Anda di halaman 1dari 19

Soal Hukum Hooke dan Pembahasannya

08.38

Soal Hukum Hooke dan Pembahasannya

1. Sebuah balok yang bermassa 225 gram digantungkan pada pegas sehingga pegas bertambah
panjang 35 cm. Berapa panjang pegas mula-mula jika konstanta pegas 45 N/m ?

Di ketahui :

m = 225 gram =0,225 kg

X2 = 35 cm

K : 45 N/m

Ditanya :

X1 . . . .

Jawab :

F = k . Δx

F = w = m. g = 0.225 kg . 10s/m2 = 2.25 N

F = k . Δx

2.25 N = 45 N/m .Δx

2.25 N / 45 N/m = Δx

0.05 m = Δx

5 cm = Δx

Δx = x2 – x1

5 cm = 35 cm – x1

30 cm = x1

Jadi panjang pegas mula-mula 30 cm

2. Konstansta dua buah pegas yang dihubungkan secara paralel 100 N/m. jika sebuah pegas dengan
konstanta 200 N/m digantungkan pada pegas peralel tersebut. Tentukan pertambahan panjang
pegas jika beban bermassa 3 kg digantungkan

pada pegas

tersebut ?

Di ketahui :

K1 = 100 N/m
K2 = 200 N/m

m : 3 kg

ditanya :

Δx . . . . ?

Jawab :

Kp = k1 + k2

Kp = 100 N/m + 200 N/m

Kp = 300 N/m

F = w = m . g = 3 kg (10m/s2) = 30 N

F = k . Δx

30 N = 300 N/m . Δx

30 N / (300N/m) = Δx

0.1 m = Δx

10 cm = Δx

Jadi pertambahan panjang pegas tersebut adalah 10 cm.

3. jika ditarik dengan gaya 100 N pegas bertambah panjang 5 cm. berapakah energy potensial pegas
yang di perlukan agar pegas bertambah panjang 15 cm?

Di ketahui :

F = 100 N

ΔX1 = 5 cm = 0.05 m

ΔX2 = 15 cm = 0.15 m

Di tanya :

Ep . . .?

Jawab :

F = k . Δx

100 N= k . 0.05 m

K = F / Δx

K = 100 N / 0.05 m

K = 200 N/m

Ep = ½ k Δx2
Ep = ½ (200 N/m) (0.15)2

Ep = 2.25 Joule

Jadi energi potensial pegas yang diperlukan agar pegas bertambah panjang 15 cm sebesar 2.25 Joul

1. Sebuah pegas yang bersifat elastis memiliki luas penampamg 100 m2. Jika pegas ditarik dengan
gaya 150 Newton. Tentukan tegangan yang dialami pegas !

Diketahui :

A : 100 m2

F : 150 N

Ditanya :

σ...?

Jawab :

σ:F/A

σ : 150 N / 100 m2

σ : 1.5 N/m2

2. Sebuah kawat yang panjangnya 100 cm ditarik dengan gaya 100 Newton. Yang menyebabkan
pegas bertambah panjang 10 cm. Tentukan regangan kawat !

Diketahui :

Lo : 100 cm

ΔL : 10 cm

F : 100N

Ditanya :

e....?

jawab :

e : ΔL /

Lo

e : 10 cm / 100 cm

e : 0.1

3. Diketahui panjang sebuah pegas 25 cm. Sebuah balok bermassa 20 gram digantungkan pada pegas
sehingga pegas bertambah panjang 5 cm. Tentukan modulus elastisitas jika luas penampang pegas
100 cm2 !
Diketahui :

Lo : 25 cm

ΔL : 5 cm

m : 20 gram : 0.02 kg

F : w : m . g : 0.02(10) : 0.2 N

A : 100 cm : 0.01 m

Ditaya :

E . . . .?

Jawab :

E : σ/e

E : (F /A ) / (ΔL/Lo)

E : ( 0.2 N/ 0.01 m2) / (5 cm /25 cm )

E : (20 N /m2 )/ (0.2)

E : 100 N/m2

4. Sebuah pegas panjangnya 20 cm. Jika modulus elastisitas pegas 40 N/m2 dan luas ketapel 1 m2.
Tentukan besar gaya yang diperlukan agar pegas bertambah panjang 5 cm

Diketahui :

Lo: 20 cm

E : 40 N/m2

A : 1 m2

ΔL : 5 cm

Ditanya :

F....?

Jawab :

E : σ/e

E : (F /A ) / (ΔL / Lo)

40 N/m2: (F / 1 m2) / (5cm/20 cm)

40 N/m2 :( F/ 1 m2 ) / ¼

160 N/m2 : F/1 m2

F : 160 N
Contoh Soal Elastisitas dan Pembahasannya

Contoh Soal Modulus Young atau Modulus Elastisitas

1. Sebuah kawat memiliki panjang 100 cm, kawat tersebut digantungkan pada sebuah pengait
kemudian diberi beban 4 Kg, diketahui luas penampang kawat 0,2 . Tentukanlah :

a. Besar modulus Young atau modulus elastisitas


b. Besar tekanan atau stress pada kawat
c. Besar regangan atau strain

Jawab

a. Menentukan besar modulus Young

Kita harus merubah satuan-satuan besaran yang diketahui kedalam satuan internasional

Setekah merubah satuan pada besaran yang diketahui  sekrang besaran tersebut bisa kita
subtitusikan kedalam persamaan atau rumus modulus elastisitas

Rumus Modulus Young

 Besar moudulus Young kawat pada soal ini adalah

b. Menentukan besar tekanan atau stress pada kawat

Rumus Tekanan pada Kawat


Besar tekanan yang dialami oleh kawat adalah

c. Menentukan besar regangan pada kawat

Rumus Regangan

 Besar regangan pada kawat

Contoh Soal Hukum Hooke

2. Sebuah pegas memiliki panjang 8 cm dan digantung pada statif. Ketika diberi beban 400
gram, panjang pegas menjadi 10 cm. Besar konstanta pegas adalah ?

Jawab

Untuk menjawab soal ini bisa kita gunakan hukum Hooke

Rumus Hukum Hooke

Kemudian kita rubah bentuk persamaannya menjadi

Besar konstanta pegas adalah


Contoh Soal Pegas Susunan Paralel

3. Dua buah pegas identik 400 N/m ( memiliki besar konstanta pegas yang sama ) disusun
paralel seperti pada gambar di bawah ini. Tentukan :

a. Besar konstanta pegas pengganti ata besar konstanta pegas total


b. Pertambahan panjang total pegas jika besar beban 400 gram

Jawab

a. menentukan besar konstanta pegas total

untuk susunan pegas paralel bisa kita gunakan rumus konstanta pegas total untuk susunan
paralel seperti di bawah ini

Rumus Konstanta  Pegas Susunan Paralel

Besar konstanta pegas paralel pada soal ini adalah

b. Menentukan besar pertambahan panjang total

 Untuk menentukan besar pertambahan panjang total  pegas bisa kita gunakan hukum Hokke
Besar pertambahan panjang totalnya adalah

Contoh Soal Susunan Pegas Seri

4. Dua buah pegas disusun seri seperti pada gambar di bawah ini. Besar kontanta pegas
pertama 60 N/m dan besar konstanta besar pegas kedua 30 N/m Tentukan :

a. Besar konstanta pegas pengganti ata besar konstanta pegas total


b. Pertambahan panjang total pegas jika besar beban 40 gram

Jawab

a. Menentukan besar konstanta pegas susunan seri

Kita bisa gunakan rumus atau persamaan konstanta pegas susunan seri

Rumus Konstanta Pegas Susunan Seri


  Besar kontanta pegas gabungan susunan seri adalah

b. menentukan besar pertambahan panjang total pada susunan seri

Bisa kita gunakan rumus hukum Hooke

Besar pertambahan panjang total adalah

5. Tiga buah pegas disusun seperti pada gambar di bawah ini. Pegas pertama dan pegas kedua
identik 150 N/m, sedangkan besar konstanta pegas ketiga adalah 600 N/m. Tentukanlah :

a. Besar konstanta pegas pengganti ata besar konstanta pegas total


b. Pertambahan panjang total pegas jika besar beban 800 gram

Jawab

a. Menentukan besar konstanta pegas

Soal ini adalah soal gabungan rangkaian pegas seri dan paralel. Pegas satu dan dua adalah
susunan pegas paralel sehingga langkah pertama kita harus menggabungkan terlebih dahulu
pegas pertama dan pegas yang kedua

sehingga bentuk rangkaian pegas pada soal seolah-olah akan menjadi

Perhitungan konstanta pegas pertama dan kedua susunan paralel menjadi seperti di bawah ini

Kemudian setelah rangkaian tiga pegas menjadi dua pegas kita bisa hitung dengan
menggunakan rumus susunan seri pegas

Besar konstanta pegas total adalah

b. menentukan besar pertambahan panjang total rangkaian pegas


Gunakan hukum Hooke untuk menentukan besar pertambahan panjang total pegas

Pertambahan panjang total pegas adalah

Soal No. 1
Sebuah pegas digantung dengan posisi seperti gambar berikut! Pegas kemudian diberi beban benda
bermassa M = 500 gram sehingga bertambah panjang 5 cm.

Tentukan :
a) Nilai konstanta pegas
b) Energi potensial pegas pada kondisi II
c) Energi potensial pegas pada kondisi III ( benda M kemudian ditarik sehingga bertambah panjang 7
cm)
d) Energi potensial sistem pegas pada kondisi III
e) Periode getaran yang terjadi jika pegas disimpangkan hingga bergetar harmonis
f) Frekuensi getaran pegas

Pembahasan
a) Nilai konstanta pegas
Gaya-gaya yang bekerja pada benda M saat kondisi II adalah gaya pegas dengan arah ke atas dan
gaya berat dengan arah ke bawah. Kedua benda dalam kondisi seimbang. 
b) Energi potensial pegas pada kondisi II

c) Energi potensial pegas pada kondisi III ( benda M kemudian ditarik sehingga bertambah panjang 7
cm)

d) Energi potensial sistem pegas pada kondisi III

e) Periode getaran yang terjadi jika pegas disimpangkan hingga bergetar harmonis

f) Frekuensi getaran pegas

Soal No. 2
Enam buah pegas identik disusun sehingga terbentuk seperti gambar di bawah. Pegas kemudian
digantungi beban bermassa M . 

Jika konstanta masing-masing pegas adalah 100 N/m, dan massa M adalah 5 kg, tentukan :
a) Nilai konstanta susunan pegas
b) Besar pertambahan pertambahan panjang susunan pegas setelah digantungi massa M
Pembahasan 
a) Nilai konstanta susunan pegas

b) Besar pertambahan pertambahan panjang susunan pegas setelah digantungi massa M

Penjelasan Tambahan
2a) Pegas 1, pegas 2 dan pegas 3 disusun paralel, bisa diganti dengan satu buah pegas saja,
namakan k123 misalnya. Untuk susunan paralel total konstantanya tinggal dijumlahkan saja Dek,
sehingga k123 = 100 + 100 + 100 = 300 N/m
Pegas 4 dan pegas lima juga disusun paralel, penggantinya satu pegas saja, namakan k 45, 
k45 = 100 + 100 = 200 N/m
Terakhir kita tinggal punya 3 pegas, yaitu k123 = 300 N/m, k45 = 200 N/m dan k6 = 100 N/m yang
disusun seri.
Trus,..cari ktotal dengan rumus untuk susunan seri (pake seper-seper gt) seperti jawaban di atas.

2b) Benda M dipengaruhi gaya gravitasi / beratnya (W) yang arahnya ke bawah. Kenapa tidak
jatuh,..karena ditahan oleh pegas (ada gaya pegas Fp) yang arahnya ke atas. Benda dalam kondisi
diam, sehingga gaya ke gaya berat besarnya harus sama dengan gaya pegas. Jadi F p = W. Rumus
Fp = kΔ x, sementara rumus W = mg.

Soal No. 3
Perhatikan gambar berikut! Pegas-pegas dalam susunan adalah identik dan masing-masing memiliki
konstanta sebesar 200 N/m. 

Gambar 3a

Gambar 3b

Tentukan :
a) nilai total konstanta susunan pegas pada gambar 3a
b) nilai total konstanta susunan pegas pada gambar 3b

Pembahasan 
a) nilai total konstanta susunan pegas pada gambar 3a
Susunan pada gambar 3a identik dengan 4 pegas yang disusun paralel, sehingga k tot = 200 + 200 +
200 + 200 = 800 N/m

b) nilai total konstanta susunan pegas pada gambar 3b

Soal No. 4
Sebuah benda bermassa M = 1,90 kg diikat dengan pegas yang ditanam pada sebuah dinding seperti
gambar dibawah! Benda M kemudian ditembak dengan peluru bermassa m = 0,10 kg.

Jika peluru tertahan di dalam balok dan balok bergerak ke kiri hingga berhenti sejauh x = 25 cm,
tentukan kecepatan peluru dan balok saat mulai bergerak jika nilai konstanta pegas adalah 200 N/m!

Pembahasan 
Peluru berada di dalam balok, sehingga kecepatan keduanya sama besarnya, yaitu v.
Balok dan peluru ini punya energi kinetik EK. Kenapa kemudian berhenti? Karena dilawan oleh
gesekan pada lantai. Jadi persamaan untuk kasus ini adalah :

Masuk datanya untuk mendapatkan kecepatan awal gerak balok (dan peluru di dalamnya) : 

Soal No. 5 
Perhatikan gambar berikut ini! 
Tentukan :
a) nilai konsanta pegas
b) energi potensial pegas saat x = 0,02 meter
(Sumber gambar : Soal UN Fisika 2008 Kode Soal P4 ) 

Pembahasan 
a) nilai konsanta pegas

b) energi potensial pegas saat x = 0,02 meter

Soal No. 6
Seorang anak yang massanya 50 kg bergantung pada ujung sebuah pegas sehingga pegas
bertambah panjang 10 cm. Tetapan pegas bernilai...
A. 500 N/m
B. 5 N
C. 50 N/m
D. 20 N/m
E. 5000 N/m

Pembahasan
kΔx = mg
k (0,1) = 50(10)
k = 5000 N/m

Soal No. 7
Perhatikan hubungan antara gaya (F) terhadap pertambahan panjang (Δ X) berikut! Manakah yang
memiliki konstanta elastisitas terbesar? 
Pembahasan
Gaya elastik, gaya pegas:
F = kΔx
k = F/Δx

Paling besar?

A. k = 50 / 10 = 5
B. k = 50 / 0,1 = 500
C. k = 5 / 0,1 = 50
D. k = 500 / 0,1 = 5000
E. k = 500 / 10 = 50
(elastisitas - un fisika sma 2013)

Soal No. 8
Untuk merenggangkan pegas sebesar 5 cm diperlukan gaya 10 N. Tentukan pertambahan panjang
pegas jika ditarik dengan gaya sebesar 25 N!

Pembahasan
Dari rumus gaya pegas diperoleh besar konstanta pegas, jangan lupa ubah cm ke m:
F = kΔx
10 = k(0,05) k = 10/0,05
k = 200 N/m

Untuk F = 25 N, dengan k = 200 N/m


F = kΔx
25 = 200Δx
Δx = 25/200 meter = 12,5 cm.

Selain cara di atas bisa juga dengan cara perbandingan, hasilnya sama.

Soal No. 9
Untuk meregangkan sebuah pegas sebesar 4 cm diperlukan usaha 0,16 J. Gaya yang diperlukan
untuk meregangkan pegas tersebut sepanjang 2 cm diperlukan gaya sebesar...
A. 0,8 N
B. 1,6 N
C. 2,4 N
D. 3,2 N
E. 4,0 N
(umptn 1996)

Pembahasan
Data:
Δx = 4 cm = 0,04 m
W = 0,16 joule

Usaha pegas tidak lain selisih energi potensial pegas, dalam hal ini bisa dianggap dari kondisi Δx = 0
m menjad Δx = 0,04 m

W = ΔEp
W = 1/2 k(Δx)2
0,16 = 1/2 k (0,04)2
k = 200 N/m

Kembali ke rumus gaya pegas dengan pertambahan panjang yang diminta sekarang adalah 2 cm
Δx = 2 cm = 0,02 m
F = kΔx
F = 200(0,02) = 4 newton.

Soal No. 10
Sepotong kawat logam homogen dengan panjang 140 cm dan luas penampangnya 2 mm 2 ketika
ditarik dengan gaya sebesar 100 N bertambah panjang 1 mm. Modulus elastik bahan kawat logam
tersebut adalah....
A. 7 × 108 N/m2
B. 7 × 109 N/m2
C. 7 × 1010 N/m2
D. 7 × 1011 N/m2
E. 7 × 1017 N/m2
(Modulus Elastisitas - UAN Fisika 2002)

Pembahasan
Data:
F = 100 N
Lo = 140 cm = 1,4 m
A = 2 mm2 = 2 × 10−6 m2
ΔL = 1 mm = 10−3 m
E =....

Rumus modulus elastisitas atau modulus young 

Dimana F = gaya, Lo = panjang mula-mula, A = luas penampang, ΔL = pertambahan panjang, dan E


= modulus elastisitas, semuanya dalam satuan standar.
Masukan datanya 

Soal No. 11
Susunan pegas berikut ini memiliki konstanta pengganti sebesar.....

A. 200 N/m
B. 225 N/m
C. 250 N/m
D. 400 N/m
E. 750 N/m

Soal No. 12
Sebuah pipa vertikal terpasang di dalamnya sebuah pegas dan sebuah penampang lingkaran dari
karet berjari-jari 10 cm seperti terlihat pada gambar berikut. 

Suatu zat cair dengan massa jenis 800 kg/m3 kemudian dimasukkan ke dalam pipa hingga setinggi 35
cm. Pegas tertekan ke bawah hingga posisinya setinggi h. Jika konstanta pegas adalah 200 N/m dan
percepatan gravitasi 10 m/s2 tentukan nilai h!

Pembahasan
Soal ini menghubungkan topik gaya pegas dengan gaya berat dari cairan atau fluida. Ingat selain
rumus berat w = mg, bisa juga w = ρ g V, dimana ρ adalah massa jenis benda dan V adalah volume
benda. Jika benda berbentuk tabung, volume benda bisa diganti dengan luas alas kali tinggi atau hA,
sehingga w = ρ g hA.

Tentukan dulu perubahan panjang pegas akibat diisinya pipa dengan cairan:
Gaya dari pegas = Gaya dari zat cair 
Dengan demikian h = 50 cm − 44 cm = 6 cm
contoh soal susunan pegas, contoh soal hukum hooke, contoh soal elastisitas ekonomi, contoh soal
energi potensial pegas, contoh soal elastisitas fisika kelas xi, contoh soal konstanta pegas
gabungan, susunan pegas seri paralel campuran, rumus konstanta pegas..