Anda di halaman 1dari 1

PERTANYAAN ESSAI

Apa penyebab masih tingginya angka stunting di Indonesia?


 penyebab masih tingginya angka stunting di Indonesia sangat kompleks.
Salah satunya kurangnya informasi kepada masyarakat tentang
pentingnya memperhatikan asupan gizi dan kebersihan diri pada ibu hamil
dan anak di bawah usia dua tahun. Selain itu kurangnya pengetahuan
tentang kesehatan dan gizi seimbang serta pemberian ASI yang kurang
tepat.

Apa upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi persoalan


stunting di Indonesia?
Pencegahan stunting paling efektif dilakukan dengan pendekatan
“intervensi berbasis masyarakat” (community based intervensions). Dalam
teori ini, masyarakat memiliki empat peran dalam penanggulangan
stunting. Pertama, community as setting intervention. Dimana masyarakat
diharapkan dapat menanggulangi stunting sesuai dengan karakteristik
daerah atau wilayah serta kearifan lokal di tempat tinggal masing-masing.
Kedua, community as target intervention. Terkait peran ini, stunting
dicegah melalui perubahan sistemik dalam kebijakan publik dan institusi
pemerintah. Ketiga, community as resource intervention. Peran ini
didasarkan pada kepemilikan dan partisipasi dari masyarakat sendiri.
semakin berpartisipasi masyarakat, makin berhasil stunting dicegah.
Peran terakhir adalah community as agent intervention. Dalam peran ini,
masyarakat diharapkan berperan aktif dalam pembangunan kapasitas
(capacity building). Peran serta seluruh komponen masyarakat seperti
keluarga, komunitas, organisasi, sekolah, fasilitas kesehatan, tempat
ibadah, relawan dll. Selain itu dengan membuat instrument kebijakan
dalam bentuk Peraturan perundang-undangan terkait masalah ini.