Anda di halaman 1dari 22

Konstruksi Persamaan Laju

Dr. Sci. Muhammad Zakir


Department of Chemistry
Hasanuddin University
Time Table
No Bahan Pekan Ujian Hasil
1 Konsep Dasar Kinetika 1
Ujian 1: Pekan 4
2 Persamaan Laju Reaksi 2
Sabtu, 29-9-2012
3 Pengukuran Laju Reaksi 3
Bebas: A, A-, B+,
4 Teori Tumbukan Molekul 4-5 Ujian 2: Pekan 8
B
5 Teori Keadaan Transisi 6-7 Sabtu, 27-10-2012
Remedial: B-, C+,
6 Reaksi Kompleks 8
C, D, E
7 Analisis reaksi homogen non katalisis 9-10
Ujian 3: Pekan 15
8 Katalisis Homogen 11
Rabu, 12-12-2012
9 Aplikasi katalis homogen 12
10 Adsorpsi 13-14
●Collaborative Learning: Kuliah, Kemampuan menjelaskan dan
Kontstruksi Diskusi, Tutorial dan Kerja Menjelaskan cara-cara penyusunan membedakan prinsip dasar metode
2 5
persamaan laju reaksi Kelompok persamaan laju reaksi integrasi, diferensial dan isolasi
●Computer Assisted Learning dalam mendisain persamaan laju reaksi
Konstruksi/disain
persamaan laju

•RANAH TEORETIK
•RANAH EKSPERIMEN
RANAH TEORI
• TULISKAN APA YANG ANDA LAKUKAN
• MISALNYA SDR. MENCAMPUR GARAM (CELLA, SATO) DENGAN
AIR
• QUESTIONS : BERAPA LAJUNYA ? ORDE REAKSINYA ?
KONSTANTA LAJUNYA ?
• KONSTRUKSI PERSAMAAN REAKSI:

k
G + A à GA
CHEMICAL FORMULA IS NOT IMPORTANT, WE ARE ONLY
DEALING WITH NUMBER, AMOUNT, CONCENTRATION, etc.
RANAH TEORI à MEMBUAT MODEL
k
• A + B à P
• Rate (laju, velocity):
n = - d[A]/dt = -d[B]/dt = + d[P]/dt
• Rate equation = Rate law (persamaan/hukum laju)

n = k [A]m [B]n

dimana k = konstanta laju reaksi, m = orde reaksi


terhadap A, n = orde reaksi terhadap B
RANAH TEORI à MEMBUAT MODEL

• Rate equation = Rate law


(persamaan/hukum laju) n = k [A]m [B]n
bisa juga dituliskan dalam bentuk : (???)
- d[A]/dt = k [A] m [B] n

- d[B]/dt = k [A]m [B]n


+ d[P]/dt = k [A] [B]
m n
RANAH TEORI à MEMBUAT MODEL

k
G + A à GA
n = -d[G]/dt = -d[A]/dt = +d[GA]/dt

n = k [G]m [A]n
-d[G]/dt = k [G]m [A]n
-d[A]/dt = k [G]m [A]n
+d[GA]/dt = k [G]m [A]n
WHAT NEXT ?
RANAH EKSPERIMEN
• n = k [G]m [A]n
• SENIOR HIGH SCHOOL
• BASIC CHEMISTRY EXPERIMENT
• PHYSICAL CHEMISTRY
EXPERIMENT
• HOMEWORK (BC AND PC) !
Metode eksperimen
•Metode Diferensial
•Metode Integral
•Metode Isolasi
Metode untuk menentukan
konstanta laju dan orde reaksi
Sumber: Kimia Fisik dan Soal-soal; SK Dogra dan S Dogra

(a) Metode diferensial


Metode diferensial
Dalam metode ini, data tidak dikumpulkan dalam bentuk konsentrasi terhadap
waktu, tetapi dinyatakan sebagai laju perubahan konsentrasi waktu terhadap konsentrasi
reaktan. Perhatikanlah persamaan laju umum yang melibatkan dua reaktan.
R1 + R2 à P
rate = -d[R1]/dt = -d[R2]/dt = +d[P]/dt = k [R1]l[R2]m

atau

log (-d[R1]/dt) = log k + l log [R1] + m log [R2]

Nilai l (atau m) dapat dievaluasi dari kemiringan plot antara log (-d[R1]/dt) dan log [R1]
(atau log [R2]) dengan menjaga [R2] (atau [R1]) tetap. Nilai k dapat dihitung dari intersep
dan orde reaksi.
Chemical Kinetics, K. J. Laidler, 1965, pp. 15-16, McGraw-Hill, Inc.
Initial rates method is based on an accurate analysis of one
product at a very early stage of reaction. During that interval, the
reactant concentration have changed but slightly,
and that permits direct calculation of the rate as d[Product]/dt.

Chemical Kinetics and Reaction Mechanisms, J. H. Espenson


p.7, 1981, McGraw-Hill, Inc.

(Ct – Co)
Initial rate = -------------
(t – to)
original
Metode integral
(b) Metode integral

Metode ini merupakan suatu metode trial and error (empirik), yakni perubahan
konsentrasi dengan waktu yang diukur, dan harga k dihitung dengan menggunakan
persamaan terintegrasi yang berbeda untuk orde reaksi yang berbeda. Orde reaksi akan
diperoleh dari persamaan yang memberikan harga k yang tetap. Ini dapat dikerjakan
secara analitik atau grafik.
Contoh soal
Data berikut diperoleh dalam eksperimen reaksi atom bromin dengan Cl2O. Hitung orde
reaksi terhadap atom bromin dan Cl2O
Waktu (µ s) 0 40 70 100
[Cl2O]x10-3 24.4 19.7 17.85 16.56
(mol/m3)
[Br]x10-3 12.2 7.5 5.65 4.36
(mol/m3)
Jawab

Cl2O + Br à P

Rate = k [Cl2O]n1[Br]n2

-Kombinasi n1 dan n2 yang memberikan harga k yang konstan adalah orde reaksi
terhadap reaktan

- misalnya n1 = 0 , n2 = 0 à gunakan persamaan laju terintegrasi orde nol untuk


menghitung k; n1 = 1 , n2 = 0 à orde satu dst.
Kombinasi k
n1 = 0 , n2 = 0 0.118 x 10-3 0.062 x 10-3 0.050 x 10-3
n1 = 1 , n2 = 0 5.34 3.29 2.33
n1 = 0 , n2 = 1 12.06 x 101 9.44 x 101 8.61 x 101
n1 = 2 , n2 = 0 2.5x 105 2.33x 105 2.0x 105
n1 = 0 , n2 = 2 1.27x 105 1.47x 105 1.70x 105
n1 = 1 , n2 = 1 5.40x 105 5.30x 105 5.30x 105

Quiz !