Anda di halaman 1dari 72

Erection Jembatan

dengan Metode Angkat dan Launcher Gantry

1
It takes one minute to write safety rule, one

“ hour to hold a safety meeting, one week to


plan a safety program, one month to put
into operation, one year to win a safety
award, one lifetime to make safety worker;
But remember;
It takes only one second to destroy it all
with an accident

BUDAYAKAN KESELAMATAN!
2

Di tepi pantai pohon nyiur melambai

Candi Borobudur kokoh megah di Magelang

Jadilah Insinyur yang penuh berkah damai’

Tuk menuju Indonesia makmur nan gemilang.

3

4
Kementerian Pekerjaan
Umum Dan Perumahan
Rakyat

WEBINAR

3. Jembatan Tumbang Samba


1. Jembatan Tayan
Oleh : Ferri Margo, ST, MT,
Oleh : Ir.Yudha Handira,MT, MBA
Didik Kurniawan, ST &
2. Jembatan Youtefa
Jerry Atmaja, ST, MT
Oleh : Irfan Hidayat, ST, MT &
4. Jakarta International Stadium
Rizki Dianugrah, ST
Oleh : Arga Fransdika, ST,M.Eng
Pengantar Teori Kestabilan,
Oleh : Prof. Bambang Suhendro
(UGM/KKJTJ) Donasi dan PPKB (Program
Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan)

DONASI & SERTIFIKASI


SELASA, 23 Juni 2020 Donasi 200k
Pukul 09.00 – 13.00
Untuk Korban terdampak
Online via COVID-19 dan Sertifikat PPKB
ZOOM
Link dibagikan melalui whatsapp
Ditransfer ke Nomor Rekening
Bank Mandiri :
KUOTA TERBATAS
126-00-0021101-0
Info Pendaftaran : a/n HPJI – DKI Jalarta
❑ DPD HPJI DKI Jakarta
G. Ricky Trainando, ST : 085782454008
A. Rosyid Fachriansyah : 081381955692
REFERENSI
PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 8 TAHUN 2020
TENTANG
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
PESAWAT ANGKAT DAN PESAWAT ANGKUT
LAUNCHER GANTRY (CONTOH)
Spesifikasi Alat :
• Girder Beton Mak. Panjang 50 meter
• Berat Maksimal Girder Beton 150 ton
KOMPONEN LAUNCHER

Important Part Launcher


• LCB . Main Truss
• Trolly . Under Roller
• Strandjack .
DETAIL SEGMENT TRUSS

Spesfikasi Truss
• Berat : 7.2 ton / segmen
• Panjang : 11.5 m / segmen
• Tinggi : 4 m
• 4 meter
• Lebar : 1.2 m
• 11.5 meter
• Material : Steel SM
490 Yb

• 1.2 meter
PELAKSANAAN RESPON KONDISI TANGGAP DARURAT
(EMERGENCY RESPONSE PLAN)
DI LOKASI PEMBANGUNAN STRUKTUR JALAN TOL DEPOK
– ANTASARI OLEH
PT. CITRA WASPPHUTOWA
YANG MELINTASI
JALUR PIPA GAS PT. PERTAMINA GAS
DAN KERJA PERSIAPAN PEMASANGAN BALOK (GELAGAR)
JEMBATAN DI ATAS JALUR PIPA GAS KRUKUT
PENGERTIAN UMUM
Emergency Response Plan
Emergency Response Plan (ERP) atau Rencana Tanggap
Darurat (RTD) adalah suatu mekanisme rencana yang
disusun secara masif dan terstruktur untuk menghadapi
kondisi-kondisi darurat yang mungkin terjadi.
ERP telah terintegrasi antara prosedur standar operasi
(SOP), The Action Plan Insiden (IAP) dan Sistem
Komando Insiden (ICS) atau sistem manajemen darurat
fleksibel
POKOK PEMBAHASAN UNTUK PEKERJAAN ERECTION GIRDER
DI RAWA KRUKUT CINERE

Upaya-upaya yang terorganisir untuk pekerjaan erection


Girder, meliputi ;
1. Emergency Response Plan/Perencanaan Tanggap Darurat
2. pengambilan keputusan
3. penugasan sumber daya yang tersedia untuk mencegah,
mempersiapkan, mengurangi, merespon dan pemulihan
dari dampak dari semua bahaya
Identifikasi Potensi BAHAYA
Job Safety Analysis
erection girder

Analisa terhadap resiko bahaya yang mungkin


terjadi.
1. Terjatuhnya Material Ringan
2. Terjatuhnya Material Medium
3. Terjatuhnya Material Berat
Identifikasi Potensi BAHAYA
Job Safety Analysis
erection girder
Identifikasi Potensi BAHAYA
Job Safety Analysis
erection girder
SOP – STANDARD OPERATING PROCEDURE
Tahap 1
Tahap 4
• Launcher Gantry berada pada posisi
pengambilan girder, dengan posisi 2 • Angkat girder setinggi ±20 cm, kemudian cek break
tumpuan seimbang system apakah bekerja dengan baik

• Sling safety winch dan sling safety truss • Matikan sumber power (genset) tahan sampai dengan
tetap pada posisi terpasang ±15 menit. Cek terhadap posisi girder apakah terjadi
penurunan atau tidak.

• Apabila tidak ada penurunan dan posisi girder stabil


Tahap 2
maka pekerjaan erection dapat dilanjutkan
• Unlock sling safety winch, jalankan winch
• Nyalakan kembali genset dan lanjutkan
menuju arah titik pengangkatan girder
pengangkatan girder
yang sudah ditandai

• Turunkan sling angkat, cek kondisi sling


angkat dan sling ikat
Tahap 5

Tahap 3 • Angkat girder setinggi posisi diantara truss, agar


dapat di launching girder pada span perletakan
• Pasang sling ikat pada girder
• Cek kondisi girder dan tali ikat. Cek kestabilan girder
• Cek pemasangan pin pada hook sling ikat
IAP
ICS

Project
Mild Incident
Manager

PT. SKTek Energi PT. Girder Indonesia PT. Citra Waspphutowa PT. Pertamina Gas

Pws. Lapangan Pws. Lapangan Pws. Lapangan Pws. Lapangan

Identifikasi

implementation of Checking report


repairs report completed
(Coating)

No Yes/N Yes
o

PENGERTIAN CLUSTER DISASTER JSA SOP IAP ICS CONTINGENCY


ICS

Medium Project
Incident Manager

PT. SKTek Energi PT. Girder Indonesia PT. Citra Waspphutowa PT. Pertamina Gas

Pws. Lapangan Pws. Lapangan Pws. Lapangan Pws. Lapangan

HSE HSE HSE HSE

Evakuasi
Identifikasi & DAMKAR PEMDA
DAMKAR

POLSEK Hospital Terdekat

implementation of
repairs report completed
Checking report
(Clamp & Coating) Yes/N
o
No
Yes

PENGERTIAN CLUSTER DISASTER JSA SOP IAP ICS CONTINGENCY


ICS

Fatal PROJECT MANAGER

Incident EKHWAN YULIANTO (08112000277)

PT. SKTEK Energi PT. Girder indonesia PT. Pertamina Gas


REY RUYADI PT. Citra Waspphutowa
SURIPTO FARI AR
(087855508560) HADHI S (08118125646)
(081330088076) (081316686087)

Pws. Lap Pws. Lap. Pws. Lap. Pws. Lap.


NAWIH SARMAN TOTO DIDIT DAMAYANTO AHMAD SIROJUDIN
(081281682896) (085213168234) (081218666954) (081286695678)

HSE HSE
HSE HSE
INDRI WAHYU H TOHARI
DUDIK INDRAS BUDIANTO (0817585989)
(087775545565) (082111796855)
(081252843000)

DAMKAR PEMDA
H. MANSYUR
(082125003282)
Identifikasi Evakuasi

POLSEK
KLINIK KITA
DEDI
02177202381
(081293592007)

implementation of Checking report


report completed
repairs total Yes/N
o
No Yes
CONTINGENCY PLAN
CONTINGENCY PLAN ATAU Rencana darurat adalah
rencana yang dirancang untuk hasil selain dari rencana
yang biasa.
Ini sering digunakan untuk manajemen resiko untuk
rsiko luar biasa, meskipun tidak mungkin akan memiliki
konsekuensi bencana.
Rencana darurat INI sering dirancang oleh pemerintah
atau BIDANG USAHA YANG MEMILIKI DAMPAK SANGAT
BESAR.
GAMBARAN SINGKAT SITUASI LAPANGAN

KP 110
KP 117 7 KM CINERE 17 KM KP 93
PAMULANG NAGRAK

Flarestack 05 Flarestack 04
pamulang Nagrak

Gambaran diatas merupakan skenario bila terjadi incident medium sampai dengan fatal

1. Dari titik incident ke titik Valve Downstream terdekat berada di Flarestack 04 Nagrak
2. Dari titik incident ke titik Valve Upstream terdekat berada di Flaresatack 05 Pamulang
3. Panjang bentang pipa Gas 24 inch dari Fs 04 ke Fs 05 berkisar +/- 24 kilometer
4. KeDua Valve tersebut sudah Otomatis secara Hydrolik pneumatik
SOP ---- CONTINGENCY PLAN SAAT TERJADI INCIDENT

1. Menghentikan aliran Gas.


2. Melakukan Koordinasi kepada pihak terkait sesuai table ICS
3. Membuat Barikade seminim minimya radius 200 meter dari titik Incident
4. Memastikan Gas diarea valve to valve kosong dan aman (Menggunakan detector gas dan
koordinasi dengan HSE PertaminaGas).
LINGKUP PEKERJAAN PERBAIKAN PIPA GAS
1. Melakukan pemotongan Pipa dengan Cold Cutting dilokasi incident yang tersinyalir rusak/bocor,
(Bilamana memungkinkan lakukan pemasangan Clamp Sleeve untuk sementara mengatasi
kebocoran pipa).
2. Lakukan persiapan penggantian pipa sepanjang yang dibutuhkan.
3. Pengelasan/Penyambungan Pipa Gas
4. NDT hasil penyambungan
5. Sebelum memulai pekerjaan di lakukan N2 Purging,Lebih bagus tetap terisi N2 ketika pekerjaan
berjalan.
Local Presence
Global Competence
Local Presence
Global Competence

View from Front Side of Launcher Gantry View from Rear Side of Launcher Gantry
Local Presence
Global Competence

High Capacity Bars (PC Bars) For Locking Transverse Truss High Capacity Bars (PC Bars) For Locking Transverse Truss (Picture shows
unlocked condition)
Local Presence
Global Competence
Local Presence
Global Competence
Local Presence
Global Competence

FORM TRAVELLER
A-Framae

Front Truss Anchor


w/
8 PT Bar

Bottom
Safety Panel

Side View
Local Presence
Global Competence

SCHEDULE SEQUENCE

Preparation
Mobilization Constructio Dismantling
, Assembling Erection
to site n
Modification
,&
Engineering
Local Presence
Global Competence
Local Presence
Global Competence
Local Presence
Global Competence

SCHEDULE SEQUENCE

Tahap 1

Tahap 2

Tahap 3
Local Presence
Global Competence

SCHEDULE SEQUENCE

Tahap 4

Tahap 5

Tahap 6

Tahap 7
CONTENT
1. GENERAL ARRANGEMENT OF LAUNCHER GANTRY
(GAMBARAN UMUM)
2. ASSEMBLY , LOAD TEST & CERTIFICATION
3. SEGMENTAL PRECAST ERECTION OPERATION
4. LAUNCHER FORWARD LG
5. DISMANTLING LG (WORKS FINISHED)
GENERAL ARRANGEMENT
INTRODUCTION
6 1 2 6 7

1 5
8 8 9
0
3 1
4 1

Launching Gantry Components:


1. Main Girder/Beam 4. Spreader Beam 7. Slave Winch 5T 10. Rear Leg
2. Master winch 5. Hanger Bars 8. Main Support 11. False Segment
3. Lifting Beam 6. End Suspension 9. Front Leg
ASSEMBLY + LOAD TEST + CERTIFICATION
LIFTING AND LG INSTALLATION
Pekerjaan pengangkatan dan
pemasangan component LG
dapat dimulai saat part-part
LG telah selesai di pre-
assembly.

Lifting operation mengikuti


prosedur standar lifting.

Umumnya component LG
telah memiliki lifting point
yang telah ditentukan oleh
designer.
LIFTING AND LG INSTALLATION

Pemasangan bentang utama Main Beam LG dengan


menggunakan metode tandem lifting.
Selanjutnya diikuti dengan pengangkatan dan pemasangan
part-part lainnya.
LOAD TEST & CERTIFICATION

Sebelum LG mulai beroperasi perlu dilakukan Load Test sesuai


dengan prosedur.
Karakteristik Test :
1. Functional test
2. Winch Dynamic Test (110% SWL)
3. Winch Static Test (125% SWL)
4. Main Beam Deflection Test (100% SWL & Full Cantilever)
SEGMENTAL PRECAST
ERECTION
PEMASANGAN PIN CONNECTOR SEGMENT LIFTING SEGMENT HANGING
SETTING KOORDINAT DAN ELEVASI APLIKASI EPOXY STRESSING TEMPORARY PT
INSTALL STRAND SETTING JACK STRESSING
TEMPORARY BEARING SETTING GEOMETRY PELEPASAN CONNECTOR PIN
MENGGUNAKAN END SUSPENSION
PROJECT JLKA KUALANAMU - MEDAN
PROJECT JALAN LAYANG TOL A.P. PETTARANI, MAKASSAR
PROJECT JALAN LAYANG TOL BOGOR OUTER RING ROAD-3, BOGOR
Launcher Forward
INSTALL FALSE SEGMENT PEMINDAHAN REAR PEMINDAHAN FRONT
MAIN SUPPORT MAIN SUPPORT
PEMBONGKARAN/ DISMANTLING
General

Tail
trus
s win
ch
Mai
n
trus Fro
rear
s nt
leg
trus
s
Rear
suppor
t Front Front
suppor leg
t
1. Advancing and fixing of launcher gantry

Kondisi LG siap
erection
2. Temporary hanging of all segment
3. Hanging of all segment
4. Positioning and fixing segment 1
5. Connecting the segment by epoxy and temporary PT
Bar

Top Temporary PT bar

Proses epoxy
6. Installation of stitch formwork and concreting or
temporary bearing

stitching formwork
Cor wet
joint
6. Installation of stitch formwork and concreting or
temporary bearing
9. Release Hanging PT Bars, Launch to south side

Proses sliding ke arah


selatan

Proses release hanging bar


10. Repeat stage 2-9 then prepare launcher to next pier

Sisi utara selesai, lanjut


sisi selatan

Launching LG ke pier
selanjutnya
TERIMAKASIH