Anda di halaman 1dari 7

Nama Kepala Sekolah : Dewi Silaturrohmi, S.Pd.

Instansi : TK Dharma Wanita Blongko

Tugas 04. Hasil Refleksi Pendalaman Bahan Pembelajaran

Resume Hasil Eksplorasi


No Nama Materi Hal Baru yang Diperoleh
Materi
a b c d
1 Manajerial 1. Program Sekolah -wawasan tentang
Perencanaan program perencanaan dan
sekolah di sesuaikan prosedur pembuatan
dengan kondisi sekolah Program sekolah secara
daerah sekitar, kondisi rinci.
social dan budaya
masyarakat sekitar.
2. Konsep RKS yaitu
proses perencanaan
atas semua hal yang
baik dan teliti untuk
mencapai tujuan
pendidikan
-Rencana Jangka
menengah (RKJM)
- Rencana Kerja Tahunan
(RKT)
RKS disusun bersama
antara kepala sekolah dan
seluruh Pemangku
kepentingan dan warga
sekolah.
3. Fungsi RKS
-Legitimasi
-Pengarah
-Meminimalisasi
Ketidakpastian
-Meminimalisasi
Pemborosan sumberdaya
- Penerapan Standart
Kualitas

4. Prosedur
Penyusunan RKS
Membuat perencanaan
mutu-melaksanakan
pemenuhan mutu-
membentuk tim penjaminan
mutu-mengelola data mutu
satuan pendidikan.
5. RKT yang ada di
sekolah
a. Kesiswaan
b. Kurikulum dan
kegiatan
pembelajaran
c. Pendidikan dan
tenaga
kependidikan
d. Sarana dan
prasarana
e. Kekurangan dan
pembiayaan.
f. Budaya dan
lingkungan
g. Peran Serta
masyarakat
h. Rencana kerja
lain yang
meningkatkan
dalam
pengembangan

2 Supervisi Guru dan -Penyusunan program


Tenaga Supervisi Guru supervisi guru dan
kependidikan tenaga kependidikan
a. Perencanaan dan secara rinci guna
Pelaksanaan Kegiatan mewujudkan guru yang
Sepervisi Guru berkompetensi dan
b. Laporan Hasil professional.
Supervisi
c. Tindak Lanjut
Supervisi
Langkah-Langkah Kegiatan
Supervisi Tendik
1) Perencanaan
Supervisi Tendik
Menyusun program
supervisi tendik
a) Latar belakang,
Landasan hukum,
merumuskan tujuan dan
indikator
keberhasilan
b) Hasil supervisi tahun
sebelumnya
c) Menetapkan sasaran dan
jadwal
d) Memilih pendekatan,
teknik, dan model supervisi
e) Memilih dan menetapkan
instrumen supervisi
f) Menyusun instrument
monev
2) Pelaksanaan Supervisi
Tendik
a) Kepala sekolah meminta
tendik untuk memaparkan
hasil kinerjanya.
Pemaparan difokuskan
pada komponen-komponen
yang terdapat pada
instrument.
b) Kepala Sekolah
melakukan pengamatan
terhadap bukti-bukti fisik
yang disajikan tendik.
c) Kepala sekolah
melakukan konfirmasi dan
meminta penjelasan hasil
kinerja Tenaga
Kependidikan yang
bersangkutan.
d) Kepala sekolah
melakukan pencatatan hasil
supervisi yang telah
dilaksanakan.
e) Kepala sekolah
menyampaikan hasil
catatan supervisinya dan
memberikan saran-saran
untuk perbaikan kinerja
tendik yang bersangkutan.
3) Tindak Lanjut Hasil
Supervisi Tendik
a) Mengumpulkan hasil
supervisi tendik
b) Menginventaris item-item
komponen yang rendah-
rendah
c) Menganalisis hasil
supervisi tendik
d) Membuat program
perbaikan kinerja tendik
e) Pembinaan umum
tentang perbaikan kinerja
tendik
f) Melaksanakan program
perbaikan kinerja tendik
diantaranya:
I-n House Training tentang
peningkatan kompetensi
teknis masing-masing
tendik.
- Konsultasi antara tendik
dengan kepala
sekolah/supervisor
-Memberi penghargaan
(rewards) bagi tendik yang
melaksanakan tugas
dengan baik.

-Menyusun laporan hasil


supervisi dan laporan hasil
monev.
3 Pengembangan 1. Perencanaan -Memperoleh banyak
Kewirausahaan Pengembangan ilmu baru tentang
Kewirausahaan perencanaan
pengembangan
Bisa di lakukan dengan kewirausahaan sekolah.
menggunakan Analisis Mulai dari tahap awal
SWOT hingga akhir
1. Strength (Kekuatan) -Monitoring Pelaksanaan
2. Weakness Program
(Kelemahan)
3. Opportunity
(Peluang)
4. Threats
(Tantangan)
2. Langkah-langkah
pengembangan program
kewirausahaan
1) Nama Kegiatan
2) Latar Belakang
3) Tujuan
4) Indikator Keberhasilan
5) Sasaran
6) Bentuk Kegiatan
7) Waktu dan Tempat
8) Jadwal dan Struktur
Program
9) Susunan Panitia
10) Langkah-langkah
Kegiatan
11) Pembiayaan
12) Penutup
3. Pelaksanaan Program
Pengembangan
Kewirausahaana.

a. Merencanakan program
pengembangan
kewirausahaan.
b. Melaksanakan program
pengembangan
kewirausahaan:
c. Melaksanakan Evaluasi
Program Pengembangan
Kewirausahaan.
Tugas kepala sekolah
dalam melaksanakan
program pengembangan
kewirausahaan meliputi:
pengembangan jiwa
kewirausahaan (inovasi,
kerja keras, pantang
menyerah, dan motivasi
untuk sukses); pelaksanaan
program pengembangan
kemitraan; pelaksanaan
program unit produksi dan
pemagangan.
4. Evaluasi Program
Pengembangan
Kewirausahaan
Persiapan Evaluasi
Program-Pelaksanaan
Evaluasi Program-
Monitoring Pelaksanaan
Program

4 Latihan Studi Kasus Pada Kasus Sekolah X


Masalah terletak di pusat kota
Pembelajaran*) Belimbing. Sekolah ini
dipimpin oleh Ibu Susi yang
baru 2 (dua) tahun
menjabat Kepala Sekolah di
sekolah tersebut.
Sebelumnya dia adalah
Kepala Sekolah di Sekolah
Y. Ibu Susi memiliki jiwa
visioner untuk memajukan
sekolah. Salah satu
upayanya adalah dengan
melakukan supervisi guru
dan tendik secara terjadwal.
Monitoring dan evaluasi
terprogram dan
dilaksanakan secara rutin.
Di temukan masalah
1. Permasalahan pada
pendidik
a. Belum maksimal
menggunakan
strategi dan
metode
pembelajaran.
b. Belum maksimal
dalam pengelolaan
kelas
c. Perlu Bimbingan
dan Penguatan
semisal : Diklat
Guru
2. Permasalahan pada
peserta didik
a. Tidak antusias/sibuk
sendiri
b. Datang terlambat
c. Kurang disiplin
terhadap tata tertib
d. Sering terlambat
e. Kurangnya
pendidikan karakter
terhadap siswa

Solusi terhadap masalah


tersebut adalah :
1. Untuk guru:
       1) Meningkatkan
kemampuannya dengan
banyak mempelajari strategi
dan metode pembelajaran
dari                buku ataupun
mengikuti pelatihan-
pelatihan pembelajaran.
       2) Sebelum
melaksanakan
pembelajaran guru
semestinya mempersiapkan
bagai mana keadaan kelas                
yang         kondusif,
memperhatikan tempat
duduk siswa apakah
berantakan,
mempersiapkan siswa              
untuk siap             mengikuti
pembelajaran.
       3) Membuat peraturan
bersama.
       4) Guru memberikan
kesempatan siswa untuk
bertanya dan
mengungkapkan pendapat
lewat tulisan
       5) Guru harus bisa
menjadi motivator,
fasilitator, organisator.
  
   2. Untuk siswa:
      1) Sebelum mengikuti
pembelajaran siswa harus
sudah mempersiapkan diri.
      2) Tanamkan kebiasaan
disiplin.
      3) Siswa hendaknya
bisa mengejar
ketertinggalannya dalam
pelajaran.
*)
bersifat latihan yang dalam mengerjakannya dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan
Pengajar Diklat

Petunjuk pengisian hasil refleksi pendalaman bahan pembelajaran:


1. Kolom “a” diisi dengan nomor urut;
2. Kolom “b” diisi dengan nama materi;
3. Kolom “c” diisi dengan resume hasil eksplorasi materi secara garis besar;
4. Kolom “d” diisi dengan hal-hal baru yang diperoleh setelah mendalami materi.

Anda mungkin juga menyukai