Anda di halaman 1dari 2

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan : 26
Nama Mata Pelatihan : Komitmen Mutu
Nama Peserta : Puji Ramadani Harahap, AMKG
Nomor Daftar Hadir : 32
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : LPP Agro Nusantara

A. Pokok Pikiran

Komitmen mutu dapat diartikan sebagai janji terhadap diri sendiri yang tercermin dalam

tindakan dan perbuatan untuk menjaga standar yang telah ditetapkan. Sebagai ASN, tugas apapun

yang diemban merupakan tanggungjawab kita untuk dilaksanakan secara optimal dengan prinsip

efektivitas, efisiensi, inovasi, dan mutu. Sehingga masyarakat sebagai stakeholder merasa puas

dengan pelayanan yang diberikan. Terdapat empat indikator dari nilai-nilai dasar komitmen mutu

antara lain:

1. Efektivitas

Berasal dari kata efektif yang berarti berhasilguna, dapat mencapai hasil yang ditargetkan.

Efektivitas merujuk pada tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan baik menyangkut

jumlah maupun mutu hasil kerja.

2. Efisiensi

Berasal dari kata efisien artinya berdaya guna. Efisiensi merupakan tingkat ketepatan realisasi

penggunaan sumberdaya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan shingga dapat diketahui ada

tidaknya pemborosan sumber daya, penyalahgunaan alokasi, pemyimpangan prosedur, dan

mekanisme yang keluar alur.

3. Inovasi

Terdapat 3 urutan kegiatan dalam rangka mencapai Inovasi, antara lain semangat belajar,

kreativitas, dan imajinasi. Inovasi perlu dilakukan agar dapat beradaptasi dengan tuntutan

perubahan yang dipicu oleh pergeseran selera pasar, meningkatnya harapan dan daya beli

masyarakat, gaya hidup, kesejahteraan, ekonomi, pengaruh globalisasi, serta perkembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi.

4. Mutu

Mutu merupakan standar yang menjadi dasar untuk mengukur hasil capaian kerja, selain itu juga

sebagai pembeda dengan produk yang dihasilkan oleh Lembaga sejenis.


Target utama kinerja ASN yang berbasis komitmen mutu yaitu mewujudkan kepuasan

masyarakat yang menerima layanan (customer satisfaction). Dengan dikaitkan tiga fungsi utama

pegawai ASN (pasal 10), yaitu sebagai: (1) pelaksana kebijakan publik, (2) pelayan publik, dan

(3) perekat dan pemersatu bangsa, maka dalam implementasi fungsi tersebut pegawai ASN harus

menunjukkan perilaku yang komitmen terhadap mutu, bukan sekedar menggugurkan kewajiban

formal atau menjalankan rutinitas pelayanan. Dengan demikian, ASN harus mampu menjadi

pelayan publik yang handal dan profesional, menjadi pendengar yang baik atas berbagai keluhan

dan pengaduan masyarakat, sekaligus mampu menindaklanjutinya dengan memberikan solusi

yang tepat melalui langkah perbaikan secara nyata, bukan sekedar janji-janji muluk untuk

menenangkan gejolak masyarakat.

Selain itu untuk membangun komitmen mutu, implementasi mutu dalam layanan public harus

senantiasa dimodifikasi agar kemampuan terus berkembang. Karena kondisi saat ini yang bersifat

dinamis ASN perlu terus berfikir kritis terhadap dinamika. Menjadikan keterbatasan sebagai

sarana untuk melahirkan sikap kreatif dan inovatif. Faktor yang memfasilitasi inovasi antara lain:

kepemimpinan yang memiliki visi-misi untuk perubahan yang lebih baik, lingkungan kerja yang

kondusif menorong adanya kreativitas, dan budaya yang memfasilitasi lahirnya inovasi.

B. Penerapan

Sebagai Seorang Perawat gigi Komitmen Mutu pada proses pelayanan pasien di puskesmas

khususya di poli gigi haruslah berdasarkan TUPOKSI dan SOP yang berlaku. Serta memberikan

pelayanan yang optimal dan selalu menjaga kualitas mutu pelayanan tetap baik , agar pasien

merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.

Anda mungkin juga menyukai