Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

KONSORIUM RISET DAN INOVASI COVID-19

………………JUDUL ……………

TIM PENGUSUL

(PITRIA PERMATASARI, S.ST., M.Kes. EKA DEVIANY W, S.ST.,


M.Kes)

LEMBANGA PENGUSUL

(UNIVERSITAS AIRLAGGA)

KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI/


BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL
DAN
LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN
KEMENTERIAN KEUANGAN
TAHUN 2020
HALAMAN PENGESAHAN
PROGRAM KONSORSIUM RISET DAN INOVASI COVID-19 TAHUN 2020

Judul Riset dan Inovasi : …………………………………………………………

Ketua Tim
a. Nama Lengkap : …………………………………………………………….
b. NIP / NIK : …………………………………………………………….
c. Asal Lembaga : …………………………………………………………….
d. Alamat Lembaga : …………………………………………………………….
e. Nomor Handphone (HP) : …………………………………………………………….
f. Alamat Email : …………………………………………………………….

Lembaga Pengusul
a. Nama Lembaga : …………………………………………………………….
b. Nama Pimpinan Lembaga : …………………………………………………………….
c. Alamat Lembaga : …………………………………………………………….
d. Alamat Email : …………………………………………………………….
e. Nomor Telepon : …………………………………………………………….

Narahubung Tim
Nama Lengkap : …………………………………………………………….
Nomor Handphone (HP) : …………………………………………………………….
Alamat Email : …………………………………………………………….

Rekapitulasi Anggaran
Total Usulan Anggaran : …………………………………………………………….

Kota, Tanggal – Bulan – Tahun

Mengetahui,
Ketua Tim Pimpinan Lembaga Pengusul

(Tanda tangan) (Tanda tangan dan Cap)


………………………………… ………..………………….
(Nama Lengkap dan NIP/NIK) (Nama Lengkap dan NIP/NIK)
DAFTAR ISI

Halaman Sampul
Halaman Pengesahan
Daftar Isi
Ringkasan/ Abstrak
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Pasien dengan Coronavirus disease-19 (COVID-19) di Indonesia terus bertambah
sejak diumumkannya kasus pertama pada tanggal 02 Maret 2020. Penyakit meluar yang
disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2) ini
menimbulkan tanda dan gelaja seperti demam (87,9%), batuk kering (67,7%), kelelahan
(38,1%), produksi dahak (33,4%), sesak nafas (18,6%), sakit tenggorokan (13,9%), sakit
kepala (13,6%), mialgia atau artralgia (14,8%), menggigil (11,4%), mual atau muntah
(5,0%), hidung tersumbat (4,8%), diare (3,7%), dan hemoptisis (0,9%), dan kongesti
konjungtiva (0,8%). Tanda dan gejala akan muncul dalam 5-6 hari setelah terinfeksi (rata-
rata masa inkubasi 5-6 hari, kisaran 1-14 hari) (CDC, 2020; WHO, 2020).
Virus ini menyerang terutama organ paru-paru melalui reseptor ACE2 (angiotensin
converting enzyme 2) yang banyak ditemukan di dalam sel alveolar tipe II paru (Xu et al,
2020). WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina (2020) melaporkan
bahwa sekitar 80% dari penderita COVID-19 memiliki gejala penyakit ringan hingga
sedang termasuk didalamnya kasus non-pneumonia dan pneumonia, sekitar 13,8%
memiliki gejala penyakit yang parah (dyspnea, frekuensi pernapasan ≥30/menit, saturasi
oksigen darah ≤ 93%, atau infiltrat > 50% di paru-paru dalam 24-48 jam) dan sekitar 6,1%
menunjukkan gejala penyakit kritis (gagal nafas, syok septik, dan disfungsi multi-organ).
Faktor-faktor pemicu penyakit menjadi parah belum sepenuhnya dipahami, tetapi
respon inflamasi yang berlebihan dianggap sebagai penyebab utama keparahan penyakit
dan kematian pada pasien dengan COVID-19 (Mehta et al, 2020). Oleh karena itu,
prediktor awal dan efektif untuk hasil klinis sangat diperlukan untuk meningkatkan
manjemen pasien COVID-19. Dari penelitian Ruan et al, (2020), Wang (2020) dan Zang et
al (2020) pemeriksaan protein C-reaktif, ferritin, dan D-dimer digunakan sebagai indikator
inflamasi dalam darah pasien COVID-19.
Dalam upaya pamanfaatan bahan alam sebagai alternatif pengobatan yang efektif dan
aman, bawang putih (Allium sativum) terkenal memiliki beberapa kemampuan salah
satunya anti inflamasi. Bawang putih mengandung allicin,

1.2. Rumusan Masalah


1. Apakah terdapat pengaruh pemberian suplemen bawang putih terhadap
penurunan kadar protein C-reaktif dalam darah pada pasien positif COVID-19
dengan gejala sedang-berat?
2. Apakah terdapat pengaruh pemberian suplemen bawang putih terhadap
penurunan kadar Ferritin dalam darah pada pasien positif COVID-19 dengan
gejala sedang-berat?
3. Apakah terdapat pengaruh pemberian suplemen bawang putih terhadap
penurunan kadar D-dimer dalam darah pada pasien positif COVID-19 dengan
gejala sedang-berat?
4. Apakah ada pengaruh penurunan kadar protein C-reaktif, Ferritin dan D-dimer
dalam darah pasien COVID-19 terhadap prognosis klinis pasien COVID-19?

1.3. Tujuan
1.3.1 Tujuan umum
Menganalisis pemberian terapi bawang putih terhadap penurunan kadar protein C-
reaktif, Ferritin dan D-dimer dalam darah pasien COVID-19 dengan gejalan sedang-berat.
1.3.2 Tujuan khusus
1.

1.4. Manfaat Kegiatan


1.4.1 Manfaat teoritis

1.4.2 Manfaat praktis


BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA DAN KEBARUAN RISET DAN INOVASI

2.1 Tinjauan Pustaka

2.2 Kebaruan Riset dan Inovasi


BAB 3

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN

3.1 Kerangka Konseptual

Bawang putih

Allicin,
SAMG,
Acute phase respone
SAMC

Sitokin anti inflamasi

IL1 IL6 TNF

CRP
3.2 Hipotesis Penelitian
BAB 4

METODE RISET

4.1 Metode dan Tahapan Pengembangan Teknologi/ Pelaksanaan Kajian

4.2 Stuktur Organisasi Konsorium

4.3 Rencana Kegiatan

DAFTAR PUSTAKA

CDC. 2010. Coronavirus About Symptoms and Diagnosis.


https://www.cdc.gov/coronavirus /2019-ncov/symptoms-testing/symptoms.html?
(Diakses tanggal 23 Mei 2020).
Xu, Hao; Zhong, Liang; Deng, Jiaxin; Peng, Jiakuan; Dan, Hongxia; Zeng, Xin; Li,
Taiwen; Chen, Qianming. 2020. High expression of ACE2 receptor of 2019-
nCoV on the epithelial cells of oral mucosa. Int J Oral Sci, 12:8.

WHO. 2020. Report of the WHO-China Joint Mission on Coronavirus Disease 2019
(COVID-19). https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/who-china-
joint-mission-on-covid-19-final-report.pdf (Diakses tanggal 23 Mei 2020).

Mehta, P.,  McAuley, D.F., Brown, M., Sanchez, E., Tattersall, r.s., Manson, J.J. 2020.
COVID-19: consider cytokine storm syndromes and immunosuppression. Lancet,
395: 1033–1034.

Wang, L. 2020. C-reactive protein levels in the early stage of COVID-19. Médecine et
maladies infectieuses, 50:332–33.

Ruan, Q., Yang, K., Wang, W., Jiang, L., DAN Song, J. 2020. Clinical predictors of
mortality due to COVID-19 based on an analysis of data of 150 patients from
Wuhan, China. Intensive Care Med, 3: 1-3.

Zhang, L., Yan, X., Fan, X., Liu, H., Liu, X., Liu, Z., Zhang, Z. 2020. D-dimer levels on
admission tpredict in-hospital mortality in patients with Covid-19.
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/jth.14859 (Diakses tanggal 24
Mei 2020).

Möhlenkamp, S dan Thiele, H. 2020. Ventilation of COVID-19 patients in intensive care


units Beatmung von COVID-19-Patienten auf Intensivstationen. Herz, 20: 1-2.

Gibson, P.G., Qin, L dan Puah Ser. 2020. COVID-19 ARDS: clinical features and
differences to “usual” pre-COVID ARDS. Med J Aust.
https://www.mja.com.au/journal/2020/covid-19-ards-clinical-features-and-differences-
usual-pre-covid-ards (Diakses tanggal 23 Mei 2020).