Anda di halaman 1dari 7

No. 01/02/91 Th.

III, 1 Februari 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

; Dengan mengunakan tahun dasar baru (2007=100), pada bulan Januari 2010 di Kota Sorong terjadi inflasi
sebesar 0,12 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 134,01. Dari 66 kota inflasi di Indonesia,
seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Maumere sebesar 3,56 persen dan inflasi terendah terjadi
di Palu dan Sorong masing-masing sebesar 0,12 persen.

; Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok
barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan -0,14 persen; kelompok makanan jadi, minuman,
rokok & tembakau 1,41 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -0,21 persen; kelompok
sandang 0,73 persen; kelompok kesehatan -0,02 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,19
persen serta kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan -0,39 persen.

; Laju inflasi tahun kalender (Januari-Januari) 2010 sebesar 0,12 persen, sedangkan laju inflasi “year on year”
(Januari 2010 terhadap Januari 2009) di Kota Sorong sebesar 2,87 persen.

INFLASI JANUARI 2010 KOTA SORONG SEBESAR 0,12 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS dengan menggunakan penghitungan dari tahun dasar baru (2007 = 100) di Kota
Sorong (hasil SBH 2007) pada bulan Januari 2010 terjadi inflasi 0,12 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen
(IHK) dari 133,85 pada bulan Desember 2009 menjadi 134,01 pada bulan Januari 2010. Laju inflasi tahun kalender 2010 di
Kota Sorong yaitu 0,12 persen, sedangkan inflasi “year on year” (Januari 2010 terhadap Januari 2009) adalah 2,87 persen.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok
barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan -0,14 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok &
tembakau 1,41 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -0,21 persen; kelompok sandang 0,73 persen;
kelompok kesehatan -0,02 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,19 persen serta kelompok transpor,
komunikasi & jasa keuangan -0,39 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan Januari
2010 antara lain ketimun, biaya pengiriman barang, buku pelajaran SD, ikan kawalina segar, wortel, oli dan daun bawang.
Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain cabe rawit, ayam hidup, ikan teri kering,
pembasmi nyamuk bakar, ikan tenggiri segar, tarif angkutan udara dan kacang panjang.

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 1


Pada bulan Januari 2010 kelompok-kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi adalah sebagai berikut:
kelompok bahan makanan -0,05 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,22 persen;
kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -0,04 persen; kelompok sandang 0,03 persen; kelompok kesehatan
-0,001 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen dan kelompok transpor, komunikasi & jasa
keuangan -0,05 persen.

Tabel 1
Laju Inflasi Kota Sorong Januari 2010, Tahun Kalender 2010 dan
Januari 2010 Terhadap Januari 2009 menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

Laju Inflasi
IHK Januari IHK Desember IHK Januari Inflasi Januari Inflasi Tahun
Kelompok Pengeluaran tahun Kalender
2009 2009 2010 2010 *) ke Tahun ***)
2010 **)

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]

U m u m 130.27 133.85 134.01 0.12 0.12 2.87


1 Bahan Makanan 147.54 153.34 153.13 -0.14 -0.14 3.79
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan 145.89 154.87 157.06 1.41 1.41 7.66
Tembakau
3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan 119.54 122.24 121.98 -0.21 -0.21 2.04
Bahan bakar
4 Sandang 109.44 112.61 113.43 0.73 0.73 3.65
5 Kesehatan 122.34 123.27 123.25 -0.02 -0.02 0.74
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 106.29 108.38 108.59 0.19 0.19 2.16
7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa 110.67 107.20 106.78 -0.39 -0.39 -3.51
Keuangan

*) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009
***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 2


Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Sorong
Januari 2010 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran
(%)
[1] [2]
UMUM 0.12
1. Bahan Makanan -0.05
Beras 0.49
Ikan Kawalina Segar 0.10
Kacang Panjang -0.11
Cabe Rawit -0.34
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.22
Gula Pasir 0.12
Rokok Kretek Filter 0.07
Air Kemasan 0.03
Teh -0.03
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar -0.04
Tarif Kontrak Rumah 0.02
Semen 0.01
Sabun Detergen Bubuk -0.01
Pembasmi Nyamuk Bakar -0.02
Seng -0.04
4. Sandang 0.03
Emas Perhiasan 0.03
5. Kesehatan -0.001
Bedak 0.001
Parfum -0.001
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0.007
Buku Pelajaran SD 0.009
Sepeda Anak -0.001
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan -0.05
Bahan Pelumas / Oli 0.016
Helm 0.011
Tarif Angkutan Udara -0.08

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2010 mengalami deflasi 0,14 persen atau terjadi penurunan
indeks dari 153,34 pada Desember 2009 menjadi 153,13 pada Januari 2010.
Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 3 sub kelompok mengalami inflasi dan 8 sub
kelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 7,18
persen dan deflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok bumbu-bumbuan 6,49 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 3


Kelompok ini pada Januari 2010 memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,05 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain cabe rawit 0,34 persen dan kacang panjang 0,11 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada Januari 2010 mengalami inflasi 1,41 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 154,87 pada
Desember 2009 menjadi 157,06 pada Januari 2010.
Dari kelompok ini semua sub kelompok mengalami inflasi. Sub kelompok makanan jadi mengalami inflasi
sebesar 0,22 persen; sub kelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami inflasi sebesar 2,52 persen dan sub
kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami inflasi sebesar 2,65 persen.
Kelompok ini pada Januari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,22 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah gula pasir 0,12 persen dan rokok kretek filter 0,07
persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Januari 2010 mengalami deflasi 0,21 persen atau terjadi penurunan indeks 122,24 pada
Desember 2009 menjadi 121,98 pada Januari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi dan sisanya mengalami deflasi
yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,11 persen dan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga
sebesar 1,84 persen. Sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dan
sub kelompok perlengkapan rumah tangga mengalami inflasi 0,03 persen.
Pada Januari 2010 kelompok ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,04 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan deflasi adalah seng sebesar 0,04 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Januari 2010 mengalami inflasi 0,73 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari
112,61 pada Desember 2009 menjadi 113,43 pada Januari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi dan 3 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok sandang laki-laki; sub kelompok sandang wanita dan sub kelompok
sandang anak-anak. Sub kelompok barang pribadi dan sandang lain mengalami inflasi sebesar 3,89 persen.
Kelompok ini pada Januari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,03 persen. Komoditas
yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah emas perhiasan 0,03 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Januari 2010 mengalami deflasi 0,02 persen, atau terjadi penurunan indeks dari
123,27 pada Desember 2009 menjadi 123,25 pada Januari 2010.

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 4


Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami deflasi dan 3 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok jasa kesehatan; sub kelompok obat-obatan dan sub kelompok jasa
perawatan jasmani. Sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.
Kelompok ini pada Januari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi 0,001 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah parfum sebesar 0,001 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Januari 2010 mengalami inflasi 0,19 persen atau terjadi
kenaikan indeks dari 108,38 pada bulan Desember 2009 menjadi 108,59 pada bulan Januari 2010.
Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi; 1 sub kelompok mengalami
deflasi dan 3 sub kelompok yaitu sub kelompok pendidikan; sub kelompok kursus-kursus/pelatihan dan sub
kelompok olah raga tidak mengalami perubahan (stabil). Sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan
mengalami inflasi sebesar 1,47 persen. Sedangkan sub kelompok rekreasi mengalami deflasi sebesar 0,13 persen.
Kelompok ini pada Januari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,007 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah buku pelajaran SD sebesar 0,009 persen.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Januari 2010 mengalami deflasi 0,39 persen atau
terjadi penurunan indeks dari 107,20 pada Desember 2009 menjadi 106,78 pada Januari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi; 1 sub kelompok mengalami
deflasi dan 1 sub kelompok yaitu sub kelompok jasa keuangan tidak mengalami perubahan (stabil). Sub kelompok
transpor mengalami deflasi sebesar 0,70 persen. Sedangkan sub kelompok komunikasi dan pengiriman mengalami
inflasi sebesar 0,07 persen dan sub kelompok sarana dan penunjang transpor mengalami inflasi sebesar 2,06
persen.
Secara keseluruhan kelompok ini pada Januari 2010 memberikan sumbangan deflasi 0,05 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah tarif angkutan udara sebesar 0,08 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 5


Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Kota Sorong, Laju Inflasi Bulanan, Laju Inflasi Tahun Kalender dan Laju
Inflasi Tahunan (Year on Year) pada Bulan Januari 2010 (2007 = 100)
IHK IHK IHK Inflasi Inflasi Tahun Inflasi
Kelompok/Sub Kelompok Januari Desember Januari Januari Kalender – Tahunan –
2009 2009 2010 2010 Januari 2010 Januari 2010
                  

UMUM 130.27 133.85 134.01 0.12 0.12 2.87


I BAHAN MAKANAN 147.54 153.34 153.13 -0.14 -0.14 3.79
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 112.60 104.71 112.23 7.18 7.18 -0.33
Daging dan Hasil-hasilnya 112.45 114.28 112.89 -1.22 -1.22 0.39
Ikan Segar 136.98 145.06 144.94 -0.08 -0.08 5.81
Ikan Diawetkan 131.64 189.60 186.62 -1.57 -1.57 41.77
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 141.53 149.73 147.19 -1.70 -1.70 4.00
Sayur-sayuran 196.01 194.38 192.44 -1.00 -1.00 -1.82
Kacang - kacangan 191.76 234.15 232.66 -0.64 -0.64 21.33
Buah - buahan 188.85 219.98 224.10 1.87 1.87 18.67
Bumbu - bumbuan 198.09 233.14 218.02 -6.49 -6.49 10.06
Lemak dan Minyak 141.11 138.14 136.45 -1.22 -1.22 -3.30
Bahan Makanan Lainnya 115.11 122.03 122.35 0.26 0.26 6.29

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 145.89 154.87 157.06 1.41 1.41 7.66
Makanan Jadi 166.92 172.33 172.71 0.22 0.22 3.47
Minuman yang Tidak Beralkohol 123.40 141.04 144.59 2.52 2.52 17.17
Tembakau dan Minuman Beralkohol 137.69 140.98 144.72 2.65 2.65 5.11
III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 119.54 122.24 121.98 -0.21 -0.21 2.04
Biaya Tempat Tinggal 120.98 124.90 124.76 -0.11 -0.11 3.12
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 114.45 116.54 116.56 0.02 0.02 1.84
Perlengkapan Rumahtangga 110.23 107.89 107.92 0.03 0.03 -2.10
Penyelenggaraan Rumahtangga 131.90 130.68 128.27 -1.84 -1.84 -2.75
IV SANDANG 109.44 112.61 113.43 0.73 0.73 3.65
Sandang Laki-laki 103.77 104.24 104.24 0.00 0.00 0.45
Sandang Wanita 107.62 111.23 111.23 0.00 0.00 3.35
Sandang Anak-anak 100.87 100.87 100.87 0.00 0.00 0.00
Barang Pribadi dan Sandang Lain 143.88 159.18 165.37 3.89 3.89 14.94
V KESEHATAN 122.34 123.27 123.25 -0.02 -0.02 0.74
Jasa Kesehatan 101.21 102.86 102.86 0.00 0.00 1.63
Obat-obatan 113.36 125.06 125.06 0.00 0.00 10.32
Jasa Perawatan Jasmani 103.54 113.65 113.65 0.00 0.00 9.76
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 139.77 134.22 134.17 -0.04 -0.04 -4.01
VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 106.29 108.38 108.59 0.19 0.19 2.16
Pendidikan 100.00 105.77 105.77 0.00 0.00 5.77
Kursus-kursus / Pelatihan 127.41 127.41 127.41 0.00 0.00 0.00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 121.06 114.61 116.29 1.47 1.47 -3.94
Rekreasi 108.09 108.05 107.91 -0.13 -0.13 -0.17
Olahraga 116.84 119.61 119.61 0.00 0.00 2.37
VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 110.67 107.20 106.78 -0.39 -0.39 -3.51
Transpor 115.21 111.51 110.73 -0.70 -0.70 -3.89
Komunikasi Dan Pengiriman 97.64 93.97 94.04 0.07 0.07 -3.69
Sarana dan Penunjang Transpor 119.50 118.42 120.86 2.06 2.06 1.14
Jasa Keuangan 104.94 105.57 105.57 0.00 0.00 0.60
                     

Catatan :
a. Inflasi Januari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
b. Inflasi Tahun Kalender Januari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
c. Inflasi Tahunan Januari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2009.

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 6


Diterbitkan oleh :

Badan Pusat Statistik Kota Sorong


Jl. Angsa No 4 Remu Sorong
Telp. (0951) 321845, Fax. (0951) 333628
Email: sorongkota@bps.go.id
Website: http://sorongkota.bps.go.id
Contact Person :
J. Lekatompessy (08124837550)
Novi Andy Dwi S., SST (08124833069)

Publikasi ini bisa diunduh (download) dan didapatkan update-nya setiap awal bulan di
http://sorongkota.bps.go.id

Berita Resmi Statistik No. 01/02/91 Th. III, 1 Februari 2010 7