Anda di halaman 1dari 9

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH II

Dosen pengampu: Agung Juliarto, S.E., M.Si., Akt., Ph.D.

Disusun oleh :
Tata Firmansyah (40011419650018)

Kelas: A /D4 Akuntansi Perpajakan

AKUNTANSI PERPAJAKAN
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SOAL

Soal 11.5

Peristiwa berikut terkait dengan kasus litigasi hukum dan dalam perusahaan pada saat menyusun
laporan keuangan. Tentukan bagaimana perusahaan menyajikan atau mengungkapkan kasus
tersebut dalam laporan keuangannya!

1. Produk mainan anak-anak yang diproduksi PT Seruni terbukti tidak sesuai dengan
standar. Konsekwensinya, produk mainan tersebut harus ditarik dari pasar dan
pemerintah telah mengeluarkan surat perintah penarikan barang tersebut. Penarikan
tersebut menyebabkan kerugian senilai Rp. 1.000.000.000.
2. PT Utama Manufakturing telah terbukti melakukan pelanggaran pajak. Konsekwensi dar
pelanggaran tersebut adalah PT Utama MAnufakturing harus membayar denda.
Perkembangan terbaru terkait kasus menyebutkan ahwa besaran denda masih dapat
diperkirakan dalam bentuk rentangan angka yaitu RP. 250.000.000 sampai dengan Rp.
400.000.000.
3. PT Mandira menerimasurat ketetapan kurang bayar. Berdasarkan ketetapan tersebut
perusahaan harus membayar kekurangan pajak sebesar Rp. 6.000.000.000. atas surat
ketetapan pajak kurang bayar tersebut, perusahaan mengajukan keberatan. Namun sampai
dengan tahap pelaporan jawaban atas keberatan belum diterima.
4. PT Arena sedang menjalani kasus hokum terkait penebangan pohon secara ilegaldisuatu
daerah di Sumatera saat ini kasus sedang dalam pengkajian mendalam termasuk
pencarian bukti kuat untuk dapat menetapkan PT Arena telah melakuakan penebangan
secara illegal.

Jawaban:

1. Ententitas mengakui beban dan liabilitas

Kerugian Produk Mainan RP. 1.000.000.00


Persediaan Produk Mainan Rp. 1.000.000.000

2. Tidak diakui sebagai bahan dan liabilitas, informasi merupakan liabilitas kontijensi
karena besaran denda masih dapat diperkirakan dalam bentuk angka yaitu Rp.
250.000.000 s.d Rp. 400.000.000
3. Tidak diakui sebagai beban dan liabilitas,informasi merupakan liabilitas kontijensi karena
surat ketetapan pajak kurang bayar PT Mandiro perusahaan mengajukan keberatan.
Namun sampai dengan tanggal pelaporan jawaban atas diterima.
4. Tidak diakui sebagai beban dan liabilitas,informasi merupakan liabilitas kontijensi karena
sampai saat ini kasus hukum terkait penerbangan pohon secara ilegal di daerah Sumatera
yang dilakukan PT Arena,sedangkan dalam tahap penghasilan secara mendalam termasuk
pencarian bukti untuk menetapkan PT. Arena melakukan penerbangan secara ilegal

PILIHAN GANDA

1. PT Toba menerbitkan obligasi dengan nilai nominal Rp500.000.000, dengan jangka


waktu jatuh tempo 5 tahun. Jika obligasi tersebut diterbitkan dengan nilai premium, maka
Jawab : C. Tingkat bunga efektif lebih kecil dari tingkat bunga nominal.
2. Jika entitas membeli aset tetap dan menerbitkan wesel bayar sebagai pembayarannya.
Dalam transaksi tersebut, maka entitas harus mengukur nilai wesel bayar tersebut
sebesar:
Jawab : A. Nilai wajar dari aset tetap.
3. Pada tanggal 1 Januari 2015, PT Kapuas menerbitkan obligasi dengan nilai nominal
Rp1.000.000.000, dengan tingkat bunga 6%, dengan jangka waktu 10 tahun. Obligasi
tersebut membayar bunga tiap semester. Tingkat bunga efektif adalah 5%. Berapakah
harga jual obligasi tersebut?
Jawab : C. Rp10.437.618
Penyelesaian :

Nilai sekarang dari pokok utang


Rp1.000.000.000 × 0,78120 = Rp781.200.000
Nilai sekarang dari bunga
(Rp1.000.000.000 × 6% × 6/12) 8,75206 =Rp262.561.800
Total =Rp1.043.761.800
Obligasi dijual pada harga premium
Kas Rp1.043.761.800
Utang obligasi Rp1.000.000.000
Premium obligasi Rp43.761.800

4. PT Lintas menerbitkan obligasi dengan nilai nominal Rp1.800.000.000 dan tingkat bunga
kupon 10%, pada tanggal 1 Januari 2015. Obligasi tersebut mempunyai jangka waktu
jatuh tempo 5 tahun dan bunga dibayar tiap semesteran. Dengan tingkat bunga efektif
12%, harga jual obligasi tersebut adalah Rp1.667.520.000. Berapa beban bunga yang
dilaporkan untuk tahun 2015?
Jawab : A. Rp206.496.000
Penyelesaian :
 Nilai nominal Rp1.800.000.000.
 Harga jual Rp1.667.520.000, maka obligasi dijual dengan harga diskon, diskon
utang obligasi sebesar Rp132.480.000.
 Tingkat bunga kupon 10% yang dibayarkan tiap semesteran.
 Jangka waktu 5 tahun.
Amortisasi persemester:
Rp 132.480 .000
=Rp13.248 .000
10 periode
Bunga persemester:
1
Rp 1.800.000 .000 ×12 % × =Rp 90.000.000
2
Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran bunga dan amortisasi tiap semester sebagai
berikut.
Beban bunga Rp103.248.000
Diskon utang obligasi Rp13.248.000
Kas Rp90.000.000
Jadi beban bunga yang dilaporkan selama tahun 2015 sebesar Rp206.496.000
(Rp103.248.000 × 2)
5. Dalam laporan posisi keuangan per 31 Desember 2018 dari PT Banjar, terdapat akun
utang obligasi dengan nilai tercatat Rp9.243.000.000. Obligasi tersebut mempunyai nilai
nominal Rp9.000.000 dan pertama kali diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2015 dan
akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2025. Bunga obligasi sebesar 9% dibayar
tiap tanggal 1 Januari 2019, PT Kapuas memutuskan untuk melunasi 1/3 dari obligasi
tersebut dengan membayar senilai Rp2.940.000.000. Berapa keuntungan/kerugian yang
diakui entitas terkait dengan transaksi pelunasan tersebut?
Jawab : B. Keuntungan Rp141.000.000
Penyelesaian :
diterbitkan tanggal 31 Desember 2015
Utang Obligasi : Rp. 9.243.000.000
Nilai nominal : Rp 9.000.000
1 Januari PT Kapuas melunasi 1/3 senilai Rp. 1.940.000.000
Rp . 9.243 .000 .000
=Rp. 3.081.000 .000
3
Maka yang dicatat seharusnya dikurangi yang dibayarka
Rp. 3.081.000.000 – Rp 2.940.000.000 = Rp. 141.000.000

LATIHAN

Latihan 12.2

PT Delta menerbitkan obligasi dengan nilai nominal Rp500.000.000 pada tanggal 1 Februari
2015. Obligasi tersebut tertanggal 1 Januari 2015, dengan jangka waktu 10 tahun dan tingkat
bunga kupon 7%. Harga jual obligasi tersebut adalah Rp490.000.000 ditambah bungan akru.
Berapa total kas yang diterima PT Delta pada tanggal penerbitan obligasi tersebut?

Jawab :

Beban bunga/tahun = 7%×500.000.000 = 35.000.000

Beban bunga/bulan = 35.000.000:12 = 2.916.667

Karena, harga jual < nilai nominal, maka terjadi diskon sebesar = 500.000.000 - 490.000.000
= 10.000.000

Karena obligasi dijual 1 bulan sejak tanggal penerbitan, maka terdpt beban bunga yg sudah
berjalan.

Jurnal pada saat penjualan obligasi:

Kas Rp. 492.916.667

Diskon pada utang obligasi Rp. 10.000.000

Utang obligasi Rp. 500.000.000

Beban bunga Rp. 2.916.667

Jadi, total kas yang diterima adalah Rp. 492.916.667

Latihan 12.3

Pada tanggal 1 Juni 2015, PT Tenggi membeli tanah dengan nilai wajar Rp1.500.000.000 dengan
menerbitkan wesel bayar tanpa bunga dengan jangka waktu 5 tahun dengan nilai nominal
Rp2.250.000.000. Apabila PT Tenggo meminjam ke bank untuk membeli tanah tersebut, PT
Tenggo akan dikenakan biaya pinjaman sebesar 10%. Catat ayat jurnal untuk mencatat
pembelian tanah tersebut!

Jawab :

Jurnal Penentuan tanah dengan menerbitkan wesel bayar :


116-2015 Tanah Rp. 1.500.000.000
Kas Rp. 750.000.000

Wesel Bayar Rp. 2.250.000.000

Jurnal Pembelian Tanah dengan meminjam ke bank


116-2015 Tanah Rp. 1.500.000.000
Biaya Pinjaman Rp. 150.000.000
Utang Bank Rp. 1.650.000.000
(Rp. 1.500.000.000 X 10%)

SOAL

Soal 12.1

PT Lintas menerima kas sejumlah Rp392.082.900 dari penerbitan obligasinya pada tanggal 1
Januari2015. Obligasi PT Lintas tersebut mempunyai nilai nominal Rp400.000.000, tingkat
bunga 7,8%, jangka waktu 20 tahun. Bunga dibayar tiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember.
Tingkat suku bunga efektif adalah 8%.

Diminta:

1. Buatlah ayat jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi!


2. Buatlah tabel amortisasi selama jangka waktu obligasi tersebut!
3. Catat ayat jurnal pada tangga l 30 Juni 2015dan 31 Desember 2015!
4. Buatlah penyajian di laporan posisi keuangan terkait nilai tercatat utang obligasi pada
tanggal 31 Desember 2012!

Jawab:

1. Jurnal Penerbitan Obligasi 1 Jan 2015


Kas Rp. 392.082.900
Diskonto Obligasi Rp. 7.917.100
Utang Obligasi Rp. 400.000.000
2. Tabel Amortisasi

1 2 3 4
Periode Bunga dibayar Beban bunga Amortisasi Diskonto Nilai tercatat
diskonto belum
diamortisasi
7,8%x6/12xNN 8%X6/12XNT (2)-(1) (4)-(3) NN-4
1/1/2015 Rp.7,917,100 Rp.392,082,900
6/30/2015 Rp.15,600,000 Rp.15,683,316 Rp.83,316 Rp.7,833,784 Rp.392,166,216
12/31/2015 Rp.15,600,000 Rp.15,686,649 Rp.86,649 Rp.7,747,135 Rp.392,252,865
6/30/2016 Rp.15,600,000 Rp.15,690,115 Rp.90,115 Rp.7,657,021 Rp.392,342,979
12/31/2016 Rp.15,600,000 Rp.15,693,719 Rp.93,719 Rp.7,563,302 Rp.392,436,698
6/30/2017 Rp.15,600,000 Rp.15,697,468 Rp.97,468 Rp.7,465,834 Rp.392,534,166
12/31/2017 Rp.15,600,000 Rp.15,701,367 Rp.101,367 Rp.7,364,467 Rp.392,635,533
6/30/2018 Rp.15,600,000 Rp.15,705,421 Rp.105,421 Rp.7,259,046 Rp.392,740,954
12/31/2018 Rp.15,600,000 Rp.15,709,638 Rp.109,638 Rp.7,149,408 Rp.392,850,592
6/30/2019 Rp.15,600,000 Rp.15,714,024 Rp.114,024 Rp.7,035,384 Rp.392,964,616
12/31/2019 Rp.15,600,000 Rp.15.718,585 Rp.118,585 Rp.6,916,799 Rp.393,083,201
6/30/2020 Rp.15,600,000 Rp.15,723,328 Rp.123,328 Rp.6,793,471 Rp.393,206,529
12/31/2020 Rp.15,600,000 Rp.15,728,261 Rp.128,261 Rp.6,665,210 Rp.393,334,790
6/30/2021 Rp.15,600,000 Rp.15,733,392 Rp.133,392 Rp.6,531,818 Rp.393,468,182
12/31/2021 Rp.15,600,000 Rp.15,738,727 Rp.138,727 Rp.6,393,091 Rp.393,606,909
6/30/2022 Rp.15,600,000 Rp.15,744,276 Rp.144,276 Rp.6,248,815 Rp.393,751,185
12/31/2022 Rp.15,600,000 Rp.15,750,047 Rp.150,047 Rp.6,098,767 Rp.393,901,233,
6/30/2023 Rp.15,600,000 Rp.15,756,049 Rp.156,049 Rp.5,942,718 Rp.394,057,282
12/31/2023 Rp.15,600,000 Rp.15,762,291 Rp.162,291 Rp.5,780,427 Rp.394,219,573
6/30/2024 Rp.15,600,000 Rp.15,768,783 Rp.168,783 Rp.5,611,644 Rp.394,388,356
12/31/2024 Rp.15,600,000 Rp.15,775,534 Rp.175,534 Rp.5,436,110 Rp.394,563,890
6/30/2025 Rp.15,600,000 Rp.15,782,556 Rp.182,556 Rp.5,253,554 Rp.394,746,446
12/31/2025 Rp.15,600,000 Rp.15,789,858 Rp.189,858 Rp.5,063,696 Rp.394,936,304
6/30/2026 Rp.15,600,000 Rp.15,797,452 Rp.197,452 Rp.4,866,244 Rp.395,133,756
12/31/2026 Rp.15,600,000 Rp.15,805,350 Rp.205,350 Rp.4,660,894 Rp.395,339,106
6/30/2027 Rp.15,600,000 Rp.15,813,564 Rp.213, 564 Rp.4,447,330 Rp.395,552,670
12/31/2027 Rp.15,600,000 Rp.15,822,107 Rp.222,107 Rp.4,225,223 Rp.395,774,777
6/30/2028 Rp.15,600,000 Rp.15,830,991 Rp.230,991 Rp.3,994,232 Rp.396,005,768
12/31/2028 Rp.15,600,000 Rp.15,840,231 Rp.240,231 Rp.3,754,001 Rp.396,245,999
6/30/2029 Rp.15,600,000 Rp.15,849,840 Rp.249,840 Rp.3,504,161 Rp.396,495,839
12/31/2029 Rp.15,600,000 Rp.15,859,834 Rp.249,834 Rp.3,244,327 Rp.396,755,673
6/30/2030 Rp.15,600,000 Rp.15,870,227 Rp.270,227 Rp.2,974,100 Rp.397,025,900
12/31/2030 Rp.15,600,000 Rp.15,881,036 Rp.281,036 Rp.2,693,064 Rp.397,306,936
6/30/2031 Rp.15,600,000 Rp.15,892,277 Rp.292,277 Rp.2,400,787 Rp.397,599,213
12/31/2031 Rp.15,600,000 Rp.15,903,969 Rp.303,969 Rp.2,096,818 Rp.397,903,182
6/30/2032 Rp.15,600,000 Rp.15,916,127 Rp.316,127 Rp.1,780,691 Rp.398,219,309
12/31/2032 Rp.15,600,000 Rp.15,928,772 Rp.338,772 Rp.1,451,919 Rp.398,548,081
6/30/2033 Rp.15,600,000 Rp.15,941,923 Rp.341,923 Rp.1,109,996 Rp.398,890,004
12/31/2033 Rp.15,600,000 Rp.15,955,600 Rp.355,600 Rp.754,396 Rp.399,245,604
6/30/2034 Rp.15,600,000 Rp.15,969,824 Rp.369,824 Rp.384,572 Rp.399,615,428
12/31/2034 Rp.15,600,000 Rp.15,984,617 Rp.384,617 Rp.0 Rp.400,000,000

3. Jurnal pembelian bunga tahun 2015


30 Juni 2015
Beban Bunga Rp. 15.683.316
Diskonto utang obligasi Rp. 83.316
Kas Rp. 15.600.000
31 Des 2015
Beban bunga Rp. 15.686.649
Diskonto bunga obligasi Rp. 86. 649
Kas Rp. 15.600.000

4. Posisi keuangan nilai tercatat liabilitas pada 31 des 2012


Utang obligasi Rp. 393.606.910
Amortisasi diskon Rp. 6.343.090 +
Total Rp. 400.000.000

Posisi keuangan nilai tercatat liabilitas tanggal 31 Des 2012


Utang obligasi Rp. 392.252.865
Amortisasi diskon Rp. 7.747.135 +
Total Rp. 400.000.000