Anda di halaman 1dari 5

kelajuanrata-rata

GERAK v́=
s
t
Jarak dan Perpindahan 130 m
v́=
Perpindahan adalah selisih kedudukan akhir dan 50 s
kedudukan awal dari suatu benda yang bergerak. v́=2,6 m/s
Jarak adalah keseluruhan lintasan yang ditempuh kecepatan rata-rata
benda bergerak. x
v́=
Kelajuan dan kecepatan t
Kelajuan adalah jarak yang ditempuh tiap satuan 30 m
waktu. v́=
50 s
Kecepatan adalah perpindahan yang ditempuh tiap v́=0,6 m/s
satuan waktu. 2. Seseorang berjalan ke timur sejauh 200 m,
Kecepatan termasuk besaran vekor, sedangkan kemudian orang tersebut berbalik ke barat sejauh
kelajuan adalah besaran skalar. 80 m. Waktu total yang diperlukan orang tersebut
s x adalah 140 sekon. Berapa laju rata-rata dan
v́= v =
t t kecepatan rata-rata orang tersebut?
v́ = Kelajuan (m/s2) 3. Sebuah mobil bergerak ke Timur dan menempuh
s = jarak (m) jarak 80 km, kemudian berbelokke Utara
t = waktu yang ditempuh (s) menempuh jarak 100 km. Jika perjalanan mobil
v = kecepatan (m/s2) tersebut ditempuhselama 2 jam 30 menit,
x = perpindahan (m) tentukan:
Kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat a. jarak,
Kecepatan rata-rata adalah perbandingan b. perpindahan,
perpindahan benda dengan selang waktu yang c. kecepatan, dan
diperlukan, sedangkan kelajuan rata-rata merupakan d. kelajuan!
jarak yang ditempuh seluruhnya dibagi dengan 4. Seekor kucing bergerak pada lintasan garis lurus
waktu tempuh. dan dinyatakan dalam persamaan x = 2t2 + 5t – 3
∆s ∆x (x dalam meter dan t dalam sekon). Berapakah
v́ r= v r=
∆t ∆t kecepatan sesaat kucing pada t = 2 s?
v́ r = Kelajuan (m/s2) Penyelesaian:
s = jarak (m) Posisi x1 pada saat t = 2 s,
t = waktu yang ditempuh (s) x1 = 2 (2)2 + 5 (2) – 3 = 15 m
vr = kecepatan (m/s2) Posisi x2 pada saat t1= 2 + t
x = perpindahan (m) x2 = 2 (2+ t)2 + 5 (2+ t) – 3
Kecepatan sesaat (v) adalah kecepatan benda pada = 2 (4+ 4t+ t2) + 10+ 5t – 3
waktu tertentu. = 8+ 8t+ 2t2 + 10+ 5t – 3
∆x = 15 + 13t+ 2t2
v= lim
∆t→0 ∆ t x = x2- x1 = 15 + 13t+ 2t2 – 15 = 13t+ 2t2
Percepatan, percepatan rata-rata, dan ∆x 13t +2 t 2
percepatan sesaat v= lim = lim =¿ lim 13+2 t ¿
∆t→0 ∆ t ∆t→0 ∆t ∆ t →0
Percepatan adalah perubahan kecepatan dalam Untuk t mendekati 0, berarti 2 t=0
selang waktu tertentu. Sehingga,
v= lim 13+2 t=13+0=13 m/s
∆t→0
Percepatan sesaat adalah perubahan kecepatan dalam Jadi kecepatan sesaat saat t = 2 s adalah 13 m/s
selang waktu yang singkat. 5. Kecepatan gerak sebuah mobil berubah dari 10
∆v m/s menjadi 16 m/s dalam selang waktu 3 sekon.
a= lim Berapakah percepatan rata-rata mobil dalam
∆t→0 ∆ t
selang waktu tersebut dan jarak yang dicapai?
SOAL Penyelesaian:
1. Rena berjalan ke Timur sejauh 80 m, kemudian Diketahui:
berbalik arah ke Barat menempuhjarak 50 m. v1 = 10 m/s
Perjalanan tersebut memerlukan waktu 50 s, v2 = 16 m/s
Berapakah kelajuanrata-rata dan kecepatan rata- Δt = 3 s
rata Rena dalam perjalanannya? Ditanya: a = ... ?
Penyelesaian: ∆v
a=
Jarak total = AB + BC ∆t
= 80 m + 50 m 16−10
a=
= 130 m 3
Perpindahan = AB – BC 6
a= =2 m/s2
= AB – BC 3
= 80 m – 50 m
= 30 m
v o+¿ v a. percepatan
s= t
.t¿ ∆v
2 a=
10+ 16 ∆t
¿ .3 40−20
2 a=
= 13 x 3 = 39 m 10
20
a= =2 m/ s2
6. Bagas mengendarai mobil dengan kecepatan 10
memenuhi persamaan v(t) = t2 + 2t – 4 dengan v b. jarak
dalam m/s dan t dalam sekon. Tentukan s = vot + ½ a.t2
percepatan sesaat mobil, saat 2 sekon. = 20.10 + ½ 2. 102
v1 = (2)2 + 2 (2) – 4 = 4 m/s = 200 + 100 = 300 m
v2 pada saat t2= 2 + t atau
v2 = (2+ t)2 + 2 (2+ t) – 4 v o+¿ v
= 4+ 4t+ t2 + 4+ 2t – 4 s= t
.t ¿
2
= 4+ 6 t+ t2 20+40
v = v2- v1 = 4+ 6 t+ t2 – 4 = 6t+ t2 ¿ .10
2
∆v 6 t +t 2 = 60 x 5 = 300 m
a= lim = lim =¿ lim 6+t ¿
∆t→0 ∆ t ∆t→0 ∆ t ∆t→0 c. kecepatan pesawat terbang saat t= 5 sekon
Untuk t mendekati 0, berarti t=0 vt = vo + a.t
Sehingga, = 20 + 2.5
v= lim 6+ t=6+0=6 m/s = 20 + 10 = 30 m/s
∆t→0
Jadi percepatan sesaat saat t = 2 s adalah 6 m/s 2. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 20 m/s
7. Sebuah mobil balap bergerak dalam lintasan lurus dan dalam waktu 2 menit mengalami percepatan 5
dan dinyatakan dalam persamaan v(t) = 10 – 8t + m/s2. Hitunglah jarak yang ditempuh dan kelajuan
6t2, dengan t dalam s dan v dalam m/s. Tentukan akhir mobil tersebut.
percepatan mobil balap tersebut pada saat t = 3 s! 3. Sebuah sepeda motor bergerak dengan kelajuan 54
km/jam. Pengendara sepeda motor kemudian mulai
memperlambat motornya dengan perlambatan tetap.
GERAK LURUS BERATURAN (GLB) 4 menit setelah pengereman, sepeda motor tersebut
Gerak Lurus Beraturanadalah gerak suatu benda berhenti.
menempuh jarak yang sama dalam selang waktu a.perlambatan sepeda motor,
yang sama (kecepatan konstan). b. jarak yang ditempuh sepeda motor selama
s c. kelajuan motor 1 menit setelah pengereman
v́=
t
Analisis grafik Gerak sebuah benda
GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN
a. Grafik v (kecepatan) terhadap t (waktu) pada GLB
(GLBB)
Gerak lurus berubah beraturanadalah gerak benda
pada lintasan lurus dengan percepatan tetap
padaselang waktu tertentu.
vt = vo + a.t
vt = vo2 + 2 a.s
2 b. Grafik x (perpindahan) terhadapt (waktu) pada
s = vot + ½ a.t2 GLB
v o+¿ v
s= t
.t¿
2
vt = Kecepatan benda setelah t sekon (m/s)
vo = Kecepatan awal benda (m/s)
a =Percepatan benda (m/s2) c. Grafik a (percepatan) terhadap t (waktu) pada
s = jarak (m) GLBB
t = waktu yang ditempuh (s)
Soal
1. Sebuah pesawat terbang dipercepat dari kecepatan
20 m/s menjadi 40 m/s dalam waktu 10 sekon.
Berapakah jarak yang ditempuh pesawat dalam d. Grafik v (Kecepatan) terhadap t (waktu) pada
waktu tersebut? GLBB
Hitunglah :
a. percepatan pesawat terbang pada selang waktu
tersebut.
b. jarak yang ditempuh mobil
c. kecepatan pesawat terbang saat t= 5 sekon
GERAK VERTIKAL
Gerak vertikal ke atas 2. sebuah peluru ditembakkan vertikal ke atas
Gerak vertikal ke atas (GVA) merupakan GLBB dengan kecepatan awal 50 m/s. Jika percepatan
mengalami perlambatan di mana gesekan udara gravitasi 10 m/s2,
diabaikan dan percepatan benda a = -g, dengan g Hitunglah
adalah percepatan gravitasi bumi. Ketika benda a. Waktu peluru yang diperlukan untuk titik
mencapai titik puncak, kecepatan benda sama tertinggi setelah bergerak?
dengan nol vt=0. b. Kecepatan peluru setelah 2 sekon
vt=vo-gt c. Tinggi maksimum
h =vot-1/2gt2 3. Sebuah bola kasti dilemparkan lurus ke atas dari
vt2=vo2 – 2gh permukaan Bumi dengan
laju awal 35 m/s. Hitunglah:
Gerak vertikel ke bawah a. ketinggian maksimum yang dapat dicapai bola,
Gerak vertikal ke bawah (GVB) merupakan GLBB b. waktu yang dibutuhkan untuk mencapai
di mana benda dilempar ke bawah dengan kecepatan ketinggian tersebut,
awal (vo) dan gesekan udara diabaikan. c. kecepatannya setelah 30 detik bola dilemparkan!
vt = vo + gt
h = vot + 1/2gt2 4. Sebuah bola massanya 0,5 kg dilemparkan ke
vt2 = vo2 + 2 g h tanah dengan kecepatan awal 20 m/s. Jika bola
Gerak jatuh bebas berada pada ketinggian 5 m dari permukaan tanah,
Gerak jatuh bebas merupakan gerak vertikal ke hitunglah kecepatan akhir bola hingga menyentuh
bawah tanpa kecepatan awal (vo=0) dan gesekan tanah!
udara diabaikan atau ditiadakan. Gerak jatuh bebas D1 = m = 0,5 kg
merupakan GLBB dipercepata=+g vo = 20 m/s
vt = g t h=5m
h = ½ g t2 atau h = ½ v D2 = vt ?
2h D3 = vt2 = vo2 + 2 g h
t=
√ g
vt2 = 2 g h
vt2 = 20 + 2. 10. 5

vt = Kecepatan benda setelah t sekon (m/s)


vo = Kecepatan awal benda (m/s) 5. Sebuah benda dilemparkan vertikal ke bawah
g =Percepatan gravitasi (m/s2) dengan kecepatan awal 15 m/s dari ketinggin 20 m di
h = Ketinggian benda (m) atas tanah. Apabila percepatan gravitas 10
m/s2,Berapa waktu yang dibutuhkan benda untuk
1. Seorang anak melempar buah apel ke atas dengan sampai di tanah?
kecepatan awal 20 m/s. Jika percepatan grivatisi D1 = vo = 15 m/s
g=10 m/s2, hitunglah : h = 20 m
a. tinggi yang dicapai saat setelah 1 sekon buah apel g =10 m/s2
dilempar D2 = t ?
b. kecepatan apel saat 0,5 s D3 = h = vot + 1/2gt2
c. waktu buah apel yang diperlukan untuk titik 20 = 15.t + ½.10. t2
tertinggi setelah bergerak 20 = 15t + 5t2
15t + 5t2 = 20
D1 = vo = 20 m/s 5t2 + 15t - 20 = 0 dibagi 5
g=10 m/s2 t2 + 3t - 4 = 0
(t + 4) ( t - 1) = 0
D2 = h  t = 1 s ? t = -4 t=1 s
vt  t = 0,5 s?
tmax? 6. Sebuah benda jatuh bebas dari sebuah gedung
D3 = setinggi 45 m. Tentukan waktu yang diperlukan
a. tinggi saat 1 sekon benda tersebut untuk mencapai tanah dan kecepatan
h =vot-½gt2 benda ketika sampai di tanah jika tetapan gravitasi
=20 m/s . 1 s - ½ 10 m/s2 .(1 s)2 g= 10 m/s2
= 20 m – 5 m 7.Buah kelapa jatuh bebas dari ketinggian 2 m dari
= 15 m tanah. Hitunglah waktu yang diperlukan kelapa jatuh
b. kecepatan apel saat 0.5 sekon mencapai tanah dan kecepatan buah kelapa hingga
vt=vo-gt mencapai permukaan tanah.
= 20 m/s – 10 m/s2 . 0.5s
= 20 m/s – 5 m/s
= 15 m/s
c. waktu pada titik tertinggi
vt=vo-gt
0 = 20 – 10t
10t = 20
t=2s
GERAK MELINGKAR “sebuah benda akan tetap diam atau tetap bergerak
Gerak Melingkar Beraturan (GMB) lurus beraturan jika tidak ada resultan gaya yang
Gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya bekerja pada benda tersebut”
berbentuk lingkaran. Benda yang bergerak dalam F=0
lintasan lingkaran menempuh busur lingkaran s Hukum II Newton
dalam selang waktu tertentu (t). Jika perubahan “Resultan gaya yang bekerja pada benda yang
busur lingkaran yang ditempuh sama setiap selang bermassa konstan adalah sama dengan hasil kali
waktu yang sama disebut gerak melingkar beraturan. massa benda dengan percepatannya.”
Kelajuan tangensial, periode,kecepatan sudut F = m × a
Lintasan busur Keterangan:
s =.r F = gaya (newton atau dyne),
Frekuensi dan Periode m = massa benda (kg),
1 1 a = percepatan (m/s2).
f = atau T =
T f Hukum III Newton
n t “Gaya-gaya aksi dan reaksi oleh dua benda pada
f = atau T =
t n masing benda adalah sama besar dan berlawanan
arah”
2 πr Faksi= -  Freaksi
V = 2r f atau v= atau v=r
T Macam-macam Gaya
 = kecepatan sudut (rad/s) 1. Gaya Berat
v = kelajuan tangensial (m/s) Gaya berat adalah besaran gaya gravitasi yang
r = jari-jari lingkaran (m) bekerja pada benda.
t = waktu (s) w=m.g
n = banyaknya putaran w = berat benda (newton atau dyne),
f = frekuensi (Hz) m = massa benda (kg atau gram),
T = periode (s) g = percepatan gravitasi (9,8 m/s2).
Percepatan Sentripetal 2. Gaya normal
v2 Gaya normal adalah gaya yang selalu tegak lurus
a = 2r atau a= terhadap bidang sentuh.
r
Gaya Sentripetal Gaya normal pada lantai datar (N)
Gaya yang membuat benda untuk bergerak N=W=m.g
melingkar. Gaya normal benda diam pada bidang miring
F s=m . as N = w cos 
F s=m .2.r Gaya normal benda yang diberi gaya F pada
bidang datar
v2
F s=m N= w-F sin 
r N= w+F sin 
Keterangan
3. Gaya Sentripetal
 = kecepatan sudut (rad/s) Gaya sentripetal adalah gaya yang ditimbulkan oleh
v = kelajuan tangensial (m/s) tegangan dalam tali.
r = jari-jari lingkaran (m)
v2
a s= percepatan sentripetal (m/s2) F=m
r
F s = gaya sentripetal (N)
F = gaya (newton atau dyne),
m= massa (kg) m = massa benda (kg),
v = kecepatan (m/s)
Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB) r= jarak dari pusat lingkaran (m)
Gerak melingkar berubah beraturan biasanya 4. Gaya Gesek
berlangsung dengn didahului oleh gerak melingkar Gaya gesek statis (fs) (gaya pada saat benda diam)
berubah beraturan yang dipecepat dan diakhiri fs = μs. N
dengan gerak melingkar berubah beraturan yang Gaya gesek kinetik (fk) (gaya pada saat benda
diperlambat. bekerja)
fk = μk. N
t = o + .t gaya gesek benda yang bergerak turun pada bidang
t2=02 + 2 miring
 = ot + ½ .t2 fk= w sin  - m a
gaya gesek benda yang bergerak turun pada bidang
t= kecepatan sudut akhir (rad/s) miring
0=kecepatan sudut awal (rad/s) fk= -F + w sin  + m a
=percepatan sudut (rad/s2) Gaya gesek statis maksimum
= perpindahan sudut (rad) Fsmak=s N
fs = gaya gesek statis (N)
HUKUM NEWTON GAYA fk = gaya gesek kinetik (N)
Hukum 1 Newton μs= koefisien gesek statis
μk= koefisien gesek kinetik
5. Gaya Tegangan Tali
a. Katrol Bebas
Tinjau benda IFx = m.a  T=m1ax
Fy= m.aN-w1=0
Tinjau benda II Fy = m.am2g-T=m2ay
ax=ay=a
m2g – m1ax=m2ay
m2g= m2a + m1a
m2
a= ( )
m 1 +m 2
g

b. Katrol Tetap
T1=m1g-m1a
T2=m2g+ m2a
m1−m 2
a= ( m1 +m2) g

Gerak benda di dalam lift

a. Lift dalam keadaan diam


N= w = m. g
b. Lift dipercepat ke atas
N= w + m. a
N = m (g+a)
c. Lift dipercepat ke bawah
N= w - m.a
N = m (g-a)