Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

Judul :

Analisa Etika Lingkungan II

Diajukan untuk memenuhi tugas Pendidikan Lingkungan Hidup ( PLH )

Oleh :
Kelompok : F (Bab 2)

• Eki Yudha Kurniawan

• Muhammad Hariyadi Ariansyah

• Nisa Hanifa Nurul Fauziah

• Nurul Sajidah

• Sinta Khoerunnisa

• Widiyanti Nuraeni

X-4

Garut. Untuk itu. Dalam penulisan makalah ini tim penulis banyak sekali menghadapi kesulitan. Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih terdapat berbagai kekurangan. Tak ada gading yang tak retak. tetapi berkat bantuan dari berbagai pihak akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Juni 2010 . Tidak lupa solawat serta salam semoga tercurah limpah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw. saran dan kritik yang bersifat membangun dari Bapak Pembimbing sangat kami harapkan untuk kesempurnaan pembuatan tugas di waktu yang akan datang. terlebih kepada guru mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Pada kesempatan kali ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah ini. sahabat-sahabatnya dan sampailah kepada kita selaku umatnya. SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 19 GARUT 2009-2010 KATA PENGANTAR Biismillahirrahmanirrahim. sehingga kami selaku penulis dapat menyelesaikan tugas mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) yang mengupas tentang “Analisa Lingkungan Hidup II” ini. beserta keluarganya. Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya.

Tim Penyusun DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang 1.3 Manfaat Bab II Tinjauan Pustaka Bab III Diskusi dan Pembahasan Bab IV Kesimpulan .2 Rumusan Masalah 1.

Kebijakan dan peraturan dibuat untuk menyikapi banyaknya krisis lingkungan yang terjadi dan menyebabkan bencana-bencana datang silih berganti juga menambah persentase polusi udara.1 Latar Belakang Selama ini di masyarakat masih belum melaksanakan atau menaati peraturan-peraturan pemerintah yang dibuat untuk menjaga kelestarian lingkungan. 1. dan lain-lain. pemanasan global. Akibatnya memberikan dampak bagi segala bidang kehidupan. Selain itu. bisa bermanfaat bagi para pembaca dalam penerapan perilaku beretika lingkungan .2 Tujuan Tujuan kami membuat makalah ini adalah agar eksploitasi terhadap alam tidak berlebihan. serta untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kami dalam mata pelajaran PLH.3 Manfaat Semoga dengan dibuatnya makalah ini. Hal seperti ini akan dapat terantisipasi jika setiap manusia sadar dan menaati peraturan-peraturan yang telah dibuat. makalah ini pun bisa di pergunakan oleh adik-adik kelas kami sebgai tambahan buku sumber dan semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca. BAB I PENDAHULUAN 1. 1. Seperti contohnya kasus menebang pohon secara berlebihan dan tidak sesuai dengan prinsio No Harm yakni manusia tidak akan mau merugikan alam untuk hal- hal yang tidak perlu.

Berikut ini beberapa paradigma yang telah berkembang dalam masyarakat kita dan menjadi teori dasar. Teori Biosentrisme. adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Menurut teori ini. Teori ini merupakan kelanjutan dari teori biosentrisme yang memusatkan etika pada seluruh komunitas ekologis baik yang hidup maupun tidak. Teori Antroposentrisme. . adalah teori yang memandang bahwa setiap kehidupan dan makhluk hidup mempunyai nilai dan berharga bagi dirinya sendiri. baik secara langsung atau tidak langsung. 3. 2. Secara umum ada tiga dasar yang membahas mengenai etika lingkungan yaitu : 1. Berdasarkan teori ini nilai tertinggi terletak pada manusia dan kepentingannya. terlepas dari apakah ia bernilai atau tidak bagi manusia. BAB II TINJAUAN PUSTAKA RINGKASAN M ATERI Tidak dapat dipungkiri paradigma atau cara pandang masyarakat terhadap etika dan moralitas pada lingkungannya menjadi salah satu faktor penyebab krisis lingkungan kita. Teori Ekosentrisme. Jadi tidak hanya manusia yang mempunyai nilai tetapi alam perlu diperlakukan secara moral. manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukantatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam.

Undang-Undang No. Salah satu teori ekosentrisme dikenal dengan Depp Ecology yang dipopulerkan oleh Arne Naess pada tahun 1973. MENGIDENTIFIKASI PERATURAN YANG BERLAKU YANG SESUAI DENGAN ETIKA LINGKUNGAN Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. dapat dilihat pada pasal 18 tahun 1997. yaitu udara. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. UUD 1945 pasal 33 ayat 3 Undang-undang ini dijadikan dasar dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada di Indonesia. air. UU ini secara substansi mengatur dan memberikan perlindungan terhadap SDA. 2. Etika lingkungan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam membuat kebijakan dan peraturan-paraturan yang pro-lingkungan dan dipatuhi oleh masyarakat. Dimana ditegaskan. tentang Pengelolaan lindungan Lingkungan Hidup. Berikut beberapa paraturan yang berhubungan dengan etika lingkungan di antaranya adalah: 1. tanah. Undang-undang ini dibuat sebagai salah satu acuan bagi kegiatan usaha untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap . Dalam arti lain dapat dikatakan bahwa etika lingkungan menjadi pedoman dan prinsip seseorang dalam bertindak sesuatu yang baik terhadap lingkungannya. etika lingkungan hidup berhubungan dengan norma dan kaidah moral antara manusia dengan lingkungan atau alam semesta. perkotaan. lingkungan sosial agar tidak mengalami kerusakan dan atau pencemaran. pesisir. bahwa kekayaan alam yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Ini menjadi landasan untuk menghindari terjadinya eksploitasi secara besar- besaran terhadap sumber daya alam kita. pedesaan. Salah satunya. 23 tahun 1997. dan laut. keanekaragaman hayati.

4. 5. Peraturan Pemerintah No.27 tahun 1999. Peraturan Pemerintah No.41 tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. . lingkungan hidup dan sebagai salah satu untuk menciptakan usaha atau kegiatan yang ramah terhadap Lingkungan Hidup. tentang Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). 3.150 tentang Pengendalian Kerusakan Tanah untuk Produksi Biomasa. 6. Peraturan Pemerintah No.82 tahun 2001. Peraturan Pemerintah No. tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.

dan akhirnya kehidupan di lingkungan sekitar menjadi bersih. Oleh karena itu. Dan juga apabila kita melanggar aturan-aturan tersebut kita tahu sendiri bahwa akan ada konsekuensinya. . Jadi jelas. agar manusia bisa menjaga lingkungannya dengan baik dan bisa menyadari betapa pentingnya lingkungan bagi manusia. selain itu pemerintah juga harus bisa membangkitkan semangat warga masyarakat untuk menjaga alam dengan cara memberikan pelajaran dan pengetahuan tentang lingkungan hidup kepada masyarakat agar mereka tahu dan menyadari  Nisa Hanifa Nurul Fauziah Menurut pendapat saya. dengan diadakannya peraturan-peraturan agar manusia sadar terhadap lingkungannya. BAB III DISKUSI dan PEMBAHASAN  Eki Yudha Kurniawan Menurut pendapat saya. menaati aturan-aturan dalam analisa etika lingkungan sangat baik sekali bagi kehidupan. paradigma atau cara pandang masyarakat terhadap etika lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab krisis lingkungan. indah.  Muhammad Hariyadi Ariansyah Menurut pendapat saya. dan juga manusia tidak akan memperlakukan alam sewenang-wenangnya. para manusia akan menaati aturan-aturan dalam analisa etika lingkungan tersebut. etika lingkungan hidup adalah hal yang sangat penting oleh karena itu peraturan tentang etika lingkungan hidup harus lebih di tingkatkan agar seluruh warga masyarakat tidak berani melanggar aturan. karena apabila kita menaati aturan tersebut kita bisa hidup sehat. teori-teori tentang etika lingkungan hidup dan mengidentifikasi peraturan yang berlaku dan sesuai dengan etika lingkungan sangat berperan penting.  Nurul Sajidah Menurut analisa saya. dan nyaman.

maka dari itu dengan adanya peraturan etika lingkungan lebih menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga lingkungan. 27 tahun 1999.41 tahun 1999.150. Dari keseluruhan teori yang disebutkan di atas dapat disimpulkan bahwa alam juga sangat mempunyai nilai dan sangat berarti bagi kita. Peraturan Pemerintah no. Dalam arti lain dapat dikatakan etika lingkungan menjadi pedoman dan prinsip dalam bertindak sesuatu yang baik terhadap lingkungannya. Contohnya.82 tahun 2001. Peraturan yang berhubungan dengan etika lingkungan yaitu UUD 1945 pasal 33 ayat 3. Peraturan Pemerintah no. mengidentifikasi kebijakan yang berkaitan dengan etika lingkungan sekitar yang sesuai dengan peraturan ini. Peraturan Pemerintah no.  Sinta Khoerunnisa Menurut saya dengan diadakannya analisa etika lingkungan yang berupa tentang teori- teori lingkungan hidup. sangat baik untuk kita terutama untuk seorang pelajar seperti kita. hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran air. . UUD no 23 tahun 1997. maka dari itu kitaharus bisa menentukan tatanan ekosistem dan kebijakan yang diambil sehingga alam tidak rusak. Kita akan lebih memperdulikan lingkungan hidup dan melestarikannya dengan baik dan peraturan-peraturan yang ada di lingkungan akan mudah ditaati oleh kita semua karena kita sudah menyadari betapa pentingnya etika lingkungan hidup ini. Peraturan Pemerintah no.  Widiyanti Nuraeni Menurut saya teori-teori etika lingkungan dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan etika lingkungan sangat berperan penting dalam kehidupan manusia karena dengan adanya etika lingkungan lebih menyadarkan sikap manusia yang kurang sadar aknan lingkungan.Seperti halnya teori-teori yang membahas etika lingkungan seperti teori Ekosentrisme yakni teori kelanjutan dari teor Biosentrisme yang memusatkan etika pada seluruh komuntas baik abiotik ataupun biotik. dan lain-lain yang mengatur sikap kita sesuai dengan etika lingkungan. membuang sampah di sungai.

BAB IV KESIMPULAN .