Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PENDAHULUAN

OLEH :

ELSA OFIANA
NIM:17301059

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

PEKANBARU 2020
LAPORAN PENDAHULUAN

A. Masalah Keperawatan Utama: Ketidakberdayaan dan anak usia remaja


B. Definisi
Ketidakberdayaan adalah pengalaman hidup kurang pengendalian terhadap situasi, termasuk
persepsi bahwa tindakan seseorang secara signifikan tidak akan mempengaruhi hasil.
(NANDA, 2015)

C. Proses Terjadinya Masalah:


Kebanyakan individu secara subyektif mengalami perasaan ketidakberdayaan dalam
berbagai tingkat dalam berbagai macam situasi.Individu sering menunjukkan respon
apatis,marah,atau depresi terhadap kehilangan control.Pada ketidakberdayaan klien mungkin
mengetahui solusi terhadap masalahnya tetapi percaya bahwa hal tersebut diluar kendalinya
untuk mencapai solusi tersebut.
1. Faktor Predisposisi:
a. ada riwayat keturunan (Ayah ataupun Ibu)
b. Ketidakmampuan mengambil keputusan dan mempunyai kemampuan atau komunikasi
verbal yang kurang atau kurang dapat mengekspresikan perasaan terkait dengan kondisi
dirinya
c. Merasa frustasi dengan kondisi kehidupannya yang sekarang

2. Faktor Presipitasi:
a. Tidak dapat menjalankan pekerjaan,hobi,kesenangan dan aktivitas sosial yang
berdampak pada keputusasaan.
b. Mengungkapkandengan kata-kata bahwa tidak mempunyai kendali atau pengaruh
terhadap situasi perawatan diri atau hasil
c. Mengungkapkan ketidakpuasaan karena ketergantungan dengan orang lain,
d. Kehilangan Kemandirian atau perasaan ketergantungan dengan orang lain
e. Enggan untuk mengukapkan perasaan yang sebenarnya.

D. Tanda & Gejala :


MAYOR
Sobjectif
1. Mengatakan ketidakmmapuan perawatan diri
2. Mengungkapkan tidak dapat mengahsilkan sesuatu
3. Mengungkapakan ketidakpuasan dna frustasi terhadap ketidakmampuan untuk
melakukan tugas atau aktivitas sebelumnya
4. Mengungkapkan keragu-raguan terhadap penampilan peran

Objectif
1)Menghindari orang lain
2)Enggan mengungkapkan perasaan sebelumnya
3)Apatis dan pasif
4)Ekspresi muka murung, bicara dan gerakan lambat, tidur berlebihan, nafsu makan tidak ada
atau berlebihan

MINOR

Subjectif

a. Menyatakan merasa asing dengan lingkungan


b. Menyatakan keraguan tentang kinerja peran
c. Menyatakan kurang kontrol,menyakan rasa malu

Objektif
a) Depresi karena gangguan fiisk
b) Tidak berpartisipasi dalam perawatan

E. Pohon masalah

Keputusasaan

Ketidakberdayaan

Koping individu tidak efektif

F. Diagnosa keperawatan

Ketidakberdayaan

G. Masalah keperawatan dan data yang perlu dikaji


 Kaji status kesehatan secara umum
 Pantau kemampuan membuat keputusan
 Pantau nutrisi asupan dan berat badan
 Kaji status dan peran
 Kaji konsep diri
 Kaji pengalaman sosial
H. Rencana Tindakan Keperawatan

a. Bantu pasien untuk mengidentifikasi faktor faktor yang dapat berpengaruh pada
ketidakberdayaan misalnya( pekerjaan,aktivitas,hiburan,tanggung jawab peran,hubungan
antar pribadi).
Rasional:Mengidentifikasi situasi hal-hal yang berpotensi dapat dikendalikan dan dapat
digunakan sebagai sumber kekuatan /power bagi klien.
b. Diskusikan dengan pasien pilihan yang realisits dalam perawatan,berikan penjelasan untuk
pilihan tersebut.
Rasional:Memberikan kesempatan pada klien untuk berperan dalam proses
perawatan,termasuk untuk meningkatkan pemikiran positif klien,dan meningkatkan
tanggung jawab klien.
c. Libatkan pasien dalam pembuatan keputusan tentang rutinitas perawatan/rencana terapi
Rasional:Pelibatan klien dalam proses pembuatan keputusan,mampu meningkatkan rasa
percaya diri.
d. Jelaskan setiap perubahan perencanaan perawatan pada pasien(jelaskan semua
prosedur,peraturan dan pilihan untuk pasien,berikan waktu untuk menjawab pertanyaan
sehingga tidak terlupakan).
e. Bantu pasien mengidentifikasi situasi kehidupan yang dapat dikendalikan (perasaan
cemas,gelisah,ketakutan).
Rasional:Kondisi emosi pasien menganggu kemampuanya untuk
memecahkanmasalah.Bantuan di perlukan agar dapat menyadarisecara akurat keuntungan
dan konsekuensi dari alterrnative yang ada.
f. Sampaikan kepercayaan diri terhadap kemampuan pasien untuk menangani keadaan dan
disampaikan perubahan positif dan kemajuan yang dialami setiap hari.
Rasional:Meningkatkan rasa percaya diri terhadap kemapuan atas usaha yang sudah
dilakukan oleh klien.
LAPORAN PENDAHULUAN

(SEHAT)

A. Masalah keperwatan utama:


Ketidakberdayaan dan Perkembangan Anak Usia Remaja

B. Defenisi:
Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. Menua bukanlah
suatu penyakit , tetapi merupakan proses yang berangsur-angsur mengakibatkan
perubahan kumulatif, merupkan proses menurunnya daya tahan tubuh dalam menghadapi
rangsangan dari dalam dan luar tubuh. Mrnjadi tua merupakan proses alamiah yang
berarti seseorang telah melalui tiga tahapan kehidupan yaitu, anak,dewasa, dan tua.

C. Ciri – ciri lansia


A. Lansia merupakan priode kemunduruan
Kemunduran pada lansia sebagian datang dari faktor fisik dan faktor psikologis.
Motivasi memiliki peran yang penting dalam kemunduran pada lansia.
B. Lansia memiliki status kelompok minoritas
Kondisi ini sebagai akibat dari situasi sosial yang tidak menyenangkan terhadap
lansia dan diperkuat oleh pendapat yang kurang baik.
C. Menua membutuhkan perubahan peran
Perubahan peran tersebut dilakukan karena lansia mulai mengalami kemunduran
dalam segala hal. Perubahan peran pada lansia sebaiknnya dilakukan atas dasar
keinginan sendiri bukan atas dasar tekanan dari lingkungan.
D. Penyesuaian yang buruk pada lansia
Perlakuanyang buruk terhadap lansia membuat mereka cenderung
mengembangkan konsep diri yang buruk sehingga dapat memperlihatkan bentk
prilaku yang bruuk. Akibat dari perlakukan yang buruk membuat penyesuaian diri
lansia menjadi buruk pula.

D. Tindakan keperawatan
Tindakan keperawatan untuk perkembangan psikososial lansia bertujuan
a. Lansia mampu menyebutkan karakterisktik perkembangan psikososial yang
normal dan menyimpang, merasa disayangi dan dibutuhkan keluarganya mapu
mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan dilingkungannya.
b. Lansia mampu menjelaskan cara mencapai perekmbangan psikososial yang
normal dan merasakan hidupnya bermakna.
Tugas perkembangan Tindakan keperawatan
Perekmbangan yang normal :  Jelaskan ciri prilaku
integritas diri/ keutuhan konsep diri perkembangan lansia yang normal
dan menyimpang
 Diskusikan cara yang dapat
dilakukan oleh lansia untuk
mencapai integrtias diri yang
utuh.
 Mendiskusikan makna hidup
lansia selama ini
 Melakukan life riview dan
reminiscence (menceritakn
kembali masa lalunya,
terutama keberhasilannya)
 Mendiskusikan keberhasilan
yang telah dicapai oleh lansia
 Mengikuti kegiatan sosial
dilingkungannya
 Melakukan kegiatan
kelompok
 Bimbing lansia dalam membuat
rencana kegiatan untuk mencapai
integritas diri yang utuh
 Motivasi lansia untuk
melaksanakan rencana yang telah
dibuatnnya

Penyimpangan perkembangan :putus  Diskusikan penyebab dan


asa hambatan dalam mencapai tugas
perkembangan lansia, seperti
adanya penyakit
 Diskusikan cara mengatasi
hambatan dan motivasi keinginan
lansia untuk mengobati penyakit
fiisk yang dialaminya
 Bantu lansia bersosialisasi secara
bertahap
 Fasilitasi untuk ikut kegiatan
kelompok lain
STRATEGI PELAKSANAAN

1. KONDISI KLIEN
Klien merasa tidak berdaya dengan keadaannya sekarang, ia merasa menjadi beban orang lain
karena tidak bisa beraktivitas seperti biasanya karena penyakitnnya.
2. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Ketidakberdayaan
3. TUJUAN KHUSUS
1. Pasien dapat mengidentifikasi kemampuan dengan aspek positif yang dimiliki.
2. Pasien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan
3. Pasien dapat menetapkan kegiatan yang sesuai kemampuan
4. Pasien dapat melatih kegiatan yang sudah dipilih, sesuai kemampuan
5. Pasien dapat menyusun jadwal untuk melakukan kegiatan yang sudah dilatih

4. TINDAKAN KEPERAWATAN
1. Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
2. Membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat digunakan
3. Membantu pasien memilih atau menetapkan kemampuan yang akan dilatih
4. Melatih kemampuan yang sudah dipilih dan menyusun jadwal pelaksanaan kemampuan
yang telah dilatih dalam rencana harian.

5. PROSES PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


1. Orientasi
a. Salam Terapeutik : Assalamualaikum,selamat pagi mbah,Masih ingat kan nama saya
mbah?
b. Evaluasi Validasi : Bagaimana perasaan mbah hari ini? Saya lihat mbah dari tadi sedih dan
merenung,memangnya apa yang mbah rasakan saat ini? Ohh gitu ya mbah, mbah merasa
tidak mampu lagi bekerja dan berjalan normal seperti dulu?Pada saat apa mbah merasa
tidak mampu dengan diri sendiri?

Kontrak : bagaimana kalau kita berbincang- bincang tentang kemampuan dan hal-hal
positif yang mbah miliki? Dimana kita duduk untuk berbincang- bincang? Bagaimana 15
menit saja?

1. Topik : menyebutkan hal-hal positif dan kemampuan yang dimiliki


2. Waktu : senin 10.00-10.15
3. Tempat : Ruangan tamu
Kerja : Baiklah kalau begitu,sekarang mbah bisa sebutkan kepada saya,hal apa saja yang
mbah sukai dalam diri mbah ?Coba mbah ingat kembali kemampuan apa yang dapat mbah
lakukan?sekarang bagaiman kalo saya bantu mbah untuk membuat daftar hal-hal positif
dan kemampuan apasaja yang mbah miliki?Baiklah mbah tadi sudah bisa menyebutkan
satu persatu hal positif karena mbah tidak bisa menulis,iya bagus sekali mbah ,disini mbah
bisa melihat sendiri mbah memiliki kelebihan seperti orang lain,tetapi tergantung mbah
juga apakah mbah akan mengembangkan kemampuamn tersebut atau tidak.

2. Terminasi
a. Evaluasi Pasien (Subjektif) :
Bagaiamana perasaan mbah setelah kita berbincang bincang tadi ?
b. Tindak Lanjut :

Baiklah mbah , Nah nanti mbah bisa mempraktekkan kembali kemampuan positif
yang sudah mbah buat ,bagaimana kalau kita memasukkan dalam jadwal harian nya ya
mbah?

c. Kontrak Yang Akan Datang


Nah untuk hari ini kita cukupkan sampai disini dulu besok kita akan bertemu lagi dan
membicarakan hal yang positif lain yang mbah miliki, besok kita berbincang- bincang
diruangan ini jam 09.00- 09.15,dan kita akan mempraktikkan kekmapuan positif yang
sudah kita buat tadi. Saya pamit dulu, Assalamualaikum.
c. 1. Topik : mempraktikkan hal hal psotif atau kemampuan yang dimiliki
2. Waktu : selasa 09.00-09.15
3. Tempat : Ruang tamu
Daftar Pustaka

NANDA (2015). Internationa.Diagnosis Keperawatan dan Klasifikasi 2015-2017.


Edisi 2010.Jakarta:EGC

Yusuf,A,H & Nihayati, (2015) . Buku ajar kperawatan kesehatan jiwa(2014).


Penerbit : salemba medika , Jakarta

Kholifah,Siti (2016). Keperawatan gerontik . cetakan pertama, Jakarta

Maryam,siti dkk. Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakrta: salemba medika

RENCANA KEGIATAN HARIAN


Nama Mahasiswa : ELSA OFIANA
NIM : 17301059
Inisial Pasien : W

No Hari/tanggal Rencana kegiatan Evaluasi Paraf


1. JUMAT,19 JUNI 1.Melakukan pengkajian 1. Klien mampu
2020 kepada pasien menjawab semua
pertanyaan wawancara
2. SABTU, 20 JUNI 2.Menentukan diagnosa dan 2. mampu menentukan
2020 membuat intervensi diagnosa sesuai dengan
hasil pengakajian
3. SENIN, 22 JUNI 3.Melakukan implementasi 3.klien mampu untuk
2020 melakukan kegiatan
yang dipilihnya
4. SELASA, 23 JUNI 4.Membuat evaluasi 4. semua kegiatan yang
2020 dilkakukan berjalan
dengan baik, susuai
dengan rencana
kegiatan.