Anda di halaman 1dari 7

No. 01/11/91 Th.

III, 1 November 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA SORONG

 Pada bulan Oktober 2010 Kota Sorong mengalami deflasi sebesar 0,05 persen dengan indeks harga konsumen
(IHK) sebesar 145,67. Dari 66 kota, 32 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi
terjadi di Batam 1,02 persen dan inflasi terendah terjadi di Ternate 0,01 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Palu
1,84 persen dan deflasi terendah terjadi di Sibolga 0,01 persen.Kota Sorong menempati peringkat ke 38 (Tiga
Puluh Delapan) inflasi di Indonesia.

 Inflasi di kota sorong terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada
kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan -0,09 persen; kelompok
makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -
-0,03 persen; kelompok sandang -0,21 persen; kelompok kesehatan 0,12 persen; kelompok pendidikan, rekreasi
dan olahraga 0,00 persen serta kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan -0,19 persen.

 Laju inflasi tahun kalender (Oktober 2010 terhadap Desember 2009) 2010 di kota sorong sebesar 8,83 persen,
sedangkan laju inflasi “year on year” (Oktober 2010 terhadap Oktober 2009) di Kota Sorong sebesar 9,28
persen.

BULAN OKTOBER 2010 DI KOTA SORONG TERJADI DEFLASI SEBESAR 0,05 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Oktober 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS dengan menggunakan penghitungan dari tahun dasar baru (2007 = 100) di Kota
Sorong (hasil SBH 2007) pada bulan Oktober 2010 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga
Konsumen (IHK) dari 145,74 pada bulan September 2010 menjadi 147,67 pada bulan Oktober 2010. Laju inflasi tahun
kalender 2010 di Kota Sorong yaitu 8,83 persen, sedangkan inflasi “year on year” (Oktober 2010 terhadap Oktober 2009)
adalah 9,28 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok barang
dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan -0,09 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau
0,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -0,03 persen; kelompok sandang -0,21 persen;
kelompok kesehatan 0,12 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,00 persenatau tidak mengalami
perubahan, serta kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan -0,19 persen.Beberapa komoditas yang mengalami
kenaikan harga selama bulan Oktober 2010 antara lain Bawang Merah, dan Jeruk. Sedangkan beberapa komoditas yang
mengalami penurunan harga antara lain Jagung Muda, Cabe Merah, Sabun Pencuci Piring, Pepaya, Cakalang Asap.

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 1


Tabel 1
Laju Inflasi Kota Sorong Oktober 2010, Tahun Kalender 2010 dan
Oktober 2010 Terhadap Oktober 2009 menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

IHK IHK IHK Inflasi Laju Inflasi


Inflasi Tahun
Kelompok Pengeluaran Oktober September Oktober Oktober tahun Kalender
ke Tahun ***)
2009 2010 2010 2010 *) 2010 **)

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]

U m u m 133.30 145.74 145.67 -0.05 8.83 9.28


1 Bahan Makanan 152.24 173.79 173.64 -0.09 13.24 14.06
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan 154.28 172.27 172.50 0.13 11.38 11.81
Tembakau
3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan 122.01 127.46 127.42 -0.03 4.24 4.43
Bahan bakar
4 Sandang 111.88 113.19 112.95 -0.21 0.30 0.96
5 Kesehatan 123.19 129.31 129.46 0.12 5.02 5.09
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 108.46 121.09 121.09 0.00 11.73 11.64
7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa 107.20 110.26 110.05 -0.19 2.66 2.66
Keuangan

*) Persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009
***) Persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan Oktober 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 2


Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Sorong
Oktober 2010 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran
(%)
[1] [2]
UMUM -0.05
1. Bahan Makanan -0.034
Bawang Merah 0.612
Kembung/Gembung -0.146
Sawi Hijau -0.104
Jagung Muda -0.087
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.021
Minuman Ringan 0.015
Makanan Ringan 0.006
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar -0.007
Sabun Pencuci Piring -0.006
Detergen Bubuk -0.002
4. Sandang -0.009
Emas Perhiasan -0.009
5. Kesehatan 0.004
Bedak 0.002
Pasta Gigi 0.001
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0.000
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan -0.022
Angkutan Udara -0.025
Sepeda Motor 0.006

Pada bulan Oktober 2010 kelompok-kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi adalah sebagai berikut:
kelompok bahan makanan -0.034 persen; kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan -0,022 persen; kelompok
sandang -0.009 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar -0.007 persen; kelompok makanan jadi,
minuman, rokok dan tembakau sebesar 0.021 persen; kelompok kesehatan 0.004 persen. Sedangkan kelompok
pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan.

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 3


URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Oktober 2010 mengalami deflasi -0,09 persen atau terjadi penurunan
indeks dari 173,79 pada September 2010 menjadi 173,64 pada Oktober 2010.
Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 3 sub kelompok mengalami inflasi, 7 sub kelompok
mengalami deflasi dan sub kelompok bahan makanan lainnya tidak mengalami perubahan. Inflasi tertinggi terjadi
pada sub kelompok Bumbu-bumbuan 6,48 persen dan inflasi terendah terjadi pada sub kelompok Lemak dan Minyak
0,26 persen. Deflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok Ikan yang Diawetkan 5,25 persen dan deflasi terendah
terjadi pada sub kelompok Kacang-kacangan sebesar 0,19 persen.
Kelompok ini pada Oktober 2010 secara umum memberikan sumbangan inflasi sebesar -0,0341 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain adalah Ikan Kembung -0,146 persen dan Sawi
Hijau -0,104 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada Oktober 2010 mengalami inflasi 0,13 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 172,27
pada September 2010 menjadi 172,50 pada Oktober 2010.
Dari 3 sub kelompok di kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau ini, 2 sub kelompok
mengalami inflasi dan 1 sub kelompok mengalami deflasi. Sub kelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami
inflasi sebesar 0,38 persen, sub kelompok makan jadi mengalami inflasi sebesar 0,08 persen, sedangkan sub
kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.
Kelompok ini pada Oktober 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,021 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah Minuman Ringan 0,015 persen dan Makanan
Ringan 0,006 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Oktober 2010 mengalami deflasi 0,03 persen atau terjadi penurunan indeks 127,46 pada
September 2010 menjadi 127,42 pada Oktober 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami deflasi, yaitu sub kelompok
penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,46, sedangkan 3 sub kelompok yang lain tidak mengalami perubahan
yaitu sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air, sub kelompok biaya tempat tinggal, dan sub kelompok
perlengkapan rumah tangga.
Pada Oktober 2010 kelompok ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,007 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan deflasi adalah sabun pencuci piring sebesar 0,006 persen dan sabun detergen
bubuk sebesar 0,002 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 4


4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Oktober 2010 mengalami deflasi sebesar 0,21 persen, atau terjadi kenaikan indeks
dari 113,19 pada September 2010 menjadi 112,95 pada Oktober 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini , 3 sub kelompok tidak mengalami perubahan yaitu sub kelompok
sandang laki-laki, sub kelompok sandang wanita, dan sub kelompok sandang anak-anak, sedangkan 1 sub kelompok
barang pribadi dan sandang lain mengalami deflasi yaitu sebesar 1,05 persen.
Kelompok ini pada Oktober 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar -0,009 persen.
Komoditas dominan yang memberikan sumbangan inflasi yaitu emas sebesar -0,009 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Oktober 2010 mengalami inflasi sebesar 0,12 persen, atau terjadi kenaikan indeks
dari 129,31 pada September 2010 menjadi 129,46 pada Oktober 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 3 sub kelompok tidak mengalami perubahan, yaitu sub kelompok
jasa kesehatan, sub kelompok obat-obatan, dan sub kelompok jasa perawatan jasmani. Sedangkan sub kelompok
perawatan jasmani dan kosmetika mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,22 persen.
Kelompok ini pada Oktober 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,004 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah bedak sebesar 0,002 persen dan pasta gigi sebesar
0,001 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Oktober 2010 tidak mengalami perubahan, dengan indeks
dari 121,09 pada bulan Oktober 2010.
Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini, semua sub kelompok tidak mengalami perubahan, yaitu sub
kelompok Pendidikan, sub kelompok kursus/pelatihan, sub kelompok Perlengkapan/Peralatan Pendidikan, sub
kelompok Rekreasi dan sub kelompok Olahraga.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Oktober 2010 mengalami deflasi sebesar 0,19
persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 110,26 pada September 2010 menjadi 110,05 pada Oktober 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini, 2 sub kelompok tidak mengalami perubahan, yaitu sub kelompok
sarana dan penunjang transportasi dan sub kelompok jasa keuangan. Sedangkan 2 sub kelompok mengalami deflasi
yaitu sub kelompok transport sebesar 0,25 persen, dan sub kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar 0,07
persen.
Kelompok ini pada Oktober 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi 0,022 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah angkutan udara sebesar 0,025 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 5


Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Kota Sorong, Laju Inflasi Bulanan, Laju Inflasi Tahun Kalender dan Laju Inflasi
Tahunan (Year on Year) pada Bulan Oktober 2010 (2007 = 100)
Inflasi
Inflasi
IHK IHK IHK Inflasi Tahun
Tahunan
Kelompok/Sub Kelompok Oktober September Oktober Oktober Kalender
Oktober
2009 2010 2010 2010 Oktober
2010
2010

UMUM 133.30 145.74 145.67 -0.05 8.83 9.28

I BAHAN MAKANAN 152.24 173.79 173.64 -0.09 13.24 14.06


Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 105.34 118.32 118.02 -0.25 12.71 12.04
Daging dan Hasil-hasilnya 115.67 117.32 116.80 -0.44 2.21 0.98
Ikan Segar 150.01 143.25 138.44 -3.36 -4.56 -7.71
Ikan Diawetkan 179.05 187.56 177.72 -5.25 -6.27 -0.74
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 148.80 147.75 146.96 -0.53 -1.85 -1.24
Sayur-sayuran 188.27 210.26 201.69 -4.08 3.76 7.13
Kacang - kacangan 234.06 206.17 205.78 -0.19 -12.12 -12.08
Buah - buahan 208.36 214.79 219.02 1.97 -0.44 5.12
Bumbu - bumbuan 224.25 390.04 415.33 6.48 78.15 85.21
Lemak dan Minyak 137.70 144.03 144.40 0.26 4.53 4.87
Bahan Makanan Lainnya 122.03 127.14 127.14 0.00 4.19 4.19

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 154.28 172.27 172.50 0.13 11.38 11.81
Makanan Jadi 172.03 194.80 194.95 0.08 13.13 13.32
Minuman yang Tidak Beralkohol 139.75 141.99 142.53 0.38 1.06 1.99
Tembakau dan Minuman Beralkohol 140.84 172.51 172.46 -0.03 22.33 22.45

III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 122.01 127.46 127.42 -0.03 4.24 4.43
Biaya Tempat Tinggal 124.86 130.70 130.70 0.00 4.64 4.68
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 115.78 124.47 124.47 0.00 6.80 7.51
Perlengkapan Rumahtangga 107.89 110.20 110.20 0.00 2.14 2.14
Penyelenggaraan Rumahtangga 130.40 125.07 124.50 -0.46 -4.73 -4.52

IV SANDANG 111.88 113.19 112.95 -0.21 0.30 0.96


Sandang Laki-laki 104.24 104.22 104.22 0.00 -0.02 -0.02
Sandang Wanita 111.10 110.41 110.41 0.00 -0.74 -0.62
Sandang Anak-anak 100.87 100.87 100.87 0.00 0.00 0.00
Barang Pribadi dan Sandang Lain 153.98 165.24 163.50 -1.05 2.71 6.18

V KESEHATAN 123.19 129.31 129.46 0.12 5.02 5.09


Jasa Kesehatan 102.86 117.73 117.73 0.00 14.46 14.46
Obat-obatan 125.06 123.84 123.84 0.00 -0.98 -0.98
Jasa Perawatan Jasmani 113.65 126.98 126.98 0.00 11.73 11.73
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 134.05 138.27 138.58 0.22 3.25 3.38

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 108.46 121.09 121.09 0.00 11.73 11.64
Pendidikan 105.77 132.23 132.23 0.00 25.02 25.02
Kursus-kursus / Pelatihan 127.41 129.35 129.35 0.00 1.52 1.52
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 115.20 106.18 106.18 0.00 -7.36 -7.83
Rekreasi 108.03 108.14 108.14 0.00 0.08 0.10
Olahraga 119.61 119.53 119.53 0.00 -0.07 -0.07

VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 107.20 110.26 110.05 -0.19 2.66 2.66
Transpor 110.88 113.30 113.02 -0.25 1.35 1.93
Komunikasi Dan Pengiriman 95.66 97.75 97.68 -0.07 3.95 2.11
Sarana dan Penunjang Transpor 118.42 140.92 140.92 0.00 19.00 19.00
Jasa Keuangan 105.57 105.57 105.57 0.00 0.00 0.00

Catatan :
a. Inflasi Oktober 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan Oktober 2010.
b. Inflasi Tahun Kalender Oktober 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
c. Inflasi Tahunan Oktober 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Oktober 2010 terhadap IHK bulan Oktober 2009.

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 6


Diterbitkan oleh :

Badan Pusat Statistik Kota Sorong


Jl. Angsa No 4 Remu Sorong
Telp. (0951) 321845, Fax. (0951) 333628
Email: sorongkota@bps.go.id
Website: http://sorongkota.bps.go.id
Contact Person :
J. Lekatompessy,S.E. (08124837550)
Harniaty, SST (081317604401)

Publikasi ini bisa diunduh (download) dan didapatkan update-nya setiap awal bulan di
http://sorongkota.bps.go.id

Berita Resmi Statistik No. 01/11/91 Th. III, 1 November 2010 7