Anda di halaman 1dari 45

KUMPULAN SOAL TEKNOLOGI SEDIAAN FARMASI

UTS
1. Bentuk sediaan stengah padat, mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau
terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai pengertian dari ?
a. Salep
b. Unguenta
c. Krim
d. Semua jawaban benar
e. Pasta
Jawabannya : B
2. Gel dapat digunakan secara ?
a. Oral
b. Parental
c. Topical
d. Injeksi
e. Semua jawaban benar
Jawabannya : C
3. Apa saja yang termasuk kedalam uji kualitas fisik pada sediaan setengah padat …
a. Homogenitas
b. Daya sebar
c. Daya lekat
d. Keseragaman bobot
e. Semua jawaban benar
Jawabannya : E
4. Sediaan semi padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat yang ditunjukan
untuk pemakaian topical pengertian dari ?
a. Pasta
b. Cream
c. Salep padat
d. Semua jawaban salah
e. Semua jawaban benar
Jawabannya : D
5. Jika obat sudah mengalami polatr (larut air) maka langsung dapat di metabolism,
dalam teknosologi sediaan farmasi termasuk kedalam fase berapakah pernyataan
tersebut??
a. Fase I
b. Fase II
c. Fase III
d. Fase IV
e. Fase I dan II
Jawaban : A
6. Pada pembuatan tablet ada tiga tahap metode apa saja kah
a. Granulasi kering dan laminasi
b. Kempa langsung, granulasi kering dan granulasi basah
c. Slugging, capping, dan cracking
d. Mottling, picking, dan laminating
Jawaban : B
7. Dalam pembuatan tablet metode apa yang digunakan apa bila kompresibilatnya baik
dan tahan panas?
a. Kempa langsung
b. Kempa tidak langsung
c. Granulasi basa
d. Granulasi kering
e. Granulasi kering dan basa
Jawaban : A
8. Metode kempa langsung biasanya digunakan apabila
a. Zar aktif yang besar dosisnya
b. Zat aktif yang kecil dosisnya
c. Zat aktif yang tahan panas dan lembab
d. Zat aktif yang tidak tahan panas dan lembab
Jawaban : B
9. Motling adalah
a. Keadaan dimana granul menempel pada dinding die
b. Keadaan dimana tablet retak
c. Pemisahan sebagian atau keseluruhan bagian atas atau bawah tablet
dari badan tablet
d. Keadaan dimana pewarnaan pada tablet tidak merata
Jawaban : D
10. Keuntungan dalam membuat sediaan larutan adalah, kecuali...
a.Mudahditelan
b.Cepatdiabsorpsi
c.Menutupirasapahit
d.Stabilitasrendah
e. Mudah diberikan dalam dosis demikian
Jawaban : D
11. Suatu industri farmasi memproduksi sediaan asam asetil salisilat SR (Sustained
Release) menggunakan polimer sambung silang. Pengujian untuk memastikan
keberhasilan sistem tersebut adalah uji
a. Disolusi
b. Keseragaman bobot
c. Waktu hancur
d. Keregasan
Jawaban : A. Disolusi
12. Apoteker di industri farmasi membuat tablet captopril 12,5 mg dengan metode
granulasi basah. Pada saat proses dilakukan IPC dengan menimbang seksama 10 gram
granulasi basah, kemudian dikeringkan pada suhu 70°C. Didapat hasil konstan 8,5 gram
granulasi setelah dikeringkan. BErapa %MC granulasi setelah dikeringkan ?
a. 8,5
b. 10
c. 15
d. 25
Jawaban : C. 15 Bobot awal- bobot akhir/bobot awal X 100 % = 10 - 8,5/ 8,5 X 100% =
15 %
13. Bagian atas tablet terpecah menjadi 2 antara bagian atas tablet dan bagian utamanya.
Masalah tersebut dinamakan ?
a. Sticking
b. Capping
c. Chipping
d. motling
Jawaban : B. Capping
14. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan formulasi sediaan emulsi minyak ikan.
Dari hasil evaluasi, diketahui sediaan sangat sehingga dibutuhkan pengocokan kuat untuk
mengeluarkan sediaan tersebut dari wadah. Apakah evaluasi yang dilakukan ?
a. Berat jenis
b. Kebocoran
c. Viskositas
d. Pemisahan fase
Jawaban : C. Viskositas
15. Suatu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karateristik berikut : tidak
kompresibel, tidak mudah mengalir, dan terurai oleh air. Metode pembuatan yang tepat
adalah .
a. Granulasi Kering
b. Granulasi basah
c. Kempa langsung
d. Dray spray granul
Jawaban : A. Granulasi kering
16. Jika membuat tablet salut warna hijau, tapi pewarnaannya tidak merata, apa yang
dilakukan untuk masalah tersebut ?
a. Mengganti dengan pewarna larut minyak lain
b. Lakukan pengadukan yang homogen saat penyalutan
c. Perkecil ukuran partikel yang disalut
d. Mengganti dengan pewarna larut air lain

Jawaban : B. Dilakukan pengadukan yang homogen pada saat penyalutan


17. Industri farmasi mengalami masalah dalam pembuatan tablet candesartan dengan
metode granulasi kering. Campuran zat aktif dan eksipien menempel/lengket di punch,
apakah penyebab permasalahan tersebut ?
a. Glidan tidak cukup
b. Lubrikan tidak cukup
c. Ukuran partikel tidak homogeny
d. Teknan kompresi terlalu rendah
Jawaban : B. Perlu adanya penambahan lubrikan
18. Seorang apoteker bekerja di industri akan membuat tablet ibuprofen. Diketahui sifat
zat ibuprofen tahan panas dan lembab, jika diberi tekanan maka aka nada bagian tablet yang
akan rapuh. Maka metode granulasi apa yang cocok untuk digunakan ?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Metode slugging
d. Metode kempa langsung
Jawaban : A. Granulasi basah
19. Tablet salut enterik merupakan salah satu sediaan yang digunakan untuk sediaan obat
dengan sistem pelepasan tertunda yaitu menahan pelepasan obat dilambung dan lepas dengan
cepat ketika memasuki usus. Suatu industri farmasi akan membuat tablet salut enterik
natrium diclofenak. Parameter apa yang harus dilakukan pada uji tablet tersebut ?
a. Uji waktu hancur tablet
b. Uji disolusi medium asam dan basa
c. Uji disolusi medium air 900 ml
d. Uji keseragaman bobot
Jawaban : B. Uji disolusi medium asam dan basa
20. Seorang apoteker dibagian pengembangan produk sedang merancang formula untuk
sediaan tablet dengan metode granulasi basah. Eksipien apa yang digunakan untuk
meningkatkan aliran granul dalam mesin pencetak tablet ?
a. Talkum
b. Avicel
c. Sorbitol
d. Kalsium silikat
Jawaban : A. Membutuhkan glidan (contoh talkum)
21. Di bawah ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas suspensi, kecuali...
a. Ukuran partikel
b. Kekentalan/viskositas
c. Jumlah partikel/konsentrasi
d. Sifat/muatan partikel
e. Diameter partikel
22. Bahan pensuspensi atau suspending agent dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu
bahan pensuspensi dari alam dan bahan pensuspensi sintesis. Contoh dari bahan
pensuspensi sintesis adalah...
a. Chondrus
b. Bentonit
c. Hectorit
d. Veegum.
e. Metil Selulosa
23. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan suspensi adalah...
a. Homogenitas
b. Sudut kontak fase padat dan fase cair
c. Ukuran partikel
d. Cairan yang terbentuk harus mudah didispersikan kembali
e. Harus menutupi bau yang tidak enak dari bahan aktif
24. Sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair
adalah...
a.Suspensi
b.Emulsi
c.Elixir
d.Sirup
e. Solutions
25. Sedian setengah padat ditunjukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir,
disebut ? 
a. Larutan                  
b. Pulvis
c. Pasta
d. Salep
e. semuanya salah
26. Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut merupakan
pengertian dari ?
a. Alkohol
b. Larutan
c. Pulvis
d. Puyer
e. Salep
27. Pengujian dilakukan untuk mengetahui sediaan yang dibuat tersebut sudah bebas dari
partikel asing yang berbahaya atau pirogen atau belum adalah……..
a. Uji pirogen
b. Uji Ph
c. Uji bebas mikroba
d. Uji Cemaran
e. Uji Stabilitas
28. Yang Bukan merupakan hal-hal penting yang harus diperhatikan dari wadah adalah….
a.  Harus cukup kuat untuk menjaga isi wadah dari kerusakanWadah dosis ganda
b. Bahan yang digunakan untuk membuat wadah tidak bereaksi dengan isi  wadah
c. Untuk sediaan jenis tertentu harus dapat melindungi isi wadah dari cahaya
d. Bahan aktif atau komponen obat lainnya tidak boleh diadsorpsi oleh bahan pembuat
wadah dan penutupnya
e. Menunjukkan penampilan yang tidak menarik
29. Yang bukan merupakan Pemakaian surfaktan dalam obat tetes mata harus memenuhui
berbagai aspek adalah……………………
a. Sebagai antimikroba
b. Menurunkan tegangan permukaan antara obat mata dan kornea sehingga
meningkatkan akti terapeutik zat aktif
c. Sebagai penstabil pH
d. Meningkatkan ketercampuran antara obat tetes mata dengan cairan lakrimal,
meningkatkan kontak zat aktif dengan kornea dan konjungtiva sehingga
meningkatkan penembusan dan penyerapan obat
e. Tidak boleh meningkatkan pengeluaran air mata, tidak boleh iritan dan merusak
kornea. Surfaktan golongan non ionik lebih dapat diterima dibandingkan dengan
surfaktan golongan lainnya
30. Seorang apoteker sedang melakukan evaluasi stabilitas sediaan emulsi . hasil yang
teramati terjadi pemisahan walaupun telah dilakukan pengocokan. Apa istilah sifat emulsi
tersebut?
a. Creaming
b. Cracking
c. Flokulasi
d. Deflokulasi
e. Koagulasi
31. Pengawet digunakan untuk mempertahankan sterilitas sediaan larutan obat suntik
dosis berganda. Di bawah ini yang bukan termasuk syarat pengawet adalah ?
a. Meningkatkan kelarutan obat melalui miselisasi
b. Stabil pada pensterilan
c. Tidak toksis pada jumlah yang digunakan
d. Dapat larut pada pelarut yang di pakai
e. Dapat bercampur dengan obat meski dalam penyimpanan lama.
32. Dibawah ini sifat antioksidan yang ideal adalah
a. Bercampur dengan bahan-bahan obat dan bahan lainnya
b. Tidak berbau, berasa dan iritasi
c. Tidak berwarna dalam bentuk asli dan teroksidasi
d. Harga yang murah
e. Semuanya benar
33. Obat suntik yang peka terhadap perubahan pH, kecuali
a. Streptomisin
b. Penisilin
c. Paracetamol
d. Insulin
e. Vasopressin
34. Seorang apoteker di industri farmasi sedang membuat tablet asetosal dan pada saat
pencetakan tablet tersebut mengalami capping. Eksipient apakah yang harus
ditambahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut ?
a. Pengisi
b. Pengikat
c. Penghancur
d. Pelicir
e. Air
35. Suatu industri farmasi akan memproduksi sediaan krim herbal dari daun sukun
dengan penambahan beberapa bahan tambahan, seperti bahan surfaktan untuk
emulsifier, basis krim, emolient, pengawet, dan agen penstabil krim. Manakah
diantara bahan tambahan dibawah ini yang berfungsi sebagai surfaktan :
a. Cera alba
b. Metal paraben
c. Span 80
d. Parafin cair
e. Cethyl ester wax
36. Seorang pasien wanita usia 23 tahun datang ke apotek membawa resep yang berisi
krim hidrofilik urea 10 % untuk mengobati dermatitis atopik. Apkah kegunaan bahan
aktif dalam krim tersebut ?
a. Mengatasi infeksi bakteri pada kulit
b. Mengatasi jamur pada kulit
c. Mengatasi peradangan pada kulit
d. Mengatasi gatal pada kulit
e. Mengatasi gatal pada kulit
37. Sebuah industri farmasi akan membuat suatu sediaan tablet dari ekstrak umbi bawang
putih dengan sifat kompresibelitas buruk, mudah terhidrolisis dan tidak tahan panas
dan lembab. Metode apakah yang tepat untuk membuat tablet tersebut?
a. Granulasi basah
b. Garanulasi kering
c. Cetak langsung
d. Granulasi terpisah
e. Kempa langsung
38. Suatu industri farmasi akan memproduksi sediaan pasta gigi dengan bahan tambahan
kalsium karbonat light, gliserin, natrium lauryl sulfat, cmc-na, karbomer, natrium
sakarin, natrium bikarbonat, oleum mentha piperuta, metil paraben dan aqua destilata.
Apakah fungsi cmc-na dalam formula tersebut ?
a. Pengawet
b. Pengikat
c. Abrasive
d. Surfaktan
e. Pelemban
39. Suatu industry farmasi akan memproduksi sediaan infus dekstrosa dengan bahan aktif
yang termostabil. Agar memenuhi persyaratan maka perlu dilakukan sterilisasi
terhadap bahan tsb. Metode sterilisasi yang digunakan adalah
a. Filtrase membrane
b. Autoclave
c. Oven
d. Pasteurisasi
e. Radiasi
40. Industri farmasi memproduksi sediaan injeksi streptomisin. Air untuk sediaan injeksi
(Water for Injection) harus memenuhi persyratan yang tercantum dalam CPOB.
Proses pengolahan dengan cara distilasi konstan dengan suhu tertentu. Suhu yang
dimaksud pada proses tersebut adalah?
a. Diatas 100 ℃
b. Diatas 90 ℃
c. Diatas 80 ℃
d. Diatas 70 ℃
e. Diatas 60 ℃
41. Dalam Pengawasan Mutu, Pemeriksaan dan Pengujian Bahan Baku, Kemas, Wadah,
Label/Penandaan merupakan bagian dari:
a. Incoming Control
b. Inprocess Control
c. End Proces Control
d. Invivo
e. Eksvivo
Jawaban: A
42. Dibawah ini yang BUKAN merupakan cara memperbaiki Sifat Alir Serbuk pada
pembuatan sediaan solit (Tablet) adalah
a. Perubahan Ukuran Partikel dan Distribusi Ukuran Partikel
b. Perubahan Bentuk dan Tekstur Partikel
c. Perubahan Gaya Permukaan
d. Perubahan Bentuk Sediaan
e. Penambahan Pelincir
Jawaban: D
43. Persentase kompresibilitas Celutab adalah 11%, Berdasarkan angka persentase
Celutab dikategorikan dalam sifat aliran:
a. Baik
b. Baik Sekali
c. Sedang
d. Buruk
e. Sangat Buruk
Jawaban: B
44. Tablet yang melarut atau pecah dalam mulut dan digunakan dengan diletakkan
dibawah lidah merupakan jenis tablet:
a. Bukal
b. Kunyah
c. Sub Lingual
d. Vaginal
e. Enterik
Jawaban: C
45. Stabil merupakan salah satu persyaratan mutu tablet, yang dimaksud dengan stabil
adalah:
a. Tepat pasien, dosis, indikasi, pemakaian, dan bentuk sediaan
b. Terhindar dari DRP (Drug Related Problem)
c. Sifat dan karakteristik=yang dimilikinya pada saat produk dibuat
d. Monitoring Efek Samping Obat (MESO)
e. Semua Benar
Jawaban: C
46. Suatu bahan mempunyai sifat granul yang tidak baik, bahan tahan panas, bahan tahan
cairan, berdasarkan karakteristik tersebut metode pembuatan tablet untuk bahan
tersebut:
a. Granulasi Kering
b. Granulasi basah
c. Kempa Langsung
d. Granulasi Ganda
e. Cetak Langsung
Jawaban: B
47. Tujuan penambahan bahan tambahan pada pembuatan sediaan obat suntik adalah:
a. Menjaga sterilitas larutan obat untuk takaran berganda
b. Menjaga stabilitas fisika dan kimia obat
c. Menambah Kelarutan Obat
d. Mengurangi rasa sakit dan iritasi pada tempat penyuntikan
e. Semua Benar
Jawaban: E
48. Bahan tambahan yang Harus ada untuk setiap sediaan obat suntik adalah:
a. Pelarut
b. Pengawet
c. Antioksidan
d. Stabilisator
e. Antimikroba
Jawaban: A
49. Berikut ini adalah pembawa bukan air untuk sediaan obat suntik adalah:
a. Gliserin dan propilenglikol
b. Etil oleat dan Minyak Nabati
c. Alkohon dan Gliserin
d. a dan b benar
e. Semua benar
Jawaban: E
50. Bila dua larutan memiliki tekanan osmose yang sama, maka kedua larutan tersebut
dikatakan:
a. Hipertonis
b. Hipotonis
c. Isotonis
d. Tonisitas
e. Steril
51. Industri farmasi akan membuat emulsi campuran minyak atsiri. Apoteker
mengembangkan formulasi dengan penambahan bahan yang mengandung tween dan
span. Apakah fungsi tween dan span dalam formulasi ?
a. Suspending agent d. Wetting agent
b. Surface aktif agent e. Glidant
c. Gelling agent
52. Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke apotek dengan membawa resep emulsi R/
Balsam peru 4 PGA qs Tannin 3 Gliserin 40 Aqua ad 60 m.f. emulsi s.u.e. Apakah
fungsi dari PGA pada resep diatas ?
a. Emulgator d. Fase minyak
b. Surfaktan e. Fase air
c. Suspending agent
53. Suatu zat aktif padat X memilik sifat sifat : kelarutan tinggi dalam air, daya air dan
kompresibilitas buruk, termolabil dan tidak tahan lembab. Zat aktif X tersebut akan
dibuat menjadi sediaan tablet. Metode pembuatan tablet apa yang sesuai untuk zat
aktif X ?
a. Granulasi kering d. Dibuat tablet cetak
b. Granulasi basah e. Disalut enterik
c. Kempa langsung
54. Sebuah industri ingin membuat sediaan tablet amoxicillin. Diketahui bahwa
amoxicillin mempunyai zat yang memiliki sifat alir yang baik dan kompresi yang
baik. Apakah metode pembuatan tablet yang seharusnya dipilih industri tersebut ?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Melting method
e. Spray dry granulation
55. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi mengembangankan tablet
nifedipin lepas lambat. Bahan tambahan yang digunakan adalah laktosa, amilum,
etilselulosa, Mg stearat dan primogel. Apakah bahan yang berfungsi untuk mengatur
pelepasan obat pada formula tablet tersebut ?
a. Laktosa d. Primogel
b. Amilum e. Mg stearat
c. Etil selulosa
56. Suatu industri melakukan trial produksi sediaan tablet piroksikam 20 mg/tablet
dengan bobot tablet 200 mg. Tablet yang dihasilkan terjadi chipping. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut apoteker menyarankan untuk melakukan perubahan
formula dengan penambahan salah satu bahan tambahan. Apakah bahan tambahan
yang dimaksud ?
a. Bahan penghancur d. Bahan penyalut
b. Bahan pengikat e. Bahan lubrikan
c. Bahan pengisi
57. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri sedang melakukan pengembangan
formulasi tablet natrium diklofenak. Pada penelitian pendahuluan, didapatkan tablet
dengan distribusi warna yang tidak merata pada bagian permukaan tablet. Apakah
kerudakan yang terjadi pada bagian tablet ?
a. Capping d. Motling
b. Laminating e. Stinking
c. Double Impreesion
58. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi akan menggunakan
isopropilpalmitat sebagai bahan tambahan pada sediaan krim. Isopropil palmitat
diketahui dapat memodifikasi sifat pembawa atau kondisi kulit sehingga akan
meningkatkan penetrasi zat aktif kedalam kulit. Apakah fungsi isopropil palmitat
dalam sediaan krim tersebut ?
a. Emulgator c. Suspending agent e. Surfaktan
b. Buffer d. Emolien
59. Seorang apoteker pada bagian produksi sebuah industri farmasi akan membuat tablet
deksamethason 0.5 mg. Dosis obat tersebut sangat kecil dibandingkan dengan
komponen eksipien lainya. Apakah uji yang perlu dimonitor secara ketat setelah tablet
tersebut selesai dicetak ?
a. Uji keseragaman bobot
b. Uji keseragaman kandungan
c. Uji disolusi
d. Uji kekerasan
e. Uji waktu hancur
60. Suatu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karakteristik berikut : tidak
kompersibel, tidak mudah mengalir dan terurai oleh air. Metode pembuatan tablet
tersebut yang tepat ?
a. Kempa langsung
b. Granulasi basah
c. Granulasi kering
d. Hplc
e. Spektrofotometri

61. Alat yang digunakan untuk uji kompresibilitas adalah


a. Friability tester
b. Herdness tester
c. Tapped density tester
d. Moisture content balance
e. Flow rate tester
62. Alat yang digunakan untuk uji kecepatan alir adalah
a. Friability tester
b. Herdness tester
c. Tapped density tester
d. Moisture content balance
e. Flow rate tester
63. Sebutkan parameter mutu granul, kecuali :
a. Sifat alir
b. Kompresibilitas
c. Kadar air/kelembapan
d. Waktu hancur
e. Distribusi ukuran partikel
64. Sebutkan persyaratan tablet, kecuali :
a. Waktu hancur
b. Laju disolusi
c. Friabilitas
d. Distribusi ukuran partikel
e. Kekerasan
65. Syarat dari uji tablet friabilitas adalah
a. Tidak kurang dari 1%
b. Kurang dari 2%
c. Lebih dari 0,5%
d. Tidak lebih dari 1%
e. Lebih dari 2%
66. Persyaratan tablet kekerasan yang baik adalah
a. 2-8 kg
b. 1-10 kg
c. 4-8 kg
d. 4-10 kg
e. 4-6 kg
67. Metode pembuatan granulasi basah yang benar adalah
a. Jika sifat bahan mempunyai sifat granul yang baik
b. Mudah dicampur
c. Tidak tahan panas
d. Tidak tahan cairan
e. Tahan panas dan tahan cairan
68. Fungsi dari glidan adalah
a. Zat aktif
b. Tambah kemampuan mengalir
c. Daya adhesi dan kohesi
d. Pelicin cetakan
e. Cegah melekat
69. Contoh dari bahan lubrikan, kecuali :
a. Mg. Stearat
b. PEG
c. Talkum
d. Amilum
e. M. Mineral
70. Penyebab masalah tablet picking adalah
a. Bobot seragam
b. Lama hancur
c. Lama melarut
d. Rapuh
e. Keras
71. Sebuah industry farmasi ingin memproduksi tablet, bahan baku yang dimiliki oleh
industry tersebut memiliki sifat fisiko kimia tahan terhadap pemanasan dan serbuk
halus. Metode yang cocok untuk bahan baku tersebut?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Cetak langsung
Jawaban : A
72. Keseragaman sediaan dapat ditetapkan dengan salah satu dari 2 metode yaitu
a. Keseragaman bobot dan keseragaman kandungan
b. Keseragaman bobot dan keseragaman sediaan
c. Uji kerapuhan dan kekerasan tablet
d. Tablet salut enteric
Jawaban : A
73. Kerugian granulasi basah adalah
a. Homogenitas campuran terjaga
b. Memperoleh aliran yang baik
c. Meningkatkan kompresibilitas
d. Material yang banyak hilang selama proses pengerjaan
Jawaban : D
74. Sebuah industry farmasi ingin membuat sediaan steril salep mata dengan kandungan
zat aktif memiliki titik leleh 78 derajat C dan tidak tahan terhadap air. Cara sterilisasi
mankaah yang sesuai
a. Panas basah
b. Panas kering
c. Filtrasi
d. Gas
Jawaban : D
75. seorang apoteker sedang melakukan evaluasi stabilitas sediaan emulsi. Hasil yang
teramati terjadi pemisahan walaupun telah dilakukan pengocokan. Apa istilah sifat
emulsi tersebut?
a. Creaming
b. Cracking
c. Flokulasi
d. Deflokulasi
Jawaban : A
76. Pengawasan mutu yang termasuk kedalam end process control adalah
a. Keseragaman ukuran
b. Uji stabilitas
c. Waktu hancur
d. Uji waktu alir
Jawaban : B
77. Yang termasuk kedalam basis suppossitoria minyak nabati adalah
a. Oleum cacao
b. Tween
c. Span
d. Trigliserida/palm coconut oil
Jawaban : D
78. Dibawah ini yang merupakan contoh glidan, kecuali
a. Amylum
b. MgCo3
c. SiO2
d. PEG
Jawaban : D
79. Uji kerapuhan tablet menggunakan alat
a. Disintegrator
b. Friabilator
c. Hardness tester
d. Jangka sorong
e. Timbangan analitik
Jawaban : B
80. Suatu keadaan tablet dimana lapisan atas dan lapisan bawah membuka secara
horizontal, permasalahan yang terjadi disebut
a. Capping
b. Laminating
c. Sticking
d. picking
Jawaban : A
81. Bahan pelincir diklasifikasikan menjadi 3 kelompok yaitu
a) Glidan,lubrikan, antiadheren
b) Pengisi,pengikat, binder
c) Disintegran, lubrikan, binder
d) Pengikat,binder, antiadheren
JAWABAN : A
82. Fungsi dari eksipien flavours adalah
a) Meningkatkan kelarutan
b) Meningkatkan waktu hancur
c) Memberi warna pada tablet
d) Menutupi rasa yang tidak enak
JAWABAN : D
83. Yang termasuk dalam pengawasan in process control adalah
a) Pemeriksaan dan pengujian bahan baku, kemasan dan wadah
b) Pengujian kadar air, distribusi ukuran partikel
c) Uji stabilitas
d) Keseragaman sediaan
JAWABAN: B
84. Perbandingan masa terhadap volume setelah masa tablet dimampatkan sampai volume
tetap adalah
a) Bobot jenis nyata
b) Pemampatan
c) Bobot jenis mampat
d) Bobot piknometer
JAWABAN : C
85. Yang termasuk masalah dalam pembuatan tablet,kecuali
a) Capping
b) Organoleptik
c) Laminating
d) Sticking
JAWABAN: B
86. Mottling adalah
a) Keadaan dimana granul menempel pada dinding die
b) Keadaan dimana tablet retak
c) Pemisahan sebagian atau keseluruhan bagian atas /bawah tablet dari badan
tablet
d) Keadaan dimana distribusi zat warna pada tablet tidak merata
JAWABAN : D
87. Pada pembuatan tablet kempa ada 3 metode yaitu
a) Granulasi kering, granulasi basah dan laminasi
b) Kempa langsung, Granulasi kering dan granulasi basah
c) Slugging, capping dan cracking
d) Mottling, picking dan laminating
JAWABAN : B
88. Metode kempa langsung biasanya digunakan apabila
a) Zat aktif yang besar dosisnya
b) Zat aktif yang kecil dosis nya
c) Zat aktif yang tahan terhadap lembab dan panas
d) Zat aktif yang tidak tahan terhadap lembab dan panas
JAWABAN : B
89. Dalam pembuatan suatu tablet perlu adanya pemeriksaan. Pemeriksaan yang
dilakukan salah satunya adalah pemeriksaan sifat granul.pemeriksaan ini meliputi
a) Waktu alir, sudut diam dan indeks penetapan
b) Capping, laminating dan packing
c) Kekerasan, kerapuhan dan disolusi
d) Waktu hancur, waktu alir dan friability
JAWABAN : A
90. Tujuan untuk mengetahui seberapa cepat kelarutan suatu tablet ketika kontak dengan
cairan tubuh adalah
a) Friablity
b) Disintegrasi
c) Disolusi
d) Uji kekerasan
e) Hardness tester
JAWABAN : C
91. Yang bukan termasuk persyaratan tablet adalah
a. Kekerasan
b. Friabilitas
c. Laju alir
d. Laju disolusi
e. Keseragaman kandungan
JAWABAN : C
92. Metode pembuatan tablet, kecuali
a. Slugging
b. Kempa langsung
c. Granulasi basah
d. Granulasi kering
e. Mottling
JAWABAN :E

93. Komponen pembentuk tablet manakah yang dihitung bobotnya diakhir?


a. Bahan pengisi
b. Bahan pengikat
c. Bahan penghancur
d. Bahan pelincir
e. Binder
JAWABAN : A

94. Jika bahan aktif kecil atau sedikit, bahan manakah yang ditambahkan untuk mencukupkan
bobot/volume tablet?
a. Bahan pengisi
b. Bahan pengikat
c. Bahan penghancur
d. Bahan pelincir
e. Bahan lain
JAWABAN : A

95. Yang bukan merupakan variabel syarat stabilitas tablet untuk memenuhi syarat
pengawasan mutu
a. Panas
b. Lembab
c. Cahaya
d. Mikroba
e. Kelarutan
JAWABAN : E
96. Yang bukan tujuan penggunaan suppositoria adalah
a. Untuk efek lokal
b. Untuk efek sistemik
c. Untuk menambah nilai estetika
c. Untuk memperoleh kerja awal yang lebih cepat
d. Untuk menghindari perusakan obat oleh enzim dan secara biokimia
JAWABAN : C
97. Penggolongan suppositoria, kecuali
a. Basis berlemak
b. Minyak nabati
c. Emulgator
d. Surfaktan
e. Basis yang dapat bercampur
JAWABAN : C
98. Bentuk polimorfisme pasa suppositoria, kecuali
a. Bentuk alfa
b. Bentuk beta
c. Bentuk delta
d. Bentuk gama
e. Bentuk beta stabil
JAWABAN :C
99. Setelah dicetak, suppositoria dilakukan pemeriksaan, kecuali
a. Tes homogenitas
b. Tes waktu hancur
c. Tes titik lebur
d. Tes kelarutan
e. Tes kerapuhan
JAWABAN : D
100. Kerusakan tablet seperti die yang terlalu kasar, punch yang terlalu konkaf atau berlogo
dalam, posisi punch saat ejecion yang terlalu rendah atau tidak rata dengan permukaan die,
kerusakan ini disebut
a. Capping
b. Lamination
c. Chipping
d. Picking
e. Motting
JAWABAN : A

1. Suatu zat akan aktif dibuat tabel dan memiliki karakteristik berikut : bahan tidak tahan
panas, tidak kompresibel, tidak mudah mengalir dan terurai oleh air. Metode
pembutan yang paling tepat adalah…
a. Kempa langsung
b. Granulasi basah
c. Granulasi kering
d. Spektofotometri
e. KCKT
Pembahasan :
Kriteria zat aktif yang dibuat dengan granulasi kering yaitu zat aktif yang senstifif
atau tidak tahan panas atau kelembapan. Karena zat aktif tidak mudah mengalir maka
harus dilakukan granulasi kering.
2. Suatu industry farmasi melakukan evaluasi produk ruahan dari tablet paracetamol 500
mg. ditemukan kerusakan tablet terbagi atau terpisah menjadi 2. Kerusakan apa yang
terjadi pada tablet tersebut?
a. Mottling dan briging
b. Capping dan laminating
c. Cracking dan bridging
d. Sticking dan picking
e. Overwetting
Pembahasan :
Capping adalah bagian atas tablet terpisah dari bagian utamanya dan laminating yaitu
tablet memisah dan menjadi 2 bagian saat proses pengeluaran dari die
3. Seorang apoteker melakukan pembuatan tablet parasetamol. Pada saat percetakan
tablet tersebut mengalami capping. Untuk mengatasi hal tersebut, bahan tambahan
apakah yang harus ditambahkan?
a. Pengisi
b. Penghancur
c. Pelicir
d. Pengikat
e. Pelicin
Pembahasan :
Capping adalah bagian atas tablet terpisah dari bagian utamanya. Salah satu
pennyebabnya yaitu zat pengikat yang kurang tepat, maka perlu dilakukan
penambahan bahan pengikat.
4. Berapa gram lemak coklat yang diperlukan untuk membuat 15 suppositoria dengan
bobot 3 gram yang mengandung 0,5 g aminofillin per suppositoria, jika diketahui nilai
tukar lemak coklat untuk aminofilin = 0,86?
a. 38,55 g
b. 38,75 g
c. 37,55 g
d. 37,75 g
e. 38,25 g
Pembahasan :
Perhitungan
 Aminofilin yang diperlukan = 0,5 g x 15 = 7,5 g
 Bobot 15 suppositoria = 3 g x 15 = 45 g
 Nilai tukar aminofilin = 7,5 g x 0,86 = 6,45 g
 Lemak coklat yang diperlukan = 45 g – 6,45 g = 38,55 g
5. Seorang apoteker yang bekerja pada bagian R&D industry farmasi akan merancang
formula sediaan tablet kunyah antasida dengan komposisi bahan tambahan
mannitol,PVP, crospovidon, sucralose, dan Mg Stearat. Apakah bahan tambahan yang
berfungsi sebagai pemanis dalam formula?
a. Crospovidon
b. Mannitol
c. PVP
d. Mg Stearat
e. Sucralose
Pembahasan :
o Crospovidon : bahan pengikat
o Mannitol : bahan pengisi
o PVP : bahan pengikat
o Mg Stearat : bahan pelican
o Sucralose : bahan pemanis
6. Sebuah perusahaan industry farmasi ingin membuat formulasi Na Diklofenak yang
diduga dapat mengiritasi lambung. Sediaan apa yang tepat untuk dibuat?
a. Salut enteric
b. Tablet hisap
c. Tablet kunyah
d. Lepas lambat
e. Tablet sublingual
Pembahasan :
Sediaan dapat dibuat dalam bentuk salut enteric. Tablet salut enteric adalah tablet
yang disalut degan polimer tertentu, dan ditunjukan untuk terlarut dalam saluran cerna
usu halus.
7. Suatu industry farmasi akan membuat sediaan tablet asetosal. Diketehui zat aktif
tersebut memiliki kompresibilitas dan sifat alirnya buruk, seta tahan terhadap
pemanasan. Metode yang tepat dipilih dalam pembuatan tablet tersebut adalah…
a. Kempa langsung
b. Granulasi basah
c. Granulasi kering
d. Slugging
e. KCKT
Pembahasan :
Jika zat aktif memiliki kompresibilitas dan sifat alir yang buruk, maka pembuatan
tablet dilakukan dengan metode granulasi. Zat aktif yang tahan terhadap panas dan
lembab, sifat alir dan kompresibilitasnya tidak baik maka menggunakan metode
Granulasi basah.
8. Pengawasan mutu dalam proses in process control (IPC) meliputi :
A. Homogenitas
B. Kekerasan
C. Stabilitas fisik
D. Sifat aliran
E. Waktu hancur
Manakah yang termasuk in proses control pada sediaan tablet ?
a. A dan C
b. A dan B
c. B,C dan E
d. A dan D
e. Semua benar
Pembahasan :
Pengawasan mutu pada proses In Process Control (IPC) pada sediaan tablet meliputi :
Bobot rata-rata, kekerasan, stabilitas fisik, waktu hancur.
9. Suatu industri farmasi membuat tablet ibuprofen dengan metode granulasi basah
diketahui kadar air 7% dan sifat alir serbuk 8 g/s, saat dicetak tablet mengalami
sticking, permasalahan apa yang terjadi
a. Kadar air terlalu rendah
b. Kadar air terlalu tinggi
c. Kompresibilitas buruk
d. Kurangnya bahan pelicin
e. Kecepatan tablet tinggi
Pembahasan :
Sticking adalah keadaan dimana granul menenmpel pada die, dapat disebabkan oleh
kelembapan yang tinggi atau kadar air yang terlalu tinggi, karena syarat kadar air
yang baik adalah 2-5%
10. R/ Metadon HCL 10 mg
Mf. Isot. C. Nacl ad 10 ml
Diketahui : a = 0,101 (PTB Methadon HCl)
b = 0,576 (PTB NaCl)
Maka NaCl yang diperlukan supaya larutan isotonis adalah…
a. 0,898
b. 0,089
c. 0,088
d. 0,867
e. 0,086
Pembahasan :
Cmetadon HCl : 10 mg/10 ml  0,100 gr/100 ml  0,1% b/v

Agar isotonis, maka B

B = 0,8852
Jadi botol NaCl yang masih diperlukan untuk tiap 100 cc = 0,8852 gram
Maka untuk 10 cc, bobot NaCl yang masih diperlukan adalah = 0,08852 gram =
0,088 gram
11. Peranan bahan pengikat sangat penting dalam pembuatan granul, bahan
pengikat ini akan menetukan beberapa hal dibawah ini yaitu ?
a. Kekerasan tablet
b. Waktu hancur
c. Dissolusi
d. Keseragaman ukuran granul
e. Semua benar
Jawaban : E. semua benar
12. Salah satu parameter pada granul adalah kompresibilitas, cara untuk
memperbaiki kompresibilitas dibawah ini antara lain, kecuali
a. pembasahan(wetting)/pelembapan
b. perubahan bentuk & tekstur partikel
c. penambahan “adhesives / binder”
d. perubahan gaya pada permukaan
e. perubahan kondisi proses
jawab : D. perubahan gaya pada permukaan

13. Suatu system disperse dua buah cairan yang tercampur(immiscible) dimana
cairan yang satu terdispersi merata dalam cairan yang lain disebut
a. Sirup
b. Emulsi
c. Cream
d. Eliksir
e. Gel
Jawaban : B. Emulsi
14. Yang termasuk kedalam penentuan tipe emulsi adalah
a. Pengenceran
b. Tes zat warna
c. Flurescensi
d. Konduktivitas
e. Semua benar
Jawaban : E. Semua benar
15. Pada pembuatan tablet kempa ada 3 metode yaitu
a. Cipping,capping,dan laminasi
b. Slugging,capping dan packing
c. Cipping, kempa langsung dan laminasi
d. Granulasi kering, granulasi basah,dan kempa langsung
e. Laminasi,slugging dan cipping
Jawaban: D. Granulasi kering, granulasi basah,dan kempa langsung
16. Bahan pembuat tablet terdiri dari 2 fase, yaitu fase dalam dan fase luar.
Komponen-komponen dari fase luar adalah
a. Serbuk zat aktif dan eksipien
b. Penghancur luar,glidan,dan lubrikan
c. Serbuk zat aktif
d. Serbuk zat aktif dan lubrikan
e. Glidan dan serbuk zat aktif
Jawaban : B. Penghancur luar,glidan,dan lubrikan
17. Tablet na diklofenak memiliki efek nyeri dilambung. Maka sebaiknya dibuat
tablet...
a. Tablet salut gula
b. Tablet salut film
c. Tablet salut enterik
d. Troches
e. Tablet efferfescens
Jawaban : e. Tablet salut enterik
18. Pada sediaan tablet ada beberapa persyaratan tablet, dibawah ini antara lain
kecuali,
a. Ukuran
b. Laju disolusi
c. Tidak memenuhi keseragaraman bobot
d. Kekerasan
e. Friabilitas
Jawaban : C. Tidak memenuhi keseragaraman bobot
19. Suatu keadaan dimana tekanan osmotis larutan obat yang sama dengan
tekanan osmotis cairan tubuh kita adalah pengertian dari
a. Hipotonis
b. Hipertonis
c. Tonisitas
d. Isotonis
e. Hidrofilik
Jawaban : D. Isotonis
20. Dibawah ini adalah metode menghitung tekanan osmosis antara lain kecuali,
a. Penurunan titik beku air
b. Dengan cara metode L iso
c. Metode Laju disolusi
d. Metode grafik
e. Metode kompresibilitas
Jawaban : E. Metode kompresibilitas
21. Kerugian dari sediaan larutan adalah…
a. Kerja awal obat cepat karena cepat absorbs
b. Dosis dapat diubah-ubah dalam pembuatan
c. Ada obat yang tidak stabil dalam larutan
d. Untuk pemakaian luar mudah digunakan
e. Rasa tidak enak
Jawaban: C. Ada obat yang tidak stabil dalam larutan
22. Penambahan bahan pewarna dapat dilakukan pada saat…
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kombinasi
d. Pengeringan granul
e. Semua jawaban salah
Jawaban: A. Granulasi basah
23. Dimanakah diantara berikut ini fungsi dari bahan pelincir (lubricants)
kecuali…
a. Memudahkan tablet didorong keluar dari die
b. Mencegah tablet melekat pada punch
c. Menyebabkan tablet hancur ketika tablet kontak dengan cairan saluran pencernaan
d. Mencegah gesekan antara punch dan die
e. Memperbaiki kecepatan alir (flow rate) granul
Jawaban: C. Menyebabkan tablet hancur ketika tablet kontak dengan cairan
saluran pencernaan
24. Zat tambahan yang digunakan dalam sediaan larutan meliputi…
a. Na-CMC, slikon dioksida
b. Derivate selulosa, Clays, Veegum
c. Propilen glikol, Surfaktan, Bentonit
d. Colouring, Pengawet, Flavouring
e. Gliserin, Alkohol, Metilselulosa
Jawaban: D. Colouring, Pengawet, Flavouring
25. Yang terdiri dari stabilitas sediaan akhir sediaan laritan adalah…
a. pH stabil dan inkompabilitas
b. Hidrotopi, kompleksi dan ko-solvensi
c. Pengompleks, Antioksidan dan pengawet
d. Pendapar, ukuran partikel zat padat dan coloring
e. Warna, bau, rasa dan viskositas
Jawaban: E. Warna, bau, rasa dan viskositas
26. Faktor yang mempengaruhi kelarutan antara lain, kecuali…
a. Suhu
b. Pengaruh Hidrolisis
c. Konsentrasi
d. Pengaruh lingkungan
e. Sifat pelarut
Jawaban: D. Pengaruh lingkungan
27. Keutungan dalam membuat sediaan larutan adalah, kecuali…
a. Mudah ditelan
b. Cepat diabsorpsi
c. Menutupi rasa pahit
d. Stabilitas rendah
e. Mudah diberikan dalam dosis demikian
Jawaban: D. Stabilitas rendah
28. Sediaan obat yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan
tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa adalah pengertian dari…
a. Suspensi
b. Emulsi
c. Elixir
d. Salep
e. Cream
Jawaban: A. Suspensi
29. Larutan yang mengandung solute(zat terlarut) kurang dari yang diperlukan
untuk membuat larutan jenuh disebut….
a. Larutan tak jenuh
b. Larutan jenuh
c. Larutan sangat jenuh
d. Larutan amat sangat jenuh
e. Larutan sukar jenuh
Jawaban: A. larutan tak jenuh
30. Penambahan bahan penghancur dapat dilakukan pada saat…
a. Sebelum granulasi
b. Kombinasi
c. Semua jawaban benar
d. Setelah granulasi
e. Semua jawaban salah
Jawaban: C. Semua jawaban benar

31. Isitlah yang digunakan untuk mendiskripsikan distribusi warna yang tidak
merata dipermukaan tablet, baik berbintik terang ataupun gelap disebut ?
a. Binding
b. Mottling
c. Picking
d. Chipping
e. Sticking
32. Seorang apoteker di suatu industry farmasi akan memproduksi tablet teofilin.
Formula tablet teofilin tersebut memiliki daya alir (fluiditas) dan
kompaktibilitas yang rendah, tahan panas,dan lembab. Apakah metode
pembuatan tablet yang tepat di gunakan?
a. Cetak langsung
b. Granulasi kering
c. Granulasi basah
d. Foam granulation
e. Fluid bed granulation
33. seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi sedang
mengembangkan sediaan fast disintegration tablet numesolid dengan metode
kempa langsung. Salah satu bahan tambahan yang digunakan dalam formula
adalah polivinilpirolidon. Apakah fungsi bahan tersebut?
a. Pelicin
b. Pengisi
c. Penghancur
d. Pengikat
e. Pengikat
34. Seorang apoteker di bagian R&D suatu industri farmasi sedang melakukan
optimasi formula tablet metformin 500 mg yang dibuat dengan metode
granulasi basah. Hasil pengujian granul didapatkan data kadar air granul: 5%
dan waktu alir granul: 7 g/detik. Pada saat dicetak, tablet mengalami sticking.
Apakah penyebab masalah tersebut?
a. kadar air terlalu tinggi
b. Kecepatan pencetakan tablet terlalu tinggi
c. kadar air terlalu rendah
d. Ukuran granul tidak rata
e. kompresibilitas rendah
35. Bila 0,76 gram NaCl harus ditambahkan ke dalam 100 ml 1 % b/v larutan
Atropin
Sulfat, maka larutan Atropin Sulfat isotonis adalah?
a. 6 % b/v d. 3,18 % b/v
b. 6,43 % b/v e. 2, 15% b/v
c. 2 % b/v
36. Jika diketahui penurunan titik beku air yang disebabkan oleh 1% vitamin C
adalah 0,104 °C, maka untuk membuat 500 ml larutan vitamin C isotonis
diperlukan vitamin C sebanyak ?
a. 5 gram                  d. 25 gram
b. 10 gram              e. 30 gram
c. 15 gram
37. Pengawet digunakan untuk mempertahankan sterilitas sediaan larutan obat
suntik dosis berganda, berikut ini syarat pengawet adalah? kecuali
a. Tidak toksik pada jumlah yang digunakan
b. Dapat larut dalam pembawa yang dipakai
c. Volume dosis tunggal lebih dari 15ml
d. Stabil pada pensterilan
e. Dapat bercampur dengan obat meskipun dalam penyimpanan lama
38. Bahan pembantu yang ditambahkan pada pembuatan injeksi mempunyai
tujuan untuk?
a. Mendapatkan larutan yang jernih
b. Mendapatkan larutan yang steril
c. Mendapatkan larutan yang isotonis
d. Mendapatkan larutan yang berwarna
e. Mendapatkan larutan yang hipertonis
39. Syarat fisika dan kimia untuk pembawa air dalam sediaan injeksi adalah?
kecuali...
a. Bebas mikroba
b. Bebas pirogen
c. Jernih
d. Mengandung partikel
e. pH antara 5-7
40. Suatu industri farmasi melakukan trial produksi sediaan tablet piroksikam 20
mg/tablet denganbobot tablet 200mg. Tablet yang dihasilkan terjadi chipping
(breaking of tablet edges). Untuk mengatasi permasalahan terebut apoteker
menyarankan untuk melakukan perubahan formula dengan penambahan salah
satu bahan tambahan.Apakah bahan tambahan yang dimaksud?
a. Bahanpenghancur
b. Bahan penyalut
c. Bahan pengisi
d. Bahan pengikat
e. Bahan lubrikan
41. Wadah tertutup baik, bermulut lebar terlindung dari cahaya dan di tempat
sejuk, merupakan  pengertian dari ?
a. Pengertian gel  
b. Ciri ciri gel
c. Cara penyimpanan gel
d. Semua jawaban salah
e. Semua jawaban benar
 
42. Sedian cair atau kental, mengandung analgetika dan zat yang mempunyai sifat rubifasien,
melemaskan otot atau menghangatkan dan digunakan sebagai obat luar, pengertian dari ?
a. Salep  
b. Pasta
c. Gel
d. Krim
e. Linimenta (obat gosok/oleskan)
 
43. Disebut apakah zat terlarut dan zat pelarut ?
a. Solute dan solvent  
b. Solvent dan solute
c. Solven dan solid
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah
 
44. Sedian setengah padat ditunjukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir,
disebut ?
a. Larutan  
b. Pulvis
c. Pasta
d. Salep
e. Semua jawaban salah  
 
45. Salep yang banyak mengandung air, mudah diserap kulit. Suatu tipe yang dapat dicuci di air,
ialah  pemngertian dari?
a. Unguenta  
b. Cream
c. Pasta
d. Semua jawaban salah
e. Cerata
  
46. Yang termasuk komposisi sediaan cream …
a. Zat aktif  
b. Air
c. Minyak
d. Pengemulsi
e. Semua jawaban benar
47. Vanishing cream 2. cold cream 3. antioksidan 4. TEA 5. cleansing cream 6. Humektan
Yang termasuk kedalam basis salep yaitu …
a. 1,2,5  
b. Semua benar
c. 1,2,3
d. 3,4,5
e. 1,3,6
 
48. Apa saja yang termasuk kedalam uji kualitas fisik pada sediaan setengah padat …
a. Homogenitas  
b. Daya sebar
c. Daya lekat
d. Keseragaman bobot
e. Semua jawaban benar

49. Suatu sistem dispersi dua buah cairan yang tercampur (immiscible) dimana cairan yang satu
terdispersi merata dalam cairan yang lain disebut …
a. Sirup  
b. Emulsi
c. Cream
d. Eliksir
e. Gel
 
50. Zat aktif yang biasanya digunakan dalam sediaan emulsi adalah …
a. Oleum Ricini  
b. Ibuprofen
c. Teofillin
d. Dextromethorphan
e. Kloramfenikol

51.  Cara pemerian obat pada sediian emulsi yaitu, kecuali …


a. Oral  
b. Topical
c. Parenteral
d. Rektal
e. Kulit
 
52. Emulgator adaalah …
a. Zat yang fungsinya untuk memperlambat pengendapan, mecegah penggumpalan  
b. Zat hidroskopis yang digunakan untuk menjaga kelelmbapan
c. Unsur ketiga selain kedua fasa tersebut yang harus ada agar tebentuk sistem disperse
d. Zat permukaan yang konsentrasi tertentu dapat menurunkan tegangan antar permukaan
e. Pelarut organik tercampur air yang digunakan dalam formulasi sediaan cair
53. Zat pelarut disebut...
a. Solvent
b. Solute
c. Solute agent
d. Suspending agent
e. Solutio
54. Contoh surfaktan dari bahan alam adalah...
a. Gom acasia
b. Tragakan
c. CMC Na
d. A dan B benar
e. A dan C benar
55. Zat dikatakan sukar larut yaitu antara...
a. < 1
b. 1 – 10
c. 10 – 30
d. 30 – 100
e. 100 – 1000
56. Kadar sukrosa pada sirup simplex adalah...
a. 65%
b. 50%
c. 80%
d. 40%
e. 30%
57. Adanya zat terlarut tertentu yang menyebabkan kelarutan zat utama dalam
solvent menjadi lebih besar, merupakan pengertian dari...
a. Salting Out
b. Salting In
c. Deflokulasi
d. Emulsi
e. Osmosis
58. Keuntungan dalam membuat sediaan larutan adalah, kecuali...
a. Mudah ditelan
b. Cepat diabsorpsi
c. Menutupi rasa pahit
d. Stabilitas rendah
e. Mudah diberikan dalam dosis demikian
59. Larutan yang mengandung solute (zat terlarut) kurang dari yang diperlukan
untuk membuat larutan jenuh disebut...
a. Larutan tak jenuh
b. Larutan jenuh
c. Larutan sangat jenuh
d. Larutan amat sangat jenuh
e. Larutan sukar jenuh
60. Sediaan obat yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan
tidak larut, terdispersi dalam cairan pambawa adalah pengertian dari...
a. Suspensi
b. Emulsi
c. Elixir
d. Salep
e. Cream
61. Suatu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karakteristik berikut tidak
kompresibel,tidak mudah mengalir dan terurai oleh air,metode pembuatan yang tepat
adalah ?
a. Kempa Langsung
b. Granulasi Basah
c. Granulasi Kering
d. HPLC
e. Spektofotometri
Jawaban : C. Granulasi Kering
62. Suatu sistem dispersi,dua buah cairan yang tercampur dimana cairan yang satu
terdispersi merata dalam cairan yang lain disebut ?
a. Sirup
b. Emulsi
c. Cream
d. Elixir
e. Gel
Jawaban : B. Emulsi
63. Sediaan setengah padat ditunjukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir
disebut ?
a. Larutan
b. Pulvis
c. Pasta
d. Salep
e. Semua Benar
Jawaban : D. Salep
64. Apa saja yang termasuk kedalam uji kualitas fisik pada sediaan setengah padat ?
a. Keseragaman Bobot
b. Daya Sebar
c. Daya Lekat
d. Homogenitas
e. Semua Benar
Jawaban : A. Keseragaman Bobot
65. Seorang Tenaga Teknik Kefarmasian melakukan penyimpanan terhadap sediaan steril
digudang farmasi dipuskesmas,dia ingin melakukan penggolongan terhadap sediaan
steril,dibawah ini yang termasuk dalam golongan steril adalah ?
a. Sediaan emulsi dan suspensi
b. Sediaan obat tetes mata dan sediaan obat suntik
c. Sediaan pil kontrasepsi
d. Sediaan sirup kering
e. Sediaan Suppossitoria
Jawaban : B. Sediaan obat tetes mata dan sediaan obat suntik
66. Suatu zat yang digunakan untuk menambah masa kelarutan adalah ?
a. Colouring
b. Flavoring
c. Konsolven
d. Pemanis
e. Pengawet
Jawaban : C. Konsolven
67. Emulsi menjadi tidak stabil jika mengalami hal dibawah ini ?
a. Creaming
b. Cracking
c. Inversi
d. Irreversible
e. Semua Benar
Jawaban : E. Semua Benar
68. Kerusakan emulsi akibat penambahan larutan NACL disebut ?
a. Inversi
b. Caking
c. Creaming
d. Cracking
e. Crumbling
Jawaban : D. Cracking
69. Contoh bahan pengisi yang larut dalam pelarut antara lain ?
a. Lactosa,Sucrosa,Manitol,Sorbitol
b. Calcium lactat,Calcium carbonat
c. Dibasic calcium phosphate,Sorbitol
d. Sucrosa,Tribasic calcium phosphate
e. Semua Benar
Jawaban : A. Lactosa,Sucrosa,Manitol,Sorbitol
70. Cara pemberian injeksi yang menghasilkan efek tercepat dibanding dengan injeksi cara
lain yaitu ?
a. Subkutan
b. Intravena
c. Intramuskular
d. Intrakutan
e. Semua Benar
Jawaban : B. Intravena
71.Dibawah ini yang bukan persyaratan tablet yaitu ?
a. Memenuhi tablet
b. Memenuhi persyaratan tablet
c. Memenuhi keseragaman kandungan
d. Waktu hancur
72.Dibawah ini yang merupakan metode pembuatan tablet ?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Semua benar
73.Bahan aktif, bahan pengisi, bahan pengikat, bahan penghancur, bahan pelincir termasuk
komponen pembentuk dari ?
a. Tablet
b. Emulsi
c. Suspense
d. Gel
74.Mekanisme kerja dari bahan penghancur adalah
a. Membentuk kapiler
b. Membentuk gas
c. Mengembang
d. Semua benar
75.Contoh dari penggolongan basis supossitoria pada basis berlemak adalah ?
a. Oleum cacao
b. PEG
c. Trigliserida
d. Surfaktan

76.Contoh dari penggolongan basis supossitoria pada minyak nabati adalah ?


a. Oleum cacao
b. PEG
c. Trigliserida
d. Surfaktan
77.Faktor penyebab permasalahan dalam pembuatan tablet yaitu ?
a. Formula
b. Pencampuran
c. Granulasi
d. Semua benar
78.istilah yg digunakan utk keadaan suatu tablet dimana lapisan atas dan atau lapisan
bawahnya membuka secara horisontal, pengertian dari ?
a. capping
b. lamination
c. chipping
d. cracking
79.istilah yg diberikan utk tablet yg mengalami retakan kecil, baik di bagian atas, bawah
maupun dinding samping, pengertian dari ?
a. capping
b. lamination
c. chipping
d. cracking
80.alat ukur dari alat ukur kecepatan alir adalah ?
a. Flow Rate Tester
b. Glow Rate Tester
c. Angel Of Repose
d. Angel Of Tester
81.Bagian pengendalian mutu Industri Farmasi akan melakukan uji stabilitas pada sediaan
emulsi minyak ikan yang telah disimpan selama 3 bulan. Pada emulsi tersebut terjadi
pemisahan menjadi 2 fase yang dengan pengocokan tidak dapat kembali. Kondisi
tersebut disebut dengan ?
a. Cracking .
b. Breaking
c. Inversi Fasa
d. Creming
e. Flokulasi
82.Sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi kelarutan kecuali?
a. Polaritas
b. Temperature
c. Pembentukan kompleks
d. Semua jawaban salah
e. A,B dan C benar
83.Seorang pasien membutuhkan injeksi atropin sulfat sebanyak 1 mg. Sediaan atropin
sulfat yang tersedia adalah 0,5 mg/mL. Berapa ml atropin sulfat yang akan disuntikkan?
a. 0,5 mL
b. 1 mL
c. 1,5 mL
d. 2 mL
e. 2,5 mL
84.Factor-faktor yang termasuk kerugian sediaan emulsi?
a. Sediaan kurang praktis, dikocok sebelum digunakan.
b. Stabilitias rendah
c. Media yang baik untuk pertumbuhan bakteri
d. Perlu ketelitian untuk menakar dosis
e. Semua jawaban benar
85.yang merupakan meningkatkan aliran kemampuan kempa adalah
a. granulasi kering
b. granulasi basah
c. granulasi
d. kempa langsung
e. semua jawaban benar
86.di bawah ini yang bukan termasuk pengawasan mutu setelah proses (end process
control/epc) adalah?
a. keseragaman bobot atau keseragaman kandungan
b. ukuran partikel
c. waktu hancur atau laju disolusi
d. kekerasan
e. friabilitas
87.yang termasuk persyaratan tablet adalah
a. waktu alir
b. memenuhi keseragaman kandungan
c. uji disolusi
d. friabilitas
e. stabilitas
88.Sediaan yang termasuk pengawasan mutu adalah
a. incoming control
b. in process control, pengujian
c. end process control, evaluasi mutu tablet (pengujian)
d. jawaban A, B,C benar
e. jawaban A ,B,C salah
89.membuat massa lembab ditekan, digiling kurang lebih ukuran partikel kecil yang
dikeringkan defenisi dari :
a. kempa langsung
b. kempa lansung dan basah
c. granulasi kering dan basah
d. granulasi basah
e. semua jawaban tidak termasuk
90.Air yang dari larutan injeksi akan diserap dan masuk ke dalam sel, akibatnya dia akan
mengembang dan menyebabkan pecahnya sel disebut
a. Tonisitas
b. Hipotonis
c. Hipertonis
d. Isotonis
e. Osmosis
1. Sutu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karakteristik berikut: tidak kompresibel,
tidak mudah mengalir, dan terurai oleh air. Metode pembuatan yang tepat adalah..
a. Kempa langsung
b. Granulasi basah
c. Granulasi kering
d. HPLC
2. Sedian setengah padat ditunjukan untuk pemakaian topical pada kulit atau selaput
lendi, disebut ?
a. Larutan
b. Pulvis
c. Pasta
d. Salep
3. Salep yang banyak mengandung air, mudah diserap kulit. Suatu tipe yang dapt dicuci
di air, ialah penegertian dari
a. Unguenta
b. Cream
c. Pasta
d. Semuanya salah
4. Gel dapat digunakan secara ?
a. Oral
b. Parenteral
c. Topical
d. injeksi
5. Sebuah industry farmasi ingin membuat sediaan Pseudoefedrin 60 mg dengan botol
150 mg, saat akan dikembangkan, ternyata sediaan tersebut memiliki kompaktibilitas
yang buruk. Metode apa yang tepat untuk digunakan untuk pembuatan tablet tersebut?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Kombinasi
6. Amoxixilin tidak larut dalam air. Hendak diformulasi menjadi sediaan cair.
Amoxixilin tidak stabil dalam air dan mudah terhidrolisis, bentuk formulasi apakah
yang anda sarankan ?
a. Larutan
b. Elixir
c. Emulsi
d. Suspense rekonstitusi
7. Suatu sediaan tablet dibuat dengan exipien beriku: laktosa, mg stearate, zat warna
hijau, amilum, HPMC, talk. Manakah eksipien yang ditambahkan terakhir kali
sebelum pengempaan ?
a. Amilum
b. HPMC
c. Mg stearate
d. Laktosa
e. Zat warna hijau
8. Industri farmasi membuat tablet salut dan mengalami masalah cracking saat proses
penyalutan, solusinya apa ?
a. Menambah pewarna
b. Menambah konsentrasi gula
c. Mengurangi kekerasan
d. Menambah konsentrasi plasticizer
e. Mengurangi viskositas penyalut
9. Sebuah industry farmasi akan membuat minyak sereh, minyak kayu putih, etanol,
tween, air. Manakah yang konsurfaktan ?
a. Minyak sereh
b. Minyak kayu putih
c. Etanol
d. Tween
e. Air
10. Suatu zat aktif dibuat tablet dan memiliki karakteristik berikut: tidak kompresibel,
tidak mudah mengalir, dan terurai oleh air. Metode pembuatan yang tepat adalah ?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Spektrofotometri
e. Hplc
1. Dalam pengawasan mutu, proses pemeriksaan dan pengujian bahan baku, kemas dan
wadah serta label/ penandaan di lakukan di bagian ….
a. In coming control
b. In proses control
c. End proses control
d. White area
e. Semua salah

2. Pada in proses control pengujian granul,jenis-jenis pengujian yang di lakukan pada


tahapan ini adalah…
a. Keseragaman bobot
b. Stabilitas fisik
c. Homogenitas
d. Waktu hancur atau laju di solusi
e. Ukuran

3. Pada end proses control, jenis-jenis pengujian yang di lakukan pada tahapan ini adalah…
a. Homogenitas
b. Distribusi ukuran partikel/ fines
c. Kadar air/ lembab
d. friabilitas
e. sifat aliran
4. Salah satu upaya dalam memperbaikai aliran granul , yaitu……
a. pembahasan/ wetting
b. perubahan bentuk dan tekstur partikel
c. penambahan adhesives/ binder
d. semua benar
e. perubahan ukuran dan dsitribusi ukuran partikel

5. Syarat pembuatan pembuatan tablet dengan menggunakan metode kempa langsung,


yaitu….
a. Sifat bahannya mudah untuk di lakukan pencampuran
b. Sifat granul kurang baik/ buruk
c. Bahan tahan panas
d. Bahan tahan cairan
e. Bahan tidak tahan panas

6. Salah satu pembentuk komponen tablet adalah binder sebagai pengikat basah dan
adhesives sebagai pengikat kering, cara kerja dari kedua bahan tersebut adalah…
a. Memecah tablet dan granul
b. Membentuk kapiler
c. Membentuk kohesi dan adhesi (ikatan antara partikel dan granul)
d. Membentuk gas
e. Melarut dan meleleh

7. Bahan yang di gunakan dalam komponen pembuatan yaitu diantaranya adalah bahan
penghancur. Di bawah ini yang berfungsi sebagai bahan penghancur adalah…
a. Oleum cacao
b. Sitrat
c. Bikarbonat
d. Mg stearat
e. Selulosa

8. Tablet khusus yang di buat dengan tujuan tablet akan pecah dan dapat membebaskan gas
saat di masukkan dalam air , yaitu tablet….
a. Tablet buccal
b. Tablet sublingual
c. Tablet salut gula
d. Tablet salut film
e. Tablet effervescens

9. Bila dua larutan memiliki tekanan osmose yang sama , maka kedua larutan tersebut dapat
di katakana...
a. Osmotis
b. Hipertonis
c. Isotonis
d. Hipotonis
e. tonisitas

10. sediaan yang termasuk isotonis, yaitu..


a. tablet
b. infuse
c. suppositoria
d. sirup
e. salep
1. Pada saat produksi, apoteker bagian QC industri farmasi melaporkan bahwa tablet
simvastatin yang dihasilkan mempunyai nilai kerapuhan >1% . Masalah ini
dilaporkan ke bagian R & D yang memutuskan untuk menambahkan eksipien untuk
mengatasi masalah tersebut. Apakah bahan tambahan yang dimaksud?
a. Bahan pelicin
b. Bahan pengikat
c. Bahan penghancur
d. Bahan pengisi
e. Bahan pewarna

Jawaban : B

2. Seorang apoteker di suatu industri farmasi memproduksi tablet amoksisillin 500 mg.
saat proses pencetakan terjadi capping dan laminating. Apakah penyebab kerusakan
tablet tersebut?
A. Bahan pengikat terlalu banyak
B. Bahan lubrikan terlalu banyak
C. Fines yang dihasilkan terlalu banyak
D. Fines yang dihasilkan terlalu sedikit
E. Bahan pengikat terlalu sedikit

Jawaban : B

3. Seorang potekddfer pada bagian R & D suatu industry farmasi sedang


mengembangkan tablet nifedipin sediaan lepas lambat. Bahan tambahan yang
digunakan adalah laktosa, amilum, etilselulosa, mg stearat dan primogel. Apakah
bahan tambahan yang berfungsi untuk mengatur pelepasan obat?
a. Laktosa
b. Mg stearat
c. Etilselulosa
d. Primogel
e. Amilum
Jawaban : C

4. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi sedang merancang formula
dengan bahan aktif Loratadin yang memiliki rasa pahit dalam bentuk Fast
Disintegrating Tablet (FDT). FDT dibuat dengan metode kempa langsung
menggunakan manitol 83%, PVP K30 3%, Na sakarin 2,5%, Mg stearat 2,5%, dan
talk 1%. Apakah fungsi manitol dalam formula FDT tersebut?
a. Pengisi
b. Pengikat
c. Disintegran
d. Glidan
e. Lubrikan

Jawaban : A

5. Seorang Apoteker yang bekerja pada bagian R&D suatu industry farmasi sedang
mengembangkan formula tablet CTM. Data formulasi menunjukkan bahwa sifat CTM
adalah berupa serbuk hablur, putih, tidak berbau, larut dalam etanol dan kloroform,
memiliki sifat alir yang baik sehingga dapat di buat menjadi sediaan tablet dengan
menggunakan metode tertentu. Apakah metode pembuatan tablet yang tepat di
gunakan ?
a. Granulasi basah
b. Granlasi kering
c. Kempa langsung
d. Fast melt granulation
e. Foam granulation

Jawaban : C

6. Suatu industri farmasi memproduksi sediaan emulsi beta karoten injeksi dengan
formula,
Beta karoten 32 g
Polasakmer 188 40 g
Gliserol 10 g
Timerasol 1g
Water for inj qs ad 1 L

Apakah fungsi Polaksamer 188 dalam formula tersebut ?


a. Antioksidan
b. Stabilizer
c. Surfaktan
d. Preservatif
e. Pengental

Jawaban : C

7. Seorang apoteker bagian produksi suatu industri farmasi akan memproduksi sediaan
steril injeksi dengan formula sebagai berikut:
Vitamin C 2g
Na Hidrogen Karbonat 0,9 g
Tiorium 0,012 g
Glukosa 0,2 g
Aqua pro injeksi ad 100 mL
Apakah fungsi glukosa pada formula tersebut?
a. Surfaktan
b. Pelarut
c. Cosolvent
d. Pengatur Ph
e. Pengisotonis

Jawaban : E

8. Seorang apoteker disuatu industri farmasi akan membuat sediaan tetes mata neomisin
sulfat. Salah satu bahan baku yang digunakan adalah air. Apakah jenis air yang tepat
digunakan untuk produksi sediaan tersebut?
a. Feed water
b. Purified water
c. Highly Purified water
d. Water for injection
e. Other grade of water

Jawaban : D

9. Suatu industri farmasi memproduksi sediaan gel Na. Diklofenak dengan formula na.
Dikloofenak, karbopol 0,4 %, CMC 1,2%, propilenglikol 5%, nipagin 0,01%,
trietanolamin dan aquadest. Apakah bahan dalam formula tersebut yang berfungsi
sebagai peningkat penetrasi?
a. Karbopol
b. CMC
c. Propelinglikol
d. Nipagin
e. Trietanolamin

Jawaban : C
10. Suatu industri farmasi melakukanb trial produksi sedian tablet naproksen 450
mg/tablet dengan bobot tablet 500mg. Tablet yang dihasilkan terjadi chipping
(breaking of tablet edges). Untuk mengatasi permasalahan tersebut apoteker
menyarankan untuk melakukan perubahan formula dengan menambahkan salah satu
bahan tambahan.apakah bahan yang dimaksud?
a. Bahan penghancur
b. Bahan penyalut
c. Bahan pengisi
d. Bahan pengikat
e. Bahan lubrikan

Jawaban : E
1.Larutan obat dikatakan isotonis, jika:
a. Mempunyai tekanan osmotis sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh
b. Tidak mempunyai tekanan osmotis sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh
c. Tekanan osmotis rendah
d. Tekanan osmotis tinggi
e. Tekanan osmotis sedang
Jawaban: a. Mempunyai tekanan osmotis sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh
2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi parameter pada granul?
a. Bobot bahan
b. Ukuran pengayaka, gaya tolak ukur
c. Ukuran partikel, mixing factors
d. Berat jenis
e. Mixing factors
Jawaban: c. Ukuran partikel, mixing factors
3. Syarat fisika dan kimia untuk pembawa air dalam sediaan injeksi adalah, kecuali...
a. Bebas mikroba
b. Bebas pirogen
c. Jernih
d. Mengandung partikel
jawaban: d. Mengandung partikel
4. Bahan tambahan yang digunakan dalam sediaan injeksi, kecuali...
a. Antioksidan
b. Zat warna
c. Pengawet
d. Buffer
e. Bahan pengisotonis
Jawaban: b. Zat warna
5. Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut adalah definisi dari...
a. Larutan
b. Emulsi
c. Suspensi
d. Pasta
e. Cream
Jawaban: a. Larutan
6. Apa saja yang dapat memperbaiki kompresibilitas...
a. Perubahan bentuk dan tekstur partikel
b. Pembasahan/pelembapan
c. Pada saat pembuatan
d. a dan b Benar
e. a dan c Benar
Jawaban: (d)
a. Perubahan bentuk dan tekstur partikel
b. Pembasahan/pelembapan
7. Pada saat pembuatan tablet harus memenuhi syarat, yaitu...
a. Memenuhi keseragaman bobot
b. Memenuhi keseragangan kandungan
c. Waktu hancur
d. Laju disolusi
e. Semua benar
Jawaban : e. Semua benar
8. Bahan apa yang berfungsi sebagai lubrikan...
a. Amilum dan Talkum
b. Laktosa
c. Sakarin
d. Menthol
e. Asam strearat
Jawaban: a. Amilum dan Talkum
9. Bentuk sediaan setengah padat, mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau
terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai pengertian dari?
a. Salep
b. Unguentum
c. Krim
d. Pasta
e. Lotio
Jawaban: b.Unguentum
10. Suatu zat yang digunakan untuk menambah masa kelarutan disebut:
a. Colouring
b. Konsolven
c. Flavoring
d. Pengawet
e. Pemanis
Jawaban: b.Konsolven
1. bila 0,76 gram Nacl harus ditambahkan ke dalam 100ml 1% b/v larutan atropinsulfat, maka
larutan atropin isotonis adalah..
a. 6%b/v
b. 6,43%b/v
c. 2%b/v
d. 3,18%b/v
e. 2,15%b/v
jawaban: b. 6,43%b/v
2. bahan apa yang berfungsi sebagai lubrikan...
a. Amilum dan talkum
b. Laktosa
c. Sakarin
d. menthol
e. Asam strearat
jawaban: a. Amilum dan talkum
3. bentuk sediaan setengah padat, mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau
terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai pengertian dari?
a. salep
b. unguentum
c. krim
d. pasta
e. lotio
jawaban: b unguentum
4. keuntungan dalam membuat sediaan larutan adalah, kecuali...
a. mudah ditelan
b. cepat diabsorpsi
c. menutupi rasa pahit
d. stabilitas rendah
e. mudah diberikan dalam dosis demikian
jawaban: d. Stabilitas rendah
5. bahan berikut yang digunakan sebagai pengawet dalam pembuatan emulsi...
a. metil paraben
b. asam sitrat
c. asam galat
d. alpha tokoferol
e. asam askorbat
jawaban: a. Metil paraben
6. zat aktif yang biasanya digunakan dalam sediaan emulsi..
a. oleum ricini
b. ibuprofen
c. teofilin
d. dextromethorphan
e. kloramfenikol
jawaban: a. Oleum ricini
7. penambahan bahan pewarna dapat dilakukan pada saat:
a. granulasi basah
b. granulasi kering
c. kombinasi
d. pengertian granul
e. semua jawaban salah
jawaban: a. Granulasi basah
8. Bahan tambahan yang digunakan dalam sediaan injeksi, kecuali...
a. antioksidan
b. zat warna
c. pengawet
d. buffer
e. bahan pengisotonis
jawaban: b. zat warna
9. sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut adalah definisi dari...
a. larutan
b. emulsi
c. suspensi
d. pasta
e. cream
jawaban: a. Larutan
10. pada saat pembuatan tablet harus memenuhi syarat, yaitu...
a. memenuhi keseragaman bobot
b. memenuhi keseragangan kandungan
c. waktu hancur
d. laju disolusi
e. semua benar
jawaban : e. Semua benar
1. Bentuk sediaan setengah padat, mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau
terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai pengertian dari?

a. Salep
b. Unguentum
c. Krim
d. Pasta
e. Lotio

2. Apa saja yang dapat memperbaiki kompresibilitas...


a. Perubahan bentuk dan tekstur partikel
b. Pembasahan/pelembapan
c. Pada saat pembuatan
d. a dan b Benar
e. a dan c Benar

3. Larutan obat dikatakan isotonis, jika:


a. Mempunyai tekanan osmotis sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh
b. Tidak mempunyai tekanan osmotis sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh
c. Tekanan osmotis rendah
d. Tekanan osmotis tinggi
e. Tekanan osmotis sedang

4. Syarat fisika dan kimia untuk pembawa air dalam sediaan injeksi adalah, kecuali...
a. Bebas mikroba
b. Bebas pirogen
c. Jernih
d. Mengandung partikel

5. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi parameter pada granul?


a. Bobot bahan
b. Ukuran pengayaka, gaya tolak ukur
c. Ukuran partikel, mixing factors
d. Berat jenis
e. Mixing factors

7. Pada saat pembuatan tablet harus memenuhi syarat, yaitu...


a. Memenuhi keseragaman bobot
b. Memenuhi keseragangan kandungan
c. Waktu hancur
d. Laju disolusi
e. Semua benar

8. Suatu zat yang digunakan untuk menambah masa kelarutan disebut:


a. Colouring
b. Konsolven
c. Flavoring
d. Pengawet
e. Pemanis

9. Bahan tambahan yang digunakan dalam sediaan injeksi, kecuali...


a. Antioksidan
b. Zat warna
c. Pengawet
d. Buffer
e. Bahan pengisotonis

10. Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut adalah definisi
dari...
a. Larutan
b. Emulsi
c. Suspensi
d. Pasta
e. Cream

Anda mungkin juga menyukai