Anda di halaman 1dari 15

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
PUTUSAN
Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
Pengadilan Negeri Pematang Siantar yang mengadili perkara pidana
anak dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan

do
gu putusan sebagai berikut dalam perkara Anak:
1. Nama lengkap : M. Yunus Perangin Angin Alias Petong
2. Tempat lahir : Pematangsiantar

In
A
3. Umur/Tanggal lahir : 14/23 April 2006
4. Jenis kelamin : Laki-laki
ah

lik
5. Kebangsaan : Indonesia
6. Tempat tinggal : Jalan Aman Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar
am

Timur Kota Pematangsiantar

ub
7. Agama : Islam
8. Pekerjaan : Pelajar
ep
k

Anak ditahan dalam tahanan rutan oleh:


1. Penyidik sejak tanggal 22 Juli 2020 sampai dengan tanggal 28 Juli 2020;
ah

R
2. Penyidik Perpanjangan Oleh Penuntut Umum sejak tanggal 29 Juli 2020

si
sampai dengan tanggal 5 Agustus 2020;

ne
ng

3. Penuntut Umum sejak tanggal 5 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 9


Agustus 2020;
4. Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 6 Agustus 2020 sampai dengan

do
gu

tanggal 15 Agustus 2020;


5. Hakim Pengadilan Negeri Perpanjangan Pertama Oleh Ketua Pengadilan
In
A

Negeri sejak tanggal 16 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 30 Agustus


2020;
Anak didampingi oleh Penasihat Hukum dari Pos Bantuan Hukum
ah

lik

(Posbakum) Pengadilan Negeri Pematangsiantar, berdasarkan Penetapan


Penunjukan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms tanggal 11 Agustus 2020;
m

ub

Pengadilan Negeri tersebut;


Setelah membaca:
ka

ep

- Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Pematang Siantar Nomor


11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms tanggal 6 Agustus 2020 tentang penunjukan
ah

Hakim;
R

- Penetapan Hakim Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms tanggal 6


es
M

Agustus 2020 tentang penetapan hari sidang;


ng

- Hasil penelitian kemasyarakatan;


on

Halaman 1 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
- Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;

R
Setelah mendengar keterangan Saksi-saksi, dan Anak serta

si
memperhatikan bukti surat dan barang bukti yang diajukan di persidangan;

ne
ng
Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh
Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Menyatakan Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong terbukti

do
gu bersalah melakukan Tindak Pidana “Pencurian dalam keadaan yang
memberatkan” sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke-4

In
A
KUHPidana Jo. UU. RI. No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana
Anak;
ah

2. Menjatuhkan pidana terhadap Anak M. Yunus Perangin-Angin alias

lik
Petong dengan pidana penjara selama 5 (lima) bulan dikurangi selama Anak
berada dalam tahanan sementara, dengan perintah Anak tetap ditahan;
am

ub
3. Menyatakan barang bukti berupa:
- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam Nomor polisi
ep
BK6736WAI, 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X 125
k

warna hitam Nomor polisi BK6736WAI atas nama Suwito;


ah

Dikembalikan kepada Suwito;


R

si
- 1 (satu) buah obeng bergagang plastik warna kuning, 1 (satu) buah baju
kaos lengan pendek warna biru;

ne
ng

Dirampas untuk dimusnahkan;


4. Menghukum Anak untuk membayar biaya perkara sebesar Rp2.000,00

do
gu

(dua ribu rupiah);


Setelah mendengar permohonan Anak yang pada pokoknya
menyatakan memohon keringanan hukuman;
In
A

Menimbang, bahwa Anak diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum


didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut:
ah

lik

Bahwa Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong pada hari Selasa


tanggal 21 Juli 2020 sekira pukul 15.00 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu
m

ub

lain dalam bulan Juli 2020 bertempat di Jl. Tambun Timur Kel. Tambun Nabolon
Kec. Siantar Martoba Kota Pematangsiantar atau setidak-tidaknya pada tempat
ka

lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri


ep

Pematangsiantar yang berwenang memeriksa dan mengadili, telah mengambil


ah

barang sesuatu berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna
R

hitam Nomor polisi BK6736WAI yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan


es

orang lain yaitu saksi Suwito, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih,
M

ng

dilakukan dengan cara:


on

Halaman 2 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Awalnya Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong bertemu dengan

R
Borkat Tua alias Borkat (belum tertangkap) di Simpang Karang Sari, kemudian

si
Borkat Tua alias Borkat (belum tertangkap) mengatakan kepada Anak M. Yunus

ne
ng
Perangin-Angin alias Petong “Ayok ngambil kereta Supra X keluaran terbaru,
ada tadi didekat pabrik mie ditanah kosong, sudah kugambar tadi. Orangnya
lagi mancing dibawah itu, obeng mu kau bawakan, nanti kita coba pake obeng

do
gu aja dulu, kalau gak bisa baru pake kunci T, kunci T ada dibagasi”, selanjutnya
Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong menjawab “Ayoklah bang, ku

In
A
bawak obengku”, kemudian Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong dan
Borkat Tua alias Borkat (belum tertangkap) dengan menggunakan sepeda motor
ah

Yamaha Jupiter Z menuju Jl. Tambun Timur Kel. Tambun Nabolon Kec. Siantar

lik
Martoba Kota Pematangsiantar, selanjutnya di Jl. Tambun Timur Kel. Tambun
Nabolon Kec. Siantar Martoba Kota Pematangsiantar Anak M. Yunus Perangin-
am

ub
Angin alias Petong mendekati sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam
Nomor polisi BK6736WAI milik saksi Suwito sedangkan Borkat Tua alias Borkat
ep
(belum tertangkap) menunggu diatas sepeda motor Yamaha Jupiter Z,
k

kemudian Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong dengan menggunakan


ah

obeng bergagang plastik warna kuning membuka paksa penutup lubang sarang
R

si
kunci kontak dan membuka kunci stang sepeda motor Honda Supra X 125
warna hitam Nomor polisi BK6736WAI milik saksi Suwito, selanjutnya Anak M.

ne
ng

Yunus Perangin-Angin alias Petong mendorong sepeda motor Honda Supra X


125 warna hitam Nomor polisi BK6736WAI milik saksi Suwito ke arah jalan Jl.

do
gu

Tambun Timur, kemudian saksi Iman Nainggolan melihat perbuatan Anak M.


Yunus Perangin-Angin alias Petong, selanjutnya saksi Iman Nainggolan
berteriak “ Mau kau apain sepeda motor tersebut?”, kemudian Anak M. Yunus
In
A

Perangin-Angin alias Petong berlari ke sepeda motor Yamaha Jupiter Z dan


pergi meninggalkan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam Nomor
ah

lik

polisi BK6736WAI milik saksi Suwito;


Bahwa Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong dan Borkat Tua alias
m

ub

Borkat (belum tertangkap) tidak memiliki ijin dari saksi Suwito untuk mengambil
1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam Nomor polisi
ka

BK6736WAI dan akibat perbuatan Anak M. Yunus Perangin-Angin alias Petong


ep

maka saksi Suwito mengalami kerugian kira-kira sebesar Rp19.800.000,00


ah

(sembillan belas delapan ratus ribu rupiah);


R

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-4
es

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo. Undang-Undang Republik Indonesia


M

ng

Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak;


on

Halaman 3 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum

si
telah mengajukan saksi-saksi sebagai berikut:

ne
ng
1. Suwito, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
- Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 Saksi dan rekan Saksi
bernama Iman Naingggolan dan Syawaluddin janjian untuk memancing di

do
gu Sungai Bah Hapal, tepatnya di Jalan Tambun Timur Kelurahan Tambun
Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, dan pada

In
A
saat itu Saksi tibah lebih dahulu dan memarkir sepeda motor di atas di
tempat biasa kami memarkirkan sepeda motor jika memancing dengan
ah

jarak 60 (enam puluh) meter, kemudian tidak berapa lama Saksi Iman

lik
Nainggolan menelepon Saksi dengan mengatakan "sini dulu naik ke atas
sepeda motormu mau dicuri orang", selanjutnya Saksi naik ke tempat
am

ub
parkiran dan melihat sepeda motor Saksi sudah berubah posisinya, dan
kemudian diberitahu oleh Saksi Iman Nainggolan bahwa Saksi
ep
Syawaluddin sudah mengejar Anak, tidak berapa Saksi Syawaluddin
k

datang kembali dan memberitahu bahwa ianya tidak berhasil menangkap


ah

pelaku;
R

si
- Bahwa selanjutnya Saksi bertanya kepada orang-orang setempat yang
sedang mengarit rumput dan mereka mengatakan bahwa mereka kenal

ne
ng

dengan Anak, dan tahu dimana biasanya dia kumpul, setelah itu Saksi
pergi ke tempat biasa Anak kumpul-kumpul, dan setelah bertemu Anak,

do
gu

Anak mengakui dan mengatakan "kan tidak jadi kucuri kereta uwak",
kemudian Saksi melaporkan perkara ini ke kantor Polisi;
- Bahwa diperlihatkan foto barang bukti dan dibenarkan Saksi;
In
A

- Bahwa sepeda motor Saksi sudah berpindah dengan jarak 5 (lima)


meter;
ah

lik

- Bahwa yang rusak adalah kunci kontak sepeda motor dan agak sulit
digunakan setelah dirusak oleh Anak dengan menggunakan obeng;
m

ub

- Bahwa pada saat Saksi memarkir sepeda motor dikunci dengan baik;
- Bahwa kerugian yang Saksi alami bilamana sepeda motor tersebut
ka

berhasil diambil sekitar Rp14.000.000,00 (empat belas juta rupiah);


ep

- Bahwa Saksi tidak ada memberikan ijin kepada Anak untuk mengambil
ah

sepeda motor tersebut;


R

- Bahwa Saksi mau memaafkan Anak, namun tetap Saksi berharap ada
es

efek jera dan pelajaran untuk Anak demi masa depannya;


M

ng

on

Halaman 4 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
- Terhadap keterangan Saksi, Anak memberikan pendapat yang

R
membenarkan keterangan Saksi;

si
2. Syawaluddin, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai

ne
ng
berikut:
- Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020, Saksi bersama Saksi
Suwito dan Saksi Iman Nainggolan janjian untuk memancing di sungai Bah

do
gu Hapal, pada saat itu saksi Suwito tiba lebih dahulu dan memarkir sepeda
motor di atas ditempat biasa kami memarkirkan sepeda motor kami jika

In
A
memancing, dengan jarak 60 (enam puluh) meter, kemudian Saksi tiba
ditempat parkir, Saksi Iman Nainggolan mengatakan "kejar dulu Anak itu,
ah

mau mencuri dia", dan saat itu Saksi melihat ada Anak yang berlari ke

lik
semak-semak antara sawit, kemudian Saksi melakukan pengejaran
kepada Anak besama dengan 3 (tiga) sepeda motor lainnya yang juga
am

ub
mengejar Anak, namun saat itu Saksi tidak berhasil menangkap Anak,
selanjutnya Saksi dengar kabar bahwa Saksi Suwito berhasil menemukan
ep
Anak dan melaporkannya dalam perkara ini;
k

- Bahwa diperlihatkan barang bukti kepada Saksi dan dibenarkan sepeda


ah

motor tersebut adalah milik Saksi Suwito;


R

si
- Bahwa Saksi tidak melihat ketika Anak mencongkel sarang kotak kunci
kontak, karena ketika Saksi tiba dilokasi Anak sedang berlari;

ne
ng

- Terhadap keterangan Saksi, Anak memberikan pendapat yang


membenarkan keterangan Saksi;

do
gu

3. Iman Nainggolan, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan


sebagai berikut:
- Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 sekira pukul 15.30 WIB,
In
A

Saksi bersama Saksi Suwito dan Saksi Syawaluddin janjian untuk


memancing di sungai Bah Hapal, tepatnya Jalan Tambun Timur Kelurahan
ah

lik

Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar,


pada saat itu Saksi Suwito tiba lebih dahulu dan memarkir sepeda motor di
m

ub

atas di tempat biasa kami memarkirkan sepeda motor kami jika


memancing, dengan jarak 60 (enam puluh) meter, kemudian Saksi tiba
ka

ditempat parkir melihat ada Anak yang sedang naik disepeda motor Saksi
ep

Suwito dan sedang mencongkel kotak kunci kontaknya, spontan Saksi


ah

berteriak "mau kau apaian sepeda motor itu?” dan mendengar itu Anak lari
R

ke semak-semak, selanjutnya Saksi menelepon Saksi Suwito dan


es

mengatakan "sini dulu naik ke atas sepeda motormu mau dicuri orang",
M

ng

pada saat yang sama Saksi Syawaluddin tiba ditempat parkiran dan Saksi
on

Halaman 5 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
katakan kepada Saksi Syawaluddin untuk mengejar Anak, kemudian Saksi

R
Syawaluddin mengejar Anak dengan sepeda motornya, bersama dengan

si
orang lain yang juga melakukan pengejaran, tidak berapa Saksi

ne
ng
Syawaluddin datang kembali dan memberitahu bahwa ianya tidak berhasil
menangkap pelaku;
- Bahwa selanjutnya Saksi Suwito bertanya kepada orang-orang setempat

do
gu yang sedang mengarit rumput dan mereka memberi petunjuk setelah itu,
Saksi Suwito pergi ke tempat biasa Anak kumpul-kumpul dan berhasil

In
A
menemukan Anak dan melaporkannya dalam perkara ini;
- Bahwa diperlihatkan foto barang bukti dan membenarkan sepeda motor
ah

tersebut milik Saksi Suwito;

lik
- Bahwa Saksi melihat Anak mengotak-atik sepeda motor dengan
menggunakan obeng untuk alat mencongkel;
am

ub
- Bahwa Anak bersama temannya yang berjarak 50 (lima puluh) meter;
- Bahwa ketika Saksi mengejar Anak dengan sepeda motornya namun
ep
tidak bertemu saat itu;
k

- Terhadap keterangan Saksi, Anak memberikan pendapat yang


ah

membenarkan keterangan Saksi;


R

si
Menimbang, bahwa Anak di persidangan telah memberikan keterangan
yang pada pokoknya sebagai berikut:

ne
ng

- Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 sekira pukul 15.30 WIB, di
Jalan Tambun Timur Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba

do
gu

Kota Pematangsiantar, Anak dan teman Anak yang bernama Borkat


berencana untuk mencuri sepeda motor, dan Borkat mengatakan sudah ada
target yang akan dicuri, kemudian setelah tiba dilokasi tersebut, Anak turun
In
A

dari sepeda motor yang dikendarai Borkat, dan mendekati sepeda motor
Supra X 125 warna Hitam, kemudian Anak menggeser sepeda motor
ah

lik

tersebut, dan sambil memasukkan obeng ke kotak kunci kontak, tiba-tiba


datang Saksi Iman Nainggolan yang memergoki Anak dan berteriak "mau
m

ub

kau apain sepeda motor itu?", Anak kaget dan melarikan diri ke arah semak-
semak sawit sedangkan Borkat dengan sepeda motornya juga melarikan diri
ka

tapi Anak tidak tahu kemana Borkat pergi, selanjutya Anak bermain/kumpul
ep

dengan teman Anak dan datang Saksi Suwito menjumpai Anak dan
ah

melaporkan Anak dalam perkara tersebut;


R

- Bahwa ketika Saksi Iman Nainggolan memergoki Anak, Anak sedang


es

menggeser sepeda motor dan ketahuan sama Saski Iman Nainggolan;


M

ng

- Bahwa obeng milik Anak yang anak ambil dari rumah Ompung dari Anak;
on

Halaman 6 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
- Bahwa yang mempunyai ide untuk melakukan pengambilan sepeda

R
motor adalah Borkat dengan mengatakan “Ada disana sering orang mancing,

si
keretanya diparkir di lapangan, pake dulu obeng kalau tidak berhasil obeng

ne
ng
barulah pake kunci T”, dimana kunci T tersebut adalah milik Borkat;
- Bahwa Anak Sudah 13 (tiga belas) kali melakukan pencurian sepeda
motor sejak tahun 2019;

do
gu - Bahwa setiap mencuri Anak selalu dengan Borka dan Borkat yang
menjual sepeda motornya, akan tetapi Anak tidak tahu kemana dijual sepeda

In
A
motor yang dicuri;
- Bahwa uang yang Anak dapat dari setiap sepeda motor yang dicuri
ah

sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);

lik
- Bahwa Anak tidak ada ijin untuk dalam mengambil sepeda motor
tersebut;
am

ub
Menimbang, bahwa di persidangan telah didengar keterangan wali dari
Anak yang pada pokoknya menerangkan masih mampu memelihara, mendidik,
ep
mengawasi dan merawat Anak;
k

Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti sebagai


ah

berikut:
R

si
1. 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi
BK6736WAI;

ne
ng

2. 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam
Nomor Polisi BK6736WAI atas nama Suwito;

do
gu

3. 1 (satu) buah obeng bergagang plastik warna Kuning;


4. 1 (satu) buah baju kaos lengan pendek warna Biru;
Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang
In
A

diajukan diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:


- Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 Saksi Suwito bersama
ah

lik

Saksi Iman Naingggolan dan Syawaluddin janjian untuk memancing di


Sungai Bah Hapal, tepatnya di Jalan Tambun Timur Kelurahan Tambun
m

ub

Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, dan pada saat


itu Saksi Suwito tibah lebih dahulu dan memarkir sepeda motor di atas di
ka

tempat biasa mereka memarkirkan sepeda motor jika memancing dengan


ep

jarak 60 (enam puluh) meter, kemudian tidak berapa lama Saksi Iman
ah

Nainggolan menelepon Saksi Suwito dengan mengatakan "sini dulu naik ke


R

atas sepeda motormu mau dicuri orang", selanjutnya Saksi Suwito naik ke
es

tempat parkiran dan melihat sepeda motor sudah berubah posisinya, dan
M

ng

kemudian diberitahu oleh Saksi Iman Nainggolan bahwa Saksi Syawaluddin


on

Halaman 7 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
sudah mengejar Anak, dan tidak berapa Saksi Syawaluddin datang kembali

R
dan memberitahu bahwa tidak berhasil menangkap pelaku;

si
- Bahwa selanjutnya Saksi Suwito bertanya kepada orang-orang setempat

ne
ng
yang sedang mengarit rumput dan mereka mengatakan bahwa mereka kenal
dengan Anak, dan tahu dimana biasanya dia kumpul, setelah itu Saksi Suwito
pergi ke tempat biasa Anak kumpul-kumpul, dan setelah bertemu Anak, Anak

do
gu mengakui dan mengatakan "kan tidak jadi kucuri kereta uwak", kemudian
Saksi Suwito melaporkan perkara tersebut ke kantor Polisi;

In
A
- Bahwa cara Anak melakukan pengambilan sepeda motor tersebut
berawal pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 sekira pukul 15.30 WIB, Anak
ah

dan teman Anak yang bernama Borkat berencana untuk mengambil sepeda

lik
motor, dan Borkat mengatakan sudah ada target yang akan dicuir, kemudian
setelah tiba dilokasi tersebut, Anak turun dari sepeda motor yang dikendarai
am

ub
Borkat, dan mendekati sepeda motor Supra X 125 warna Hitam, kemudian
Anak menggeser sepeda motor tersebut, dan sambil memasukkan obeng ke
ep
kotak kunci kontak, tiba-tiba datang Saksi Iman Nainggolan yang memergoki
k

Anak dan berteriak "mau kau apain sepeda motor itu?", Anak kaget dan
ah

melarikan diri ke arah semak-semak sawit sedangkan Borkat dengan sepeda


R

si
motornya juga melarikan diri tapi Anak tidak tahu kemana Borkat pergi,
selanjutya Anak bermain/kumpul dengan teman Anak dan datang Saksi

ne
ng

Suwito menjumpai Anak;


- Bahwa sepeda motor Saksi Suwito sudah berpindah dari tempat semula

do
gu

diparkirkan dengan jarak 5 (lima) meter;


- Bahwa yang rusak adalah kunci kontak sepeda motor dan agak sulit
digunakan setelah dirusak oleh Anak dengan menggunakan obeng;
In
A

- Bahwa kerugian yang Saksi Suwito alami bilamana sepeda motor


tersebut berhasil diambil sekitar Rp14.000.000,00 (empat belas juta rupiah);
ah

lik

- Bahwa Saksi Suwito tidak ada memberikan ijin kepada Anak untuk
mengambil sepeda motor tersebut;
m

ub

- Bahwa yang mempunyai ide untuk melakukan pengambilan sepeda


motor adalah Borkat dengan mengatakan “Ada disana sering orang mancing,
ka

keretanya diparkir di lapangan, pake dulu obeng kalau tidak berhasil obeng
ep

barulah pake kunci T”, dimana kunci T tersebut adalah milik Borkat dan Anak
ah

Sudah 13 (tiga belas) kali melakukan pengambilan sepeda motor sejak tahun
R

2019, dimana setiap mengambil Anak selalu dengan Borka dan Borkat yang
es

menjual sepeda motornya, akan tetapi Anak tidak tahu kemana dijual sepeda
M

ng

motor yang dicuri;


on

Halaman 8 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
- Bahwa uang yang Anak dapat dari setiap penjualan sepeda motor yang

R
diambil adalah sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);

si
Menimbang, bahwa selanjutnya Hakim akan mempertimbangkan

ne
ng
apakah berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut di atas, Anak dapat dinyatakan
telah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;
Menimbang, bahwa Anak telah didakwa oleh Penuntut Umum dengan

do
gu dakwaan tunggal sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4 Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana Jo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor

In
A
11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang unsur-unsurnya
adalah sebagai berikut:
ah

1. Barang siapa;

lik
2. Mengambil sesuatu barang;
3. Yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain;
am

ub
4. Dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hak;
5. Dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;
ep
Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Hakim
k

mempertimbangkan sebagai berikut:


ah

Ad.1. Unsur barang siapa;


R

si
Menimbang, bahwa barang siapa secara gramatikal maksudnya adalah
setiap orang atau siapa saja sebagai subjek hukum yang mampu bertanggung

ne
ng

jawab secara hukum dan dapat dipertanggungjawabkan atas segala perbuatannya,


kecuali Undang-Undang mengatakan lain;

do
gu

Menimbang, bahwa dalam konteks perkara ini Penuntut Umum telah


mengajukan Anak M. Yunus Perangin Angin Alias Petong kemuka persidangan
yang dari masing-masing terdapat unsur permulaan bahwa Anak sebagai pelaku
In
A

perbuatan pidana dan selama persidangan berlangsung Anak dapat


menanggapi dengan baik identitas yang sesuai surat dakwaan dan keterangan
ah

lik

Saksi-saksi disamping keterangan dari Anak;


Menimbang, bahwa dengan demikian jelas bahwa yang dimaksud
m

ub

dengan unsur barang siapa dalam hal ini adalah Anak sedangkan apakah dapat
dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan suatu
ka

perbuatan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Penuntut Umum,


ep

tentunya akan dipertimbangkan lebih lanjut apakah keseluruhan unsur-unsur


ah

pasal yang didakwakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan dalam
R

perbuatannya;
es

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian di atas maka Majelis Hakim


M

ng

berpendapat kalau unsur barang siapa telah terpenuhi;


on

Halaman 9 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
Ad. 2. Unsur mengambil sesuatu barang;

ne
ng
Menimbang, bahwa R. Soesilo dalam buku Kitab Undang-Undang
Hukum Pidana, memberikan penjelasan mengenai unsur mengambil dalam
pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yaitu mengambil untuk

do
gu dikuasai, pengambilan tersebut sudah dapat dikatakan selesai apabila barang
tersebut telah berpindah tempat;

In
A
Menimbang, bahwa R. Soesilo dalam buku Kitab Undang-Undang
Hukum Pidana, memberikan penjelasan mengenai sesuatu barang dalam pasal
ah

362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yaitu segala sesuatu yang berwujud

lik
termasuk pula binatang, dimana barang tersebut harus bernilai ekonomis;
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan dihubungkan
am

ub
dengan keterangan Saksi-saksi dengan keterangan Anak dan barang bukti
bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020 sekira pukul 15.00 WIB, Saksi
ep
Suwito bersama Saksi Iman Naingggolan dan Syawaluddin janjian untuk
k

memancing di Sungai Bah Hapal, tepatnya di Jalan Tambun Timur Kelurahan


ah

Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, dan pada


R

si
saat itu Saksi Suwito tibah lebih dahulu dan memarkir sepeda motor di atas di
tempat biasa mereka memarkirkan sepeda motor jika memancing dengan jarak

ne
ng

60 (enam puluh) meter, kemudian tidak berapa lama Saksi Iman Nainggolan
menelepon Saksi Suwito dengan mengatakan "sini dulu naik ke atas sepeda

do
gu

motormu mau dicuri orang", selanjutnya Saksi Suwito naik ke tempat parkiran
dan melihat sepeda motor sudah berubah posisinya, dan kemudian diberitahu
oleh Saksi Iman Nainggolan bahwa Saksi Syawaluddin sudah mengejar Anak,
In
A

dan tidak berapa Saksi Syawaluddin datang kembali dan memberitahu bahwa
tidak berhasil menangkap pelaku;
ah

lik

Menimbang, bahwa cara Anak melakukan pengambilan sepeda motor


tersebut berawal pada tersebut di atas, Anak dan teman Anak yang bernama
m

ub

Borkat berencana untuk mengambil sepeda motor, dan Borkat mengatakan


sudah ada target yang akan dicuri, kemudian setelah tiba dilokasi tersebut, Anak
ka

turun dari sepeda motor yang dikendarai Borkat, dan mendekati sepeda motor
ep

Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi BK 6736 WAI, kemudian Anak
ah

menggeser sepeda motor tersebut, dan sambil memasukkan obeng ke kotak


R

kunci kontak, tiba-tiba datang Saksi Iman Nainggolan yang memergoki Anak
es

dan berteriak "mau kau apain sepeda motor itu?", Anak kaget dan melarikan diri
M

ng

ke arah semak-semak sawit sedangkan Borkat dengan sepeda motornya juga


on

Halaman 10 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
melarikan diri tapi Anak tidak tahu kemana Borkat pergi, selanjutya Anak

R
bermain/kumpul dengan teman Anak dan datang Saksi Suwito menjumpai Anak,

si
sedangkan sepeda motor Saksi Suwito sudah berpindah dari tempat semula

ne
ng
diparkirkan dengan jarak 5 (lima) meter;
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa 1 (satu)
unit sepeda motor Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi BK 6736 WAI

do
gu merupakan benda yang berwujud serta memiliki nilai ekonomis sehingga
dikategorikan sebagai barang yang termasuk dalam unsur ini;

In
A
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian diatas maka Hakim
berpendapat kalau unsur mengambil sesuatu barang telah terpenuhi;
ah

Ad.3. Yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain;

lik
Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan unsur ini adalah bahwa
barang yang diambil tersebut sebagian atau seluruhnya adalah milik orang lain;
am

ub
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan dihubungkan
dengan keterangan Para Saksi dengan keterangan Anak dan barang bukti 1
ep
(satu) unit sepeda motor Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi BK 6736 WAI
k

adalah milik Saksi Suwito dan tidak terbantahkan oleh Anak bahkan dibenarkan
ah

Anak;
R

si
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian diatas maka Hakim
berpendapat kalau unsur yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan

ne
ng

orang lain telah terpenuhi;


Ad.4. Dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hukum;

do
gu

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan melawan hukum adalah


tidak adanya suatu ijin yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan sesuatu
tindakan mengambil suatu barang tersebut;
In
A

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan dihubungkan


dengan keterangan Para Saksi dengan keterangan anak dan barang bukti
ah

lik

bahwa perbuatan yang dilakukan Anak dan temanya pada hari Selasa tanggal
21 Juli 2020 sekira pukul 15.30 WIB, yang telah mengambil 1 (satu) unit sepeda
m

ub

motor Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi BK 6736 WAI, yang merupakan
milik Saksi Suwito, tidak ada memberikan ijin kepada Anak dan temannya untuk
ka

mengambil barang tersebut, sedangkan Anak mengambil barang tersebut untuk


ep

dijual dan mendapatkan uang, sehingga dapat dinyatakan bahwa Anak


ah

bersama temannya yang telah mengambil barang tersebut dengan melawan


R

hukum;
es
M

ng

on

Halaman 11 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian diatas maka Hakim

R
berpendapat kalau unsur dengan maksud akan memiliki barang itu dengan

si
melawan hukum telah terpenuhi;

ne
ng
Ad.5. Unsur dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;
Menimbang bahwa unsur ini mempunyai pengertian bahwa perbuatan

do
gu tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang, dimana antara pihak yang satu
dengan yang lainnya masing-masing melakukan tugasnya dalam melakukan

In
A
tindakan tersebut, dimana antara pelaku yang satu dan pelaku yang lainnya
telah ada saling pengertian, antara yang satu dengan yang lainnya untuk
ah

mewujudkan tindak pidana tersebut;

lik
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan dihubungkan
dengan keterangan Para Saksi dengan keterangan Anak dan barang bukti
am

ub
bahwa perbuatan Anak dilakukan bersama temannya bernama Borkat, yang
telah mengambil 1 (satu) unit sepeda motor Supra X 125 warna Hitam Nomor
ep
Polisi BK 6736 WAI, mempunyai peran masing-masing, yaitu Anak berperan
k

setelah turun dari sepeda motor yang dikendarai Borkat mendekati sepeda
ah

motor tersebut kemudian Anak menggeser sepeda motor tersebut, dan sambil
R

si
memasukkan obeng ke kotak kunci kontak, sedangkan peran dari Borkat adalah
berada disekitar tempat kejadian dengan standby di atas sepeda motor yang

ne
ng

mereka kendarai;
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian diatas maka Majelis Hakim

do
gu

berpendapat kalau unsur dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih
telah terpenuhi;
Menimbang, bahwa oleh karena semua unsur dari Pasal 363 ayat (1)
In
A

ke-4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo. Undang-Undang Republik


Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak telah
ah

lik

terpenuhi, maka Anak haruslah dinyatakan telah terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam
m

ub

dakwaan tunggal;
Menimbang, bahwa dalam persidangan, Hakim tidak menemukan hal-
ka

hal yang dapat menghapuskan pertanggungjawaban pidana, baik sebagai


ep

alasan pembenar dan atau alasan pemaaf, maka Anak harus


ah

mempertanggungjawabkan perbuatannya;
R

Menimbang, bahwa oleh karena Anak mampu bertanggung jawab,


es

maka harus dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana;


M

ng

on

Halaman 12 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa tentang lama dan bentuk pidana yang akan

R
dijatuhkan terhadap diri Anak, Hakim tidak sependapat dengan tuntutan pidana

si
Penunut Umum, karena adanya hal-hal yang menjadi pertimbangan Hakim bagi

ne
ng
Anak yaitu bahwa Anak yang berusia relatif muda yang secara kejiwaan tingkah
lakunya masih mudah dipengaruhi faktor-faktor lingkungan (dalam hal ini Anak
diajak oleh orang lebih dewasa darinya);

do
gu Menimbang, bahwa dipersidangan telah pula didengar keterangan wali
dari Anak yaitu neneknya yang merawatnya sejak kecil yang pada pokoknya

In
A
masih mampu memelihara, mendidik, mengawasi dan merawat Anak;
Menimbang, bahwa dipersidangan telah pula dibacakan Laporan
ah

Penelitian Kemasyarakatan dari Pembimbing Kemasyarakatan atas nama Anak

lik
tertanggal 19 Juli 2020 yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan
Jonliharman Siallagan, SH, MH, yang pada pokoknya sebagaimana terlampir
am

ub
dalam berkas perkara;
Menimbang, bahwa setelah Hakim mendengar Permohonan Anak,
ep
keterangan Wali dari Anak dan membaca Laporan Penelitian Kemasyarakatan
k

dari Pembimbing Kemasyarakatan, maka Hakim yang memeriksa dan mengadili


ah

perkara ini berpendapat hukuman yang akan dijatuhkan terhadap Anak telah
R

si
sesuai dengan perbuatan Anak;
Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap Anak telah dikenakan

ne
ng

penagkapan dan penahanan yang sah, maka masa penangkapan dan


penahanan tersebut harus dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

do
gu

Menimbang, bahwa oleh karena Anak ditahan dan penahanan terhadap


Anak dilandasi alasan yang cukup, maka perlu ditetapkan agar Anak tetap
berada dalam tahanan;
In
A

Menimbang, bahwa terhadap barang bukti yang diajukan di persidangan


untuk selanjutnya dipertimbangkan sebagai berikut:
ah

lik

Menimbang, bahwa barang bukti berupa:


- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi
m

ub

BK6736WAI;
- 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam
ka

Nomor Polisi BK6736WAI atas nama Suwito;


ep

yang telah disita dari Saksi Suwito dan oleh karena barang bukti tersebut adalah
ah

milik Saksi Suwito, maka dikembalikan kepada Saksi Suwito;


R

- 1 (satu) buah obeng bergagang plastik warna Kuning;


es

- 1 (satu) buah baju kaos lengan pendek warna Biru;


M

ng

on

Halaman 13 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
yang telah dipergunakan untuk melakukan kejahatan dan dikhawatirkan akan

R
dipergunakan untuk mengulangi kejahatan, maka perlu ditetapkan agar barang

si
bukti tersebut dimusnahkan;

ne
ng
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana terhadap diri Anak, maka
perlu dipertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang
meringankan Anak;

do
gu Keadaan yang memberatkan:
- Perbuatan Anak meresahkan masyarakat;

In
A
Keadaan yang meringankan:
- Anak menyesali perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya
ah

lagi;

lik
- Anak masih muda dan masih berkeinginan melanjutkan sekolahnya;
- Anak bersikap sopan dan jujur dipersidangan;
am

ub
Menimbang, bahwa oleh karena Anak dijatuhi pidana, maka haruslah
dibebani pula untuk membayar biaya perkara;
ep
Memperhatikan, Pasal 363 ayat (1) ke-4 Kitab Undang-Undang Hukum
k

Pidana Jo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Tentang


ah

Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981


R

si
tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain yang
bersangkutan;

ne
ng

MENGADILI:
1. Menyatakan Anak M. Yunus Perangin Angin Alias Petong tersebut di

do
gu

atas, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak
pidana pencurian dalam keadaan memberatkan, sebagaimana dalam
dakwaan tunggal;
In
A

2. Menjatuhkan pidana kepada Anak oleh karena itu dengan pidana penjara
selama 4 (empat) bulan;
ah

lik

3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Anak


dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
m

ub

4. Menetapkan Anak tetap ditahan;


5. Menetapkan barang bukti berupa:
ka

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam Nomor Polisi
ep

BK6736WAI;
ah

- 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X 125 warna Hitam
R

Nomor Polisi BK6736WAI atas nama Suwito;


es

dikembalikan kepada Saksi Suwito;


M

ng

- 1 (satu) buah obeng bergagang plastik warna Kuning;


on

Halaman 14 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
- 1 (satu) buah baju kaos lengan pendek warna Biru;

R
dimusnahkan;

si
6. Membebankan Anak untuk membayar biaya perkara sejumlah

ne
ng
Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);
Demikianlah diputuskan pada hari Senin, tanggal 24 Agustus 2020, oleh
Rahmat Hasan Ashari Hasibuan, S.H., M.Kn., sebagai Hakim pada Pengadilan

do
gu Negeri Pematangsiantar dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada
hari dan tanggal itu juga, dengan dibantu oleh Sinto Yohana Sitompul, SH,

In
A
Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Pematangsiantar, serta dihadiri oleh
Firdaus Raja Maholi Maha, S.H., Penuntut Umum dan Anak dengan didampingi
ah

oleh Penasihat Hukum dan Wali dari Anak;

lik
Panitera Pengganti, Hakim,
am

ub
ep
k

Sinto Yohana Sitompul, S.H. Rahmat Hasan Ashari Hasibuan, S.H., M.Kn
ah

si
ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on

Halaman 15 dari 15 Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2020/PN Pms


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15