Anda di halaman 1dari 6

“PENYELESAIAN SOAL LEMBAR KERJA MAHASISWA 1b”

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 5

AGNES BERLIAN TAMBA (4193341009)

EVA NOVITA KHAIRANI (4192441003)

FADHILAH AULIA TRIBUANADEWI (4193341002)

MASITAH (4192441004)

METYO MARKUS SITANGGANG (4193341004)

SAFIRA TRY PUSPITA (4191141001)

DOSEN PENGAMPU : Dra.Cicik Suriani, M.Si

MATAKULIAH : ANATOMI TUMBUHAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

2020/2021
Diskusikan bahan diskusi yang berupa pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman
kelompok!

1. Amilum merupakan salah satu benda ergastik yang terdapat di dalam sel
a. Berdasarkan letak hilum nya, jelaskan 3 macam butir amilum.
b. Bagaimana cara membuktikan adanya butir amilum pada sel/jaringan tertentu pada tumbuhan.
JAWAB :
A.Berdasarkan letak hilus, butir amilum dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Amilum yang konsentris (hilus terletak ditengah)
2. Amilum yang eksentris (hilus terletak ditepi)

Ket: A.Tipe eksentris, B.Tipe konsentris


B. Percobaan Sach merupakan percobaan merebus daun untuk menguji amilum. Daun dibiarkan
di tempat gelap lalu ditutpi di aluminium foil di tempat terang. Setelah itu, direbus air panas lalu
direbus menggunakan alkohol ĺalu alkohol dibersihkan dari daun lalu daun ditetesi lugol. Nanti
akan ada perubahan warna yang menjadi indikator kadar amilum di daun.

2.Plastida merupakan salah satu bagian atau organel yang khas pada sel tumbuhan. Berdasarkan
kandungan zat warna yang dimiliki, jelaskan 3 macam plastida yang terdapat pada tumbuhan!
JAWAB :
Berdasarkan kandungan zat warna, plastida dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
1. Leucoplast (tidak bewarna), biasanya lazim terdapat dalam sel-sel yang tidka terkena
cahaya matahari, misalnya pada jaringan yang terletak sangat dalam pada bagian
tumbuhan baik di atas maupun didalam tanah. Fungsinya adalah sebagai pusat sintesis
dan penyimpanan cadangan makanan seperti pati.
a) Terdapat 3 jenis leukoplas yang dibedakan berdasarkan fungsinya.
 Amiloplas    : berfungsi menyimpan amilum
 Elaioplas     : berfungsi menyimpan lemak
 Proteoplas  : berfungsi menyimpan protein
2. Kloroplast, yang mengandung klorofil yaitu suatu campuran pigmen yang memberi
warna hijau pada tumbuhan. Fungsinya adalah untuk menangkap energy cahaya yang
diperlukan untuk proses foosintesis.
3. Kromoplast, yaitu yang mengandung pigmen-pigmen lain yang menentukan timbulnya
warna merah, jinggga dan kuning pada bagian-bagian tumbuhan. Fungsi nya masih
belum jelas, tetapi berhubungan dengan kemasakan buah dari mulai hijau sampai dengan
warna merah dan juga berhubungan dengan penurunan dan peningkatan jumlah
kromoplast.
Macam-macam warna tersebut adalah sebagai berikut:
 Karotin       : Berwarna kuning, misalnya pada wortel
 Xantofil      : Berwarna kuning pada daun yang tua
 Fikosantin   : Berwarna coklat pada ganggang Phaeophyta
 Fikosianin   : Berwarna biru pada ganggang cyanophyta
   Fikoeritrin   : Berwarna merah pada ganggang Rhodophyta
 Antosianin : Memberi warna merah sampai kuning pada bunga

3. Bagaimana caranya untuk menetapkan adanya benda-benda ergastik (inklusio) berikut ini di
dalam sel:
a. Kristal kalsium oksalat.
b. Sel minyak menguap.
c. Zat lignin.
d. Butir aleuron
JAWAB :
a. Kristal kalsium oksalat
merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam
sitoplasma. Berbagai bentuk kristal Ca Oksalat diantaranya: kristal pasir, kristal tunggal
besar, rafida/jarum, kristal majemuk. Contohnya pada
Kristal kalsium oksalat merupakan endapan dan garam oksalat yang jika terakulamulasi
terlalu banyak akan bersifat racun pada tumbuhan. Bentuk-bentuk kristal Ca-Oksalat
bermacam-macam dan dapat digunakan sebagai ciri taksonomi pada tumbuhan. Bentuk-
bentuk kristal itu antara lain:
kristal tunggal besar, contohnya pada daun fruktus (Citrus sp.),
krisral pasir, contohnya pada tangkai daun bayam (Amaranthus sp.) dan daun tembakau
(Nicotiana tabacum),
kristal rafida, contohnya pada daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) dan batang
lidah buaya (Aloe sp.). kristal drussen/roset, contohnya pada tangkai daun begonia dan
batang jarak (Ricinus communis).
kristal sferokristal (radial), contohnya pada Phylocactus.

- Batang Aloe vera (lidah buaya) : memiliki kristal Ca oksalat berbentuk rafida/ jarum
- Batang Mirabilis jalapa (bunga pukul empat) : memiliki kristal Ca Oksalat berbentuk
jarum, pasir dan ada yang kristal tunggal besa
- Batang Amaranthus sp (bayam) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk jarum, pasir
- Batang dan Daun Citrus sp (jeruk) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk kristal tunggal
besar

b. Sel minyak menguap


Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel, terdapat dalam vakuola. Dalam sebuah sel,
kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan.
Minyak atsiri dikenal dengan nama minyak eteris atau minyak terbang merupakan bahan
yang bersifat mudah menguap (volatile), mempunyai rasa getir, dan bau mirip tanaman
asalnya yang diambil dari bagian-bagian tanaman seperti daun, buah, biji, bunga, akar,
rimpang, kulit kayu, bahkan seluruh bagian tanaman.

Minyak asiri, atau dikenal juga sebagai minyak eterik (aetheric oil), minyak esensial
(essential oil), minyak terbang (volatile oil), serta minyak aromatik (aromatic oil), adalah
kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun
mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak asiri merupakan bahan
dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam
perdagangan, hasil sulingan (distilasi) minyak atsiri dikenal sebagai bibit minyak
wangi.Para ahli biologi menganggap minyak asiri sebagai metabolit sekunder yang
biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh hewan (hama)
ataupun sebagai agensia untuk bersaing dengan tumbuhan lain (lihat alelopati) dalam
mempertahankan ruang hidup.

c. Zat lignin
 Lignin atau zat kayu adalah salah satu zat komponen penyusun tumbuhan. Komposisi
bahan penyusun ini berbeda-beda bergantung jenisnya. Lignin terutama terakumulasi
pada batang tumbuhan berbentuk pohon dan semak. Pada batang, lignin berfungsi
sebagai bahan pengikat komponen penyusun lainnya, sehingga suatu pohon bisa berdiri
tegak (seperti semen pada sebuah batang beton). Jaringan tumbuhan yang banyak
mengandung lignin terdapat pada dinding sel sklerenkim.
Lignin atau zat kayu adalah salah satu zat komponen penyusun tumbuhan. Komposisi
bahan penyusun ini berbeda-beda bergantung jenisnya. Lignin terutama terakumulasi
pada batang tumbuhan berbentuk pohon dan semak. Pada batang, lignin berfungsi
sebagai bahan pengikat komponen penyusun lainnya, sehingga suatu pohon bisa berdiri
tegak (seperti semen pada sebuah batang beton).Berbeda dengan selulosa yang terbentuk
dari gugus karbohidrat, struktur kimia lignin sangat kompleks dan tidak berpola sama.
Gugus aromatik ditemukan pada lignin, yang saling dihubungkan dengan rantai alifatik,
yang terdiri dari 2-3 karbon. Proses pirolisis lignin menghasilkan senyawa kimia aromatis
berupa fenol, terutama kresol.

d. Butir aleuron
Aleuron dan kristal putih telur ditemukan pada endosperm yang mengering. Proses
keringnya biji, yang berarti mengeringnya endosperm menjadi semakin sedikit sehingga
konsentrasi konsentrasi zat-zat yang terlarut seperti putih telur, garam dan lemak akan
semakin besar, kemudian vakuola pecah. Hal ini akan terus berlangsung hingga vakuola
pecah menjadi kecil-kecil yang mengandung zat-zat yang mengkristal yang disebut
aleuron. Sebuah aleuron berisi sebuah/ lebih krsitaloid putih telur dan sebuah atau
beberapa guboid(bulatan kecil yang terbuat dari zat fitin yaitu garam Ca dan Mg dari
asam mesoinosit hexafosfor).
Lapisan aleuron adalah lapisan paling luar dari endosperm, diikuti oleh endosperm
bertepung bagian dalam. Lapisan sel ini kadang-kadang disebut sebagai endosperm
perifer. Itu terletak di antara pericarp dan lapisan hialin dari endosperma. Berbeda dengan
sel-sel endosperm bertepung, sel-sel aleuron tetap hidup pada saat dewasa. Ploidi aleuron
adalah (3n) sebagai hasil dari pembuahan ganda .

4.Jelaskan ciri khas dari sel tumbuhan!


JAWAB:
Ciri khas sel tumbuhan yaitu terdiri dari organel dan sitoplasma, dimana semua organel (kecuali
inti sel atau neukleus) dan struktur subselular yang ada di dalam sitoplasma akan tertutup oleh
membran sel atau dinding sel sebagai lapisan pelindung. Jenis organel pada sel tumbuhan
bermacam-macam dan masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda.

Ciri-ciri Sel Tumbuhan :

 Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.


 Memiliki dinding sel.
 Memilki plastida (kloroplas, kromoplas, dan leukoplas).
 Memilki vakuola yang besar.
 Ukuran nukleusnya lebih kecil dibandingkan vakuola.
 Bentuk selnya tetap.
 Penyimpanan energinya dalam bentuk butiran pati.
 Asal energi dari fotosintesis/ bersifat autotroph (menghasilkan makanannya sendiri)

Secara umum, struktur sel terbagi atas sel eukariotik dan sel prokariotik. Sel tumbuhan tergolong
ke dalam sel eukariotik. Sel eukariotik merupakan sel makhluk hidup bernukleus yang dibungkus
oleh membran. Ciri-ciri sel eukariotik adalah sebagai berikut:

1. Sitoplasma dan nukleoplasma terpisah.


2. Bahan gen berada di dalam inti sel.
3. Memiliki organel seperti badan golgi, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, dan
kloroplas (pada tumbuhan).
4. Bahan gen (DNA) berbentuk seperti pita ganda yang tersusun spiral saling melilit (double
helix).