Anda di halaman 1dari 2

KONSEP SENI

Pengertian Seni Secara Umum


Dari beberapa pengertian tersebut dapat dirangkum bahwa seni adalah segala kegiatan
manusia untuk mengkomunikasikan pengalaman batinnya pada orang lain, yang
divisualisasikan dalam tata susunan yang indah dan menarik, sehingga dapat menimbulkan
kesan rasa senang atau puas bagi yang menghayatinya (Ida Herawati, 1999).
Teori-teori seni pada dasarnya dapat digolongkan dalam beberapa kelompok pemikiran:
1. Teori Mimesis
Teori-teori ini berpijak pada pemikiran bahwa seni adalah suatu usaha untuk menciptakan
tiruan alam. Kata mimesis berasal dari kata Yunani dimana teori ini pertama kali dicetuskan
oleh Plato.
2. Teori Instrumental
Teori-teori ini berpijak pada pemikiran bahwa seni mempunyai tujuan tertentu dan bahwa
fungsi dan aktivitas seni sangat menentukan dalam suatu karya seni. Misalnya fungsi-fungsi
edukatif, fungsi-fungsi propaganda, religius dan sebagainya.Cabang lain dari teori ini adalah
seni sebagai sarana penyampaian perasaan, emosi dan sebagainya. Seni adalah sarana kita
untuk mengadakan kontak dengan pribadi si seniman ataupun bagi seniman untuk
berkomunikasi dengan kita.
3. Teori Formalistis
Teori-teori ini merupakan reaksi terhadap kedua teori di atas karena menganggap bahwa
keduanya tidak memberikan standar penilaian estetis. Mereka berpendapat bahwa elemen-
elemen bentuk pada suatu karya seni juga memancarkan nilai-nilai estetis.
4.  Teori-teori abad 20
Teori-teori yang lebih praktis dan menitik beratkan pada kritik dan apresiasi. Seni adalah
suatu tindakan kreatif, pertama-tama ia adalah suatu realita yang diciptakan dan kedua ia
harus bisa memberikan kesempatan dan kemampuan untuk pnghayatan estetis.

C.    SIFAT DASAR SENI

Adapun seni memiliki 5 ciri yaitu bersifat kreatif, individualitas, ekspresif, abadi dan hidup
sepanjang masa serta universal.
1. .Seni Bersifat Kreatif Seni itu berbagai bentuk kegiatan manusia yang selalu menciptakan
karya baru dari masa ke masa
2. Seni Bersifat Individualisme Sebuah karya seni yang tercipta telah dibuat seorang
seniman berciri personal, subjektif, dan individual
3. C.Seni Bersifat Ekspresif , maksudnya saat membuat karya seni seorang seniman
mengkespresikan perasaan estetisnya kedalam karya seninya selanjutnya diapresiasi oleh
para penikmat seni
4. D.Seni Bersifat Abadi dan Hidup Sepanjang Masa Memang seni tidak bisa musnah serta
akan selalu hidup sepanjang masa. Pada dasarnya karya seni yang diciptakan seorang
seniman akan diapresiasi dan tidak akan terhapuskan oleh waktu.
5. E.Seni Bersifat Universal Seni itu berkembang diseluruh dunia bukan hanya disuatu
tempat saja. Seni juga tidak bisa terpisah kehidupan masyarakat, yaitu sejak manusia
belum mengenal tulisan sampai di zaman modern.
D.    STRUKTUR SENI

Struktur seni antara lain sebagai penghubung sejumlah unsur yang membentuk karya seni,
tema, media atau bahan / alat, gaya atau style.

Struktur seni merupakan unsur yang membangun suatu hal.  Jadi karya seni
Juga da strukturnya, diantara sebagai berikut
1. Struktur seni dipakai sebagai penghubung sejumlah unsur"seni yang Kemudian
membentuk karya seni yang memiliki satu kesatuan yang utuh Supaya lebih paham
mengenai struktur seni kita ambilkan contohnya dalam Bidang seni rupa terdapat unsur
garis, warna, bentuk, bidang dan tekstur sebagai  Pembentuk seni rupa tersebut.
Sedangkan didalam seni musik terdapat unsur irama dan Melodi sebagai pembentuk
sebuah musik bidang seni tari terdapat unsur irama, wirasa, wiraga, dan merupa sebagai
pembentuk gerakan tari . Juga dalam bidang seni teater terdapat unsur gerak ,suara dan
lakon sebagai pembentuk penyajian teater baik tradisional maupun non tradisional atau
teater modern
2. Tema juga merupakan struktur seni, dimana tema sebagai ide pokok yang dipersonalkan
dalam karya seni. Dengan tema ini, seni bisa terbentuk dan terstruktur dengan baik. Tema
karya seni bisa berupa dari objek alam, alam kebendaan, suasana atau peristiwa yang
penting atau menarik.
3. Media atau bahan / alat merupakan berbagai bahan serta perawatan yang dipakai dalam
membuat karya seni. Tanpa adanya medium mustahil bisa menciptakan karya seni. Teknik
- teknik juga termasuk dalam medium berkarya seni.
4. Gaya atau style sangat penting dalam pembuatan karya seni. Gaya atau style menjadi ciri
khas dari suata karya seni yang tercipta