Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN UJIAN PRAKTIK FISIKA

TENTANG ARUS LISTRIK AC&DC

GURU PEMBIMBING:

Suji Siswoyo,S.Pd

DISUSUN OLEH:

Septi Eka Novitasari (26)

Kelas : XII – IPA 2

SMAN 1 KUTOREJO
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

i
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur patut kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,
atas berkat dan penyertaan-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Ujian
Praktik Fisika yang bejudul “Laporan Ujian Praktik Tentang Arus Listrik AC &
DC ” ini.Tidak pula saya menghaturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang
telah membantu dalam penulisan makalah ini.
Saya menyadari bahwa laporan ini jauh dari kata sempurna,terdapat
berbagai kekurangan, baik materi yang terkandung di dalamnya maupun teknis
penulisan. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun guna melengkapi laporan ini.
Akhir kata, kami berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi
pembaca.Apabila terdapat kesalahan maupun kekurangan, mohon dimaafkan.

Mojokerto, 07 Maret 2020

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Halaman Sampul................................................................................................. i
Kata Pengantar.................................................................................................... ii
Daftar Isi.............................................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................... 1
B. Rumusan Masalah.......................................................................... 2
C. Tujuan Penulisan............................................................................ 2
D. Manfaat Penulisan......................................................................... 2
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengertian ................................................................................... 3
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses terjadinya
arus AC & DC............................................................................. 5
C. Kelebihan dan Kekurangan arus AC & DC................................ 5
D. Manfaat arus AC & DC dalam penerapan kehidupan
sehari-hari.................................................................................... 6
E. Perbedaan arus AC & DC............................................................ 7
F. Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Pararel........................... 8
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian ........................................................................... 10
B. Tempat Penelitian ....................................................................... 10
C. Waktu Penelitian ........................................................................ 10
D. Alat dan Bahan `.......................................................................... 10
E. Cara Kerja ................................................................................... 11
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan......................................................................................... 14
B. Saran................................................................................................... 14
Daftar Pustaka................................................................................................... 15

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sebagian besar energi listrik yang digunakan sekarang dihasilkan oleh
generator listrik dalam bentuk arus bolak-balik. Arus bolak-balik tersebut
dapat dihasilkan dengan induksi magnetik dalam sebuah generator AC. Arus
dan tegangan listrik selalu mempunyai nilai tetap, tidak berubah terhadap
waktu. Arus dan tegangan listrik semacam ini disebut arusdan tegangan DC
(Direct 6urrent). Sedangkan arus dan tegangan listrik yang nilainya selalu
berubah terhadap waktu secara periodik disebut arus dan tegangan bolak balik
atau arus dan tegang AC (Alternating Current). Arus bolak-balik dalam dunia
kelistrikan banyak digunakan.Berdasarkan pengertian tersebut, dapat diartikan
bahwa arus bolak-balik berbentuk gelombang. Dalam banyak pemakaian,
tegangan listrik yang digunakan dihasilkan oleh sumber dalam bentuk
tegangan yang dengan waktu secara sinusoida. Demikian juga dalam
rangkaian elektronika banyak digunakan tegangan semacam ini yang
dihasilkan oleh isolator.Dalam rangkaian arus bolak-balik, baik tegangan
maupun kuat arusnya berubah-ubahsecara periodik. Oleh sebab itu untuk
penggunaan yang praktis diperlukan besaran listrik bolak-balik yang tetap,
yaitu harga efektif. Tegangan bolak-balik sinusoidal, tersedia dari bermacam-
macam sumber. Sumber arus bolak-balik pada umumnya dihasilkam oleh
pembangkit tenaga listrik seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit
Listrik Tenaga Uap, Pembangkit &istrikTenaga Gas, Pembangkit Listrik
Tenaga Angin dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (Panas matahari ) .
Pernahka anda melihat gardu listrik ? Biasanya merupakan transmisi tegangan
tinggi. Secara umum listrik bolak balik berarti penyaluran listrik dari
sumbernya (misalnya PLN ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk.
Sebuah penghantar dalam rangkaian arus bolak-balik memiliki
hambatan,reaktansi induktif, dan reaktansi kapasitif.

1
B. Rumusan Masalah
1. Apakah semua lampu dari rangkaian menyala terang ?
2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi proses terjadinya AC & DC ?
3. Apa kelebihan dan kekurangan dari arus AC & DC dan rangkaian pararel ?
4. Apa manfaat dari arus AC & DC dalam penerapan kehidupan
sehari-hari ?
5. Apa saja perbedaan dari arus AC & DC ?

C. Tujuan Penelitian
1. Mengetahui nyala terang atau redupnya semua lampu pada rangkaian.
2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses terjadinya arus AC
& DC .
3. Mengetahui kelebihan dan kekurangan arus AC & DC dan rangkaian
pararel.
4. Mengetahui manfaat dari arus AC & DC dalam penerapan kehidupan
sehari-hari.
5. Mengetahui perbedaan dari arus AC & DC.
6. Menambah pengetahuan dan kreativitas dalam bereksperimen.

D. Manfaat Penelitian
1. Dapat mengetahui nyala terang atau redupnya semua lampu pada
rangkaian.
2. Dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses terjadinya
arus AC & DC .
3. Dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan arus AC & DC dan
rangkaian pararel.
4. Dapat mengetahui manfaat dari arus AC & DC dalam penerapan
kehidupan sehari-hari.
5. Dapat mengetahui perbedaan dari arus AC & DC.
6. Dapat menambah pengetahuan dan kreativitas dalam bereksperimen.

2
BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian

Pengertian Arus bolak-balik (AC)


Arus bolak-balik (AC/alternating current) adalah arus listrik di mana
besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Berbeda dengan
arus searah di mana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan
waktu. Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk
gelombang sinusoida, karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang
paling efisien. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain, bentuk
gelombang lain pun dapat digunakan, misalnya bentuk gelombang segitiga
(triangular wave) atau bentuk gelombang segi empat (square wave).
Arus bolak balik adalah arus listrik yang berbalik arah dengan
frekuensi tetep sehingga disebut arus AC (Alternating Current). Pada listrik
arus bolak balik, GGl serta arusnya mempunyai lebih dari satu arah atau
arahnya berubah sebagai fungsi waktu. Sumber Arus bolak balik adalah
generator Arus bolak balik. Generator Arus bolak balik terdiri atas sebuah
kumpuran persigi yang diputar dlam medan magnet.Arus bolak balik
dibedakan antara Arus bolak balik yang mempunyai fungsi atau pola grafik
sinusoida dan Arus bolak balik yang non sinusoida seperti pada gambar :

3
Sumber arus bolak balik adalah generator arus bolak alik, generator
arus bolak balik terdiri atas sebuah kumparan persegi yang diputar dalam
medan magnet. Gaya gerak listrik (GGL) yang dihasilkan oleh generator arus
bolak balik berubah secara periodic menurut fungsi sinus atau cosinus. GGL
sinusoida ini dihasilkan oleh sebuah kumparan yang berputar dengan laju
sudut tetap.
Pengertian Arus searah (DC)
Arus searah (bahasa Inggris: direct current, DC) adalah aliran elektron
dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi
potensialnya lebih rendah. Sumber arus listrik searah biasanya adalah baterai
(termasuk aki dan Elemen Volta) dan panel surya. Arus searah biasanya
mengalir pada sebuah konduktor, walaupun mungkin saja arus searah
mengalir pada semi-konduktor, isolator, dan ruang hampa udara
Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari
ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan
yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus
negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran
elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang
"tampak" mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.

Pengertian Rangkaian pararel


Rangkaian listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana semua
input komponen berasal dari sumber yang sama. Semua komponen satu sama
lain tersusun paralel. Hal inilah yang menyebabkan susunan paralel dalam
rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung
yang diperlukan lebih banyak). Selain kelemahan tersebut, susunan paralel
memiliki kelebihan tertentu dibandingkan susunan seri. Adapun kelebihannya
adalah jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang
lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya

4
Gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel disebut
rangkaian seri-paralel (kadang disebut sebagai rangkaian campuran atau
rangkaian kombinasi).

B. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses terjadinya arus AC & DC


 Faktor yamg mempengaruhi arus bolak-balik (AC) :
1. Tegangan maksimum
2. Kecepatan sudut
3. Waktu
Dibuktikan dengan rumus :
 Faktor yamg mempengaruhi arus searah (DC) :
1. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya
arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub
negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya
lubang-lubang bermuatan positif, yang "tampak" mengalir dari kutub
positif ke kutub negatif.
C. Kelebihan dan Kekurangan arus AC & DC
a) Kelebihan arus AC:
1. Arus AC yang umumnya digunakan oleh PLN dan perusahaan
listrik untuk menyalurkan listrik menuju ke tempat yang jauh.
2. Arus AC lebih mudah dibangkitkan. Untuk membangkitkan AC
yang besar cukup mudah yaitu dengan cara menggunakan
generator.
3. Hemat biaya.
4. Memberikan lebih banyak energi.
5. Tegangan bisa dinaikan dan diturunkan melalui trafo, step up dan
down.
6. Saklar pemutus lebih sederhana.
b) Kekurangan arus AC:
1. Arus AC tidak dapat disimpan. Tidak ada aki yang dapat
menyimpan listrik AC secara lama.

5
2. Mudah dipindahkan. Arus DC bisa disimpat dalam bentuk battery
dan dipindahkan ke tempat lain dengan mudah.
3. Tidak bisa dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

c) Kelebihan arus DC:


1. Mudah untuk membawa dan dapat disimpan dalam waktu yang
lama. Arus Listrik DC dapat kita temui di setiap peralatan
elektronik seperti remote dan segala jenisnya. Yang dapat disimpan
dalam bentuk baterai atau aki.
2. Aman digunakan pada komponen elektronika.
3. Mempunyai getaran getaran frekuensi yang halus.

d) Kekurangan arus DC:


1. Daya rendah
Arus DC hanya bisa digunakan dalam daya yang rendah dan tidak
dalam daya yang tinggi.
2. Tidak tahan lama jadi kita harus sering sering mengontrol daya
daripada alat yang kita gunakan, dengan kata lain perlu dilakukan
pengsisian ulang atau charge.
3. Harganya mahal.
4. Saklar pemutus lebih rumit.

D. Manfaat arus AC & DC dalam penerapan kehidupan sehari-hari


 Manfaat arus AC atau arus bolak-balik dalam penerapan
kehidupan sehari-hari :
1. Digunakan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin,,kompor
listrik,setrika listrik,teko listrik,kulkas,mesin cuci dan peralatan rumah
tangga lainnya.
2. Dimanfaatkan untuk Pembangkit Tenaga Listrik.
3. Pengamanan Jaringan Listrik AC dalam Rumah

6
Pemakaian daya listrik jaringan listrik AC (arus bolak-balik) di rumah
atau di kantor dibatasi oleh pemutus daya yang dipasang bersama dengan
KWh meter. Jika arus listrik melebihi ketentuan maka dengan adanya
pemutusan daya secara otomatis akan menurunkan saklar. Untuk
keamanan pada alat-alat listrik rumah tangga biasanya pada masing-
masing alat dipasang sekering.
Pemasangan sekering pada alat listrik untuk mengantisipasi adanya arus
yang tiba-tiba membesar yang memungkinkan alat listrik dapat rusak atau
terbakar. Dengan adanya sekering, jika arus tiba-tiba membesar maka
sekering akan putus dan alat listrik tidak rusak.

4. Pemasangan Jaringan Transmisi Listrik AC di Jalan


Dari pembangkit listrik menuju ke pelanggan yaitu rumah tinggal,
pertokoan, industri maupun instansi. Arus AC juga dapat diubah menjadi
arus DC dengan memakai Trafo. Arus listrik DC dikirim/ditransmisikan
melalui sistem jaringan bertegangan tinggi. Sistem tegangan tinggi dipilih
dan bukan sistem arus tinggi sebab berkaitan dengan luas penampang
penghantar.
 Manfaat arus DC atau arus searah dalam penerapan kehidupan
sehari-hari :
1. Dimanfaatkan untuk lampu LED.
2. Dimanfatkan untuk batu baterai dan aki.
3. Penggunaan lampu senter.
4. Menghidupkan pesawat radio.
5. Permainan atau game untuk anak-anak.
6. Digunkan pad peralatan otomotif.
7. Digunakan pada peralatan elektronik, yaitu laptop,komputer,kamera,dsb.
E. Perbedaan arus AC & DC
1. Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari bentuk gelombangnya.Bentuk
gelombang ini dapat dilihat dan diteliti dengan menggunakan osiloskop.

7
Osiloskop adaah alat yang digunakan untuk melihat gelombang sinus yang
ditimbulkan tenaga AC dan DC ( Sapiie dan Osamu Nishino, 2002:229).

Bentuk dan lambing gelombang listrik arus AC dan DC dapat dilihat pada
gambar dibawah ini :

2. Perbedaan yang kedua dapat dilihat darimetode penggunaannya. Arus AC


memiliki besar dan arah yang berubah-ubah secara bolak-
balik.Maksudnya, kutub arus ini selalu berubah-ubah dari positif ke
negartif dan negative ke positif. Karena itulah, walaupun stop kontak
(colokan listrik) dipasang bolak-balik tidak akan terjadi konsleting ataupun
kerusakan lainnya. Sebaliknya jika sebuah baterai yang merupakan listrik
arus DC dipasang terbalik, maka beterai tidak akan berfungsi. Bahkan
untuk alat-alat listrik DC lain akan terjadi ketidaknormalan fungsi. Hal ini
terjadi karena kutub arus DC tidak pernah berubah dari positif ke negatif
maupun sebaliknya.
F. Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Pararel
a) Kelebihan Rangkaian Pararel :
1. Apabila sumber tenaga listrik atau contohnya baterai yang disusun
secara paralel maka kapasitas arus pada rangkaian baterai tersebut
akan meningkat. Kapasitas arus total yang dihasilkan pada
rangkaian baterai tersebut sama dengan penjumlahan dari masing-
masing arus yang tersimpan di dalam masing-masing baterai.
Misalnya ada dua buah baterai yang masing-masing memiliki
tegangan 12 volt dan jumlah arus 35 ampere. Maka jumlah arus

8
total yang dapat dikeluarkan rangkaian baterai tersebut adalah 70
ampere.
2. Jika beban listrik misalnya lampu di rangkai secara paralel maka
apabila salah satu lampu putus, lampu yang lain akan tetap
menyala.
3. Jika beban listrik dirangkai secara paralel maka tegangan listrik
yang menuju ke masing-masing beban adalah sama besar dengan
tegangan sumber sehingga apabila beberapa lampu dengan daya
yang sama dirangkai secara paralel terhadap sumber tegangan
maka lampu-lampu tersebut akan menyala sama terang.
b) Kekurangan Rangkaian Pararel:
1. Apabila beban listrik yang disusun secara paralel memiliki tahanan
yang berbeda maka arus listrik yang mengalir ke masing-masing
beban kelistrikan menjadi tidak sama besar.
2. Rangkaian listrik yang disusun secara paralel akan membutuhkan
jumlah kabel penghantar yang lebih banyak dibandingkan
rangkaian listrik yang disusun secara seri.
3. Karena jumlah kabel penghantar yang digunakan lebuh banyak
maka untuk biaya pembuatan akan lebih mahal dibandingkan
dengan rangkaian seri.

9
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Jenis penetian ini menggunakan metode eksperimen.

B. Tempat Penelitian
Tempat penelitian dilakukan di Rumah Septi Eka Novitasari

C. Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan pada hari Selasa , 03 Maret 2020 pukul 14.30 WIB

D. Alat dan Bahan


 Alat :
1. Alat temak lem bakar
2. Gunting
3. Korek api
4. Soder
5. Kabel olor
 Bahan :
1. 8 buah lem G
2. Kabel warna biru dan kuning masing-masing 3 meter
3. 8 buah lampu LED kuning
4. 8 buah Saklar
5. Batu baterai power bank
6. Triplek ukuran 30 × 40 cm
7. 1 buah lem bakar

10
E. Cara Kerja
1. Siapkan alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan.

2. Buat desain ruangan dalam rumah dan gambar di triplek.

3. Rekatkan stick es cream menggunakan lem G secara satu persatu dengan


memperhatikan ukuran panjang dan lebar untuk sebuah ruangan.

4. Setelah semua stick di lem G pasang susunan stick tersebut sesuai dengan
denah ruangan.

11
5. Setelah miniatur rumah sudah jadi, tes lampu LED warna kuning pada
baterai power bank agar mengetahui pakah lampu LED nyala atau tidak
dengan mengaitkan kabel pada kutub positif dan negatif.

6. Potong kabel warna kuning dan biru ± 10 cm dengan sesuai kebutuhan .


7. Potong luar kabel dengan menggunakan korek api. Kemudian ikatkan
kabel pada saklar satu persatu.
8. Solder kabel berwarna kuning pada saklar. Kemudian ikatkan kabel
berwarna biru dan solder kembali.
9. Gabungkan kabel dan solder lampu LED warna kuning supaya rapi.

10. Coba nyalakan saklar ruangan dan pusat untuk menguji nyala lampu.

12
11. Rangkaian lampu LED pararel berhasil .

13
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pada rangkaian ini menggunakan konsep rangkaian pararel dengan
didapatkan nyala seluruh lampu LED pada miniatur rumah menyala terang
dan kelebihan dari rangkaian ini adalalah ketika satu saklar ruangan dimatikan
, maka lampu yang lain masih tetap menylala. Sebaliknya , jika saklar pusat
dimatikan dengan tanpa mematikan saklar ruangan maka dengan otomatis
lampu akan padam semua atau tidak menyala.
Arus listrik searah dikenal dengan singkatan DC (Direct Current).
Sesuai dengan namanya listrik arus searah itu mengalir ke satu jurusan saja
dalam kawat penghantar, yaitu dari kutub positip (+) ke kutub negatip (-).
Sumber arus listrik searah : Baterai, Accu, Dinamo arus searah.
Arus listrik bolak-balik biasa dikenal dengan singkatan AC
(Alternating Current). Sesuai dengan namanya listrik bolak balik mengalir
kedua arah dalam kawat penghantar, yaitu dari positip (+) ke negatip (-) dan
juga dari negatip (-) ke positip (+). Arus listrik ini dalam 1 detik mengalami
pertukaran 50-60 kali. Perubahan sebanyak sekian kali dalam 1 detik
dinamakan Frekuensi. Sumber arus listrik bolak-balik, ialah : Dinamo Arus
bolak-balik, Jaringan listrik PLN.
B. Saran
1. Pada saat merangkai lampu LED dengan kabel harus berhati-hati agar
tidak salah dan pada saat menyolder harus berhati-hati agar tangannya
tidak terkena panasnya solder.
2. Diharapkan kepada para pembaca agar memberikan perbaikan yang
semestinya demi kesempuranaan laporan ini.
3. Diharapkan agar pembaca memberikan koreksi terhadap materi-materi
yang sekiranya ada tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

14
Daftar Pustaka

http://dipapisik.blogspot.com/2011/10/laporan-ac.html
https://www.mechanicalbrain.top/2019/07/apa-yang-dimakasud-dengan-arus-ac-
dan.html
https://teknikmaintenance09.blogspot.com/2019/07/pengertian-arus-listrik-ac-
dan-arus.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Arus_bolak-balik
https://id.wikipedia.org/wiki/Rangkaian_seri_dan_paralel
https://www.teknik-otomotif.com/2018/09/kelebihan-dan-kekurangan-rangkaian-
seri.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Arus_searah
http://saptocerita.blogspot.com/2016/03/keuntungan-dan-kerugian-arus-listrik-
dc.html
https://www.slideshare.net/disarifn/arus-ac-dan-dc
https://seniwenboyo.blogspot.com/2019/02/manfaat-arus-listrik-ac-dan-dc.html
http://lksfisikasma.blogspot.com/2013/03/penerapan-listrik-ac-dan-dc.html

15