Anda di halaman 1dari 5

TUGAS FARMAKOEKONOMI

1. Jelaskan keterkaitan Ekonomi kesehatan dengan farmakoekonomi ?


2. Uraikan Komponen yang mempengaruhi farmakoekonomi ?
3. Jelaskan mengapa kajian farmakoenomi diperlukan pada pasien, pemegang
kebijakan,industri, rumah sakit dll ?
4. Buat Mcq sebanyak 10
5. Tugas dikumpukan dengan koordinasi melalui PJ
6. Jawaban sertakan referensi

JAWABAN

1. Keterkaitannya adalah sama-sama untuk mengurangi biaya pelayanan


kesehatan dengan tujuan atau hasil yang maksimal, dikarenakan sumber daya
manusianya yang kurang, dana yang terbatas, kebutuhan teknologi kesehatan
semakin meningkat, sarana dan prasarana yang harus memadai. sedangkan
pada farmakoekonomi terutama obat membutuhkan biaya sangat tinggi dari
biaya pelayanan kesehatan lainnya sehingga perlu adanya aturan yang dapat
mengefisiensi biaya yang murah tetapi hasil maksimal dan membantu pemilihan
obat yang rasional sehingga mengurangi beban pasien dan meningkatkan
kualitas hidup pasien.
2. - Hasil (outcomes) pengobatan adalah hasil yang diperoleh dari suatu intervensi
kesehatan sebaliknya, tidak dilakukannya intervensi kesehatan yang secara
langsung mempengaruhi panjang usia (mortalitas) atau kualitas hidup seseorang
atau sekelompok orang, atau sebuah populasi
- Perspektif penilaian merupakan hal penting dalam Kajian Farmakoekonomi,
karena perspektif yang dipilih menentukan komponen biaya yang harus
disertakan.
- Biaya Dalam kajian farmakoekonomi, biaya selalu menjadi pertimbangan
penting karena adanya keterbatasan sumberdaya, terutama dana
3. Karena Setiap institusi pelayanan kesehatan, bahkan semua negara di seluruh
dunia, memiliki keterbatasan sumberdaya dan dana yang kebutuhannya terus
meningkat, sumber daya manusia (terutama tenaga ahli), waktu, fasilitas dan
peralatan dalam menjalankan sistem pelayanan kesehatan. Keterbatasan ini
memaksa dilakukannya pemilihan prioritas terhadap teknologi kesehatan,
terutama obat, yang digunakan dan mengalokasikan sumberdaya yang tersedia
seefisien mungkin, sesuai skala prioritas yang dibuat secara obyektif.

Daftar Pustaka
Kemenkes RI, 2013. Pedoman Penerapan Kajian Farmakoekonomi. Jakarta
4. 1O SOAL MCQ
1) Studi yang mengevaluasi perilaku individu, perusahaan, dan pasar dalam
perawatan kesehatan, dan yang biasanya berfokus pada biaya dan hasil dari
intervensi perawatan kesehatan disebut;
a. Ekonomi kesehatan
b. Ekonomi syariah
c. Ekonomi dan sosial
d. Farmakoekonomi
2) Ruang Lingkup Sasaran Ekonomi Kesehatan, kecuali ;
a. Konsumen
b. Pemerintah
c. Public private
d. Pejabat

3) Studi yang mengukur dan membandingkan antara biaya dan hasil/konsekuensi


dari suatu pengobatan, disebut
a. Farmakologi
b. Farmakoterapi
c. Farmakoekonomi
d. Farmasi komunitas
4) Tujuan Khusus dari kajian farmakoekonomi, kecuali ;
a. Meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan dengan tetap mempertahankan
kualitas
b. Memperluas akses terhadap obat dan pelayanan kesehatan pada umumnya di
tengah keterbatasan sumberdaya
c. Sebagai acuan untuk meningkatkan Penggunaan Obat secara Rasional
d. Meningkatkan biaya pelayanan kesehatan
5) Upaya kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Upaya Kesehatan
meliputi :
a. Upaya preventif dan curatif
b. promotif
c. Rehabilitatif
d. Benar semua
6) Secara definisi ilmu ekonomi dibagi menjadi 2, yaitu ;
a. Ekonomi positif dan Ekonomi Normativ
a. Ekonomi positif dan negatif
c. Ekonomi sosial dan kebudayaan
d. Ekonomi kesehatan dan kemanusiaan
7) Derajat kesehatan optimal adalah keadaan sehat jasmani, rohani dan sosial
sehingga seseorang dapat menikmati hidupnya secara produktif adalah definisi
menurut ;
a. WHO
b. Kemenkes
c. BPOM
D. pemerintah
8) Tujuan operasional upaya kesehatan Dimana pemerataan pelayanan kesehatan
dilaksanakan disebut;
a. Pembangunan
b. Pemerataan
c. Kemanusiaan
d. Kemaslahatan
9) Tujuan Kajian Farmakoekonomi, kecuali ;
a. Pengambilan keputusan pada seleksi dan/atau penggunaan obat pada suatu
daerah atau fasilitas pelayanan kesehatan
b. Untuk memahami nilai pasien dalam kaitannya dengan dampak penyakit dan
pengobatannya terhadap fungsi fisik dan kesejahteraan psikososial
c. Untuk memberikan informasi yang dapat membantu para pembuat kebijakan
dalam menentukan pilihan atas alternatif-alternatif pengobatan yang tersedia
agar pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien dan ekonomis
d. Memperlambat penyembuhan derajat penyakit pasien
10) Evaluasi ekonomi kesehatan khusus konteks manajemen obat, kecuali ;
a. Nilai tagihan obat
b. Mudah untuk mengukur biaya farmasi
c. Bukti resep dengan biaya tinggi
d. Tagihan biaya perawatan rumah sakit

Anda mungkin juga menyukai