STATUS PASIEN

I. IDENTIFIKASI Nama Usia Jenis Kelamin Status Agama Pekerjaan Bangsa Alamat : Ny. Marjuslaini : 66 tahun : Perempuan : Menikah : Islam : Pensiunan PNS : Indonesia : Tanjung Raja OI

No rekam medik : 015199 Kunjungan ke Poli IKKK RSUP Mohamad Hoesin tanggal 25 Januari 2011.

II. ANAMNESIS ( Autonamnesis, tanggal 25 Januari 2011, pukul 10.30 ) Keluhan Utama Pecah-pecah pada sela-sela jari kaki dan telapak kaki kanan dan kiri yang semakin meluas sejak 6 bulan yang lalu Keluhan Tambahan Gatal-gatal, kuku jari jempol dan telunjuk kaki kanan mengalami perubahan warna menjadi warna suram dan rapuh serta adanya bekas luka bakar terkena minyak goreng.

Riwayat Perjalanan Penyakit Awalnya, kisaran 6 bulan lalu, pasien mengeluhkan timbul bercak kemerahan di ujung jari kedua kaki dan di sela-sela kedua jari kaki. bercak tersebut kering dan gatal. Bercak tersebut semakin lama semakin meluas dan kulit kaki menjadi bersisik dan pecah-pecah. Pasien mengaku sering menggaruk bercak tersebut. Pasien hanya menggunakan obat kulit yang dibeli di warung namun penggunaannya tidak teratur. Kisaran 2 bulan yang lalu kulit kaki yang pecah-pecah dan bersisik tersebut bertambah meluas hingga ke telapak kaki dan terasa gatal. Kuku jari

Riwayat Higienitas y y Pasien mandi dua kali sehari dengan air sumur. Pasien mengaku sering memakai kaos kaki dan alas kaki tertutup saat keluar rumah y Pasien mengaku sering kontak dengan air untuk mencuci pakaian seharihari dan mencuci piring di sumur. Riwayat Penyakit Dahulu y y y Riwayat alergi terhadap bahan sepatu/sandal tidak ada Riwayat alergi terhadap detergen atau sabun cuci tidak ada Riwayat penyakit kencing manis disangkal Riwayat Penyakit Dalam Keluarga y Riwayat keluarga pernah menderita keluhan yang sama dengan pasien disangkal. Pasien lalu berobat ke puskesmas dan diberi obat salep yang dioleskan di kaki dan kuku namun pasien lupa nama obatnya. Setelah obat tersebut habis pasien tidak lagi melanjutkan pengobatan. Pasien mengatakan perubahan warna pada kukunya tersebut dimulai dari ujung kuku. Kadang-kadang kulit di sekitar kuku juga terasa gatal-gatal. Kisaran 2 minggu yang lalu pasien mengeluh bercak pada kulit kedua kakinya meluas sampai ke punggung kaki. pasien memutuskan untuk berobat ke poliklinik IKKK RSMH. Keluhan tersebut kadang disertai gatal dan kulit menjadi pecah-pecah. 2 . kisaran 5 hari yang lalu punggung kaki kanan pasien terkena tumpahan minyak goreng yang masih panas saat memasak. Selain itu.jempol dan telunjuknya pun mengalami perubahan warna menjadi warna suram dan rapuh. Riwayat sosial ekonomi y Pasien adalah seorang pensiunan PNS dengan riwayat ekonomi menengah. Karena keluhan pecah-pecah dan gatal bertambah berat.

tidak ada murmur.5 °C : 152 cm : 44 kg : 19. tidak ada gallop : suara nafas vesikuler. lidah tidak pucat. pendengaran baik : tonsil tidak membesar. tidak ada retraksi dinding dada : bunyi jantung reguler. bagian luar tidak ada kelainan. bising usus normal 3 . hepar dan lien tidak teraba. PEMERIKSAAN FISIK Status Generalis Keadaan Umum : baik Keadaan sakit Kesadaran Tekanan Darah Nadi Pernapasan Suhu Tinggi Badan Berat Badan IMT Status gizi : tampak sakit sedang : kompos mentis : 120/70 mmHg : 84 x/menit : 20 x/menit : 36. septum tidak deviasi Telinga Mulut : selaput pendengaran tidak ada kelainan. stomatitis tidak ada Tenggorokan : mukosa faring tidak hiperemis Leher : tekanan vena jugularis 5-2 cmH2O tidak ada pembesaran kelenjar getah bening leher Dada Jantung Paru : simetris. lemas. tidak ada ronkhi.III. tidak ada wheezing Perut : datar.04 : Normal Keadaan Spesifik Kepala Mata : konjungtiva tidak anemis sklera tidak ikterik Hidung : simetris.

Ekstremitas KGB inguinal : tidak ada kelainan. pada permukaan sebagian tampak ditutupi skuama halus selapis warna putih dan terdapat fissura. Regio Plantaris dextra et sinistra 4 . refleks fisiologis normal : tidak ada pembesaran kelenjar getah bening inguinal Status Dermatologikus y Regio plantaris pedis dextra et sinistra: Makula eritem multipel. Gambar 1. bentuk tidak beraturan sebagian terdapat erosi.

bentuk tidak beraturan sebagian terdapat erosi. bentuk tidak teratur disertai dengan eksoriasi ukuran 0. Regio dorsum pedis dextra 5 . Gambar 3. Selain itu terdapat patch hiperpigmentasi soliter berbatas tegas ukuran 2 x 4 cm. Region dorsum pedis dextra y Region dorsum pedis dextra Makula eritem multipel.5 cm. bentuk tidak beraturan sebagian terdapat erosi. Gambar 2.y Region dorsum pedis dextra Makula eritem multipel.5 x 1. pada permukaan sebagian tampak ditutupi skuama halus selapis warna putih. pada permukaan sebagian tampak ditutupi skuama halus selapis warna putih.

Kisaran 2 bulan yang lalu kulit kaki yang pecah-pecah dan bersisik tersebut bertambah meluas hingga ke telapak kaki dan terasa gatal. V. Pemeriksaan mikroskopik preparat kuku jempol kaki dengan meneteskan KOH 40%. Bercak tersebut semakin lama semakin meluas dan kulit kaki menjadi bersisik dan pecah-pecah. datang ke poliklinik IKKK RSMH pada tanggal 25 Januari 2011 dengan keluhan pecahpecah pada telapak kaki kanan dan kiri.y Regio dorsale pedis dextra digitorum I & II Hiperkeratosis subngual dengan warna kuku kekuningan Gambar 5. 66 tahun alamat di luar kota Palembang. pasien mengeluhkan timbul bercak kemerahan di ujung jari kedua kaki dan di selasela kedua jari kaki. Region dorsum pedis dextra digitorum I & II IV. bercak tersebut kering dan gatal. tidak ditemukan elemen jamur. tidak ditemukan elemen jamur. kisaran 6 bulan lalu. PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan mikroskopik preparat kerokan kulit dengan meneteskan KOH 10%. Kuku jari jempol dan telunjuknya pun mengalami perubahan warna menjadi warna suram dan 6 . RESUME Seorang perempuan. Dari autoanamnesis didapatkan awalnya.

Menganjurkan pada pasien untuk menghindari pemakaian sandal/sepatu yang tertutup dan tidak bertelanjang kaki ke fasilitas umum.rapuh. 4. kisaran 5 hari yang lalu punggung kaki kanan pasien terkena tumpahan minyak goreng yang masih panas saat memasak. Kisaran 2 minggu yang lalu pasien mengeluh bercak pada kulit kedua kakinya meluas sampai ke punggung kaki. Pencucian kaki setiap hari diikuti dengan pengeringan yang baik terutama di daerah sela jari kaki. Pada pemeriksaan mikroskopis kuku dengan larutan KOH 40% juga tidak ditemukan elemen jamur. PENATALAKSANAAN Umum: 1. 2. Pada pemeriksaan mikroskopis kulit dengan larutan KOH 10% tidak ditemukan elemen jamur. Memberikan informasi kepada pasien mengenai penyakitnya dan pengobatannya. Menyarankan kepada pasien untuk mengkonsumsi obat secara teratur dan tidak menghentikan pengobatan tanpa seizin dokter. DIAGNOSIS BANDING y y y Tinea pedis Hiperkeratosis Plantaris Psoriasis Kuku: y y Tinea unguium Kandidiasis kuku VI. VII. DIAGNOSIS KERJA Tinea pedis + tinea unguium + luka bakar grade II IX. 7 . Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah pasien 120/70 mmHg. Keluhan tersebut kadang disertai gatal dan kulit menjadi pecah-pecah. 3. Selain itu.

y Quo ad functionam : Bonam Infeksi jamur pada pasien tidak akan menyebabkan gangguan fungsi tubuh serta kegiatan dan pekerjaannya sehari-hari. PROGNOSIS y Quo ad vitam : Bonam Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital pasien dalam batas normal. Krim Asam Fusidat 2 % pada daerah luka bakar. maka penyakit ini tidak akan kambuh lagi. 8 . Sehingga prognosis quo ad vitamnya bonam. PEMERIKSAAN ANJURAN y Pemeriksaan kultur jamur dalam media agar Saboraud X. y Quo ad sanationam : Dubia et bonam Prognosis ini tergantung pada kepatuhan pasien dalam mengikuti saran dokter dan juga dalam keteraturan pengobatannya. Apabila pasien memakai dan meminum obat secara teratur. Sehingga quo ad functionamnya bonam. Tablet ketokonazol 2x200mg/hari/po Topikal: Krim ketokonazol 2% (dioleskan 2 kali sehari. IX.Khusus: Sistemik: Tablet Cetirizin 1x10 mg/hari/po bila gatal. pagi dan sore hari pada bercak) selama 2 minggu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful