Anda di halaman 1dari 19

Pelajaran 9

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3.17 Menggali dan menemukan  Menemukan informasi penting dari buku fiksi
informasi dari buku fiksi dan  Menemukan informasi penting dari buku
nonfiksi yang dibaca nonfiksi
 Menemukan informasi melalui indeks
 Menemukan informasi melalui teknik-teknik
membaca

4.17 Membuat peta konsep/garis alur  Membuat peta konsep alur buku fiksi
dari buku fiksi dan nonfiksi yang  Membuat peta konsep buku nonfiksi
dibaca

3.18 Menelaah unsur buku fiksi dan • Menelaah unsur buku fiksi yang bisa
nonfiksi yang dibaca dikomentari
• Menelaah unsur buku nonfiksi yang bisa
dikomentari

4.18 Menyajikan tanggapan terhadap buku  Menanggapi isi buku fiksi


fiksi dan nonfiksi yang dibaca secara  Menanggapi isi buku nonfiksi
lisan/tertulis

A. Membangun Konteks
Perhatikanlah beberap gambar berikut!

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 1


Adakah diantara Kalian yang pernah membaca buku-buku tersebut? Tahukah Kalian diantara
buku-buku tersebut manakah yang tergolong karya fiksi dan nonfiksi? Bagi Kalian yang sudah
pernah membacanya, ceritakanlah isi buku tersebut pada teman-temanmu!
Sampaikan pendapatmu mengapa membaca itu penting?

B. Menggali informasi penting dari buku fiksi dan nonfiksi


Agar Kalian mampu menemukan informasi dari buku fiksi dan nonfiksi, ambillah dua buku
yang berbeda dari perpustakaan sekolah atau sudut baca kelasmu, satu buku fiksi dan satu
nonfiksi! Selanjutnya tulislah bagian-bagian yang ada pada kedua buku tersebut!
Pada pelajaran 8 kelas VII lalu kalian telah membahas persamaan dan perbedaan buku
fiksi dan nonfiksi, bukan? Nah,pada bagian ini kalian akan menggali informasi dari buku fiksi dan
nonfiksi.
Sebelum kalian melakukan kegiatan Japok (kerja kelompok) dan Jadu (kerja individu), ada
baiknya kalian menentukan tujuan pembaca membaca buku fiksi dan nonfiksi. Menurutmu apa
tujuanmu ketika membaca buku fiksi? Apa pula tujuan membaca buku nonfiksi?
Salah satu tujuan membaca buku fiksi adalah untuk mendapatkan kesenangan atau
hiburan. Selain itu, melalui membaca buku-buku fiksi kita menjadi semakin terbuka hati dan
perasaan kita karena buku fiksi sebagai sarana menyampaikan perasaan pengarang terhadap
permasalahan-permasalahan di masyarakat. Misalnya saja kalian membaca buku “Laskar
Pelangi”; dari novel itu kalian akan mendapat pengetahuan tentang kehidupan masyarakat di Pulai
Belitong. Kalian juga merasa terhibur dengan perilaku kocak para laskar pelangi dan juga kalian
bisa merasakan ‘getirnya’ menjadi bagian dari masyarakat bawah yang penuh dengan
keterbatasan; keterbatasan ekonomi, sosial, maupun akses pendidikan yang layak.
Tidak demikian ketika kalian membaca buku-buku nonfiksi. Pada buku nonfiksi (misalnya
buku pelajaran, buku ilmiah, ataupun buku nonfiksi lainnya, kalian akan mendapatkan informasi,
pengetahuan ataupun wawasan.
Nah, untuk melatih pemahaman kalian terhadap buku fiksi dan nonfiksi, kerjakan tugas
berikut ini!

Japok 1 Tentukan kutipan isi buku di bawah ini termasuk fiksi atau nonfiksi !

1. Tipe pelajar kinestetis adalah pelajar yang dapatmenangkap pelajaran dengan baik jika
menggunakan gerakan atau sentuhan. Dengan kata lain, gaya belajar ini merupakan
kombinasi antara menyerap, mengatur, atau mengolah informasi belajar dengan cara
bergerak,bekerja, dan menyentuh. Misalnya saat melakukan aktivitas, pasti disertai
gerakan,dan interaksi dengan kelompok. Untuk berbicara dengan orang yang memiliki
gaya belajar kinestetis sebaiknya menggunakan suara keras, mengatur,atau mengubah-
ubah nada untuk menekankan bagian-bagian penting dan dengan irama.

2. Tariq tidak berkaki sekarang. Dia hanyalah tubuh berpangkal dua. Tanpa kaki. Laila
merasa ingin pingsan. Dengan sebesar mungkin upaya dan tekad, dia mengirim pikirannya
keluar dari ruangan ini, keluar dari jendela, menjauhi Abdul Syarif, melayang di jalanan, di
atas kota, di atas rumah-rumah beratap datar dan pasar-pasar, di atas labirin jalan-jalan
sempit, hingga tiba di padang pasir.
“Dia berada di bawah pengaruh obat hampir sepanjang waktu.Untuk menahan rasa
sakitnya. Anda tahu? Tapia da kalanya pengaruh obatnya memudar dan dia dapat berpikir
dengan jernih. Dia kesakitan, namun pikirannya bekerja.

3. Salah satu cara termudah membantu siswa menerjemahkan buku atau materi pelajaran
menjadi gambar dan pencitraan adalah meminta mereka memejamkan mata dan
membayangkan apa yang mereka pelajari. Ini disebut strategi visualisasi dengan
menciptakan “papan tulis mental” di benak siswa. Mereka kemudian dapat
menggambarkan apapun yang harus mereka hafal di “papan tulis mental” tersebut: ejaan
kata, rumus matematika, fakta sejarah, atau data lain. Ketika diminta mengingat kembali
informasi tertentu, siswa hanya perlu menghidupkan kembali “papan tulis mental mereka”
dan “melihat” data yang tertulis di sana.
4. Kedua, tulisan bisa memantulkan kondisi batin kita. Dengan pemilihan diksi yang kita
gunakan dalam tulisan, bisa terbaca apakah kita sedang ceria, bahagia, sedih, gamang,
Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 2
dan sebagainya. Orang lain juga bisa membaca sikap kita sebagai penulis terhadapsuatu
topik yang kita tulis; bisa pro, kontra, atau netral.
Memang dalam setiap tulisan ada tone (nada) tulisan,yang bisa dimanfaatkan untuk
melacak sikap penulis. Pernah ada penulis yang mencaci-maki birokrasi pelaksanaan
ibadah haji di tanah air dengan menyebut nama dan lembaga secara kasar dan ini
berpeluang dibawa ke jalur hukum jika nama-nama yang tersebut dalam tulisan itu tidak
terima dengan tuduhan penulis. Sementara itu, ada bebepa perespon yang
menyambutnya dengan lebih elegan meskipun tujuannya sama-sama mengkritisi
pelaksanaan ibadah haji.

5. Perempuan berbaju lusuh berjalan di antara rel-rel kereta yang melintang beraturan.
Melintasi gerbong-gerbong lain yang tak pernah berpindah. Lalu ia menyusuri rel tertentu.
Di tikungan jalan, perempuan berbaju lusuh itu hilang di antara mobil-mobil yang lalu
lalang. Ia berjalan memutar; sesaat berikutnya ia sudah berada tak jauh dari pintu keluar
stasiun, dalam jarak beberapa meter dari petugas, ia duduk. Satu-dua penumpang kereta
yang keluar stasiun melihatnya, satu-dua merogoh saku celana dan melempar recekan ke
arahnya.Satu-dua penumpang hanya melempar pandang, bermacam ekspresi.

Setelah Kalian membaca kelima kutipan isi buku tersebut, isilah tabel berikut!
No Jenis F/N Alasan dan bukti sesuai teks Prediksi isi buku
(Fiksi atau (Perkiraan tema buku
Nonfiksi) berdasarkan kutipan)

1.

2.

3.

4.

5.

Setelah kalian mengisi tabel dan memahami jenis buku berdasarkan isinya tersebut,
ambillah dua buku (satu fiksi dan satu non fiksi). Tulislah kutipan dua/tiga paragraf (buka acak)
dalam tabel berikut!

No Kutipan Sumber Jenis F/N Alasan


buku
1.

2.

Buku nonfiksi atau karangan nonfiksi adalah karangan yang di buat atas dasar fakta atau hal
yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Non fiksi merupakan sebuah karangan
yang di hasilkan dalam bentuk cerita nyata atau cerita kehidupan setiap hari yang di tuliskan
menjadi sebuah cerita. Dengan kata lain non fiksi merupakan karya yang bersifat faktual atau
peristiwa yang dengan
Tukarkan benar-benar
hasilterjadi.
kerja kelompok lain dan berikan tanggapanmu!
Fiksi merupakan karangan
Bandingkan hasil diskusimu dengan berdasarkan imajinasi
info yang penulis.
ada pada kotakBeda
infoantara fiksi dan non fiksi
berikut!
terdapat pada ada dan tidaknya imajiner pada isi buku serta ada tidaknya fakta. Meskipun fiksi
ditulis berdasarkan pengalaman atau fakta yang diketahui penulis namun sisi imajiner penulis
selalu ada. Dari segi bahasa, nonfiksiKotak info
menggunakan bahasa bersifat denotatif dan mengarah pada
Literasi Bahasayang
pengertian Indonesia
terbatasKelas VIII Semester
sehingga 2 ganda. Demikian sebaliknya, fiksi bersifat 3
tidak berarti
konotatif dan dapat ditafsirkan sesuai pemahaman pembaca.
JADU Menuliskan Hasil Membaca
1
Setelah kalian melaksanakan Japok 1, berikutnya kalian diminta untuk menuliskan hasil
membaca kalian secara individu!
 Bacalah tiga buku fiksi dan tiga buku nonfiksi!
 Catatlah hasil membaca kalian dalam tabel berikut!
1. Buku Fiksi
No Judul Pengarang Penerbit Jumlah Isi
Halaman Ringkas
1.

2.

3.

2. Buku Nonfiksi

No Judul Pengarang Penerbit Jumlah Isi


Halaman Ringkas
1.

2.

3.

Menggali Informasi dari Indeks Buku


Pernahkah kalian membaca buku yang berindeks? Apakah indeks itu? Cobalah cari
buku berindeks (biasanya pada bagian akhir buku nonfiksi), apakah isi indeks dalam buku
Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 4
tersebut?
Perhatikan contoh berikut!

Beethoven, 67 Shakespeare,119, 259


bercerita, 101 Simbol grafis, 112-113
bimbingan karier,245 Simulasi, 123
Binet, Alfred, 1 Sistem simbol alternatif, 209
biografi, 67 Siswa berkebutuhan khusus, 204, 212, 218
Bloom, Benjamin S., 231 Siti Nurbaya, 129
Blyton, Enid, 67 Socrates, 107
Board games, 122

Itu adalah contoh istilah yang terdapat pada bagian indeks di buku berjudul “Sekolah
Para Juara” karya Thomas Armstrong, 2003. Apakah yang kalian dapatkan dari kutipan
indeks tersebut?
Jika ditelusuri lebih lanjut, misalnya pada indeks Beethoven,67: maka nama
Beethoven dapat kita telusuri pada halaman 67. Di halaman 67 dapat kita temukan kalimat
sebagai berikut. Subjek studi dapat meliputi Beethoven dan W.R. Supratman (cerdas musik)
…dst. Demikian halnya istilah simulasi, 123. Pada halaman 123 terdapat kalimat sebagai
berikut.
Simulasi melibatkan sekelompok orang yang secara bersama-sama menciptakan
“serba-seandainya”.
Jadi, indeks merupakan daftar kata atau istilah penting yang terdapat pada buku.
Indeks terdapat pada halaman akhir dan tersusun berdasarkan abjad.
Nah, sebelum kalian membaca indeks dari buku kalian cobalah latihan berikut!
1. Pada halaman berapakah kalian dapat menemukan nama Siti Nurbaya?
2. Apakah yang dapat kalian temukan pada halaman 67?
3. Dimana kalian dapat menemukan istilah simbol grafis?
4. Istilah apakah yang dapatkan pada halaman 112, 122, 123, dan 212?

JAPO Membaca Indeks


K22
Setelah kalian dapat menjawab pertanyaan tersebut, bacalah indeks pada buku yang
kalian bawa atau ambil dari perpustakaan kelas atau perpustakaan sekolah kalian! Datalah
minimal sepuluh istilah dan carilah istilah tersebut dalam buku.

No Istilah, halaman Data dalam buku

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Setelah selesai mengerjakan tugas tersebut, tukarkanlah hasil Japokmu dengan
kelompok lain! Berilah tanggapan pada karya temanmu!
Membaca indeks penting untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan dengan cepat.
Kadang-kadang pembaca hanya memerlukan istilah-istilah tertentu saja dari buku. Untuk itu,
kita perlu menemukan informasi tersebut dari indeks. Bisa juga setelah selesai membaca kita
melupakan informasi-informasi penting dari hal yang telah kita baca. Nah, dari indeks kita
dapat menemukan informasi tersebut.

Membuat
LiterasiJADU
Bahasa Indonesia Kelas VIII Catatan
SemesterKreatif
2 5
2
Buatlah catatan kreatif berdasarkan indeks buku; temukan istilah-istilah yang ingin
kalian ketahui pada indeks, kemudian carilah-carilah istilah itu pada halaman yang dimaksud!
Agar catatan kalian menarik berilah warna-warni pada catatanmu; atau tambahkan ilustrasi
pada catatan kalian! Selanjutnya gunakan istilah itu pada kalimat lain! (minimal sepuluh
istilah)

Indeks
Contoh :
Simulasi, 123
……,…….
……..,…..
Makna istilah/konteks istilah dalam teks
Contoh :
Simulasi
Simulasi melibatkan
melibatkan sekelompok
sekelompok orang
orang yang
yang secara
secara bersama-sama
bersama-sama
menciptakan
menciptakan “serba-seandainya”.
“serba-seandainya”.
1.……………………………………………………..
2.…………………………………………………dst
Konteks kalimat lain
Contoh: Drama yang telah kami perankan minggu lalu merupakan salah satu bentuk
simulasi bermain peran.
……………………………………………………………….
………………………………………………………………

Setelah kalian membuat catatan informasi penting dalam buku tersebut, tukarkanlah
dengan teman terdekat kalian untuk memberikan pertanyaan ataupun tanggapan! (tanggapan
pola melingkar;misalnya 1-2-3-4-1: lalu 1-3-1-2-4; dan seterusnya.
Contoh pertanyaan: Mengapa simulasi dianggap istilah yang penting menurut pembaca?
Jawaban: istilah simulasi dalam buku tersebut merupakan salah satu strategi pembelajaran
yang dapat dilakukan guru, selain strategi-stategi lainnya. Dengan demikian, istilah
ini merupakan salah satu kata kunci sebagai informasi penting.

Nama Pertanyaan/ tanggapan Jawaban/tanggapan


Penanggap balik dari pembaca

Menemukan Informasi melalui Membaca Cepat


Pernahkah kalian berlatih membaca cepat? Bagaimanakah caranya? Apakah kalian
pernah menghitung berapa kecepatan membaca kalian dalam satu menit?
Membaca cepat merupakan teknik membaca dengan memindahkan padangan mata secara
cepat, kata demi kata, frase demi frase, atau baris demi baris. Teknik membaca cepat bertujuan
agar pembaca dapat memahami bacaan dengan cepat. Cara membaca cepat:

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 6


1. Konsentrasi saat membaca.
2. Menghilangkan kebiasaan membaca dengan bersuara dan bibir bergerak.
3. Perluas jangkauan mata ketika membaca.
4. Tidak mengulang-ulang bacaan.
Nah, pada bagian ini kalian akan berlatih membaca cepat untuk menemukan informasi
penting yang dibutuhkan. Selamat mencoba!

a. Pola membaca
Ada beberapa pola membaca. Perhatikan gambar berikut!

Ada 6 pola membaca cepat, yaitu:

1. Pola Horizontal
Fokus mata mulai dari halaman sudut kiri, kemudian bergerak sampai ke halaman yang
kanan, selanjutnya turun baris berikutnya dan mata mulai dari kiri ke ujung sebuah kanan
halaman, hal tersebut terus dilakukan, sampai akhir halaman bawah sebelah kanan.

2. Pola Vertikal
Fokus mata mulai membaca dari halaman atas kemudian bergerak vertikal sampai
kehalaman bawah, selanjutnya jari-jari digunakan, untuk membuka halaman berikutnya
yang hendak di baca.

3. Pola Diagonal
Fokus mata mulai membaca dari halaman sudut kiri atas. Bergerak diagonal ke sudut
kanan bawah halaman. Selanjutnya jari-jari digunakan untuk membuka halaman berikutnya
yang hendak dibaca.

4. Pola Zig Zag


Fokus mata ketika mulai membaca dari halaman atas bagian sudut kiri kemudian bergerak
sorong ke kanan. Kemudian bergerak menurun serong  kiri, dan terus bergerak dengan
pola seperti itu sampai kehalaman bawah. Gerakan tersebut menyerupai gerakan zig zag.

5. Pola Spiral
Fokus mata mulai membaca dari halaman sebelah kiri atas. Kemudian bergerak mengikuti
kalimat-kalimat bacaan kesebelah kanan. Dengan pergerakan seperti spiral pergerakan ini

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 7


memungkinkan adanya hubungan antara bagian yang satu dengan yang lain.

6. Pola Blok
Fokus mata mulai membaca dari halaman sebelah sudut lari atas kemudian bergerak ke
sebelah kanan dan terus sampai paragraf akhir. Membaca pada blok merupakan membaca
cepat paragraf sampai akhir halaman.

Nah, di antara keenam pola membaca cepat itu manakah yang sering kalian lakukan?

Nah, Kalian telah memahami fungsinya bukan? Sekarang ambillah sebuah buku dan
praktikkan pola membaca cepat tersebut! Berlatihlah bersama guru kalian.
Sebelumnya bacalah contoh berikut!

JADU 3 Praktik Membaca Cepat

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 8


1. Ambillah sebuah buku dan ikutilah instruksi gurumu (minimal latihan membaca 10
halaman)!
2. Lakukan teknik latihan fiksasi seperti yang telah dicontohkan sebelumnya!
3. Bacalah dengan pola berbeda-beda pada tiap halamannya!
4. Di antara pola-pola tersebut teknik manakah yang paling sulit? Mengapa?
5. Lakukan berulang-ulang agar kalian terampil membaca cepat!
6. Tulislah isi ringkas hasil membacamu!

Laporan hasil membaca:

Mintalah tanggapan pada teman atau guru kalian!

C. Menemukan Isi Pokok Buku dengan Membuat Peta Konsep


Kalian telah berlatih membaca cepat dan menemukan informasi penting dari buku
dengan cepat pula. Pada pembelajaran ini kalian akan membuat peta konsep untuk
menemukan isi pokok buku fiksi dan nonfiksi.
Pada pelajaran 8 kelas VII kalian telah membuat peta konsep buku fiksi dan nonfiksi,
bukan? Masih ingatkah kalian peta konsep di bawah ini! Peta konsep tersebut untuk
meringkas buku fiksi atau nonfiksi?

Identitas Buku: (Judul, pengarang, penerbit, Cetatakan ke/th terbit, jmlh halaman)

Tokoh
Awa
l

Tengah Judul Latar


Konfli (…………..)
k

Akhir Tema
Utama

Membuat Peta Konsep Buku Fiksi


JAPOK
3
Nah, cobalah Kalian menyusun ringkasan dalam bentuk peta konsep tersebut dari buku
fiksi yang telah kalian bawa. Minimal satu kelompok telah membaca satu buku fiksi yang sama.
Manfaatkan praktik membaca cepat yang pernah kalian lakukan! Tuliskan hasil kerja kelompokmu
di kertas plano! kelaskan dengan mempresentasikannya ke kelompok lain! Jika telah Kalian
presentasikan, pajangkanlah di papan pajangan dan mintalah teman Kalian untuk mengomentari
dengan kertas post-it!
Untuk memudahkan pekerjaan kalian tulislah dan jawablah pertanyaan berikut?
Data buku fiksi jenis (novel, kumpulan cerpen, drama, atau puisi?)
1. Judul :

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 9


2. Pengarang :
3. Penerbit :
4. Penerjemah :
5. Penyunting :
6. ISBN :
a. Siapakah tokoh utama dan sampingan dalam buku tersebut?
b. Apakah konflik yang dialami tokoh?
c. Bagaimanakah cara tokoh menyelesaikan masalahnya?
d. Bagaimana akhir ceritannya?
e. Apakah tema ceritanya?
f. Apakah nilai-nilai kehidupan yang Kalian dapat dari membaca ringkasan di atas?
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
_______________________________________________________________
Setelah Kalian membuat ringkasan fiksi dalam bentuk peta kosep di atas, buatlah
ringkasan buku fiksi yang telah Kalian data pada bagian sebelumnya!

Peta Konsep Buku Nonfiksi


Setelah mampu menyusun ringkasan fiksi, Kalian diharapkan juga mampu mnyusun
pemetaan non-fiksi. Untuk itu, perhatikanlah contoh berikut!

Judul Buku : Perjuangan yang Dilupakan


Penulis : Rizki Lesus; Penyunting: Z. Saputra
Penerbit/Kota Terbit/Th: Pro-U Media/Yogyakarta/2017
Jumlah halaman :296 halaman

Bagian Pertama Bagian Kedua Bagian Ketiga Bagian Keempat Epilog

SI PADA UMAT ISLAM CERDAS PALING SETIA Perjuangan


KONSTITUSI DI BARIS SIASAT PADA Masih Sangat
INDONESIA DEPAN PARA INDONESIA Panjang
 Setangkai PERJUANGAN DIPLOMAT  Siapa yang
Syukur untuk  Menata  Kado Paling Setia
Negeri Impian Kembali Istimewa pada Republik
 Piagam Jakarta: Perjuangan untuk  Pancasila
Sebuah  Bakti Santri Indonesia Dikhianati
Kesepakatan untuk Negeri  Degup Cinta  Indahnya
Bangsa  Elegi 10 Para Pendiri Pancasila
 Bung Hatta November Bangsa
dalam Pusaran untuk
Tujuh Kata Palestina
 Siasat Nekat
ala Sang
Diplomat
Dengan pemetaan tersebut, isi buku dapat tergambarkan dengan jelas. Nah, kalian sudah
mendapatkan dua contoh model pemetaan bukan (contoh satu pada pemetaan fiksi, contoh dua
model tabel di atas)? Di bawah ini contoh pemetaan buku nonfiksi dengan model yang berbeda.

Perjuangan yang Dilupakan

Prolog

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 10


S I PADA EPILOG
UMAT ISLAM DI CERDAS
KONSTITUSI BARIS DEPAN
INDONESIA SIASAT PARA
PERJUANGAN DIPLOMAT

Berdasarkan pemetaan tersebut cobalah Kalian uraikan dengan bahasa Kalian!

Perjuangan yang Dilupakan

Buku baru yang ditulis oleh Rizki Lesus ini berisi tentang …………... Pada
bagian prolog penulis menyampaikan pentingnya ‘menolak lupa’dan mengenang
sejarah perjuangan umat Islam dengan benar. Pada bagian kesatu penulis
mengungkap tentang ………………….yang di dalamnya beisi lahirnya pancasila
dan sejarah penghilangan istilah dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluknya. Bagian kedua menguaraikan sejarah …………………… ……………

…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………….

Japok 4 Membuat peta konsep buku nonfiksi secara berkelompok


Data Buku
PadaJudul :
bagian sebelumnya kalian telah menyusun isi buku fiksi bentuk pemetaan. Selanjutnya
Pengarang
silahkan :
kalian menyusun peta konsep buku nonfiksi di kertas plano/manila! Berkelompoklah 3-4
Penerbit :
teman. Bacalah minimal satu buku nonfiksi untuk satu kelompok!
…………… :
…………… :

Peta konsep :

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 11


Setelah tugas kelompok kalian selesai, presentasikanlah hasil Japokmu dengan cara karya
kunjung! Berikan saran, tanggapan, atau pertanyaan terhadap hasil karya kelompok lain di kertas
post-it dan tempelkan di kertas plano hasil karya kelompok teman!
Nah, setelah kalian membuat peta konsep buku fiksi maupun nonfiksi secara berkelompok;
kalian diharapkan juga membuat projek individu untuk tugas tersebut. Buatlah peta konsep buku
fiksi dan nonfiksi yang pernah kamu baca (masing-masing satu buku) di buku tugas kalian.
Tukarkan hasil karyamu dengan teman terdekatmu dan berilah tanggapan atau masukan dari
hasil karya temanmu tersebut!

A. Peta Konsep Buku Fiksi B. Peta Konsep Buku Fiksi


1. Identitas Buku 1. Identitas Buku
a. Judul : a. Judul :
b. …. b. ….
c. ….. c. …..
d. …. d. …..
e.
2. Peta Konsep 2. Peta Konsep

……………………………………. …………………………………….
……………………………………. …………………………………….
……………………………………. …………………………………….
…………………………………… ……………………………………

3. Tanggapan 3. Tanggapan
……………………………….. ………………………………..
………………………………. ……………………………….
………………………………. ……………………………….

Penanggap : …………… Penanggap : ……………

Marilla merasakan hatinya membara karena amarah. Anak itu telah


D. mengambil dan menghilangkan bros batu kecubungnya yang berharga. Lalu
Menelaah Unsur-unsur Penting Buku Fiksi dan Nonfiksi
sekarang duduk di sana dengan tenang menceritakan detail-detail kejadian
a. Menelaah Unsur-unsur
nya tanpa Buku
sedikitpun Fiksi bersalah atau menyesal.
perasaan
Perhatikan cuplikan novel berikut!
……………………………………………………………….

“Yah sebuah harapan lain menguap. ‘Hidupku adalah sebuah lahan


pemakaman sempurna untuk harapan-harapan yang terkubur.’ Kalimat itu
pernah kubaca dalam sebuah buku, dan aku mengatakannya untuk membuat
diriku nyaman ketika aku kecewa terhadap sesuatu.

………………………………………………………………..

“ Sungguh menyenangkan untuk berpikir bahwa aku telah


menyentuh hati seseorang. Berperan dalam pertunjukan adalah hal yang
sangat
Literasi Bahasa romatis,Kelas
Indonesia iya, kan?”
VIII Semester 2 12
(dikutip dari “Anne of Green Gables; karya Lucy M. Montgomery; cet VI, 2009)
Jadu 4 Memahami Makna Ungkapan dalam Buku Fiksi

a. Dapatkah kalian menjelaskan istilah bercetak miring pada kutipan di atas?

1. Hatinya membara = ………………………………………………………….


2. Harapan lain menguap = …………………………………………………….
3. Lahan pemakaman yang sempurna = ……………………………………..
4. Harapan-harapan yang terkubur = …………………………………………
5. Menyentuh hati seseorang = ………………………………………………
b. Buatlah ungkapan-ungkapan tersebut dalam kalimat lain!
6. Hatinya membara
…………………………………………………………………………………
7. Harapan lain menguap
………………………………………………………………………………..
8. Lahan pemakaman yang sempurna
………………………………………….……………………………………..
9. Harapan-harapan yang terkubur
………………………………………………………………………………..
10. Menyentuh hati seseorang
……………………………………………………………………………….

Nah, kalian telah memahami makna ungkapan yang ada pada kutipan teks di atas.
Berikutnya carilah ungkapan-ungkapan yang ada di buku fiksi yang telah kalian bawa! Carilah
makna ungkapan tersebut dantulislah dalam tabel berikut!

No Ungkapan Kalimat Makna

Contoh: keras kepala Anne memang anak yang keras Keras kepala =
kepala, namun Marilla tahu di balik itu tidak mau menurut
ia tetaplah anak yang selalu nasihat orang
memberinya kebahagiaan.

1.

2.

3.

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 13


4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Buku fiksi tidak hanya menarik dari segi penggunaan ungkapannya saja melainkan
banyak hal yang dapat kalian gali dari buku tersebut. Untuk menelaahnya, kalian dapat
memulainya dari unsur instrinsik fiksi seperti penokohan, tema, latar, alur, gaya bahasa, dan
amanat.
Misalnya saja pada novel Anne of Green Gables; tokoh Anne sangat menyita perhatian
pembacanya karena dideskripsikan oleh pengarang sebagai anak yatim yang hidupnya di
panti asuhan tetapi ia selalu memiliki imajinasi yang tinggi. Apapun benda yang dilihatnya
ia imajinasikan seolah-olah benda-benda itu hidup dan berbicara padanya. Ia pun selalu
memberikan nama pada benda-benda yang ia jumpai.
Paragraf tersebut merupakan contoh pengungkapan kemenarikan buku dari segi
penokohan. Kalian juga dapat menuliskan kemenarikan buku fiksi yang telah kalian baca. Untuk
menambah wawasan kalian perhatikan pula contoh berikut.

Pada novel Matahai ini pembaca akan mendapat pelajaran-pelajaran berharga


dan menambah ilmu pengetahuannya, misalnya saja tentang mengapa ular
selalu menjulurkan lidahnya dan tentang ubur-ubur kekal di Jepang.

Kalimat tersebut merupakan contoh kesan menarik yang didapat pembaca setelah
membaca keseluruhan novel Matahari karya Tere Liye. Tentunya kalian juga memiliki kesan yang
menarik terhadap buku fiksi yang telah kalian baca.

Kerjakan tugas berikut secara individu

1. Bacalah kembali buku fiksi yang telah kalian bawa dengan cepat!
2. Telaahlah unsur-unsur instrinsiknya dengan mengisi tabel berikut.
Judul Buku Fiksi : …………………………
Pengarang : …………………………
Penerbit : …………………………
No Unsur Instrinsik Uraian
1. Penokohan

2. Tema

3. Latar

4. Alur

5. Gaya Bahasa

6. Amanat
Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 14
3. Tukarkan hasil karyamu dengan teman lain (saling menukar), mintalah tanggapan
mereka!
4. Tulis tanggapan temanmu tersebut pada bagian bawah hasil karyamu!
5. Beri tanggapan balik terhadap tanggapan temanmu!

b. Menelaah Buku Nonfiksi


Perhatikan contoh kutipan berikut!

Buku ini banyak memberi motivasi yang luar biasa untuk para pembaca
karena setelah kita membaca buku ini kita dapat mengetahui artinya sebuah
kehidupan dan kerja keras untuk mengubah kehidupan.
(Chairul Tanjung Si Anak Singkong, Tjahja Gunawan Diredja)

Contoh tersebut adalah kemenarikan buku nonfiksi dari argumentasi yang dikemukakan
penulis. Melalui argument-argumen yang dituangkan penulis, pembaca menjadi termotivasi untuk
bekerja keras dalam hidup.
Pada umumnya ada lima hal yang digunakan untuk menelaah buku nonfiksi, yaitu
1. Orisinalis ide
2. Argumentasi penulis
3. Kelengkapan data
4. Penggunaan bahasa, dan
5. Ilustrasi buku

Menelaah unsur-unsur buku nonfiksi


JAPOK
5
1. Berkelompoklah 4-5 anak.
2. Bacalah satu buku nonfiksi (1 kelompok satu buku)
3. Telaahlah buku yang telah kalian baca tersebut dengan mengisi tabel berikut!

Judul buku: Nama Kelompok


Penulis : Anggota :
Penerbit :

No Unsur telaah Uraian


1. Orisinalitas ide

2. Argumentasi penulis

3. Kelengkapan data

4. Penggunaan Bahasa

5. Ilustrasi

4. Pajangkanlah hasil Japokmu: satu anggota menjaga pajangan; anggota yang lain
memberi tanggapan hasil karya kelompok lain (kunjung karya); tulis tanggapanmu di
kertas post-it dan tempelkan!

E. Menyajikan Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi


Pada bagian D pembelajaran bab ini Kalian telah menelaah buku fiksi dan nonfiksi. Pada
bagian ini Kalian akan menyajikan tanggapan buku fiksi maupun nonfiksi. Di kelas VII lalu kalian
juga telah membuat tanggapan terhadap buku teks fiksi maupun nonfiksi.
Untuk dapat menyajikan tanggapan sebuah buku, bacalah contoh di bawah ini!
Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 15
Teks 1

Buku yang satu ini tidak hanya sebatas membahas manfaat membaca karya sasra tetapi juga
memaparkan tentang perkembangan karya sastra saat ini. Penulis buku ini memang peka dengan
berbagai perubahan yang terjadi di sekitar lingkup sastra Indonesia. Penulis juga memaparkan
tentang berbagai pandangan ”out of the box”-nya mengenai kehidupan di sekitar kita. Dengan
bahasa yang komunikatif, buku ini dapat menjadi teman baik untuk menemani pembaca di kala
senggang.

Teks 2

Cerita dalam drama ini dimulai oleh tokoh Raja Agung. Ia hidup di negeri yang jauh. Di
sana, ia adalah seorang raja berhati lembut dan bijaksana dalam menjaga rakyatnya. Suatu
ketika, musuh datang untuk merebut negerinya. Konflik terus berlanjut ketika Raja Agung
bertemu saudara laki-lakinya yang menghilang belasan tahun lalu.

      Drama ini mengingatkan kembali pada zaman kerajaan dengan latar hutan belantara.
Pengarang drama ini terlihat sangat piawai dalam mendeskripsikan tempat, karakter tokoh,
dan keteraturan jalan cerita. Drama ini menjadi karya yang menarik untuk dibaca dan akan
semakin menarik jika dipentaskan secara langsung.
Apa yang kalian pahami dari contoh tersebut? Apa hal yang ditanggapi oleh kedua teks
tersebut? Untuk meningkatkan keterampilan kalian dalam menanggapi buku fiksi dan nonfiksi
lakukanlah kegiatan berikut!

Menyajikan Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi


JAPO
K6
1. Berkelompoklah sesuai kelompok menelaah buku fiksi dan nonfiksi!
2. Berdasarkan telaah buku yang telah kalian buat pada bagian sebelumnya; buatlah
tanggapan buku fiksi dan nonfiksi (1 kelompok satu buku fiksi dan satu buku nonfiksi)
3. Mintalah tanggapan kelompok lain!
4. Perbaikilah hasil karyamu berdasarkan tanggapn temanmu!

UJI KOMPETENSI
9
Tere Leye meracik cerita dengan begitu menarik. Belum lagi dengan nuansa latar yang berbeda
seperti kehidupan di atas kapal uap besar. Di atas kapal juga terjadi interaksi sosial antar penumpang
kapal. Juga terdapat fasilitas-fasilitas umum seperti kantin, masjid, dan tukang jahit kapal.
1. Berdasarkan kutipan tersebut, hal menarik novel menurut pembacanya adalah…
A. Isi cerita B. Latar C. Pengarang D. Amanat

Chairul Tanjung tidak membantah di juluki the rising star, tetapi ia membantah jika ia di juluki
sebagai pengusaha “dadakan”, sebab ia merasa semua semua diperoleh berkat kerja keras bertahun-
tahun sejak mahasiswa. Ia memulai usahanya dari bawah seperti usaha fotokopi, industri alas kaki,
properti, media, keuangan lantas melebarkan ke berbagai usaha lainnya.

2. Hal yang diungkap pembaca berdasarkan kutipan tersebut adalah….


A. Kekayaan yang diraih Chairil Tanjung C. Kerja keras Chairil Tanjung
B. Kesuksesannya dimulai dari bawah D. Bukan pengusaha dadakan

1. Juga menyajikan nuansa latar yang berbeda.


2. Adapun kelebihan buku ini adalah alur ceritanya yang begitu menarik dan mengalir untuk
dibaca
Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 16
3. Yakni peristiwa kehidupan yang terjadi di atas kapal
4. Ibarat kapal uap besar itu adalah sebuah kampung.
3. Urutan yang tepat agar menjadi paragraf yang baik adalah ….
A. (1) – (2) – (3) – (4) C. (4) – (3) – (2) – (1)
B. (2) – (1) – (3) – (4) D. (4) – (1) – (2) - (3)

Drama ini mengingatkan kembali pada zaman kerajaan dengan latar hutan belantara. Pengarang
drama ini terlihat sangat piawai dalam mendeskripsikan tempat, karakter tokoh, dan keteraturan jalan
cerita. Drama ini menjadi karya yang menarik untuk dibaca dan akan semakin menarik jika
dipentaskan secara langsung.
4. Kemenarikan teks drama menurut kutipan tersebut adalah ….
A. deskripsi tempat B. karakter tokoh C. keteraturan cerita D. latar

Bila Anda termasuk orang yang jemu dengan ulasan yang dangkal, buku ini justru membahas
banyak sisi tersembunyi tentang konsep waktu dan kehidupan. Dalil agama yang orisinal yang
dipadu dengan data-data sains mutakhir yang dibentangkan sang penulis, boleh jadi membuat
Anda makin terpikat dengan karya-karya Harun Yahya.
5. Paragraf di atas merupakan ….
A. Kelebihan buku ditinjau dari sisi penulisnya
B. Kelebihan buku ditinjau dari kualitas isinya
C. Kelebihan buku ditinjau dari sisi bahasanya
D. Kelebihan buku ditinjau dari sisi fenomena yang ditulis

1. Akan tetapi, menurut saya buku ini masih memiliki sedikit kekurangan seperti ada beberapa
kata yang salah dalam pengetikan serta beberapa penggunaan tanda baca.
2. Menurut saya buku ini banyak memberi motivasi yang luar biasa untuk para pembaca.
3. Setelah kita membaca buku ini kita dapat mengetahui arti sebuah kehidupan dan kerja keras
untuk mengubah kehidupan.
4. Namun, terlepas dari kekurangan tersebut, tidak menghilangkan kualitas yang baik dalam
buku ini.
6. Urutan yang tepat agar menjadi pragraf yang padu adalah …
A. (1) – (3) – (2) – (4) C. (2) – (3) – (1) – (4)
B. (3) – (2) – (1) – (4) D. (3) – (4) – (3) – (1)

Membaca buku ini senikmat minum susu persis seperti judulnya. Penulis ingin menunjukkan bahwa
kegiatan membaca bisa dibina sejak kecil dengan cara-cara yang mudah dan mengasyikkan. Cerita
tentang anak yang sangat gandrung membaca di awal buku ini menjadikan pembaca tertarik begitu
memulai membaca. Masalah minat baca yang sangat teknis dikemas dalam bentuk cerita tentang
seorang anak yang bernama Alif.

7. Berdasarkan kutipan tersebut pembaca dapat menyimpulkan judul buku yang tepat adalah ….
A. Membaca sebagai kesenangan C. Masalah minat baca anak Indonesia
B. Cara mudah agar anak gemar membaca D. Membaca senikmat minum susu

1. Buku “Anak Singkong” mengisahkan kehidupan Chairil Tanjung.


2. Laskar Pelangi merupakan bagian dari Tetra logi novel-novel Andrea Hirata.
3. “Sejarah Yang Terlupakan” merupakan buku pelurusan sejarah berdirinya Pancasila.
4. “Kembalinya Anak yang Hilang” adalah buku yang layak kita baca.

8. Penulisan ejaan dan tanda baca yang tepat terdapat pada kalimat nomor ….
A. (1) dan (2) B. (1) dan (4) C. (2) dan (3) D. (1) dan (3)

Shakespeare,119, 259 Simbol grafis, 112-113


Simulasi, 123 Sistem simbol alternatif, 209
Literasi Bahasa Indonesia Kelaskhusus,
Siswa berkebutuhan VIII Semester 2 218 Siti Nurbaya, 129
204, 212, 17
Socrates, 107
9. Pernyataan yang tepat berdasarkan indeks tersebut adalah ….
A. Nama Shakespeare terdapat pada halaman 295
B. Istilah simbol grafis dapat dicari pada halaman 123
C. Pada halaman 212 dapat ditemukan istilah siswa berkebutuhan khusus
D. Jika ingin mencari nama Socrates, silahkan buka halaman 117.

10.

Diceritakan mengenai keluarga Daeng Andipati yang terdiri atas orang tua, seorang pembantu rumah tangga,
Sedangkan kekurangan buku ini terletak pada sampul buku yang kurang begitu menarik. Tidak sebanding
dengan isinya yang begitu menarik untuk dibaca. (sumber: @Referensi_Buku)

Jika anda lebih telusuri lagi, pada halaman 347 Chairul Tanjung menyampaikan bahwa “Tidak ada
kesuksesan yang bisa dicapai seperti membalikan telapak tangan. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras,
keuletan, kegigihan dan kedisiplinan”
Sebaik-baiknya karya seseorang tak akan pernah terlepas dari yang namanya kelebihan dan kekurangan,
Buku ini sangat baik untuk dibaca semua kalangan umum, khususnya generasi muda yang ingin mempelajari
arti sebuah perjuangan hidup dan kerja keras untuk mengubah kehidupan serta mewujudkan cita-cita.
Selamat membaca!
(sumber: https://navisanovaria.wordpress.com/2013/10/11/resensi-buku-non-fiksi/)

Menanggapi Buku Fiksi dan Nonfiksi Secara Berkelompok

Uji Kompetensi Pelajaran 8

PILIHLAH JAWABAN YANG PALING TEPAT!

Bacalah teks berikut, untuk menjawab no.1 dan 2!


Dari judulnya saja buku ini sudah mengundang selera untuk membaca. Pemberian judul “ Karena
Buku Senikmat Susu” benar-benar unik. Penulis ingin menunjukkan bahwa kegiatan membaca bisa
setaradengan kenikmatan minum susu. Buku ini ditulis dengan sistematikayang runtut sehingga
sangat mudah dipahami.

1. Bagian yang dikomentari pada teks di atas adalah....


A. Judul buku C. sistematika buku
B. Isi buku D. bahasa buku
2. Keunikan buku terdapat pada bagian....
A. kalimat kesatu C. kalimat ketiga
B. kalimat kedua D. kalimat keempat
Bacalah teks berikut!

Contoh, gambar, dan ilustrasi menyempurnakan pemahaman pembacaakan isi buku.


Akan tetapi, warna yang dipilih terkesan agak ramai dan mengganggu.

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 18


3. Pada teks di atas, bagian yang ditanggapi adalah ....
A. Isi buku C. Fisik buku
B. Bahasa buku D. Warna Buku

4. Bacalah teks berikut!


1) .
2) Bahasa yang digunakan dalam buku ini komunikatif.

Urutan kalimat-kalimat di atas agar menjadi paragraf yang padu adalah....


A. 1 – 4 – 2 – 3 -- 5 C. 4 -- 2 – 1 – 3 – 4
B. 1 – 3 – 2 – 4 -- 5 D. 4 -- 5 – 1 – 2 – 3

5. Bacalah teks berikut!


1) Beda dengan genre buku-buku sebelumnya, serial Bumi ini merupakan genre fantasi dan penuh
imajinasi.
2) Tere Liye adalah penulis yang karyanya sudah banyak diangkat ke layar lebar Indonesia.
3) Buku kedua dari serial Bumi berjudul Bulan ini sudah tersedia di toko-toko buku.
4) Tokoh utanya bernam Seli dan tangannya bisa mengeluarkan petir.

Urutan kalimat-kalimat di atas agar menjadi paragraf yang padu adalah....


A. 2 – 1 – 3 – 4 C. 3 – 1 – 2 – 4
B. 3 – 4 – 1 – 2 D. 4 – 1 – 2 – 3

***

Daftar Pustaka

Baker, Robin. 2004. Sains yang Sesat : Propaganda Ilmiah yang Mengecoh. Jakarta: Profetik.
Diredja, Tjahja Gunawan. 2012. Chairul Tanjung Si Anak Singkong. Jakarta: Kompas Media.
Kristanto, Andi. 2005. Kecerdasan Buatan. Jakarta: Graha Ilmu.
Liye, Darwis Tere. 2015. Bulan. Jakarta : Gramedia.
------------------------ 2014. Rindu. Jakarta: Republika.
______________ 2016. Matahari. Jakarta : Gramedia.
Mubarok, Mufti. 2011. 7Hari Mahir Menulis Buku Best Seller. Jakarta: Mumtaz Media.
Yahya, Harun (Penulis), Ifa Avianty (Penj). 2003. Keabadian Telah Dimulai. Jakarta: Robbani
Press.
https://navisanovaria.wordpress.com/2013/10/11/resensi-buku-non-fiksi.
https://bacaanmenarikku.com/2015/03/13/resensi-novel-tere-liye-rindu.

https://abcadalima.blogspot.co.id/2015/09/pola-pola-membaca-cepat.html

Literasi Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2 19