Anda di halaman 1dari 3

Husen Renaldi Sofyan

12405183441 MBS 4C

Soal kasus.
1 a. Current ratio = Aktiva Lancar ( Current Assets )
Utang Lancar ( Current Liabilities )
2004 = 8.900
6.300
= 1,41 = 1,5 kali
2005 = 11.600
7.500
= 1,56 = 1,6 kali
2006 = 13.300
7.000
= 1,9 kali

b. Quick ratio = Kas + bank + piutang


Current Liabilities
2004 = 8.900 – 1.950
6.300
= 6.950
6.300
= 1,10 kali
2005 = 11.600 – 4.000
7.500
= 7.600
7.500
= 1,01 kali
2006 = 13.300 – 3.000
7.000
= 10.300
7.000
= 1,47 kali

c. Cash ratio = Kas + bank


Current Liabilities
2004 = 1.750 + 2.250
6.300
= 4.000
6.300
= 63%
2005 = 2.000 + 2.250
7.500
= 4.250
7.500
= 57%
2006 = 3.150 + 2.850
7.000

= 6.000
7.000
= 86 %

d. Rasio Perputaran Kas = Penjualan bersih


Modal Kerja bersih
2004 = 9.950
8.900 – 6.300
= 9.950
2.600
= 3,38 kali = 4 %
2005 = 10.950
11.600 – 7.500
= 10.950
4.100
= 2,67 kali = 3 %
2006 = 11.950
13.300 – 7.000
= 11.950
6.700
= 1,9 kali =2 %

e. Inventory to NWC = Inventory


Current assets – Current Liabilities
2004 = 1.950
8.900 -6.300

= 1.950
2.600
= 0,75 = 75 %
2005 = 4.000
11.600 – 7.500
= 4.000
4.100
= 0,975 = 98 %
2006 = 3.000
13.300 – 7.000
= 3.000
6.700
= 0,476 = 48 %

2. a. Jika standar industry untuk current ratio 1,5 kali, menunjukkan kondisi perusahaan
kurang baik dibandingkan dengan perusahaan lain, karena rasionya masih di bawah rata-
rata industri ( 2 kali ) = standar industri.

b. Jika standar industry untuk quick ration 1,1 kali, menunjukkan kondisi perusahaan
lebih baik dari perusahaan lain ( 1,5 kali ) = standar industri.

c. Jika standar industry untuk cash ratio 40 %, menunjukkan kondisi perusahaan kurang
baik karena untuk membayar kewajiban masih memerlukan waktu menjual sebagian dari
aktiva lancar lainnya, dengan standar industry 50 %.

d. Jika standar industry untuk ratio perputaran kas 9 %, menunjukkan bahwa keadaan
perusahaan kurang baik, karena masih kurang dari rata-rata industry dengan standar
industry 10 %.

e. . Jika standar industry untuk inventory to NWC 15 %, menunjukkan kondisi


perusahaan baik karena berada diatas rata-rata industry perusahaan, artinya perusahaan
melakukan peningkatan inventory to NWC dari tahun sebelumnya dengan standar
industry 12 %.