Anda di halaman 1dari 3

Nama : Vivien Silvia

NIM : C1G018179

Mata Kuliah : Ekonomi Sumber Daya Pertanian

TUGAS 2

Apa pendapat/ide anda tentang :

1. Bagaimana mengarahkan pola pikir petani terhadap system pertanian yang sebelumnya
percaya bahwa input (anorganik) tinggi produksi meningkat, yang notebene bertentangan
dengan teori pertanian organic
Jawab : Pertanian organik merupakan sistem budidaya yang mengandalkan bahan-bahan
alami tanpa menggunakan bahan kimia. Sebenarnya, bahan pangan organik yang
dihasilkan dari pertanian organik lebih bergizi, sehat dan tentu saja dalam melakukan
penanaman tidak akan merusak lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia.
Sedangkan pada pertanian anorganik menggunakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan
kimia sehingga proses panen akan lebih cepat tetapi hal tersebut dapat merusak
lingkungan. Menurut saya cara mengarahkan petani yaitu dengan melakukan pendekatan
pelan pelan seperti memberi contoh atau pemahaman misalnya kalau menggunakan
anorganik hasilnya seperti apa dan kelebihannya apa kemudian dibandingkan dengan
lahan organik hasilnya bagaimana dan kelebihannya apa sehinnga besar kemungkinan
petani akan menerima kalau ada hasil nyata. Tapi kendala kedepan pasar produk organik
ini susah sehinnga pemerintah pun harus mencari inovasi pemasaran terkait porduk
organic agar proses pemasaran bisa berjalan dan memudahkan para petani, selain itu
untuk menjalankan sistem organic ini tentunya sistem juga harus mendukung agar para
petani mau melakukan perubahan

2. Kontroversi Go organic dengan import urea dan benih hibrida?


Jawab : Sebagian petani di Indonesia terbiasa menggunakan pupuk kimiawi yang
memberi respon cepat pada tanaman. Urea, misalnya, akan menghasilkan tanaman yang
tumbuh dengan cepat jika dibandingkan menggunakan pupuk organic. Sehingga sangat
susah bagi petani untuk menerapkan system go organic. Padahal pertanian organik di
Indonesia dapat menjadi suatu alternatif pemenuhan kebutuhan pangan di dalam jangka
panjang yang ramah lingkungan. Bagi petani untuk kembali ke pertanian organic
sangatlah tidak mudah. Tahun-tahun awal biasanya akan mengalami banyak kendala dan
membutuhkan tabungan yang cukup dari petani untuk bertahan. Pertanian organik juga
membutuhkan teknologi bercocok tanam, penyediaan pupuk organik, pengendalian hama
tanaman menggunakan pestisida alami serta manajemen yang berbeda dengan pertanian
dengan teknologi revolusi hijau. Pemerintah, akademisi, dan berbagai lembaga yang
bergerak di bidang pertanian perlu menanamkan kesadaran pada masyarakat dan petani
akan perlunya melestarikan lahan dan menjaga lingkungan dengan pengurangan
penggunaan bahan kimia sintetis. Semua pihak perlu bersama-sama mengubah orientasi
petani yang sudah terjerumus pada sistem pertanian revolusi hijau. Dipihak lain, terdapat
oknum yang tidak setuju dengana adanya system go organic karena hal tersebut akan
membuat usahanya mati. Misalnya perusahaan modifikasi benih dan penyedia bahan
kimia.

3. Ancaman perdagangan bebas terhadap keamanan bidang pertanian?


Jawab : Seiring berlakunya pasar bebas , arus barang termasuk produk pertanian seperti
bahan pangan pokok akan semakin bebas dan mudah memasuki wilayah Indonesia. Hal
itu bisa menjadi ancaman bagi petani local dan berpotensi menimbulkan ketergantungan
pangan kepada asing. Dan hal tesebut secara tidak langsung Indonesia sebagai negara
berkembang bisa terancam dikuasai oleh pihak asing. Kemudian kemerdekaan pangan
juga terancam karena peraturan-peraturan perdagangan bebas, bisa diatas dari peraturan
yang dibuat di Indonesia. Artinya peraturan indonesia tidak berlaku, sehingga hak petani
atas benih dan lahan juga akan berkurang, artinya petani tidak lagi merdeka atas apa yang
mereka punya, mereka secata tidak langsung dipaksa menanam apa yang pasar butuhkan
dan dibeli didengan harga semau mereka. Kemudian juga standarisasi pangan bisa
berubah, mengikuti kebijakan perdagangan bebas, dan tidak sesuai SNI. Oleh sebab itu
agar bisa menghadapi potensi ancaman tersebut maka perlu adanya peningkatan produksi
agar tercapai kecukupan pangan nasional dan meningkatkan efisiensi biaya produksi
sehingga produk pertanian memiliki daya saing harga. Serta perlu adanya pengembangan
sarana dan prasarana pertanian seperti pengembangan industry,peningkatan fasilitas alat
mesin pertanian, dan moderenisasi pertanian.

4. Pertanian organic (berkelanjutan) peluang dan tantangan di NTB dan Indonesia?


Jawab : Menurut saya peluang pertanian organic (berkelanjutan) di Indonesia khususnya
di Nusa Tenggara Barat adalah memiliki lahan luas,kemudian memiliki banyak
sumberdaya secara kuantatif,kemudian sebagian besar bekerja sebagai petani, kesadaran
masyarakat akan pertanian organik mulai meningkat serta adanya pasar yang
membutuhkan. Selain itu pertanian organic (berkelanjutan) juga memiliki tantangan yaitu
merubah pola pikir masyarakat, teknologi yang minim, pengolahan yang blum maksimal.

Anda mungkin juga menyukai