Anda di halaman 1dari 6

Materi 3.

KARAKTERISTIK MATERI
UNSUR, SENYAWA DAN CAMPURAN

Diedit Oleh Yudhi Wiyoko

Kata-kata kunci:
Zat Tunggal, Unsur, Senyawa, Campuran

1|P a g e
Alam terdiri atas benda-benda yang sangat banyak dan beraneka ragam. Coba perhatikan
benda-benda di sekitarmu seperti buku, kayu, batu, air, tanah, besi, dan lain sebagainya. Semua
benda adalah materi (zat) artinya segala sesuatu yang mempunyai massa dan dapat menempati
ruang.
Materi-materi perlu diklasifikasi agar mudah dipelajari. Berdasarkan wujudnya materi dapat
dikelompokkan menjadi zat padat, zat cair, dan zat gas. Perbedaan ketiga macam zat tersebut
dapat dilihat pada Tabel 1 berikut.

Tabel 1 Perbedaan sifat zat padat, zat cair, dan zat gas
Perbedaan
Zat Padat Zat Cair Zat Gas
dalam hal
Bentuk Tetap Tetap Tidak tetap
Volume Tetap Tidak tetap (bergantung Tidak tetap
pada tempatnya)
Jarak sangat rapat lebih renggang sangat renggang
antarpartikel zat
Gerak partikel tidak dapat bergerak dapat bergerak bebas, Partikel-partikel dapat
bebas namun terbatas. bergerak sangat bebas.
Contoh besi, emas, seng, dll air, minyak goreng, udara, asap, uap air, dll
bensin, dll

Berdasarkan komposisinya, materi yang ada di alam dapat diklasifikasi menjadi zat tunggal dan
campuran. Perhatikan Gambar 1 berikut.

Gambar 1 Bagan klasifikasi materi

Zat tunggal (zat murni) merupakan materi yang bersifat tunggal dan homogen. Bersifat
tunggal artinya hanya terdiri atas satu zat, bersifat homogen karena sifat di semua bagian serba
sama. Zat tunggal terdiri atas unsur dan senyawa. Campuran merupakan gabungan dari dua
atau lebih komponen penyusun.

A. Unsur
Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi
menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap
mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut.
Contohnya adalah emas, apabila sebatang emas dibagi terus-
menerus sampai bagian yang terkecil maka akan menjadi
atom emas (perhatikan gambar 2). Contoh lain unsur dalam

2|P a g e
kehidupan sehari-hari yaitu besi, timah, seng, tembaga, dan nikel. Dapat disimpulkan bahwa
unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan
proses kimia biasa. Bagian terkecil dari unsur adalah atom.
Saat ini telah dikenal sekitar 110 macam unsur yang terdiri atas 94 macam unsur alam dan
16 macam unsur buatan. Agar mudah dipelajari, unsur diberi nama dengan menggunakan bahasa
Latin berdasarkan penemu pertamanya atau tempat ditemukannya dan diberi simbol atau
lambang yang berlaku secara internasional sesuai yang diusulkan oleh Jöns Jacob Berzelius
sebagai berikut.
 Setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama latinnya.
 Huruf awal ditulis dengan huruf kapital atau huruf besar.
 Untuk unsur yang memiliki huruf awal sama, diberikan satu huruf kecil dari nama unsur
tersebut.
Unsur-unsur dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu unsur logam dan unsur nonlogam. Unsur
logam merupakan unsur yang memiiki karakteristik berwujud padat pada suhu kamar (kecuali
raksa), dapat ditempa dan dapat diregangkan, dan konduktor listrik dan panas. Unsur nonlogam
memiliki ciri-ciri pada suhu kamar berwujud padat/cair/ gas, bersifat rapuh dan tidak dapat
ditempa, dan nonkonduktor (kecuali grafit). Berikut ini disajikan beberapa contoh unsur logam
dan nonlogam yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari beserta lambangnya.

Tabel 2 Unsur logam dan nonlogan beserta lambangnya


Unsur Logam Unsur Nonlogam
Nama Nama
No Simbol No Simbol
Indonesia Latin Indonesia Latin
1 Aluminium Aluminium Al 1 Oksigen Oxygen O
2 Emas Aurum Au 2 Hidrogen Hydrogen H
3 Perak Argentum Ag 3 Karbon Carbon C
4 Kalsium Calcium Ca 4 Belerang Sulphur S
5 Tembaga Cuprum Cu 5 Fosfor Phosphorus P
6 Besi Ferrum Fe 6 Nitrogen Nitrogen N
7 Natrium Natrium Na 7 Iodin Iodium I
8 Timbal Plumbun Pb
9 Timah Stannum Sn

Unsur logam maupun nonlogam memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya besi dan tembaga, banyak digunakan untuk alat-alat perkakas, alat-alat rumah tangga,
dan bahan untuk rangka kendaraan. Natrium untuk bahan membuat lampu natrium dan
senyawanya digunakan untuk garam dapur.Unsur Iodium banyak digunakan sebagai antiseptik
dan senyawanya digunakan untuk garam beryodium dan fotografi.
Unsur-unsur selanjutnya disusun dalam bentuk sistem periodik unsur, seperti ditunjukkan
pada Gambar 3. Unsur-unsur yang memiliki sifat yang hampir sama diletakkan dalam satu
kolom. Unsur-unsur logam terletak di bagian kiri bawah (diberi simbol warna biru), unsur-unsur
nonlogam terletak di bagian kanan atas (diberi simbol warna kuning), sedangkan unsur
semilogam (diberi warna cokelat) di antara warna biru dan kuning.

3|P a g e
Gambar 3 Sistem Periodik Unsur

B. Senyawa
Contoh senyawa adalah air. Air merupakan zat tunggal, tetapi
masih dapat diuraikan dengan reaksi kimia biasa, yaitu dengan
cara melewatkan sejumlah arus listrik pada air maka air (H2O)
akan terurai menjadi unsur hydrogen (H) dan oksigen (O). Jadi
senyawa merupakan zat tunggal yang dengan reaksi kimia biasa
masih dapat diuraikan menjadi unsur-unsur penyusunnya. Tabel 3
berikut menunjukkan beberapa contoh senyawa lain beserta unsur
penyusunnnya.

Tabel 3 Contoh senyawa dan unsur penyusunnya


No Senyawa Unsur Penyusun
1 Cuka (CH3COOH) Karbon, Hidrogen, Oksigen
2 Garam dapur (NaCl) Natrium, Klorin
3 Gula tebu (C12H22O11) Karbon, Hidrogen, Oksigen
4 Karbon dioksida Karbon, Oksigen
5 Kapur (CaCO3) Kalsium, Karbon, Oksigen

Senyawa terbentuk melalui proses pencampuran unsur secara kimia. Sifat suatu senyawa akan
berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya. Misalnya, sifat air sebagai senyawa akan
berbeda dengan sifat gas hidrogen dan oksigen sebagai unsur penyusunnya. Pada suhu kamar air
berwujud cair, sedangkan hidrogen dan oksigen, keduanya berwujud gas. Air dapat digunakan
untuk memadamkan api, sedangkan gas hidrogen merupakan zat yang mudah terbakar dan gas
oksigen merupakan zat yang diperlukan dalam pembakaran.

4|P a g e
C. Campuran
Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat
atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya.
Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen
dan campuran heterogen.
Campuran homogen adalah campuran yang tidak dapat
dibedakan zat-zat yang tercampur di dalamnya, contohnya
adalah campuran air dan garam (larutan garam). Perhatikan
gambar 3, dari gambar tersebut tampak bahwa campuran air
dan garam membentuk campuran yang tidak terlihat
batas-batas dari komponen penyusunnya sehingga disebut
campuran homogen. Contoh campuran homogen lainnya adalah larutan gula, larutan garam, dan
sirop, udara, dan paduan logam.
Pada campuran heterogen, seluruh bagiannya tidak memiliki
komposisi yang sama (tidak serba sama). Contoh campuran heterogen
adalah campuran minyak dan air. Pada campuran minyak dan air,
menunjukkan adanya bidang batas diantara komponen-komponen
penyusunnya, sehingga kita dapat membedakan antara minyak dan air.
Campuran heterogen terjadi karena zat yang tidak dapat bercampur
satu dengan lain secara sempurna sehingga dapat dikenali zat
penyusunnya. Contoh campuran heterogen lainnya adalah campuran air
dengan pasir, campuran air dengan tanah, air kopi, adonan tepung,
beton, dan sebagainya.

Latihan 3.1
1. Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa disebut
….
A. senyawa
B. unsur
C. campuran
D. larutan
2. Jika suatu unsur dilambangkan dengan satu huruf, maka harus digunakan huruf ....
A. Konsonan
B. Latin
C. Kapital
D. Vokal
3. Unsur berikut ini yang tidak dilambangkan dengan satu huruf adalah ....
A. Hidrogen
B. Karbon
C. Oksigen
D. Emas
4. Lambang dari unsur Karbon adalah ....
A. C
B. Ca

5|P a g e
C. K
D. Ka
5. Unsur hidrogen tersusun dari atom-atom ….
A. oksigen
C. hidrogen
B. oksigen dan hidrogen
D. hidrogen dan air
6. Zat tunggal yang tersusun dari beberapa unsur dengan perbandingan massa tetap disebut ….
A. unsur
C. senyawa
B. campuran
D. larutan
7. Sifat unsur penyusun senyawa adalah ….
A. sama dengan senyawa yang terbentuk
B. berbeda dengan senyawa yang terbentuk
C. bergantung pada reaksi yang terjadi
D. ditentukan oleh kecepatan reaksinya
8. Contoh senyawa yaitu ….
A. cuka, kapur, dan gula
B. tanah, lumpur, dan kerikil
C. emas, oksigen, dan hidrogen
D. larutan garam, kuningan, dan larutan gula
9. Contoh campuran dalam kehidupan sehari-hari yaitu ….
A. udara
B. emas
C. oksigen
D. garam
10. Campuran antara dua zat atau lebih yang partikel- partikel penyusun tidak dapat dibedakan
lagi disebut ….
A. unsur
C. senyawa
B. campuran homogen
D. campuran heterogen

Untuk memperdalam pengetahuanmu kunjungi sumber belajar berikut.


https://www.youtube.com/watch?v=Zgyw3KJk5yw

6|P a g e