Anda di halaman 1dari 3

Jurnal Kesehatan

Volume 10, Nomor 3, November 2019


ISSN 2086-7751 (Print), ISSN 2548-5695 (Online)
http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Judul Dituliskan dengan Singkat dan Menarik yang Mewakili Isi Naskah
(Times New Roman, 14 pt, Bold)

Title Should be Writing Short, Clearly and Reflect of The Research Results
(Times New Roman, 14 pt, Bold)

Peneliti Pertama1*, Peneliti Kedua2, Peneliti Ketiga3, dan seterusnya4


1
Jurusan Analis Kesehatan, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, Indonesia
2
Puskesmas Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Indonesia
3,4
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Indonesia

ARTICLE INFO ABSTRACT/ ABSTRAK

Article history Abstract English version are written in shorts of only 200-300 words, written using
Times New Roman, 10 pt and sentence case. Abstract written in paragraph, single
Received date space among rows. The abstract is briefly summarized, factual and states the core
Revised date issues to be addressed, the objectives of the study, the method of solution, and the
Accepted date findings of scientific findings obtained that directly address the problem, as well as
the main conclusions. Abstracts are often presented separately from the article, so it
Keywords: should be able to stand on its own. Preferably, reference writing is avoided, unless
necessary, reference writing by quoting author and year. Non-standard abbreviations
3-5 word(s) or phrase(s) should be avoided, if the abbreviation is important, it must be defined in the first
that’s is important, mention of the abstract.
specific or representative
for the article

Kata kunci:
Abstrak berbahasa Indonesia ditulis dengan pendek hanya 200-300 kata,
3-5 kata atau frase yang menggunakan Times New Roman, 10 pt, dan sentence case. Abstrak hanya boleh
penting, spesifik, atau dituliskan dalam satu paragraf saja dengan format satu kolom. Abstrak diuraikan
representatif bagi artikel secara ringkas, faktual dan menyatakan tentang inti permasalahan yang akan
ini dikemukakan, tujuan penelitian, metode pemecahannya, dan hasil-hasil temuan
saintifik yang diperoleh yang langsung menjawab permasalahan, serta kesimpulan
utama. Abstrak sering disajikan terpisah dari artikel, jadi harus dapat berdiri sendiri.
Sebaiknya penulisan referensi dihindari, kecuali jika penting, penulisan referensi
dengan mengutip penulis dan tahun. Singkatan yang tidak standar harus dihindari,
jika singkatan tersebut penting, maka harus didefinisikan pada penyebutan pertama
pada abstrak.

Copyright © 2020 Jurnal Kesehatan


All rights reserved

Corresponding Author:

Peneliti pertama,
Jurusan Analis Kesehatan, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, Indonesia
Email: tes@yahoo.com

PENDAHULUAN subjudul khusus. Demikian pula definisi


operasional, apabila dirasa perlu, juga ditulis
Paragraf ini memuat pendahuluan yang naratif. Referensi (pustaka atau penelitian
berisi tentang inti permasalahan yang akan relevan), perlu dicantumkan dalam bagian ini,
dikemukakan, latar belakang, fenomena yang hubungannya dengan justifikasi urgensi
menjadi dasar dilakukan penelitian, urgensi penelitian, pemunculan permasalahan penelitian,
penelitian, tujuan penelitian. Permasalahan dan alternatif solusi, dan solusi yang dipilih.
tujuan, serta kegunaan penelitian ditulis secara Pendahuluan ditulis dengan huruf Times
naratif dalam paragraf-paragraf, tidak perlu diberi New Roman ukuran 11 pt, jarak antara baris 1
Jurnal Vektor Penyakit

(satu) spasi. Tiap paragraf diawali kata yang judul atau nama gambar ditaruh di bawah
menjorok ke dalam 1 (satu) tab dari tepi kiri tiap gambar, dari kiri, dan diberi jarak 1 spasi dari
kolom. gambar. Bila lebih dari 1 baris, antarbaris diberi
spasi tunggal. Sebagai contoh, dapat dilihat pada
Gambar 1.
METODE

Berisi jenis penelitian, waktu dan tempat


penelitian, target/ sasaran, subjek penelitian,
prosedur, data dan instrumen dan teknik
pengumpulan data, serta teknik analisis data serta
hal-hal lain yang berkaitan dengan cara
penelitiannya. Sertakan dengan nomor sertifikat
laik etik penelitian.

HASIL

Hasil penelitian disajikan dalam bentuk


grafik, tabel, atau deskriptif. Analisis dan
interpretasi hasil ini diperlukan sebelum dibahas.
Tabel dituliskan di tengah atau di akhir Gambar 1. Hasil Pemeriksaan Mikroskopis
setiap teks deskripsi hasil/perolehan penelitian. Sediaan Apus Darah Tipis dan
Bila lebar Tabel tidak cukup ditulis dalam Tebal
setengah halaman, maka dapat ditulis satu
halaman penuh. Judul Tabel ditulis dari kiri, bila Hasil analisa data, hasil pengujian
judul tabel lebih dari dua baris, maka baris kedua hipotesis, yang dapat disajikan dengan tabel atau
menjorok ke dalam., dan dituliskan dalam spasi grafik untuk memperjelas hasil secara verbal.
tunggal. Semua kata diawali huruf besar, kecuali Penomoran tabel dan gambar menggunakan
kata sambung, sebagai contoh, dapat dilihat angka 1, 2, 3 dan seterusnya.
Tabel 1.

Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan PEMBAHASAN


Umur dan Jenis Kelamin Hasil
Pemeriksaan Apus Darah Tipis dan Pembahasan difokuskan pada mengaitkan
Tebal data dan hasil analisisnya dengan permasalahan
Variabel Frequensi Persentase (%) atau tujuan penelitian dan konteks teoretis yang
lebih luas. Dapat juga pembahasan merupakan
Umur 75 75
jawaban pertanyaan mengapa ditemukan fakta
Jenis Kelamin 15 15 seperti pada data.
Pembahasan ditulis melekat dengan data
Setiap tabel harus memiliki judul yang yang dibahas. Pembahasan diusahakan tidak
jelas tapi ringkas. Informasi mengenai metode terpisah dengan data yang dibahas.
atau bahan penjelasan dapat disertakan dalam
catatan kaki ke tabel, namun pengulangan
metodologi harus diminimalkan. Jelas SIMPULAN
menunjukkan satuan ukuran setelah variabel
dalam baris, di atas nilai pertama di setiap kolom, Simpulan merupakan hasil utama
atau berpusat pada semua kolom tempat unit penelitian (hindari generalisasi), dan mengacu
tersebut berlaku. Tunjukkan statistik variabilitas pada uraian pada pembahasan, serta menjawab
(mis., SD, gabungan SEM) dan signifikansi tujuan penelitian. Simpulan dijelaskan dalam
perbedaan antar data. Hilangkan peraturan bentuk narasi, logis dan tepat.
horisontal dan vertikal internal sebelum
mengirimkan tabel Anda.
Hasil berupa gambar, atau data yang dibuat
gambar/ skema/ grafik/ diagram/ sebangsa-nya,
pemaparannya juga mengikuti aturan yang ada;
Jurnal Kesehatan
Volume 10, Nomor 3, November 2019
ISSN 2086-7751 (Print), ISSN 2548-5695 (Online)
http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

DAFTAR PUSTAKA

Penulisan Daftar Pustaka menggunakan format Dasar Kota Pontianak. Jurnal Vokasi
APA (American Psychological Kesehatan, 2(2), 305-311.
Association) Style. http://ejournal.poltekkes-
Semua rujukan-rujukan yang diacu di dalam teks pontianak.ac.id/index.php/JVK/article/vie
artikel harus didaftarkan di bagian Daftar w/49/48
Pustaka. Daftar Pustaka harus berisi Kao, C.L., King, C.C., Chao, D.Y., Wu, H.L.,
pustaka-pustaka acuan yang berasal dari and Chang, G.J.J. (2005). Laboratory
sumber primer (Buku 30%, Jurnal ilmiah diagnosis of dengue virus infection,
dari luar jurnal vokasi kesehatan 40% dan current and future perspectives in clinical
dari jurnal vokasi kesehatan 30% dari diagnosis and public health. J. Microbiol.
keseluruhan daftar pustaka) diterbitkan 10 Immunol. Infect
(sepuluh) tahun terakhir. Setiap artikel Sutaryo, U. S.R., Wahyono, D. (1996). Produksi
paling tidak berisi 10 (sepuluh) daftar antibodi monoklonal terhadap virus
pustaka acuan. Penulisan sistem rujukan di dengue-3 untuk Deteksi penderita Demam
dalam teks artikel dan penulisan daftar Berdarah Dengue dan
pustaka. Penulisan daftar pustaka sebagai vektornya.Yokyakarta: Laporan Penelitian
berikut: RUT-3 Tahun I. FK UGM.
Widyaningrum. (2010). Evaluasi uji imunosi-
Contoh: tokimia untuk deteksi infeksi virus dengue
pada sediaan apus darah tipis dan tebal
Buku: penderita demam Yokyakarta: Tesis dalam
Anderson, D.W.; Vault V.D.;& Dickson, C.E. Ilmu Kedokteran Tropis Program
(2016). Problems and Prospects for the Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
Decades Ahead: Competency Based Umniyati, S.R., Sutaryo, Wahyono, D., Artama,
Teacher Education. Berkeley: McCuthcan W.T. (2008). Application of monoclonal
Publishing Co. antibody DSSC7 for early detection of
Aryati. (2006). Aspek laboratorium DBD. dengue infection in blood smear
Dalam: S.Soegijanto, Demam Berdarah preparation based on immuno-
Dengue, Edisi 2. Surabaya: Airlangga cytochemical streptavidin biotin
University Press. peroxidase complex assay. Yokyakarta:
Soegijanto S. (2006).Demam Berdarah Dengue, Int. Joint. Symp. Frontier Sciences from
edisi ke-2. Surabaya: Airlangga University gene to application. Faculty of Medicine.
Press. Universitas Gadjah Mada.

Thesis or Dissertation
Artikel dalam Jurnal: Widayanti KA. 2006. Color perception of L4M5
Amaliyah, N., & Purnomo, A. (2017). Efektifitas Macaca fascicularis female gene
Konsentrasi Kulit Jeruk Sambal Dalam carriers. [Thesis]. Bogor. Bogor
Menurun Densitas Bakteri Pada Ruang Agricultural Univ.
Penyajian Makanan Di Kantin Sekolah