Anda di halaman 1dari 7

Materi 2.

2
PENGKLASIFIKASIAN MAKHLUK HIDUP

Kata-kata kunci:
Klasifikasi makhluk hidup, urtan takson, kunci determinasi, kunci dikotom

1|Page
Kalian tentu pernah pergi ke toko buah. Di sana
pedagang buah sudah mengelompokkan barang-barang
dagangannya sehingga kita mudah untuk memilih buah
yang mau kita beli. Demikian juga untuk mempermudah
dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat banyak dan
beranega ragam, manusia melakukan pengelompokan
makhluk hidup. Pengelompokan makhluk hidup dinamakan
klasifikasi.

Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara mengelompokkan makhluk hidup


berdasarkan kesamaan ciri yang dimiliki. Tujuan umum klasifikasi makhluk hidup adalah
untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Tujuan
khusus/lain dari klasifikasi makhluk hidup adalah seperti berikut.
1. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri
yang dimiliki.
2. Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya
dengan makhluk hidup dari jenis yang lain.
3. Mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup.
4. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya.

Berikut ini adalah dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup.


1. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan yang
dimilikinya.
2. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri bentuk tubuh (morfologi) dan alat
dalam tubuh (anatomi).
3. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan manfaat, ukuran, tempat hidup, dan cara
hidupnya.

Untuk lebih memahami klasifikasi makhluk hidup, lakukanlah kegiatan 1 di bawah ini.

2|Page
Kegiatan 1 Mengelompokkan tumbuh-tumbuhan
1. Perhatikan dan amati tumbuh-tumbuhan berikut ini.

Gambar 2 Tumbuhan: (a) bayam, (b) kacang, (c) padi, (d) kentang, (e) kedelai, (f) melati, (g)
kacang panjang, kamboja, (i) sawi, ( j) cemara , (k) ketela pohon, (l) kol

2. Tuliskan manfaat tumbuhan-tumbuhan tersebut dan kelompokkan ke dalam tanaman hias


atau tanaman pangan seperti pada tabel dibawah ini.

No. Nama Tumbuhan Manfaat Kelompok

3. Tuliskan kesimpulanmu dengan menjawab pertanyaan berikut:


a. Berdasarkan apa klasifikasi tumbuhan yang telah kamu lakukan?
b. Tumbuhan apa saja yang termasuk kelompok tanaman hias dan tumbuhan apa saja yang
termasuk kelompok tanaman pangan?

3|Page
Tingkatan Takson dalam Klasifikasi
Pada awalnya dalam klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan dalam kelompok-kelompok
berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki. Kelompok-kelompok tersebut dapat berukuran besar
hingga kelompok kecil dari segi jumlah anggota kelompoknya. Kelompok-kelompok tersebut
disusun berdasarkan persamaan dan perbedaan. Makin ke bawah persamaan yang dimiliki anggota
di dalam tingkatan klasifikasi tersebut makin banyak dan memiliki perbedaan makin sedikit.
Urutan kelompok ini disebut takson.
Orang yang pertama melakukan pengelompokan ini adalah Linnaeus (1707-1778)
berdasarkan kategori yang digunakan pada waktu itu. Perhatikan tabel berikut.
Tabel 1 Urutan takson pada makhluk hidup
Bahasa Latin Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Regnum Dunia Kingdom
Divisio/Phyllum Divisi/Filum Division/Phyllum
Classis Kelas Class
Ordo Bangsa Order
Familia Suku Family
Genus Marga Genus
Species Jenis Species

Urutan tersebut didasarkan atas persamaan ciri yang paling umum, kemudian makin ke bawah
persamaan ciri semakin khusus dan perbedaan ciri semakin sedikit. Kingdom merupakan tingkatan
takson tetinggi dengan jumlah anggota takson terbesar. Organisme di bumi dikelompokkan
menjadi beberapa kingdom. Anggota takson pada setiap kingdom dikelompokkan lagi menjadi
beberapa filum atau divisi berdasarkan persamaan ciri-ciri yang lebih khusus. Filum digunakan
untuk takson hewan, sedangkan divisi digunakan untuk takson tumbuhan. Anggota takson pada
setiap filum atau devisi dikelompokkan lagi menjadi beberapa kelas berdasarkan persamaan ciri-
ciri yang lebih khusus. Demikian seterusnya hingga sampai species. Spesies merupakan tingkatan
takson paling dasar atau terendah. Anggota takson spesies memiliki paling banyak persamaan ciri
dan terdiri atas organisme yang bila melakukan perkawinan secara alamiah dapat menghasilkan
keturunan yang fertil (subur).
Dalam melakukan pengklasifikasian para ahli memperhatikan beberapa kriteria yang
menjadi penentu dan selalu diperhatikan. Berikut ini adalah contohnya.
Kriteria klasifikasi Tumbuhan:
1) Organ perkembangbiakannya, apakah dengan spora atau dengan bunga.
2) Habitusnya, apakah berupa pohon, perdu atau semak.
3) Bentuk dan ukuran daun.
4) Cara berkembang biak, apakah dengan seksual (generatif) atau aseksual (vegetatif).

4|Page
Kriteria klasifikasi hewan:
1) Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum mempunyai saluran
pencernaan makanan. Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut, saluran
pencernaan, dan anus.
2) Kerangka (skeleton), apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton) atau di dalam tubuh
(endoskeleton).
3) Anggota gerak, apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.

Kunci Determinasi
Kunci determinasi merupakan cara atau langkah untuk mengenali organisme dan
mengelompokkannya pada takson makhluk hidup. Kunci determinasi berisi uraian keterangan
tentang ciri-ciri makhluk hidup yang disusun berurut mulai dari ciri umum hingga ke ciri khusus
untuk menemukan suatu jenis makhluk hidup. Kunci determinasi yang paling sederhana ialah
kunci dikotom. Kunci dikotom terdiri atas sederetan pernyataan yang disusun berpasangan (dua
baris) dan menunjukkan ciri yang berlawanan. Untuk membuat kunci determinasi perlu
diperhatikan hal-hal seperti berikut.
1) Kunci harus dikotomi yaitu tiap langkah dalam kunci tersebut terdiri atas dua alternatif
(dua ciri yang saling berlawanan)
2) Kata pertama dalam tiap pernyataan dalam 1 kuplet harus identik, contoh
a. Tumbuhan memiliki bunga …
b. Tumbuhan tidak memiliki bunga …
Kuplet (couplet) adalah sepasang pertanyaan yang saling bertentangan
3) Pilihan atau bagian dari kuplet harus kontradiktif, sehingga satu bagian dapat
diterima dan yang lain ditolak.
4) Hindari pemakaian kisaran yang tumpang tindih atau hal-hal yang bersifat
relatif dalam kuplet, contohnya panjang daun 4-8 cm, daun besar atau kecil.
5) Gunakan sifat-sifat yang bisa diamati.
6) Pernyataan dari dua kuplet yang berurutan jangan dimulai dengan kata yang
sama.
7) Setiap kuplet diberi nomor.
8) Buat kalimat pertanyaan yang pendek.

5|Page
Cara menggunakan kunci determinasi
Kunci determinasi dibuat secara bertahap, sampai bangsa saja, suku, marga, atau jenis dan
seterusnya. Ciri-ciri tumbuhan disusun sedemikian rupa sehingga selangkah demi selangkah si
pemakai kunci dipaksa memilih satu di antara dua atau beberapa sifat yang bertentangan.
Demikian seterusnya, hingga akhirnya diperoleh suatu jawaban berupa identitas tumbuhan yang
diinginkan. Cara menggunakan kunci determinasi meliputi beberapa tahapan berikut ini.
1. Bacalah dengan teliti kunci determinasi mulai dari permulaan, yaitu nomor 1a.
2. Cocokkan ciri-ciri tersebut pada kunci determinasi dengan ciri yang terdapat pada makhluk
hidup yang diamati.
3. Jika ciri-ciri pada kunci tidak sesuai dengan ciri makhluk hidup yang diamati, harus beralih
pada pernyataan yang ada di bawahnya dengan nomor yang sesuai. Misalnya, pernyataan 1a
tidak sesuai, beralihlah ke pernyataan 1b.
4. Jika ciri-ciri yang terdapat pada kunci determinasi sesuai dengan ciri yang dimiliki organisme
yang diamati, catatlah nomornya. Lanjutkan pembacaan kunci pada nomor yang sesuai
dengan nomor yang tertulis di belakang setiap pernyataan pada kunci.
5. Jika salah satu pernyataan ada yang cocok atau sesuai dengan makhluk hidup yang diamati,
alternatif lainnya akan gugur. Sebagai contoh, kunci determinasi memuat pilihan:
a. tumbuhan berupa herba
b. tumbuhan berkayu.
Jika yang dipilih adalah 1a (tumbuhan berupa herba), pilihan 1b gugur.
6. Begitu seterusnya hingga diperoleh nama famili, ordo, kelas, dan divisio atau filum dari
makhluk hidup yang diamati.

Perhatikan diagram pengelompokan hewan di bawah ini.

Berdasarkan diagram di atas dapat dibuat kunci determinasi sebagai berikut.


6|Page
1. a. Berkaki empat ………………………..………………… 2
b. Tidak berkaki empat …………………………………… 3
2. a. Karnivora ………………………………………………… 4
b. Herbivora ……………………………………………….. sapi
3. a. Hidup di air ……………………………………………… 5
b. Hidup di darat ………………………………………….. 6
4. a. Habitat di hutan ……………………………………….. harimau
b. Habitat di kota atau desa ……………………………. kucing
5. a. Mamalia ………………………………………………… paus
b. Bertelur …………………………………………………. ikan
6. a. Unggas …………………………………………………… 7
b. Bukan unggas ………………………………………….. 8
7. a. Bisa terbang …………………………………………….. burung
b. Tidak bisa terbang …………………………………….. 9
8. a. Bertulang belakang …………………………………… gorilla
b. Tidak bertulang belakang …………………………… cacing
9. a. Kaki berselaput ………………………………………… bebek
b. Kaki tidak berselaput …………………………………. ayam

Contoh nomor kunci determinasi:


Cacing = 1b, 3b, 6b, 8b
Kucing = 1a, 2a, 4b

Latihan 2.2
1. Apa yang dimaksud klasifikasi makhluk hidup?
2. Sebutkan urutan takson pada makhluk hidup dari yang memiliki ciri paling umum hingga
yang memiliki ciri paling khusus!
3. Perhatikan kunci determinasi hewan berikut.

1. a. Tumbuhan yang berspora ............................................ .2


b. Tumbuhan yang tidak berspora ............................................. ..3
2. a. Tumbuhan yang berbatang jelas ................................Suplir
b. Tumbuhan yang tidak berbatang jelas .......................... Lumut
3. a. Berbiji tertutup ........................................................... 4
b. Berbiji terbuka ................................................................. Belinjo
4. a. Biji berkeping dua ................................................... 5
b. Biji berkeping satu ..........................................................Jagung
5. a. Berbunga kupu-kupu .............................................. Kedelai
b. Berbunga terompet .............................................................Terung

Tentukan nomor kunci determinasi untuk lumut, jagung, dan terung!

7|Page