalam
dan Pelaku Usaha
hubungan dan masalahnya dengan para penyedia
barang dan atau jasa konsumen.”

4 Komisi Kebenaran dan Komisi Kebenaran atau Komisi Kebenaran


Rekonsialisasi Nasional dan Rekonsiliasi adalah
sebuah komisi yang ditugasi untuk
menemukan dan mengungkapkan
pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan
pada masa lampau oleh suatu
pemerintahan, dengan harapan
menyelesaikan konflik yang tertinggal dari
masa lalu

Kegiatan Belajar 3

Kegiatan Belajar 3

1. Rincilah salah satu pelanggaran HAM jika dikaitkan dengan kelima sila Pancasila !
Jawab :
Sila pertama
- Menyebarkan ideologi atheisme
- Melarang orang lain untuk beribadah sesuai dengan agamanya
- Menyebut umat beragama lain dengan sebutan kafir
- Merusak dan/atau menyegel rumah ibadah
- Melakukan penyerangan terhadap umat beragama lain
Sila kedua
- Memberikan perlakuan hukum yang tidak adil kepada rakyat
- Melakukan korupsi
- Tidak menghargai orang lain
- Tidak menghidupi keluarga
- Melakukan nepotisme
Sila ketiga
- Menghasut rakyat
- Menyebarkan konten palsu (hoax)
- Menganggap orang lain lebih rendah dari kita
- Lebih memilih produk asing dari produk buatan luar negeri
- Memecah belah rakyat
Sila keempat
- Melarang orang menggunakan hak pilihnya
- Menyuap rakyat yang akan menggunakan hak pilihnya
- Melakukan kampanye hitam selama pemilu
- Menghina calon anggota legislatif
- Merubah DPT
Sila kelima
- Menuntut pemerintah untuk fokus membangun negara di pulau Jawa
- Mengabaikan kebutuhan pembangunan di daerah lain di Indonesia
- Tidak memberikan kepastian hukum bagi rakyat
- Harga sembako yang sangat mahal di daerah terpencil
- Akses yang sulit di daerah-daerah terpencil
2. Berikan identifikasi bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, dan
masyarakat !
Jawab :
Berikut ini adalah identifikasi bentuk pelanggaran HAM di lingkungan :
A. Keluarga
a)Pengeksploitasian anak untuk bekerja
b) Melarang anak untuk menuntut ilmu
c) Kekerasan dalam rumah tangga, baik yang dilakukan ayah terhadap keluarga maupun ibu
terhadap anak
d) Anggota keluarga yang membunuh anggota keluarga lainya
e) Pemerkosaan anak oleh sang ayah
B. Sekolah
a)Kasus bullying antar siswa atau siswi
b) Kasus kekerasan yang dilakukan guru terhadap murid tanpaalasan dan tujuan yang jelas
c) Tawuran antar kelas, antar tingkatan, maupun antar sekolah
d) Guru yang membeda bedakan siswanya
e) Pengkorupsian uang beasiswa oleh guru
C. Masyarakat
a) Tawuran antar RT, RW, atau kampung
b) Penghilangan kebebasan dalam beribadah
c) Pencurian
d) Pemerkosaan
e) Pembunuhan
3. Bagaimana tanggapanmu tentang kasus-kasus penggusuran tanah yang terjadi dinegara kita jika
dikaitkan dengan pelanggaran HAM?
Jawab :
Penggusuran demi pembangunan masih terus dilakukan oleh pemerintah hingga saat ini.
Menurut Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan
untuk Kepentingan Umum menerangkan bahwa pengadaan tanah untuk kepentingan umum
diperbolehkan asalkan dengan disertai ganti kerugian yang layak pada pihak yang berhak.
Namun Jika ganti kerugian tidak dilakukan, maka pengadaan tanah tersebut dapat dikategorikan
sebagai penggusuran paksa. Berdasarkan Commissionon Human RightsResolution
1993/77 merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.
4. Simpulkan apa yang akan terjadi apabila dalam proses penegakan HAM, Pancasila tidak
dijadikan dasar atau landasan?
Jawab :
Pancasila merupakan landasan dasar dalam bernegara bagi masyarakat Indonesia. Pancasila
sendiri sifatnya guna mengatur dan mengontrol kehidupan kita, apabila Pancasila tidak
diterapkan dengan sebagaimana mestinya, maka akan banyak penyimpangan yang terjadi.
Apabila dalam proses penegakan HAMPancasila tidak dijadikan dasar atau landasan, maka yang
akan terjadi adalah proses penegakan tidak akan memiliki dasar hukum yang kuat, penegakan
hanya akan semena-mena, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia salah satunya
dalam hal penegakan HAM, tidak akan terwujud. Maka dari itu, Pancasila bersifat landasan yang
fundamental dalam proses penegakan HAM.

Kegiatan Belajar 4

1. Temukan beberapa upaya pemerintah terhadap penyelesaian kasus pelanggaran


HAM Tanjung Priok !
- Dengan cara non – yudisial tanpa mengabaikan mekanisme yudisial atau sebaliknya.
- Kembali membahas rancangan Undang – undang komisi kebenaran dan rekonsiliasi (
KKR ).
- Memenuhi hak para korban dan mengenang peristiwa kemanusiaan yang pernah
terjadi.
- Pemerintah memberikan rehabilitasi psikososial.
- Pemerintah membuat memorialisasi sebagai peringatan agar tragedi tidak terulang
kembali.
2. Rincilah kewajiban dan tanggung jawab negara terhadap HAM di Indonesia
1.    Menghormati, negara memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menghormati
Hak Asasi Manusia masyarakatnya dengan cara tidak ikut campur atau ikut mengatur
warga negaranya dalam hal melaksanakan hak – haknya, bisa juga dikatakan bahwa
Negara wajib secara mutlak untuk tidak menghambat kebutuhan Hak Asasi warganya.
2.    Melindungi, negara memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan
perlindungan dan kepastian hak asasi setiap warganya. Hal ini bisa dilakukan dengan
membentuk badan pertahanan dan keamanan seperti TNI POLRI guna melindungi  dari
pelanggaran hak asasi warganya baik dari faktor internal maupun eksternal negara.
3.    Memenuhi, Negara memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memenuhi serta
mencukupi kebutuhan hak asasi warganya. Hal ini bisa dilakukan dengan membentuk
lembaga – lembaga eksekutif, legeslatif, dan yudikatif agar pemenuhan kebutuhan hak
asasi warganya dapat terealisasikan dengan langkah yang nyata.
3. Bagaimana menurut tanggapanmu tentang prinsip-prinsip pembentukan system
hukum dan perlindungan HAM ?
- Menurut saya prinsip – prinsip sudah sangat bagus karena dapat mengurangi kasus
HAM yang terjadi di Indonesia.
4. Dalam kasus pelanggaran HAM di masyarakat seperti pembunuhan, penculikan,
penyiksaan sering terjadi. Berikan tanggapan anda mengapa hal itu dapat terjadi ?
Siapa yang paling bertanngung jawab mengatasi hal tersebut ? Dan apa peran anda
untuk menyelesaikan persoalan tersebut ?
- Hal tersebut terjadi karena berbagai faktor,politik,ekonomi,pendidikan dll, yg
bertanggung jawab adalah pelaku perbuatan tersebut, Peran kamu untuk menyelesaikan
persoalan ini kamu harus saling menghormati dan mengontrol diri.

PENUTUP
1. Mengapa kasus pelanggaran HAM Trisakti dan Timor Timur disidangkan melalui
pengadilan HAM Ad Hoc ?
- Karena kasus pelanggaran HAM tersebut termasuk kasus pelanggaran HAM masa
lalu hal ini didasari karena dibentuknya Undang – Undangnomor 20 Tahun 2000
tentang pengadilan HAM , yang menyatakan bahwa kasus pelanggaran HAM masa
lalu yakni sebelum tahun 2000 harus disidang melalui pengadilan HAM.
2. Jelaskan bahwa ketidak tegasan aparat penegak hukum dapat menjadi factor
eksternal terjadinya pelanggaran HAM !
- Karena aparat penegak hukum merupakan pedoman bagi orang lain jika penegak
hukum tidak tegas mereka yang melakukan pelanggaran HAM tidak jera untuk
melakukan lagi. Dan harusnya mereka yang untuk melanggar dibina.
3. Uraikan jaminan HAM yang terdapat dalam Pancasila !
- Sila Pertama
Mengandung jaminan terhadap hak dalam memeluk agama , melaksanakn ibadah sesuai
kepercayaan , penghormatan terhadap perbedaan agama.

- Sila Kedua
Jaminan terhadap hak dalam memperoleh kedudukan yang sama , hak perlindungan
hukum.
- Sila Ketiga
Jaminan terhadap hak dalam bergaul dan mnjalin persaudaraan , hak dalam
berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
- Sila Keempat
Jaminan terhadap hak bermusyawarah , hak hidup demokratis.
- Sila Kelima
Jaminan terhadap hak untuk memiliki sesuatu , hak untttuk diakui , hak dilindungi
negara , hak memperoleh kesempatan yang sama sebagai WNI.
4. Apa yang anda ketahui tentang makna pemajuan HAM ?
- Pemajuan HAM adalah segala bentuk upaya dan usaha guna memperkuat sistem
perlindungan HAM baik yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat.