Anda di halaman 1dari 7

BAB IV

HASIL PENELITIAN

A. Gambaran Umum Tempat Penelitian

RS Mitra Medika Batanghari yaitu salah satu Rumah Sakit milik

Swasta/Lainnya BatangHari yang bermodel RSU (Rumah Sakit Umum), dikelola

oleh  PT. Tanggorajo Bulian  perusahaan dan tercantum kedalam RS Tipe C.

Rumah Sakit ini telah teregistrasi mulai 13/04/2014 dengan Nomor Surat Izin

503/01/2014 dan Tanggal Surat Izin 06/02/2014 dari  Kepala Badan Penanaman

Modal dan Pelayan dengan Sifat, dan berlaku sampai  2015. Sesudah

melangsungkan Proses AKREDITASI RS Seluruh Indonesia dengan proses

akhirnya ditetapkan status Akreditasi Rumah Sakit. RSU ini berlokasi di Jl. Gajah

Mada Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian, BatangHari, Indonesia.

Rs.Mitra Medika Batanghari dipimpin oleh Direktur dr.Dian Kusumawati. RSU

Milik Swasta/Lainnya BatangHari ini Mempunyai Luas Tanah 7300 dengan Luas

Bangunan  2300 Jumlah Tempat Tidur Menurut Kelas: VVIP:  1 kamar, VIP:  2

kamar, I:  15 kamar, II :  14 kamar, III :  22 kamar, HCU:  3 kamar, TT di IGD: 4

kamar, TT Bayi Baru Lahir:  8 kamar, TT Kamar Bersalin:  3 kamar, TT Ruang

Operasi :  2 kamar.

B. Hasil Penelitian

Penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 13 Juli sampai dengan 27

Juli 2020. Responden pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi BBLR

yang berjumlah 16 responden.


1. Analisa Univariat
a. Gambaran karakteristik responden
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Umur, Pendidikan, Pekerjaan,
Jenis Persalinan, Jenis Kelamin Bayi

Variabel Jumlah (n) Persentase (%)


Umur:
<21 3 18.8
22-29 9 56.2
>30 4 25
Pendidikan
SMP 2 12.5
SMA 9 56.2
S1 5 31.2
Pekerjaan
IRT 9 56.2
PNS 2 12.5
Wiraswasta 5 31.2
Jenis Persalinan
Normal 9 56.2
SC 7 43.8
Jenis kelamin bayi
Laki-laki 9 56.2
Perempuan 7 43.8
Total 16 100%
Sumber : Data Primer, 2020

Pada Tabel 4.1 dapat dilihat bahwa karakteristik responden pada

penelitian ini adalah ibu yang melahirkan bayi BBLR berjumlah 16 orang.

Karakteristik responden tingkat umur lebih dari separuh berusia antara 22

sampai dengan 29 tahun (56,2%). Lebih dari separuh responden tingkat

Pendidikan dengan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) (56.2%).

Lebih dari separuh responden jenis pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT)

(56.2%). Lebih dari separuh responden jenis persalinan normal (56.2%)

Lebih dari separuh responden jenis kelamin laki-laki (56.2%).


b. Rata-rata suhu pada bayi BBLR dan berat badan sebelum dilakukan

perawatan metode kanguru (PMK)

Tabel 4.2
Rerata Suhu Pada Bayi BBLR Sebelum Dilakukan Perawatan Metode
Kanguru (PMK) Di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari
Provinsi Jambi Tahun 2020
Variabel Median SD Min-Max 95% Cl N
Suhu pada
bayi BBLR
35.000 4.5364 34.0-35.1 33.3733 16
(sebelum)
PMK
Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan Tabel 4.2 didapatkan rata-rata suhu pada bayi BBLR

pertama sebelum dilakukan PMK pagi pada jam 09.00 adalah 35.000

dikategorikan subnormal di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari

Provinsi Jambi Tahun 2020.

Tabel 4.3
Rerata Berat Badan BBLR Sebelum Dilakukan Perawatan Metode
Kanguru (PMK) Di Rumah Sakit Mitra Media Batanghari
Provinsi Jambi Tahun 2020
Variabel Median SD Min-Max 95% Cl N
BB
sebelum 2300.00 154.380 2000-2400 2180.24 16
dilakukan
PMK
Sumber : Data primer 2020

Berdasarkan Tabel 4.3 didapatkan rata-rata berat badan bayi baru

lahir pertama sebelum dilakukan PMK pagi 09:00 adalah 2300.00 gram

dikategorikan BBLR di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari Provinsi

Jambi Tahun 2020


c. Rata-Rata suhu pada bayi BBLR dan Berat Badan sesudah dilakukan

Perawatan Metode Kanguru (PMK)

Tabel 4.4
Rerata Suhu Tubuh Responden Sesudah Perawatan Metode
Kanguru (PMK) Di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari
Provinsi Jambi Tahun 2020
Variabel Median SD Min- 95% Cl N
Max
Suhu pada
bayi
sesudah 36.800 .2007 36.5-37 36.888 16
dilakukan
PMK
Sumber : Data primer, 2020

Berdasarkan Tabel 4.4 didapatkan rata-rata suhu tubuh bayi

sesudah dilakukan Perawatan Metode Kanguru hari terakhir 17.00 WIB

adalah 36.800 dikategorikan suhu normal di Rumah Sakit Mitra Medika

Batanghari Provinsi Jambi Tahun 2020.

Tabel 4.5
Rerata Berat Badan Bayi Baru Lahir Sesudah Dilakukan Perawatan
Metode Kanguru (PMK) Di Rumah Sakit Mitra Medika
Batanghari Provinsi Jambi Tahun 2020
Variabel Median SD Min-Max 95% Cl N
BB sesudah
2550.00 51.640 2500-2600 2577.52 16
PMK
Sumber: Data Primer, 2020

Berdasarkan Tabel 4.5 didapatkan rata-rata berat badan bayi baru

lahir hari terakhir 17.00 WIB adalah 2550.00 gram dikategorikan berat

badan normal di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari Provinsi Jambi

Tahun 2020.
Penilaian nilai suhu dan berat badan bayi BBLR menunjukkan

hasil yang berbeda-beda, pada uji parametrik nilai shapiro wilk dnegna

nilai >0.05 dengan hasil nilai suhu 0.012 dan berat badan 0.000 dari hasil

tersebut, maka data tidak terdistribusi normal karena nilai < 0.05. Maka,

penelitian menggunakan uji statistic non parametrik dengan Wilcoxon

untuk membandingkan suhu dan berat badan sebelum dan sesudah

dilakukan intervensi pada hari pertama sampai hari akhir perawatan

metode kanguru (PMK)


2. Analisa Bivariat

a. Pengaruh Metode Kanguru Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh

dan Peningkatan Berat Badan Pada BBLR

Tabel 4.6
Pengaruh Metode Kanguru Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh
dan Berat Badan Pada BBLR di Rumah Sakit Mitra Medika
Batanghari Provinsi Jambi Tahun 2020

95% Covidence
St. Interval of the P
Variabel Z N
Deviation Difference Value
Lower Upper
Suhu
Sebelum 4.5364 33.733 35.785
PMK
-2690a 0.007 16
Suhu
Sesudah .2007 36.678 36.888
PMK
BB
Sebelum 154.380 2180.24 2344.76
PMK
-3.570a 0.000 16
BB
Sesudah 51.640 2522.48 2577.52
PMK
Berdasarkan Tabel 4.6 dengan tingkat kepercayaan 95%

(<0.05) nilai P value adalah 0.007 untuk suhu dan 0.000 untuk berat

badan. Sebelum dilakukan perawatan metode kanguru (PMK) hari I

jam 09.00 WIB dengan standart deviation 4.5364, Lower 33.733 dan

Upper 35.785 dikategorikan subnormal. Sesudah dilakukan perawatan

kanguru (PMK) hari terakhir jam 17.30 WIB dengan standart

deviation .2007, Lower 36.674 dan Upper 36.888 dikategorikan suhu

normal, dengan nilai Z= -2690a, dengan demikian P value (0.007 <

0.05).
Untuk berat badan pada hari pertama sebelum dilakukan perawatan

metode kanguru (PMK) jam 09.30 WIB dengan standart deviation

154.380, Lower 2180.24 dan Upper 2344.76, dikategorikan BBLR dan

sesudah dilakukan perawatan metode kanguru (PMK) hari terakhir jam

18.00 WIB dengan standart deviation 51.640, Lower 2522.48 dan

Upper 2577.52, dikategotikan berat badan bayi normal, dengan nilai

Z=-3.570a, dengan demikian P value (0.000<0.005). Maka, Ha

diterima. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa

terdapat pengaruh perawatan metode kanguru (PMK) terhadap

peningkatan suhu tubuh dan peningkatan berat badan pada bayi BBLR

di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari Provinsi Jambi Tahun 2020.