Anda di halaman 1dari 5

1|Materi Tambahan Online Kasus 6.

3(handout)

Materi Online Bab 6 – Kasus 6.3 (Downstream) - Handout


Pengantar
 Masalah akuntansi pada laporan keuangan konsolidasian dalam Bab 6 adalah
transaksi jual beli aset tetap yang tidak didepresiasi antara perusahaan induk
dan anak (Intercompany Transfer of Non Depreciable Assets
Transactions/land)
 Oleh karena itu, jurnal eliminasi yang terkait dengan transaksi di atas adalah
laba atau rugi yang belum direalisasikan dari penjualan tanah
(unrealized gain/loss on sale of land)
 Dalam Kasus ini, tanah belum dijual ke pihak luar atau T3 belum terjadi,
sehingga terdapat laba atau rugi yang belum direalisasikan dari penjualan
tanah (unrealized gain/loss on sale of land) (lihat bagan)

Kasus 6.3 (Downstream)

Pada tanggal 1 Maret 2020 PT I menjual land dengan harga perolehan Rp


25.000,00 kepada PT A, seharga Rp 30.000,00.

Pada tanggal 1 Agustus 2021 PTA menjual seluruh Land tersebut


kepada pihak luar seharga Rp 45.000,00
Diminta:
C. Jurnal eliminasi gain on sale of land yang belum direalisir pada tanggal 31
Desember 2021

Langkah-langkah pembuatan jurnal eliminasi gain on sale of land yang belum


direalisir
 Kasus 6.3 adalah kasus yang mana T1 dan T2 terjadi pada periode yang
lalu (2020), namun T3 tidak terjadi pada tahun 2021 (lihat bagan).
 Karena T3 tidak pada tahun 2021, maka dalam Kasus 6.3 gain on
sale of land PT I yang BELUM direalisir pada tahun 2020 akan ditutup
ke akun Retained Earnings 31 Desember 2020.
 Saldo akun Retained Earnings 31 Desember 2020 akan menjadi saldo
akun Retained Earnings 1 Januari 2021. Oleh karena itu, saldo akun
Retained Earnings 1 Januari 2021 harus dieliminasi, karena sudah
direalisir pada tahun 2021.
 Tanah (land) dicatat terlalu besar oleh PT A, yaitu sebesar gain on sale
of land. Dengan kata lain, jumlah rupiah tanah yang dicatat oleh PT A
tersebut mencakup atau termasuk didalamnya adalah gain on sale of
land yang diakui oleh PT I. Oleh karena itu, Land PT A sebesar gain on
sale of land harus dieliminasi.
2|Materi Tambahan Online Kasus 6.3(handout)

a) Catatan Akuntansi PT I Selama Tahun 2021


i. Pembelian tanah yang dilakukan oleh PT I terjadi pada tahun
2020, maka pada tahun 2021 PT I tidak mencatat pembelian
tanah (secara tunai)

Nama Akun Jumlah


Tanggal
Keterangan Debit Kredit

ii. Penjualan tanah (secara tunai) kepada PT A dilakukan oleh PT


I terjadi pada tahun 2020 (pada tanggal 1 Maret 2020), pada
pada tahun 2021 PT I tidak mencatat penjualan tanah.

Nama Akun Jumlah


Tanggal
Keterangan Debit Kredit

 Pada tahun 2020 PT I mengakui adanya gain on sale of


land sebesar Rp 30.000,00 – Rp 25.000,00 = Rp
5.000,00.
 Pada akhir tahun 2020 PT I menutup saldo akun Gain on
Sale of Land ke dalam akun Retained Earnings 31
Desember 2020.
 Pada awal tahun 2021 saldo akun Retained Earnings 1
Januari 2021 dalam catatan akuntansi PT I berasal dari saldo
akun Retained Earnings 31 Desember 2020.

b) Catatan Akuntansi PT A Selama Tahun 2021


i. Pada tahun 2021 PT A tidak membeli tanah dari PT I, karena PT A
membeli tanah dari PT I pada tahun 2020, maka pada tahun 2021
PT A tidak melakukan pencatatan akuntansi yang terkait dengan
tanah yang dibeli dari PT I.

Nama Akun Jumlah


Tanggal
Keterangan Debit Kredit
3|Materi Tambahan Online Kasus 6.3(handout)

ii. Pada tanggal 1 Agustus 2021 PT A menjual tanah yang dibeli dari PT
I, maka pada tahun 2021 PT A melakukan pencatatan akuntansi
yang terkait dengan tanah yang dibeli dari PT I.

Nama Akun Jumlah


Tanggal
Keterangan Debit Kredit
2021
Agu. 1 Cash Rp 45.000
Land Rp 30.000
Gain on Sale of Land Rp 15.000

Bagan Downstream

Pihak Luar Perusahaan Perusahaan Pihak Luar


Induk Anak

30.000
45.000
25.000

Berdasarkan bagan di atas, menurut sudut pandang konsolidasian, tanah dibeli


dari pihak luar sebesar Rp 25.000,00, dan dijual kepada pihak luar seharga Rp
45.000,00, maka saldo gain on sale of land konsolidasian sebesar Rp 20.000,00.

Berdasarkan bagan di atas, menurut sudut pandang konsolidasian, tanah tersebut

sudah dijual kepada pihak luar, maka gain on sale of land yang ditutup ke
dalam akun Retained Earning 1 Januari 2021 sebesar Rp 5.000,00 harus dihapus
dan diakui sebagai gain on sale of land.
4|Materi Tambahan Online Kasus 6.3(handout)

c) Catatan Akuntansi Konsolidasian pada Tanggal 31 Desember


2021
i. Kertas Kerja Konsolidasian sebelum Eliminasi
Berdasarkan jurnal yang dibuat oleh PT I dan PT A, maka kertas
kerja konsoldasian (sebagaian/partial) dibuat sebagai berikut:

Kertas kerja eliminasi transfer land antar perusahaan afiliasi pada tanggal 31
Desember 2021
Dalam rupiah
Keterangan PT I PT A Eliminasi Konsolidasian
Debit Kredit
Gain on Sale of Land - 15.000
Retained Earnings 1 Jan. 5.000

Keterangan:
 PT I adalah Perusahaan Induk
 PT A adalah Perusahaan Anak

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2021, PT A MASIH


memiliki tanah, karena tanah BELUM dijual kepada pihak luar.

ii. Jurnal Eliminasi

 Jurnal eliminasi dibuat untuk menghapus Retained Earnings 1


Januari 2021 PT I sebesar Rp 5.000,00 dan mengakui Gain
on Sale of Land yang sudah direalisir (karena tanah sudah
dijual kepada pihak luar)  Eliminasi akun dalam catatan
akuntansi PT I.

Jurnal eliminasi pada tanggal 31 Desember 2021 sebagai berikut:

Nama Akun Jumlah


Tanggal
Keterangan Debit Kredit
2021
Des. 31 Retained Earnings 1 Januari Rp 5.000,00 -
Gain on Sale of Land - Rp 5.000,00
(mencatat mengakui gain on sale of land)

Jurnal eliminasi di atas menghapus Retained Earnings 1 Januari (PT


I) sebesar Rp 5.000,00 dan mengakui Gain on Sale of Land sebesar Rp
5.000,00. Hal ini dikarenakan tanah tersebut SUDAH dijual kepada
pihak luar
5|Materi Tambahan Online Kasus 6.3(handout)

iii. Kertas Kerja Konsolidasian sesudah Eliminasi


Jurnal eliminasi di atas kemudian dimasukkan ke dalam kertas
kerja konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2021:

Dalam rupiah
Keterangan PT I PT A Eliminasi Konsolidasian
Debit Kredit
Gain on Sale of Land - 20.000 5.000 25.000
Retained Earnings 1 Jan 5.000 5.000 -

 Menurut sudut pandang konsolidasian, Gain on


Sale of Land yang ditutup ke dalam akun Retained
Earnings 1 Januari diakui sebagai Gain on Sale of
Land yang sudah direalisir. Hal ini dikarenakan
tanah telah dijual kepada pihak luar.