Anda di halaman 1dari 9

SOAL TO

1. Seorang wanita yang menderita hipertensi sejak 3 tahun lalu dan rutin menggunakan
valsartan datang ke RS dengan keluhan mual dan muntah. Mual dirasakan lebih parah pada
pagi hari. Setelah diperiksa, wanita tersebut hamil. Obat hipertensi apa yang tepat diberikan
pada pasien tersebut?
a. Valsartan
b. Furosemid
c. Captopril
d. Metildopa
e. Spironolakton
Kunci: D
Penjelasan: Rekomendasi terapi hipertensi kronik pada ibu hamil adalah labetalol, nifedipin,
atau metildopa.

2. Seorang pasien pria usia 67 tahun dengan keluhan sakit pada dada yang menjalar hingga ke
lengan. Beliau pergi ke dokter dan didiagnosa terkena angina. Dokter meresepkan obat
golongan antagonis kalsium. Pasien pernah mengalami riwayat gagal jantung. Obat apa
yang harus dihindari ?
a. Diltiazem
b. Nimodipin
c. Nikardipin
d. Amlodipine
e. Nifedipin
Kunci : A
Penjelasan :
CCB Nondihidropiridin : Verapamil dan Diltiazem; memiliki efek inotropik negatif sehingga
berbahaya pada pasien dengan riwayat gagal jantung kongestif.

3. Seorang ibu hamil dengan usia kehamilan 2 bulan datang ke rumah sakit dengan keluhan
nyeri setiap berkemih sejak 2 hari yang lalu. Diagnosis dokter menyatakan bahwa pasien
mengalami pielonefritis akut. Dokter meminta saran pada Anda untuk pemilihan antibiotik.
Obat apa yang dapat direkomendasikan pada pasien tersebut?
a. Kotrimoksazol
b. Ciprofloksasin
c. Metronidazol
d. Ampicillin
e. Kloramfenikol
Kunci: D
Penjelasan:
Tatalaksana pielonefritis akut pada ibu hamil: Terapi pilihan pertama sefuroksim, ampisilin
intravena (bila isolat sensitif); Terapi pilihan kedua gentamisin.
(Dirjen Binfar Alkes. 2006. Pedoman Pelayanan Farmasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui.
Depkes RI.)

4. Wanita usia 20 tahun menderita ISPA dengan gejala suhu tubuh 38,9C, sakit tenggorokan,
mual, dan sakit kepala. Pasien diberikan terapi amoksisilin. Bagaimana mekanisme kerja
antibiotik amoksisilin?
a. Penghambatan pada tahapan akhir transkripsi DNA bakteri
b. Penghambatan pada tahapan akhir reverse transkripsi RNA bakteri
c. Mengikat satu atau lebih pada ikatan penisilin dan lipid
d. Penghambatan pada tahapan akhir transpeptidase sintesis peptidoglikan dalam dinding
sel bakteri
e. Penghambatan pada tahapan akhir transpeptidase sintesis selulosa dalam dinding sel
bakteri
Kunci: D
Penjelasan:
Mekanisme kerja amoksisilin: menghambat sintesis dinding sel bakteri. Mengikat satu/lebih
pada ikatan PBP sehingga menyebabkan penghambatan pada tahap akhir transpeptidase
sintesis peptidoglikan.
(Medscape)

5. Seorang anak 10 tahun mengalami gatal yang cukup parah ditangan setelah terkena ulat
bulu saat bermain. Pasien telah dikompres air es untuk meredakan luka di kulitnya dan obat
untuk mengatasi gatalnya. Obat apakah yang diberikan kepada pasien?
a. CTM
b. Cetirizine
c. Loratadin
d. Desloratadin
e. Fexofenadine
Kunci: A
Penjelasan:
Pemberian oral antihistamin generasi 1 dapat mengobati gatal yang cukup parah pada
pasien yang mengalami kontak dermatitis.
(Dipiro. Pharmacotherapy Handbook Ninth Edition. United States: Mc. Grawhill. Page : 144)

6. Seorang pria usia 20 tahun datang ke apotek dengan keluhan gatal pada kulit disertai
bercak-bercak putih pada kulitnya. Pria tersebut bermaksud membeli obat dalam bentuk
sediaan salep untuk mengatasi keluhannya. Sebagai seorang apoteker, obat apa yang Anda
berikan pada pasien?
a. Hidrokortison
b. Mikonazole
c. Mometason furoat
d. Acyclovir
e. Asam salisilat
Kunci: B
Penjelasan:
Gatal pada kulit disertai bercak-bercak putih bisa terjadi akibat infeksi jamur di permukaan
kulit. Tatalaksana infeksi jamur di kulit adalah dengan pemberian antijamur topikal.
(Medscape)

7. Seorang pasien Dm Tipe 2 telah menderita DM sejak 3 bulan lalu, selama 3 bulan tersebut
pasien telah mengkonsumsi metformin 500 mg 3 kali sehari. Setelah dilakukan pemeriksaan
kadar HbA1C pada bulan ke-4 diperoleh hasil sebesar 8%, dari hasil tersebut dokter
melakukan evaluasi terhadap penggunaan metformin tersebut. Sebagai seorang apoteker,
apa yang anda sarankan?
a. Meningkatkan dosis metformin menjadi 1000 mg 3 kali sehari
b. Menyarankan penggunaan insulin kepada pasien tersebut
c. Kombinasi 3 obat antidiabetes oral
d. Menggunakan kombinasi obat metformin dengan golongan agonis GLP-1
e. Modifikasi gaya hidup
Kunci: D
Penjelasan:
Jika HnA1C belum mencapai sasaran dalam 3 bulan, maka dapat diberikan tambahan obat
ke-2 (kombinasi obat) yang memiliki mekanisme kerja berbeda.
(Konsensus Perekeni 2015 \"Algoritme Pengelolaan DM Tipe 2 di Indonesia\")

8. Seorang laki-laki mengalami cekungan di mata dan BB naik 5 kg. Badan lemas, letih dan lesu.
Dokter mendiagnosis adanya gangguan tiroid. Obat apa yang diberikan?
a. PTU
b. Levotirosin
c. Iodium
d. Methimazole
e. Betabloker
Kunci: B
Penjelasan:
Hipotiroid: Kelemahan, bradikardi, mudah mengantuk, goiter, metabolisme menurun
Terapi: Levotiroksin, Liothironin
Hipertiroid: Gugup, cemas, takikardi,tremor (gejala tirotoksikosis), kelemahan otot, turun
berat badan
1= radioaktif iodin
2= antitiroid : methimazole, PTU
3= betabloker (tappering off) untuk gejala tremor dan takikardi
4= kortikosteroid (tappering off) untuk sindrom graves
5= surgery (tiroidoktomi)
(Dipiro.JT., 2009, Pharmacoterapy Handbook 9th edition, Mc Graw Hill, New York.)

9. Sebuah Industri farmasi akan membuat sediaan tablet. Namun saat diuji tingkat kekerasan
tabletnya melebihi standar yang diepersyaratkan. Zat apakah yang harus ditambahkan pada
formula tersebut?
a. Talcum
b. Sodium starch glycolate
c. Calcium phosphate
d. Lactose
e. HPMC
Kunci: B
Penjelasan:
tingkat kekerasan kurang maka zat yang harus ditambahkan adalaha pengikat agar tablet
menjadi lebih compact
sodium starch glycolat: disintegrant
talc: glidan
calcium phosphate: filler
lactose: filler
HPMC: binder
(Wade, Ainley and Paul J. Weller. 1994. Handbook of Pharmaceutical Excipients, edisi kedua.
London: The Pharmaceutical Press.)

10. R/ cefixime 200 mg 10


Fenobarbital 30 mg 5
Mf. caps no X
S. 3dd1
Berapa bahan pengisi yang dibutuhkan tiap kapsul jika bobot 1 capsul dikehendaki 300 mg?
a. 85 mg
b. 750 mg
c. 850 mg
d. 750 mg
e. 1000 mg
Kunci: A
Penjelasan:
total bahan aktif: (10x 200)+(5x30 mg) = 2150 mg
kekurangan bobot: (10x300)- 2150 mg= 850 mg
kekurangan bobot = jumlah pengisi yang ditambahkan = 850 mg:10 = 85 mg
(Ikatan Apoteker Indonesia. Informasi Spesialite Obat Indonesia. Volume 45 – 2010 s/d
2011. Jakarta: PT. ISFI Penerbitan; 2010.)

11. Divisi RnD suatu industry farmasi sedang mengembangkan suatu produk sediaan dengan
bahan aktif yang tidak stabil jika terpapar udara. Selain itu, bahan aktif juga mengiritasi
mukosa lambung. Setelah dipelajari lebih lanjut, ternyata masalah tersebut memiliki solusi,
yaitu dengan proses penyalutan. Salut apakah yang tepat jika mempertimbangkan
karakteristik dari bahan aktif tersebut?
a. Salut Gula
b. Salut Film
c. Salut Enteric
d. semua jawaban benar
e. semua jawaban salah
Kunci: B
Penjelasan:
Teknologi salut film digunakan untuk melindungi bahan aktif rusak karena asam lambung,
serta juga melindungi mukosa lambung dari sifat iritan bahan aktif, selain itu salut film juga
dapat melindungi bahan aktif dari oksidasi
12. Bagian RnD suatu Industri Farmasi sedang mengembangkan sediaan Tablet Natrium
Diklofenak 50 mg lepas tunda. Secara umum, pengujian yang dilakukan terhadap tablet
lepas tunda hampir sama dengan tablet konvensional lainnya, namun ada satu pengujian
spesifik yang harus dilakukan pada tablet lepas tunda. Pengujian yang dimaksud adalah
a. Penetapan kadar tablet pada dua pH
b. Uji keregasan tablet pada suasana asam
c. Uji kekerasan tablet pada suasana asam
d. Penetapan kadar produk degradasi pada pH asam
e. Uji disolusi tablet pada pH asam dan basa
Kunci: E
Penjelasan:
Pemeriksaan spesifik yang perlu dilakukan pada sediaan tablet lepas tunda (salut enterik)
adalah uji disolusi pada dua media yaitu pada suasana asam dan suasana basa. Uji disolusi
pada suasana asam dilakukan selama kurang lebih 2 jam, dengan syarat tidak boleh lebih
dari 10% bahan aktif yang dilepaskan pada suasana asam. Selanjutnya uji disolusi
dilanjutkan dengan tablet yang sama pada medium buffer fosfat pH 6,8 untuk
menggambarkan suasana di usus.

13. Seorang apoteker di BPOM akan melakukan pengujian post market terhadap sediaan
aerosol yang beredar di pasaran yang mengadung salbutamol. Instrumen apakah yang
paling cocok untuk menganalisa sediaan tersebut?
a. PCR (polymerase chain reaction)
b. Spektrofotometri
c. Kertas tumerik
d. Gas Chromatography
e. Kromatogradi lapis tipis
Kunci: D
Penjelasan:
PCR: digunakan untuk deteksi DNA
Spektrofotometri: digunakan untuk deteksi konsentrasi senyawa dalam larutan
Kertas tumerik: untuk deteksi boraks
gas chromatography: untuk deteksi senyawa gas
KLT: untuk melihat pemisahan senyawa
(Ahmad, M., dan Suherman 1995. Analisis Instrumental. Airlangga University Press.
Surabaya.)

14. Seorang analis BPOM akan menguji kandungan PCT dalam sampel obat dengan metode
titrasi. Analis tersebut berkonsultasi kepada Apoteker untuk memilih metode titrasi yang
sesuai. Titrasi apakah yang digunakan ?
a. Alkalimetri
b. Kompleksometri
c. Iodometri
d. Nitrimetri
e. Cerimetri
Kunci: D
Penjelasan:
Titrasi Nitrimetri digunakan untuk sampel yang mengandung Amina. PCT memiliki gugus
Amina pada strukturnya.
Alkalimetri untuk titrasi sampel basa.
Kompleksometri untuk senyawa logam (Ca, Mg, Al).
Iodometri untuk senywa yang bereaksi redoks.
Cerimetri titrasi menggunakan Cerium.
(Buku Kimia Farmasi Analisis, Abdul Rohman)

15. Seorang analis di industri obat herbal bertanya kepada apoteker mengenai cara ekstraksi
minyak atsiri. Metode apakah yang tepat ?
a. Maserasi
b. Perkolasi
c. Soxlet
d. Reflux
e. Destilasi
Kunci: E
Penjelasan:
Destilasi digunakan untuk zat yang bersifat volatile (mudah menguap).
Maserasi merupakan metode ekstraksi dengan merendam simplisia dalam pelarut yang
sesuai.
Perkolasi merupakan mengalirkan simplisia dengan pelarut yang sesuai.
Reflux merupakan metode ekstraksi denga pelarut sesuai pada temperatur titik didih
sampel.
Soxlet yaitu metode ekstraksi dengan metode penguapan, untuk senyawa yang memiliki
kelarutan terbatas.
(Farmakope Herbal)

16. Seorang apoteker melakukan pengujian terhadap simplisia bahan baku untuk obat herbal
berbentuk suspensi. Bahan baku tersebut diduga mengandung senyawa polifenolat. Apa
reagen yang digunakan untuk pengujian tersebut ?
a. Lieberman-Buchardat
b. Fehling
c. Asam Sulfat Pekat
d. Alkohol
e. FeCl3
Kunci: E
Penjelasan:
Senyawa fenolat bisa diidentifikasi dengan FeCl3, dimana akan menghasilkan kompleks
berwarna bila hasil pengujian positif. Lieberman-Burchardate untuk senyawa Alkaloid.
Fehling untuk Karbohidrat. Asam Sulfat pekat untuk Antibiotik. Alkohol untuk uji senyawa
asam karboksilat
(Farmakope Herbal)

17. Sebuah apotek menetapkan harga jual suatu tablet dengan melihat kenaikan harga di
pasaran. Untuk satu tablet tiamfenikol yang berharga Rp 750 terjadi kenaikan harga sekitar
20%. Berapakah Harga jual tablet tiamfenikol di apotek tersebut untuk 100 tablet yang
terjual?
a. Rp 70.000
b. Rp 80.000
c. Rp 90.000
d. Rp 100.000
e. Rp. 110.000
Kunci: C
Penjelasan:
100 tablet = Rp 900 x 100 = Rp 90.000

18. Seorang apoteker di apotek akan melakukan pengadaan item obat untuk tahun 2018.
Apoteker tersebut melihat data tahun 2016 dan 2017 sebagai dasar pengadaan item
obat.Metode apakah yang digunakan apoteker tersebut ?
a. Konsumtif
b. Epidemiologi
c. VEN
d. Pareto
e. Campuran
Kunci: D
Penjelasan:
Pareto yaitu melihat item obat yang berperan terhadap omset total

19. Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke apotek membawa resep berisi captopril
bermerek. Saat dihitung harganya, pasien tidak sanggup membayar. Sehingga apoteker
memutuskan mengganti dengan obat generik dan pasien setuju.
Analisis apa yang digunakan oleh apoteker tersebut?
a. Cost effectiveness
b. Cost utility
c. Cost benefit
d. Cost minimization
e. Quality adjusted life year
Kunci: C
Penjelasan:
Karena ketika membandingkan antara obat yang sama maka yang dilihat adalah
perbandingan harga, harga mana yang lebih minimal. Maka dilakukan analisis cost
minimization.
Cost effectiveness, keywordnya membandingkan obat yang berbeda tapi sama tujuan
farmakologi misal kaptopril dengan valsartan, tujuannya untuk membandingkan efektivitas.
Cost utility keywordnya ada QALY (Quality Adjusted Life Years) melihat seberapa lama
angka/umur pasien bertambah.
Cost benefit adalah melihat kebermanfaatan, keywordnya adalah program pemerintah
bukan produk obat, misal membandingkan imunisasi TBC dengan pengobatan TBC."
(Pedoman Penerapan Kajian Farmakoekonomi oleh Dirjen Binfar. 2013.)

20. Suatu RS / apotek ingin menganalisis penggunaan obat menggunakan metode


farmakoekonomi. Outcome yang diharapkan adalah kepuasan pasien terhadap kesembuhan
penyakit berdasarkan mortilitas dan morbiditas. Metode farmakoekonomi apa yang
dimaksud ?
a. CAU
b. CEA
c. CMA
d. CBA
e. CUA
Kunci: E
Penjelasan:
Cost-Utility analysis (CUA). Metode ini dianggap sebagai subkelompok CEA karena CUA juga
menggunakan ratio cost-effectiveness, tetapi menyesuaikannya dengan skor kualitas hidup.

Anda mungkin juga menyukai