Anda di halaman 1dari 5

DESKRIPSI PRODUK

1. Nama produk : Plecing Kangkung


2. Bagaimana produk akan digunakan : Dihidangkan dalam satu piring
berisi kangkung yang sudah direbus
dan disiram dengan sambal plecing
3. Bahan
a. Bahan Utama : Kangkung
b. Bumbu : Bawang merah, bawang putih, garam, gula, terasi, cabai
keriting, tomat, minyak
4. Konsumen : anak-anak sampai dewasa

DAFTAR BAHAN YANG DIGUNAKAN


No Nama Bahan Jumlah Keterangan
1. Kangkung 2 ikat Segar, baik
2. Tomat I buah Segar, baik, tidak
rusak
3. Bawang merah 5 siung Dihaluskan dalam
kondisi basah
4. Bawang putih 3 siung Digiling dalam kondisi
basah
5. Cabe merah 10 buah Segar, baik, tidak
busuk

6. Terasi 1 sendok teh Baik


7. Gula ¼ sendok teh Kondisi baik
berbentuk Kristal tidak
menggumpal

8. Garam ½ sendok teh Kondisi baik


berbentuk Kristal tidak
menggumpal

9. Minyak goreng 45 ml Baik, tidak bau tengik,


warna kuning
keemasan, tidak
tercemar fisik
DIAGRAM ALUR
Diagram Alur 1. Pembuatan Plecing Kangkung HACCP

Kangkung Minyak goreng Bawang merah


▲ ▲ ▲

Bawang putih
Dibersihkan ▲ ▲

Garam
Dicuci ▲
▲ Dihaluskan

Gula

Direbus
CCP
Dibakar Terasi

Ditiriskan
▲ Dipotong dadu Tomat
▲ ▲

Ditaruh di piring

Disajikan

Keterangan:
▲ : Bahan asal mungkin tercemar
 : Tercemar peralatan
 : Tercemar penjamah
 : Kemungkinan bakteri hidup
: Tahapan proses
: Arah aliran
CCP : Titik kendali kritis
 : Bakteri mati, spora masih hidup
Formulir 1. Identifikasi Bahaya dan Cara Pencegahannya
Bahan Mentah/
Bahaya Cara
No Ingridien/Bahan Jenis Bahaya
B (M)/K/F Pencegahan
Tambahan
1. Kangkung K Residu Pestisida Dicuci dengan
air mengalir jika
perlu
menggunakan
sabun khusus
sayuran
B Telur Cacing, Dicuci dengan
Bakteri (Coliform, air yang
Salmonella) mengalir, dan
dimasak hingga
matang
F Kerikil, pasir, Dicuci dengan
tanah air yang mengalir
2. Bawang merah K Residu Pestisida, Dikupas lapisan
pupuk luar dan dicuci
dengan air yang
mengalir

F Kerikil, tanah, Dicuci dengan


pasir air mengalir
3. Bawang putih K Residu Pestisida, Dikupas lapisan
pupuk luar dan dicuci
dengan air yang
mengalir

F Kerikil, tanah, Dicuci dengan


pasir air yang mengalir
4. Cabe merah K Residu pestisida, Dicuci sampai
pupuk bersih
menggunakan
air yang
mengalir, dan
menggunakan
pupuk alami
F Debu, tanah Dicuci dengan
air yang mengalir

5. Terasi K Bahan tambahan Memilih dan


pewarna, menggunakan
pengawet terasi yang
sudah teregister
di BPOM
F Rambut, kerikil, Dihilangkan
pasir cemarannya
6. Gula K Tercemar logam Pewadahan di
berat dari wadah wadah non
penyimpanan logam, kering,
seperti Cu, Zn, Pb dan tertutup
rapat
B Semut Disimpan di
wadah yang
tertutup
F Adanya kotoran, Diperiksa dan
kerikil, pasir diambil
cemarannya
7. Garam K Tercemar logam 1. Pewadahan di
berat dari laut atau wadah non
wadah logam, kering,
penyimpanan dan tertutup
seperti Cu, Zn, Pb rapat
2. Memilih garam
yang sudah
teruji BPOM
B Peningkatan kadar Disimpan di
air (meleleh) wadah yang
tertutup rapat
dan kering.
F Adanya kotoran, Diperiksa dan
kerikil, diambil
cemarannya
8. Minyak goreng K Hasil reaksi Minyak disimpan
oksidasi, hidrolisis di tempat yang
tidak terkena
sinar matahari
langsng,
disimpan pada
temoat yang
sejuk, dan tidak
disimpan pada
tempat yang
terbuat dari
bahan korosif
9. Tomat K Residu pestisida, Dicuci dengan
pupuk air bersih yang
mengalir, dan
menggunakan
pupuk yang
alami
B Ulat Dipotong atau
dibuang bagian
yang rusak
F Tanah, kerikil, Dicuci dengan
air bersih yang
mengalir, dan
dihilangkan
cemaran fisiknya
Keterangan :
K : Kimia
B : Biologi
F : Fisik

Formulir 2. Analisis Risiko Bahaya Bakso (HACCP PLAN)


Kategori
Kelompok Bahaya
Produk/Bahan Mentah Risiko
A B C D E F
Produk : Plecing 0 + 0 + + 0 III
Kangkung
Bahan Mentah :
1. Kangkung 0 + 0 + + 0 III
2. Bawang merah 0 + 0 + + + IV
3. Bawang putih 0 + 0 + + + IV
4. Cabe merah 0 + + 0 0 0 II
5. Terasi 0 + + 0 0 + III
6. Gula 0 + 0 0 0 0 I
7. Garam 0 + 0 0 0 0 I
8. Minyak goreng 0 + 0 0 0 0 I
9. Tomat 0 + 0 0 + 0 II
Kategori risiko untuk produk plecing kangkung = XXII

Keterangan :
A : Produk untuk konsumen beresiko tinggi
B : Mengandung bahan yang sensitif terhadap bahaya biologis/kimia/fisik
C : Tidak ada tahap untuk mencegah atau menghilangkan bahaya.
D : Kemungkinan mengalami kontaminasi kembali setelah pengolahan
E : Kemungkinan penanganan yang salah selama penyajian, distribusi, penjualan
dan konsumsi
F : Tidak ada cara mencegah/menghilangkan bahaya oleh konsumen