Anda di halaman 1dari 12

No. 01/01/91 Th.

III, 4 Januari 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

 Dengan mengunakan tahun dasar baru (2007=100), pada bulan Desember 2009 di Kota Sorong terjadi inflasi
sebesar 0,36 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 133,85. Dari 66 kota, 48 kota mengalami
inflasi dan 18 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,49 persen dan inflasi terendah terjadi di
Palembang 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Maumere 0,83 persen dan deflasi terendah terjadi
di Pekanbaru dan Cilegon masing-masing 0,10 persen.

 Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok
barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan 0,56 persen; kelompok makanan jadi, minuman,
rokok & tembakau 0,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,05 persen; kelompok
sandang 0,50 persen; kelompok kesehatan 0,06 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,07
persen serta kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan 0,54 persen.

 Laju inflasi tahun kalender (Januari-Desember) 2009 dan laju inflasi “year on year” (Desember 2009 terhadap
Desember 2008) di Kota Sorong masing-masing sebesar 2,61 persen atau dengan kata lain laju inflasi tahun
2009 di Kota Sorong sebesar 2,61 persen.

INFLASI DESEMBER 2009 KOTA SORONG SEBESAR 0,36 PERSEN DAN INFLASI
TAHUN 2009 KOTA SORONG SEBESAR 2,61 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Desember 2009 secara umum menunjukkan adanya
kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS dengan menggunakan penghitungan dari tahun dasar baru (2007 = 100) di
Kota Sorong (hasil SBH 2007) pada bulan Desember 2009 terjadi inflasi 0,36 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga
Konsumen (IHK) dari 133,37 pada bulan November 2009 menjadi 133,85 pada bulan Desember 2009. Laju inflasi tahun
kalender 2009 di Kota Sorong yaitu 2,61 persen, sedangkan inflasi “year on year” (Desember 2009 terhadap Desember
2008) adalah 2,61 persen. Umumnya besarnya laju inflasi tahun kalender (Januari – Desember) sama dengan laju inflasi
”year on year” (Desember terhadap Desember tahun sebelumnya) dan besarnya laju inflasi tersebut merupakan laju inflasi
tahun bersangkutan. Laju inflasi tahun 2009 di Kota Sorong sebesar 2,61 persen.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok
barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan 0,56 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok &
tembakau 0,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,05 persen; kelompok sandang 0,50 persen;

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 1


kelompok kesehatan 0,06 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,07 persen serta kelompok transpor,
komunikasi & jasa keuangan 0,54 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan Desember
2009 antara lain tomat buah, sawi putih, tomat sayur, bawang merah, kentang, tarif angkutan udara, ikan tenggiri segar dan
kol putih/kubis. Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga adalah ketela pohon dan bayam.
Pada bulan Desember 2009 kelompok-kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi adalah sebagai
berikut: kelompok bahan makanan 0,22 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,05
persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,01 persen; kelompok sandang 0,02 persen; kelompok
kesehatan 0,002 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,003 persen dan kelompok transpor, komunikasi &
jasa keuangan 0,07 persen.

Tabel 1
Laju Inflasi Kota Sorong Desember 2009, Tahun Kalender 2009 dan
Desember 2009 Terhadap Desember 2008 menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

Laju Inflasi
IHK Desember IHK Desember Inflasi Desember Inflasi Tahun
Kelompok Pengeluaran tahun Kalender
2008 2009 2009 *) ke Tahun ***)
2009 **)

[1] [2] [3] [4] [5] [6]

U m u m 130.45 133.85 0.36 2.61 2.61


1 Bahan Makanan 147.69 153.34 0.56 3.83 3.83
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan 146.02 154.87 0.29 6.06 6.06
Tembakau
3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan 119.57 122.24 0.05 2.23 2.23
Bahan bakar
4 Sandang 108.71 112.61 0.50 3.59 3.59
5 Kesehatan 123.02 123.27 0.06 0.20 0.20
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 105.95 108.38 -0.07 2.29 2.29
7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa 111.55 107.20 0.54 -3.90 -3.90
Keuangan

*) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008
***) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 2


Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Sorong
Desember 2009 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran
(%)
[1] [2]
UMUM 0.36
1. Bahan Makanan 0.22
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.05
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0.01
4. Sandang 0.02
5. Kesehatan 0.002
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga -0.003
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 0.07

Gambar 1
Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Kota Sorong
Desember 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 3


URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Desember 2009 mengalami inflasi 0,56 persen atau terjadi kenaikan
indeks dari 152,49 pada November 2009 menjadi 153,34 pada Desember 2009.
Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 5 sub kelompok mengalami inflasi, 4 sub kelompok
mengalami deflasi dan 2 sub kelompok yaitu sub kelompok ikan diawetkan dan sub kelompok bahan makanan
lainnya mengalami kestabilan harga. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok bumbu-bumbuan 7,12 persen dan
deflasi tertinggi pada sub kelompok ikan segar 2,53 persen.
Kelompok ini pada Desember 2009 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,22 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain bawang merah 0,39 persen dan tomat sayur 0,13 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada Desember 2009 mengalami inflasi 0,29 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 154,42
pada November 2009 menjadi 154,87 pada Desember 2009.
Dari kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi dan sisanya yaitu sub kelompok tembakau dan minuman
beralkohol mengalami kestabilan harga. Sub kelompok makanan jadi mengalami inflasi sebesar 0,01 persen dan sub
kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,94 persen.
Kelompok ini pada Desember 2009 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,05 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah gula pasir 0,03 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Desember 2009 mengalami inflasi 0,05 persen atau terjadi kenaikan indeks 122,18 pada
November 2009 menjadi 122,24 pada Desember 2009.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi dan sisanya yaitu sub kelompok
bahan bakar, penerangan dan air; dan sub kelompok perlengkapan rumah tangga mengalami mengalami kestabilan
harga. Sub kelompok biaya tempat tinggal mengalami inflasi sebesar 0,03 persen dan sub kelompok
penyelenggaraan rumah tangga mengalami inflasi 0,25 persen.
Pada Desember 2009 kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,01 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan inflasi adalah papan sebesar 0,005 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Desember 2009 mengalami inflasi 0,50 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari
112,05 pada November 2009 menjadi 112,61 pada Desember 2009.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi dan 2 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok sandang laki-laki dan sub kelompok sandang anak-anak. Sub kelompok

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 4


sandang wanita mengalami inflasi sebesar 0,12 persen dan sub kelompok barang pribadi dan sandang lain
mengalami inflasi sebesar 2,51 persen.
Kelompok ini pada Desember 2009 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,02 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah emas perhiasan 0,02 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Desember 2009 mengalami inflasi 0,06 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari
123,19 pada November 2009 menjadi 123,27 pada Desember 2009.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi dan 3 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok jasa kesehatan; sub kelompok obat-obatan dan sub kelompok jasa
perawatan jasmani. Sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika mengalami inflasi sebesar 0,13 persen.
Kelompok ini pada Desember 2009 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,002 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah shampo sebesar 0,005 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Desember 2009 mengalami deflasi 0,07 persen atau
terjadi penurunan indeks dari 108,46 pada bulan November 2009 menjadi 108,38 pada bulan Desember 2009.
Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi; 1 sub kelompok mengalami
deflasi dan 3 sub kelompok yaitu sub kelompok pendidikan; sub kelompok kursus-kursus/pelatihan dan sub
kelompok olah raga tidak mengalami perubahan (stabil). Sub kelompok rekreasi mengalami inflasi sebesar 0,02
persen. Sedangkan sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan mengalami deflasi sebesar 0,51 persen.
Kelompok ini pada Desember 2009 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi 0,003 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah laptop/notebook sebesar 0,003 persen.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Desember 2009 mengalami inflasi 0,54 persen atau
terjadi kenaikan indeks dari 106,62 pada November 2009 menjadi 107,20 pada Desember 2009.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi; 1 sub kelompok mengalami
deflasi dan 2 sub kelompok yaitu sub kelompok sarana dan penunjang transpor dan sub kelompok jasa keuangan
tidak mengalami perubahan (stabil). Sub kelompok transpor mengalami inflasi sebesar 1,35 persen. Sedangkan sub
kelompok komunikasi dan pengiriman mengalami deflasi sebesar 1,77 persen.
Secara keseluruhan kelompok ini pada Desember 2009 memberikan sumbangan inflasi 0,07 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah tarif angkutan udara sebesar 0,12 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 5


INFLASI TAHUNAN
Laju inflasi tahun kalender (Januari-Desember) 2009 sebesar 2,61 persen. Besarnya laju inflasi ”year on year” untuk
Desember 2009 terhadap Desember 2008 sebesar 2,61 persen.

Tabel 3
Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, Year on Year,
Tahun 2009

Inflasi 2009

Desember 0,36
Januari – Desember (Tahun Kalender) 2,61
Desember (tahun n) terhadap Desember (tahun n-1)
2,61
(Year on Year)

PERBANDINGAN ANTAR KOTA


Pada bulan Desember 2009 di Kota Sorong terjadi inflasi 0,36 persen. Dari 66 kota, 48 kota mengalami inflasi dan 18
kota mengalami deflasi. Secara nasional inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,49 persen dan inflasi terendah terjadi di
Palembang 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Maumere 0,83 persen dan deflasi terendah terjadi di
Pekanbaru dan Cilegon masing-masing 0,10 persen.

Perbandingan antar kota di Kawasan Timur Indonesia


Pada bulan Desember 2009 dari kota-kota IHK di Kawasan Timur Indonesia yang berjumlah 14 kota, 12 kota
mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,49 persen dan inflasi terendah terjadi di
Kendari 0,11 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Gorontalo sebesar 0,82 persen dan deflasi terendah terjadi di
Parepare sebesar 0,44 persen. (lihat tabel 4).

Tabel 4
Perbandingan Indeks dan Inflasi Desember 2009
Kota-kota di Kawasan Timur Indonesia dengan Nasional (2007=100)

Desember 2009
K OTA
I HK I nflasi (%)
[1] [2] [3]

1 MANADO 117.87 0.38


2 PALU 120.96 0.88
3 WATAMPONE 129.43 0.61
4 MAKASSAR 117.41 0.49
5 PAREPARE 121.16 -0.44
6 PALOPO 127.11 0.21
7 KENDARI 122.85 0.11
8 GORONTALO 118.32 -0.82
9 MAMUJU 121.37 0.84
10 AMBON 117.87 3.49
11 TERNATE 120.38 0.94
12 MANOKWARI 131.93 1.52
13 SORONG 133.85 0.36
14 JAYAPURA 117.53 0.31

NASI ONAL

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 6


LAMPIRAN

TABEL A. Indeks Harga Konsumen Kota Sorong pada Bulan Tertentu


( 2007=100 )

Desember Desember November Desember


Kelompok/Sub Kelompok
2008 2008 2009 2009

UMUM 129.69 130.45 133.37 133.85

I BAHAN MAKANAN 145.42 147.69 152.49 153.34


Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 112.86 112.85 105.06 104.71
Daging dan Hasil-hasilnya 112.58 113.87 116.27 114.28
Ikan Segar 126.38 130.94 148.82 145.06
Ikan Diawetkan 131.23 130.88 189.60 189.60
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 142.92 142.85 148.80 149.73
Sayur-sayuran 197.45 202.97 194.69 194.38
Kacang - kacangan 191.96 190.83 234.06 234.15
Buah - buahan 194.76 191.03 208.36 219.98
Bumbu - bumbuan 190.85 196.91 217.64 233.14
Lemak dan Minyak 145.28 143.64 137.75 138.14
Bahan Makanan Lainnya 106.86 106.86 122.03 122.03

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 145.86 146.02 154.42 154.87
Makanan Jadi 167.01 167.06 172.31 172.33
Minuman yang Tidak Beralkohol 123.06 123.46 139.72 141.04
Tembakau dan Minuman Beralkohol 137.89 137.89 140.98 140.98

III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 119.26 119.57 122.18 122.24


Biaya Tempat Tinggal 120.98 120.96 124.86 124.90
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 114.44 114.45 116.54 116.54
Perlengkapan Rumahtangga 110.11 110.26 107.89 107.89
Penyelenggaraan Rumahtangga 128.22 132.40 130.36 130.68

IV SANDANG 108.41 108.71 112.05 112.61


Sandang Laki-laki 103.76 103.77 104.24 104.24
Sandang Wanita 107.56 107.77 111.10 111.23
Sandang Anak-anak 100.87 100.87 100.87 100.87
Barang Pribadi dan Sandang Lain 136.26 138.07 155.28 159.18

V KESEHATAN 122.42 123.02 123.19 123.27


Jasa Kesehatan 101.21 101.21 102.86 102.86
Obat-obatan 113.31 113.31 125.06 125.06
Jasa Perawatan Jasmani 102.42 102.42 113.65 113.65
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 140.09 141.35 134.05 134.22

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 105.99 105.95 108.46 108.38


Pendidikan 100.00 100.00 105.77 105.77
Kursus-kursus / Pelatihan 127.41 127.41 127.41 127.41
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 120.35 120.37 115.20 114.61
Rekreasi 107.42 107.28 108.03 108.05
Olahraga 116.85 116.85 119.61 119.61
VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 112.50 111.55 106.62 107.20
Transpor 118.76 116.49 110.03 111.51
Komunikasi Dan Pengiriman 95.51 97.64 95.66 93.97
Sarana dan Penunjang Transpor 118.25 119.50 118.42 118.42
Jasa Keuangan 104.94 104.94 105.57 105.57

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 7


TABEL B. Persentase Perubahan Indeks Harga Konsumen ( 2007=100 )
Kota Sorong Bulan Desember 2009

Tahun Kalender Tahun ke


a) b) c)
Kelompok/Sub Kelompok Desember Tahun
Desember ( Year on Year )

UMUM 0.36 2.61 2.61

I BAHAN MAKANAN 0.56 3.83 3.83


Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya -0.33 -7.21 -7.21
Daging dan Hasil-hasilnya -1.71 0.36 0.36
Ikan Segar -2.53 10.78 10.78
Ikan Diawetkan 0.00 44.87 44.87
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 0.63 4.82 4.82
Sayur-sayuran -0.16 -4.23 -4.23
Kacang - kacangan 0.04 22.70 22.70
Buah - buahan 5.58 15.15 15.15
Bumbu - bumbuan 7.12 18.40 18.40
Lemak dan Minyak 0.28 -3.83 -3.83
Bahan Makanan Lainnya 0.00 14.20 14.20

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 0.29 6.06 6.06


Makanan Jadi 0.01 3.15 3.15
Minuman yang Tidak Beralkohol 0.94 14.24 14.24
Tembakau dan Minuman Beralkohol 0.00 2.24 2.24

III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 0.05 2.23 2.23


Biaya Tempat Tinggal 0.03 3.26 3.26
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0.00 1.83 1.83
Perlengkapan Rumahtangga 0.00 -2.15 -2.15
Penyelenggaraan Rumahtangga 0.25 -1.30 -1.30

IV SANDANG 0.50 3.59 3.59


Sandang Laki-laki 0.00 0.45 0.45
Sandang Wanita 0.12 3.21 3.21
Sandang Anak-anak 0.00 0.00 0.00
Barang Pribadi dan Sandang Lain 2.51 15.29 15.29

V KESEHATAN 0.06 0.20 0.20


Jasa Kesehatan 0.00 1.63 1.63
Obat-obatan 0.00 10.37 10.37
Jasa Perawatan Jasmani 0.00 10.96 10.96
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0.13 -5.04 -5.04

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA -0.07 2.29 2.29


Pendidikan 0.00 5.77 5.77
Kursus-kursus / Pelatihan 0.00 0.00 0.00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan -0.51 -4.79 -4.79
Rekreasi 0.02 0.72 0.72
Olahraga 0.00 2.36 2.36

VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 0.54 -3.90 -3.90


Transpor 1.35 -4.28 -4.28
Komunikasi Dan Pengiriman -1.77 -3.76 -3.76
Sarana dan Penunjang Transpor 0.00 -0.90 -0.90
Jasa Keuangan 0.00 0.60 0.60

Catatan :
a. Laju inflasi bulan Desember adalah persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan November 2009.
b. Laju inflasi tahun kalender adalah persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008.
c. Laju inflasi tahun ke tahun adalah persentase perubahan IHK bulan Desember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008.

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 8


TABEL C. Indeks Harga Konsumen Kota Sorong
( 2007 = 100 )

BULAN 2008 2009

1. JANUARI - 130,27
2. FEBRUARI - 130,36
3. MARET - 131,46
4. APRIL - 130,44
5. MEI - 130,51
6. JUNI 123,89 132,14
7. JULI 128,91 135,04
8. AGUSTUS 131,50 134,01
9. SEPTEMBER 132,92 132,70
10. OKTOBER 130,83 133,30
11. NOVEMBER 129,69 133,37
12. DESEMBER 130,45 133,85

Gambar 2
Indeks Harga Konsumen Kota Sorong
Januari 2009 - Desember 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 9


TABEL D. Persentase Perubahan Kota Sorong Selama Setahun
Point To Point
( 2007 = 100 )

BULAN 2008 to 2007 2009 to 2008

1. JAN-JAN - 20,70
2. FEB-FEB - 23,11
3. MAR-MAR - 21,59
4. APR-APR - 19,30
5. MEI-MEI - 11,37
6. JUN-JUN 28,01 6,66
7. JUL-JUL 28,91 4,76
8. AGU-AGU 31,88 1,91
9. SEP-SEP 34,10 -0,17
10. OKT-OKT 31,71 1,89
11. NOV-NOV 26,44 2,84
12. DES-DES 19,56 2,61

TABEL E. Persentase Perubahan IHK Thd Desember Tahun Sebelumnya


Point to Base ( Desember Previous Year )
( 2007 = 100 )

BULAN 2008 to 2007 2009 to 2008

1. JANUARI - -0,14
2. FEBRUARI - -0,07
3. MARET - 0,77
4. APRIL - -0,01
5. MEI - 0,05
6. JUNI 13,55 1,30
7. JULI 18,15 3,52
8. AGUSTUS 20,52 2,73
9. SEPTEMBER 21,82 1,72
10. OKTOBER 19,91 2,18
11. NOVEMBER 18,86 2,24
12. DESEMBER 19,56 2,61

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 10


TABEL F. Inflasi Bulanan
Point to Previous Month

BULAN 2008 2009

1. JANUARI - -0,14
2. FEBRUARI - 0,07
3. MARET - 0,84
4. APRIL - -0,78
5. MEI - 0,05
6. JUNI 5,72 1,25
7. JULI 4,05 2,19
8. AGUSTUS 2,01 -0,76
9. SEPTEMBER 1,08 -0,98
10. OKTOBER -1,57 0,45
11. NOVEMBER -0,87 0,05
12. DESEMBER 0,59 0,36

Gambar 3
Inflasi Bulanan (Month to Month), Inflasi berdasarkan Tahun Kalender,
dan Inflasi Tahunan (Year on Year) Kota Sorong
Januari 2009 - Desember 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 11


TABEL G. Peringkat Inflasi Di Kawasan Timur Indonesia
Bulan November 2009 dan Desember 2009

No. Kota NOVEMBER 2009 Kota DESEMBER 2009

1 MANADO 1.27 AMBON 3.49


2 PALU 1.16 MANOKWARI 1.52
3 JAYAPURA 1.12 TERNATE 0.94
4 GORONTALO 0.91 PALU 0.88
5 AMBON 0.50 MAMUJU 0.84
6 TERNATE 0.42 WATAMPONE 0.61
7 PALOPO 0.40 MAKASSAR 0.49
8 WATAMPONE 0.39 MANADO 0.38
9 PAREPARE 0.37 SORONG 0.36
10 MAKASSAR 0.29 JAYAPURA 0.31
11 MANOKWARI 0.09 PALOPO 0.21
12 MAMUJU 0.07 KENDARI 0.11
13 SORONG 0.05 PAREPARE -0.44
14 KENDARI -0.77 GORONTALO -0.82

Berita Resmi Statistik No. 01/01/91 Th. III, 4 Januari 2010 12