Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL BOOK REVIEW

BAHASA INDONESIA

PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

NAMA MAHASISWA : ARINA ALFA HUSNA


NIM : 5183344018
DOSEN PENGAMPU : MALAN LUBIS
MATA KULIAH : BAHASA INDONESIA

Tugas Ini Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas


Individu Mata Kuliah Bahasa Indonesia

PENDIDIKAN TATA RIAS


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadiratnya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan critical book review mata kuliah
Bahasa Indonesia ini.
Critical book review ini telah penulis susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan critical book review ini. Untuk
itu penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi
dalam pembuatan critical book review ini.
Terlepas dari semua itu, penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka penulis menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar dapat memperbaiki
critical book review ini.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, penulis yakin masih banyak
kekurangan dalam critical book review ini. Semoga Critical Book Review sederhana ini dapat
dipahami bagi siapa pun pembacanya. Sekiranya Critical Book Review ini dapat berguna
bagi penulis sendiri maupun bagi orang yang membacanya.

Medan, November 2019

Penulis

i
DAFTAR ISI

Hal
KATA PENGANTAR.............................................................................................................i
DAFTAR ISI..........................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................................1
A. Latar Belakang............................................................................................................1
B. Tujuan Penulisan.........................................................................................................1
C. Manfaat Penulisan.......................................................................................................1
D. Identitas Buku..............................................................................................................2
BAB II RINGKASAN BUKU...............................................................................................3
A. teknik pembutan bunga pres........................................................................................3
B teknik pengeringan
C. bahan dan peralatan yang dibutuhkan .......................................................................5
D.dekorasi rumah ...............................................................................................................7
1 cermin besar
2. rak tempat bumbu dapur

3 vas mangkuk kaca

4. vas parsalen putih

5 vas parsalen hitam

6.vas batok kelapa

6 teko jepaang

7. tempat tisu

BAB III PEMBAHASAN....................................................................................................11


A. Pembahasan Isi Buku................................................................................................11
BAB IV PENUTUP..............................................................................................................14
A.Kelemahan dan kelebihan
b.Kesimpulan....................................................................................................................14
c Rekomendasi..................................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................15

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Critical Book Review sangat lah penting, karena bukan hanya sekedar laporan atau
tulisan tentang isi sebuah buku atau artikel, tetapi lebih menitikberatkan pada evaluasi
(penjelasan, interprestasi & analisis) mengenai keunggulan dan kelemahan buku atau artikel
tersebut dan apa yang menarik dari artikel tersebut, bagaimana isi buku tersebut yang bisa
mempengaruhi cara berpikir & dan menambah pemahaman terhadap suatu bidang kajian
tersebut dan lebih kritis menanggapinya. Dengan kata lain dengan Critical Book Review akan
menguji pikiran pengarang atau penulis berdasarkan sudut pandang, berdasarkan pengetahuan
dan pengalaman yang dimiliki.

B. Tujuan Penulisan
Alasan dibuatnya CBR ini adalah sebagai salah satu persyaratan penyelesaian tugas,
khususnya mata kuliah dekorasi tata rias, serta untuk menambah wawasan yang luas akan
pengetahuan khususnya teknik mendekoasi . Meningkatkan daya kritis serta menguatkan
materi dekorasi

C. Manfaat Penulisan
1. Dapat menambah wawasan yang luas, khususnya tentang materi dekorasi tatarias
2. Penulis dapat lebih berpikir kritis lebih dari yang ia tahu.
3. Pembaca dapat mengetahui bahwa ada kekurangan dan kelebihan dari buku yang di
kritisi oleh penulis
4. Untuk memenuhi tugas Critical Book Review dekorasi tata rias
5.

1
D. Identitas Buku 1
1. Judul : kreasi bunga fresuntuk dekorasi interior rumah dan
cendemata
2. Edisi : Kedua
3. Penulis : maida
4. Penerbit : gramedia
5. Kota Terbit : jakarta
6. Tahun Terbit : 2014
7. Tebal buku : 93 halaman
8. ISBN : 976-602-7938-06-9
Buku Pembanding 2

1.Judul Buku :Bisnis dekorasi hasilkan puluhan juta

2.Pengarang :Arifin pane

3.Penerbit :Adifa dekorasi Medan

4.Tahun Terbit : 2013

5.Kota Terbit : Jakarta

6.Tebal Buku : 270 halaman

7.Ukuran : 14 x 22 cm

8.ISBN : 978-979-769-486-9

2
BAB II
RINGKASAN BUKU

A.bunga fres

Teknik pengeringan

Bunga yang dapat dikeringkan adalah bunga yang tidak mengandung terlalu banyak air,
seperti bunga bogenvil, bunga hortensia,  bunga mawar, bunga margerit, bunga
chrysantium dll. Bunga dari tanaman berakar bawang biasanya susah dikeringkan,
contohnya : gladiol, tulip, lili, bunga presCaranya mudah : Ambil sekitar 8 -10 tangkai
bunga (varietas yang sama), dan potong tangkai bunga sama panjang (sekitar 30 cm dari
bunga). Petik daun daun yang ada di tangkai bagian bawah. Sebaiknya jangan
membiarkan terlalu banyak daun, karena daun menyerap zat warna bunga.
Jadikan satu semua tangkai bunga dengan mengikatnya pada bagian bawah dengan tali
rapia. Setelah itu gantungkan terbalik (bunga dibawah). Usahakan untuk memilih tempat
paling kering di rumah, dan tidak terkena cahaya langsung. Akan lebih baik lagi bila
ditempatkan di tempat yang tidak terdapat cahaya sama sekali, karena zat warna bunga
akan lebih bertahan.
 Untuk bunga yang mempunyai kelopak lemah, anda dapat mengeringkannya dengan
cara lain. Siapkan wadah yang lebar dan agak dalam (keranjang bambu / baskom
besar). Lapisi dasarnya dengan kertas koran atau kertas penyerap kelembaban
(absorbant). Lalu tata kelopak bunga atau bunga diatasnya tanpa menyentuh satu sama
lain. Biarkan kering selama beberapa hari di tempat yang tidak terkena cahaya
langsung. Setelah kering, anda dapat menempatkannya didalam wadah kaca atau
keranjang bambu kecil dan tambahkan beberapa tetes parfum bunga. Hiasan ini dapat
dipergunakan sebagai pengharum ruangan atau kamar mandi.
2.bahan dan peralatan yang dibutuhkan
Pot bunga,daun,busa,dan bunga pres
3.cara pembuatanya
1 pertama bentuk busa bunga sesuai dengan pot bunga kemudian bentuk sesuai dengan
ke inginan lalu rangkai bunga satu persatu

3
B.dekorasi
dekorasi berarti menghias atau memperindah suatu benda, bangunan, atau objek lainnya
supaya sesuai dengan kondisi yang diharapkan, misalnya : dekorasi dalam kaitannya dengan
pesta adalah menciptakan suasana yang sesuai acara melalui hiasan, bunga, penataan perabot,
dan sebagainya.

Dalam bidang desain interior bangunan, dekorasi berarti tatanan perabot dan perangkat
pelengkap lainnya yang serasi dan menarik untuk dilihat. Dekorasi ruangan bisa dilakukan
sendiri oleh pemilik rumah atau dengan bantuan desainer interior yang profesional.

1dekorasi rumah
Dekorai rumah iyala suatu tahap untuk mengias rumah dan menmbah ide ide pokok
untuk membuat rumah menjadi lebih indah
Seperti menggunakan pagar pada bagian rumah
Fungsi pagar rumah bergaya minimalis saat ini bukan sekedar memenuhi standar
perlindungan dan keamanan rumah saja. Pagar kini menjadi media kreativitas para arsitek
untuk menuangkan aspek estetika pada rumah minimalis. Tak sedikit pemilik rumah bergaya
minimalis memasang pagar yang desainnya lebih menarik untuk menyesuaikan konsep rumah
itu sendiri. Diantara banyaknya konsep rumah bergaya minimalis, ada 3 konsep pagar yang
bisa diterapkan seperti pagar sederhana, pagar mewah dan pagar minimalis modern.
Desain pagar minimalis sederhana sangat ideal untuk Anda yang tak terlalu
mengutamakan kemewahan. Model ini juga sesuai bagi pemilik rumah yang memiliki
kepribadian lebih simpel. Sehingga karakter ini ingin ditampilkan pada bagian pagar rumah.
Bentuk pagar minimalis sederhana sebenarnya tak terlalu banyak ornamen atau sentuhan.
Mode pagar sederhana ini identik dengan desain pagar yang berbentuk vertikal maupun
horizontal. Selain itu, bahan material pagar yang digunakannya juga umumnya terbuat dari
besi.
Pagar minimalis sederhana cenderung lebih fungsional karena hanya memenuhi aspek
perlindungan rumah saja. Pihak pemilik rumah tak begitu mementingkan aspek yang lainnya.
Tak terkecuali untuk pemilihan warna pada cat pagar itu sendiri. Warna cat pagar sederhana
biasanya warnanya tak terlalu mencolok, tetapi lebih ke warna-warna natural yang terkesan
lebih simpel.
Selain itu juga ada penaambahan ide sekat untuk membuat ruangan menjadi minimalis

4
ekat Ruangan dimanfaatkan untuk membagi sebuah ruangan besar menjadi ruangan yang
lebih kecil atau mempunyai fungsi yang berbeda. Dengan adanya sekat ruangan, bisa
mengurangi biaya yang mungkin dialokasikan untuk pembuatan ruangan baru yang tentunya
memakan dana yang tidak sedikit. Bahan yang digunakan untuk sekat ruangan secara umum
terbuat dari kayu walau bisa juga menggunakan kombinasi lain seperti plastik dan kaca.
Menggunakan bahan parcticle board (serbuk kayu yand direkat dan di press) seperti
lazimnya furnitur furnitur modern saat ini. Model ini akan terkesan minimalis dan ringan.
Menambah ruang pustaka pada rumah
Mempunyai ruang perpustakaan sendiri di rumah bisa menjadi salah satu kegiatan dan
hobi yang menyenangkan, terutama bagi pecinta buku. Kita bisa menyediakan ruangan
tersendiri atau menggunakan lemari-lemari yang dikhususkan untuk menata buku. Pada
ruangan sendiri, kita bisa memanfaatkan secara penuh ke-empat sisi dinding dan juga dengan
pola bertingkat jika luas ruangan memungkinkan. Menggunakan ruangan yang cukup luas
dan furniture besar, ruangan yang sering dipakai adalah bagian sisi samping bangunan.
Selain itu juga kita bisa menambah dekorai lainnya pada desain rumah seperti
1. Penambahan kaca besar pada ruangan tamu atau ruangan tv
2. Rak tempat bumbu dapur sangat rapi bukan jika kita menambah rak bumbu dapur
pada dapur kita agar bumbu bumbu dapur tidak berserakan da mudah untuk kita
temua
3. Vas mangguk kaca jika di tarok di teras atau taman dapur sagat bagus’
4. Vas porselin putih sangat mebuat kesan mewah dibuat di ruang tamu
5. Vas batok kelapa jika inin medekor bagian teras rumah cocok jika kita embuat
dekorasi vas batok kelapa

5
A. Kelebihan dan Kekurangan Buku

1. Dilihat Dari Aspek Tampilan Buku


Bukunya kurang menarik untuk dibaca karena terlalu polos
2. Dilihat Dari Aspek Layout dan Tata Letak serta Tata Penulisan
Dari aspek layout dan tata letak, buku ini dominan berwarna kuning dipadukan dengan
list coklat keemasan. Dengan nama penulis dibagian atas pada sampul buku ditambah pula
judul buku yang sangat jelas terpampang dengan tulisan berwarna hitam. Namun menurut
saya dari sampul buku ini kurang menarik. Terlihat terlalu simple.
Kemudian dari segi tata penulisan masih banyak dijumpai penulisan kata yang salah.
Banyak juga kata-kata yang tidak jelas terbaca karena tinta tulisan yang tidak bagus tercetak.
Jadi seperti garis-garis hitam memanjang, tentu hal ini sangat mengganggu pembaca. Namun
untuk penulisan sudah terlihat rapi dan mudah dibaca. Apalagi ditambah dengan beberapa
gambar pendukunng semakin menambah pemahaman materi oleh pembaca.

3. Dilihat Dari Aspek Isi Buku


Secara garis besar buku utama ini sudah lengkap membahas tentang materi bahasa
Indonesia itu sendiri. Mulai dari pengertian bahasa sebagai pengembang kepribadian sampai
penulisan karya ilmiah. Materi yang dipaparkan juga sangat jelas. Dengan pemberian contoh-
contoh kasus, misalnya pada ejaan bahasa Indonesia semakin menambah pemahaman materi
oleh pembaca. Selain itu di akhir pembahasan tiap bab disuguhkan latihan soal guna
memantapkan materi yang telah diulas pada tiap-tiap bab pembahasan. Kemudian diakhiri
dengan pemberian tugas yang berkaitan dengan materi-materi tersebut.
Buku yang diterbitkan pada September 2014 ini terdiri dari 2 bab. Materi pokok yang
dibahas dalam buku ini adalah mendekorasi rumah dan cara merangkai bunga pres,. Jadi
pembaca dapat mengenal lebih jauh histori hidup dari masing-masing penulis.
Jadi dalam menganalisa kelebihan dan kekurangan pada buku ini saya dapat menarik
sebuah kesimpulan bahwasanya buku ini secara keseluruhan lebih banyak keunggulan dari
pada kelemahannya

6
Pembahasan Isi Buku Pembanding
A. Apakah itu dekorasi
Dekorasi bisa degan mudah diartian sebagai salah satu aktifitas atau pekerjaan
menghias atau memperindah suatu ttaletak atau ruang agar lebih dari segi visual atau
dipandang mata. Dekorasi menggunakan banya elemen atau benda yang ada
disekeliing kita dengan harga terjangkau atau dengan harga yang terjangkau atau
dengan benda unik serta benda khusus yang digunaka untuk dekorasi yang dapat
dimiliki dengan harga yang cukup mahal.
B. Elemen Dekorasi.
Elemen dekorasi bia diartikan sebagai segala sesuatu yag dapat digunakan untuk
keperluan dekorasi dimana elemen tersebut bisa saa digunakan seperlunya baik
beberapa elemen atau semua dikerahkan untuk dekorasi yang akan kita buat,
tentunya seni berdasar pada tingkat estetika design simpel bisa terkesan mahal dan
elegan bila tertata rapih sesuai estetika, kerapian dan susuna yang apik nan menawan.
Tentu umtuk mencapai hal yang tidak mudah. Perlu banyak belajar dan mencoba
serta pengalaman yang tentunya masih bisa digali dan dipelajari secara terus
menerus.
Bagian Dekorasi : Tema, background, backdrop, hiasan elemen pendukung, bunga/
pot, elemen utama/ Main spot, lighting/ pencahayaan, floor/ lantai, garden atau mini
dekor (dekorasi dalam dekorasi), main road/ jalan utama, entrance (gerbang) ketitik
dekorasi, galeri.
1. Tema
Jadi, tema ini yang dimaksud adalah bisa berupa jenis warna semisal pink, biru,
kuning dan lain sebagainya, sehingga kita bisa lebih fokus dimana kita akan
menyesuaikan warna kain, warna bunga warna pot hiasan dan sebagainya.
Sebagai contoh bila bertemakan pink tentu kita akan memasukkan bunga
berwarna bbiru, hitam, coklat dan lain lainnya yang mana warna itu malah tidak
cocok atau merusak.
2. Background
Backgroud yang dimaksud lebih ke arah bagian latar atau bagian belakang, yang
mana pada bagian ini merupakan bagian paling besar bahwa bagian ini
merupakan
Bagian paling besar bahkan bagian yang akan paling banyak tertutupi baik oleh
sesuatu seperti kain atau bisa terdiri dari background natural. Background ini

7
terdri dari dua jenis yaitu background natural dan background buatan atau
pembatas
3. Backdrop
Backrop berada satu level di depan background merupakan elemen yang menjadi
patokan atau area dekorasi utama, dimana backdrop ini menentukan jumlah atau
ukuran yang akan kita dekorasi. Semisal area yang akan didekorasi berukuran 10
meter dengan tinggi backgrop 2 meter, area yang tidak tertutup itulah yang di
sebut background, sedang area yang akan kita jadikan dekorai utama disebut
backdrop. Ada beberapa jenis backdrop berdasarkan bentuknya, seperti simetris
central, yaitu jenis ini dibuat sama rata atau simetris sama disisi kiri dan kanan
nya sana persis seperti mirror atau cermin, bagian kiri akan sama dengan bagian
kanan, jenis ini sangat banyak digunakan karna selain rapih juga mudah.

8
BAB IV PENUTUP

Kelemahan

1.Buku Pertama (Pendidikan Bahasa Indonesia)


Adapun kelemahan dari buku “Pendidikan Bahasa Indonesia” yaitu terdapat kata-kata
yang seharusnya tidak perlu dibuat. Dan ada beberapa kata yang seharusnya tidak dibuat
spasi tetapi dibuat spasinya. Penulisan dalam buku ini tidak bagus, warna nya tidak jelas,
banyak huruf-huruf yang hilang karena tulisannya buram. Diagram lingkaran yang terdapat
didalam buku ini juga tidak jelas, tulisannya buram. Kata yang bercetak miring tidak dapat
dibaca dengan jelas. Penulisan halaman buku pada setiap lembar letaknya terlalu naik ke atas
sehingga pemborosan tempat. Seharusnya tempat untuk halaman tersebut masih bias memuat
beberapa kata sehingga tidak terjadi pemborosan kertas. Tulisan yang terdapat dalam buku
Pendidikan Bahasa Indonesia ini seperti tulisan hasil foto-copy. Didalam buku ini juga tidak
terdapat Indeks.

2.Buku Kedua (Bahasa Indonesia)


Adapun kelemahan yang terdapat di dalam buku ini yaitu terdapat bagian dekorasi
yang terdapat pada jumlahnya sangat banyak. Alangkah lebih baik jika lebih banyak lagi jenis
jenis dari dekorasiyang disediakan pada bab itu. Atau bagian dekorasi lainnnya yang
disediakan dalam jumlah yang sesuai.
Keunggulan

9
1.Buku Pertama (Bahasa jerman di bidang pariwisata)
Buku ini sangat bagus dan cocok untuk dijadikan buku referensi pembelajaran
mahasiswa di perguruan tinggi. Buku ini juga menyediakan banyak contoh soal pada setiap
bab, sehingga lebih memudahkan pemahaman materi yang telah dipelajari pada setiap bab.
Didalam buku ini juga terdapat latihan soal yang terdapat pada setiap bab, sehingga latihan
tersebut dapat mengasah kemampuan mahasiswa dan dapat diajadikan sebagai tolak ukur
sejauh mana mahasiswa tersebut telah memahami materi yang telah dipelajari sebelumnya.

2.Buku Kedua (Bahasa Indonesia)


Kelebihan dari buku ini yaitu di dalam buku membahas tema/topic yang sangat
penting bagi mahasiswa. Tema atau topic yang dibahas di dalam buku ini sangat berguna bagi
mahasiswa untuk menulis dan membuat makalah serta proposal penelitian. Bahasa yang
digunakan adalah bahasa yang sederhana, tidak rumit dan tidak berbelit-belit sehingga sangat
mudah dipahami. Dan kita dituntut untuk pintar me manage segalanya sesuai keperluan dan
membuatnya sebagai hobi atau sekedar mengumpulkan porto polio.

Perbedaan Kedua Buku


Perbedaan yang terdapat pada kedua buku ini yaitu dibuku 1 membahas tentang jeis
jenis dari dekorasi, sedangkan buku kedua membahas tentang bagian dari dekorasi, jumlah
nya sedikit sehingga menghemat waktu, sedangkan latihan soal yang terdapat pada buku
pembanding jumlahnya sangat banyak, sehingga terjadi pemborosan waktu. Perbedaan kedua
yaitu, pada buku utama tidak terdapat indeks, sedangkan pada buku pembanding terdapat
indeks terletak di halaman terakhir dalam buku tersebut. Indeks tersebut sangat berguna
dalam sebuah buku agar kita lebih cepat menemukan letak kata yang kita cari. Perbedaan
yang ketiga yaitu, pada buku utama tidak terdapat Glosarium, sedangkan pada buku
pembanding terdapat Glosarium. Glosarium sangat bermanfaat pada sebuah buku, karena
glosarium berisi penhelasan kata-kata sulit atau biasa disebut kamus. Perbedaan yang
keempat, yaitu perbedaan tulisan. Pada buku utama, tulisannya buram dan tidak jelas dan
banyak huruf yang hilang sehingga mempersulit mahasiswa untuk membaca buku tersebut.
Sedangkan pada buku pembanding, tulisannya sangat jelas, sehingga lebih menarik dan
mudah untuk dibaca.

Kesimpulan

Kedua buku membahas materi yang hamper sama. Materi yang terdapat pada kedua b
uku tadi membahas mengenai pengertian dekorasi, jenis jenis dekorasi dan bagian bagian dari
dekorasi tersebut.

10
DAFTAR PUSTAKA

www. Youtube.com/cc/arifinplaneplaylist : Adifa dcoration

www. Youtube. Com/cc/arifinpanenpalylist : Adifa decoration

playlist :Adifa decoration

11