Anda di halaman 1dari 30

IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN

PENCEGAHAN COVID -19


DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN
DI APOTEK

Oleh : Apt. Drs. Suhartono, M.Farm – Ketua Hisfarma PD IAI Jawa Timur
PERKEMBANGAN COVID-19
INDONESIA 17 SEPTEMBER 2020 DUNIA, 17 SEPTEMBER 2020

• 29.997.613 Kasus
• 21.765.495 Sembuh,
• 944.168 Meninggal
Kompas.com – 17/9/2020
PERKEMBANGAN
COVID-19
Jumlah Total 22 Juta
1. Amerika Serikat
2. Brazil
3. ..

23. Indonesia
Tribun news 19/8/20
ERA NEW
NORMAL PERILAKU BARU
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN

(Adaptasi Baru)
PROTOKOL KESEHATAN
• Adl tahapan / tata cara yg harus dilakukan
oleh orang, instansi / lembaga pada saat
melakukan aktifitas/kegiatan.
TUJUAN
▪ Meningkatkan upaya pencegahan & CLUSTER BARU
pengendalian COVID-19 bagi • Tempat kerja (kantor)
masyarakat di tempat & fasum dlm • Tempat Umum (Pasar,
rangka mencegah terjadinya kluster Mall,tempat ibadah,
sekolah,transportasi,
baru selama masa pandemi
faskes)
• Keluarga
• dll
SASARAN PROTOKOL KESEHATAN

a. Perorangan;
b. Pelaku usaha
c. Pengelola, Penyelenggara, atau
Penanggung Jawab Tempat & Fasilitas
Umum.
PRINSIP UMUM PROTOKOL KESEHATAN DALAM
PENCEGAHAN & PENGENDALIAN COVID-19

1. Perlindungan Kesehatan Individu


2. Perlindungan Kesehatan Masyarakat
KEWAJIBAN PERORANGAN

a, Menerapkan Protokol Kesehatan, a.l berupa:


1. MENGGUNAKAN MASKER;
2. MENCUCI TANGAN
3. Physical distancing
4. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan PHBS
KEWAJIBAN PENGELOLA /PELAKU USAHA
Wajib menerapkan protokol kesehatan berupa:
1. Sosialisasi, edukasi, menggunakan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian,
pemahaman mengenai pencegahan & pengendalian COVID-19;
2. Penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun yg mudah diakses & memenuhi standar atau
penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer);
3. upaya identifikasi & pemantauan kesehatan bagi setiap orang yg akan beraktivitas di
lingkungan kerja;
4. Upaya pengaturan jaga jarak;
5. Pembersihan & disinfeksi lingkungan secara berkala;
6. Penegakan kedisiplinan pada perilaku masyarakat yang berisiko dalam penularan dan
tertularnya COVID-19; dan
7. Fasilitasi deteksi dini dalam penanganan kasus untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.
BAG IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN DI
APOTEK ?

1. Dibutuhkan peran aktif


& leadership Apoteker
2. Karyawan Apotek
3. Masyarakat.

Journal of Young Pharmacists Vol 7 th 2015


KEBIJAKAN PEMERINTAH
PMK 9 TH 2020 TTG PEDOMAN PSBB DALAM
RANGKA PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19

APOTEK MASUK SEKTOR PRIORITAS


Tetap diijinkan beroperasi di masa Pandemi COVID-19 &
pemberlakuan PSBB di Indonesia.
Ditengah Dampak PSBB yang membatasi ruang gerak semua masyarakat

Apoteker memiliki peran & tanggung jawab


dalam melakukan pencegahan & pengendalian covid-19
MEMASTIKAN APOTEK TETAP
DAPAT MEMBERIKAN
PELAYANAN MAKSIMAL
KEPADA MASYARAKAT

APOTEK sbg tempat


interaksi Apteker ,
kary, Px/pengunjung
atau antar Px/
pengunjung

Beresiko menyebabkan penyebaran Covid-19


MEMBERLAKUKAN BEBERAPA PROTOKOL
KESEHATAN
1. MENYEDIAKAN TEMPAT CUCI TANGAN/HS DI APOTEK
2. MEMBERIKAN INFORMASI & EDUKASI KEPADA MASYARAKAT

Masyarakat yg datang di Apotek di


edukasi untuk selalu menggunakan
masker bila keluar rumah
EDUKASI UNTUK TETAP MENJAGA STAMINA
- MAKAN MAKANAN BERGIZI
- ISTIRAHAT CUKUP
(Jam kerja Apotek lebih
pendek)
- AKTIVITAS FISIK (OR)
EDUKASI TERKAIT SOCIAL DISTANCING

Menyarankan masy tetap di rumah(aktivitas, kerja, belajar


ibadah dll)

Menghindari Kerumunan

Minimalisir bersentuhan dengan orang lain

Tunda kegiatan Massal : Arisan, Reuni, Rapat Offline dsb


3. MENERAPKAN JAGA JARAK (SOCIAL DISTANCING)
BAGI PENGUNJUNG APOTEK
BERUSAHA MEMENUHI SEMUA KEBUTUHAN
KEFARMASIAN MASYARAKAT SEKITAR

➢PERLENGKAPAN APD
➢MASKER
➢HANDSANITIZER
➢OBAT-OBATAN
➢VITAMIN
➢DLL
MEMBUAT PEDOMAN PROTOKOL KESEHATAN DISETIAP
PROSES KEGIATAN DI APOTEK
Protokol pengukuran suhu karyawan, MENYIAPKAN APD
UNTUK KARYAWAN (MASKER,FACE SHIELD,Sarung
tangan, HS,

Desinfeksi ruangan, Membuat konsep


antrian, jaga jarak
PENGURANGAN JAM KERJA APOTEK
MEMASANG SPANDUK/X BANNER/INFORMASI SEPUTAR COVID-19 KEPADA
MASYARAKAT

Aktif menginformasikan penggunaan masker,


cuci tangan, jaga jarak dst

dst
MEMBUAT PEDOMAN PROTOKOL KESEHATAN DISETIAP
PROSES KEGIATAN DI APOTEK
Penerimaan R/ s/d Penyerahan R/

Pengadaan, Penerimaan obat dst

Pemberian Informasi , Konseling

Monitoring pengobatan Px - TELEFARMA

dst
PENYEBAB PENINGKATAN COVID-19
1. KEBIJAKAN PELONGGARAN PSBB (ADAPTASI NEW NORMAL) →
a. AKTIVITAS KEGIATAN MASYARAKAT MENINGKAT
b. PASAR – 2 , MALL BUKA
c. TRANSPORTASI BERJALAN NORMAL

2. KEPATUHAN THD PROTOKOL KESEHATAN MASIH KURANG


a. Orang Terkonfirmasi positif tetapi belum isolasi mandiri dgn
baik
b. Ada kelompok rentan tertular Covid-19 tetapi tidak menjaga
jarak.
3. BELUM DITEMUKAN VAKSIN COVID-19
PENULARAN DAN GEJALA COVID -19
Infeksi SARS-CoV-2
terutama menyebabkan
penyakit pernapasan
mulai dari ringan hingga
parah & kematian,
beberapa orang yg
terinfeksi virus tidak
pernah menunjukkan
gejala.
BAGAIMANA CARA MENCEGAH PENYEBARAN
COVID-19 ?
❑ JAGA kesehatan & stamina tubuh tetap prima agar sistem imunitas / kekebalan tubuh
meningkat.
❑ Menerapkan Protokol Kesehatan
➢ Cuci Tangan secara rutin. Gunakan sabun & air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
➢ Selalu JAGA JARAK aman dengan orang yang batuk atau bersin.
➢ Gunakan MASKER.
➢ Jangan sentuh mata, hidung / mulut.
➢ Saat batuk/ bersin, tutup mulut & hidung dengan lengan atau tisu.
➢ Tetap tinggal dan beraktifitas dirumah kecuali bila ada keperluan mendesak.
➢ Jika demam, batuk, atau kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.
BERIKAN PERHATIAN KHUSUS KEPADA MASYARAKAT
YANG MEMILIKI PENYAKIT KOMORBID & BERESIKO
TERINFEKSI COVID-19

❑PASIEN LANSIA
❑PASIEN DENGAN PENYAKIT : LAKUKAN
MONITORING
✓JANTUNG
SECARA
✓DIABETES MELITUS DARING/
✓HIPERTENSI TELEFARMA
✓PARU-PARU
TINGKAT MORTALITAS BERDASARKAN USIA DAN
RIWAYAT PENYAKIT
EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN
PREDISPOSISI FACTOR
Pengetahuan
SIKAP • PERUBAHAN
PERILAKU
ENABLING FACTOR • PENINGKATAN
- Fasilitas Kesehatan KEPATUHAN
- Akses ke Faskes

REINFORCING FACTOR
(Petugas Kesehatan)
Sumber : Lawrence Green (1980)
KESIMPULAN

1. IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN DI APOTEK PERLU DILAKUKAN SECARA TERUS MENERUS


DALAM RANGKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN PENYEBARAN VIRUS-19
2. APOTEKER MEMILIKI PERAN YANG SANGAT PENTING MEMASTIKAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI
APOTEK DAN MEMBERIKAN INFORMASI SERTA EDUKASI KEPADA MASYARAKAT
3. Kepatuhan Masyarakat Mentaati Protokol Kesehatan Merupakan Kunci keberhasilan
Penanggulangan Covid-19
REFERENSI
1. Aaseer TS, Subramani P. Seven-Star Pharmacist concept of WHO. J Young Pharm. 2014; 6(2): 1-3
2. Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
3. Green, Lawrence, 1980. Health Education: A Diagnosis Approach, The John Hopkins University, Mayfield
Publishing Co.
4. Inpres No: 6 Th 2020 ttg Peningkatan Disiplin & Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dlm Pencegahan &
Pengendalian COVID-19
5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 Tentang protokol
kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian corona
virus disease 2019 (covid-19)
6. Peraturan Menteri Kesehatan 9 TH 2020 TENTANG PEDOMAN PSBB DALAM RANGKA PERCEPATAN
PENANGANAN COVID-19
7. Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 53 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam
pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019
8. Transmission of SARS-CoV-2: implications for infection prevention precautions, World Health Organization
2020
TERIMA
KASIH