Anda di halaman 1dari 5

Fifth Day

 Pa Wawan : SV Poly 1 ( D )
 Pa Ayi : SI Poly 1 ( D )
 Pa Gumilar : Operator DCS
poly 1 (D)
 Pa Abdul : Operator DCS poly 1
(D)
 Pa Linda : SI Poly 1 ( C )
 Pa Rohman : SI Poly 2 ( C )
 Pa Soni : SV Poly 1 ( C )
 Pa Lendra : poly 2
(C)
 BM EG : 62
 BM PTA : 166
 BM PET : 192
 LOC : Local
 REM : Remote
Esterifikasi I dan II

Esterifikasi I dan II
 Esterifikasi I
 Start Up
1. EG (±30%level dari kolom 1 / 15 – 20 ton )
2. Heating
3. Agitator Low Speed ( 15 – 20 % speed)
4. Flow Kolom 1 ± 3000, coil jangan di heating
Ada 2 jenis Heating yaitu Jacket ( P1313 ) dan Coil
( 1311 )
5. Jika pertama mau start up cek
kebocoran,Pressure test system,utulity nya ,
Instrumen – instrumen air nya dan Nitrogen
6. Lakukan running percobaan hanya menggunakan
EG saja ( Hot Demirun )
7. Heating Perlahan ; T = ±1890C ( Titik didih EG )
8. Amati Pressure
 PTA yang diperlukan
 Pengecekan Acid Number ( mg KOH/g )
Esterifikasi I dan II
 Reaksi pembentukan DGT
PTA + 2EG DGT + 2H2O
M:
R :
S :
 Reaksi Pembentukan PET
DGT PET + (n-1)EG
M:
R :
S :
 Reaksi Pembentukan DEG
EG + EG DEG
M:
R :
S :

Esterifikasi I dan II
 Pembentukan DEG dipengaruhi oleh
1. Temperatur yang tinggi ( ± 0,5 0C SP )
2. EG spent
3. Mol ratio
4. Pressure
 DEG berpengaruh
 Mol Ratio Ester 1
mol EG Fresh+mol EG spent
= mol PTA


 Esterifikasi II

 Feeding tiap bad 1500 kg TiO2