Anda di halaman 1dari 3

Tingkat Pengembalian Yang Diharapkan (Required Rate of Return)

Untuk mendiskontokan Equity Cash Flow digunakan cost of equity. Cost of equity
merupakan ukuran tingkat pengembalian investasi yang diinginkan investor. Dalam
metode ini, pendekatan yang umum digunakan untuk mengestimasi cost of equity adalah
pendekatan Capital Assets Pricing Model (CAPM) (Dr. Jogiyanto H.M., M.B.A,
Akuntan, Teori Portofolio & Analisis Investasi, Edisi Ketiga, BPFE: Yogyakarta(2000),
hal 353) dengan rumus berikut:
E ( R ) = R BR + β( E ( Rm ) − R BR )

E (R ) = Cost of equity
RBR = Tingkat bunga bebas resiko
E ( Rm ) = Return portofolio pasar
β = Beta
Tingkat Bunga Bebas Resiko

Tingkat suku bunga bebas resiko dihitung berdasarkan rata-rata suku bunga
Sertifikat Bank Indonesia satu bulan selama tahun 2011. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan utang
berjangka waktu pendek (1-3 bulan) dengan sistem diskonto/bunga. Tingkat suku bunga
yang berlaku pada setiap penjualan SBI ditentukan oleh mekanisme pasar berdasarkan
sistem lelang. Sejak awal Juli 2005, BI menggunakan mekanisme "BI rate" (suku bunga
BI) sebagai target suku bunga acuan dalam pelelangan selama periode tertentu.
(http://id.wikipedia.org/w/index.php?
title=Sertifikat_Bank_Indonesia&action=edit&section=1)

Return Portofolio Pasar


Return portofolio pasar yang digunakan adalah pengembalian portofolio investasi
berdasarkan indeks pasar. Untuk pasar modal Indonesia salah satu indeks pasar yang
dapat digunakan adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Jogiyanto, hal 232)
dengan rumus berikut:
IHSG t − IHSG t −1
E ( R m ,t ) =
IHSG t −1
E ( R m ,t ) = Return pasar tahun ke-t
IHSG t = Indeks Harga Saham Gabungan tahun ke-t
IHSG t −1 = Indeks Harga Saham Gabungan tahun ke-t-1
Beta
Beta merupakan pengukur resiko sistematis investasi terhadap resiko pasar. Beta
dapat diestimasi dengan melakukan regresi return sekuritas (R) dan return pasar (Rm),
yaitu:

R = α + β Rm + e

Beta sekuritas berpeluang mengalami kesalahan pengukuran dan kesalahan acak.


Untuk memperkecil kesalahan-kesalahan ini maka digunakan beta portofolio. Selanjutnya
dilakukan estimasi beta portofolio dengan rata-rata tertimbang sekuritas, yaitu:
βp =W .β

βp = Beta portofolio
W = Proporsi sekuritas
β = Beta individual sekuritas