Anda di halaman 1dari 3

Bagian Pokok Laporan dan Proposal

Setelah menyelesaikan enam tahap persiapan, langkah berikutnya adalah membuat


bagian pokok laporan atau proposal, yang mencangkup pendahuluan, teks (body), dan
penutup.
1) Bagian Pendahuluan
Pada bagian pendahuluan terdapat sebelas hal yang perlu dipertimbangkan,
antara lain:
a. Pemberi kuasa adalah orang yang memberi laporan.
b. Layouot atau rencana presentasi yang menceritakan kepada pembaca apa saja yang akan
dibahas dalam laporan.
c. Masalah biasanya didefinisikan di bagian awal bab pendahuluan, sebelum pernyataan
mengenai maksud atau tujuan laporan.
d. Maksud penulisan laporan harus tampak di bagian pendahuluan. Elemen tersebut
merupakan hal yang sangat penting dalam suatu laporan. Istilah lain untuk maksud
penulisan, antara lain tujuan, misi, strategi atau sasaran.
e. Ruang lingkup berkaitan dengan luas cakupan atau batas suatu pokok bahasan untuk
sebuah laporan.
f. Metodologi mengacu pada metode pengumpulan informasi. Data bisa dikumpulkan
dengan membaca bahan-bahan di perpustakaan, melakukan wawancara, survey, atau
eksperimen.
g. Sumber-sumber primer atau sekunder, meliputi publikasi (majalah, jurnal, surat kabar),
catatan perusahaan, memo, surat, hasil wawancara, karyawan, dan sebagainya. Jika
menulis laporan tentang pengalaman sendiri, maka pernyataan yang ditulis dalam
laporan adalah sumber.
h. Latar belakang dari situasi yang sedang diteliti kadangkala dimasukkan jika pembaca
memerlukan latar belakang informasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh dan
pemahaman yang jelas terhadap suatu pokok bahasan.
i. Definisi istilah perlu jika menggunakan istilah yang memiliki beberapa penafsiran.
j. Keterbatasan, misalnya dalam hal dana, waktu, asisten peneliti, atau data yang tersedia.
Seorang penuli tidak perlu malu-malu untuk menyebutkan beberapa keterbatasan yang
ada sebelum melakukan penelitian lebih lanjut.
k. Rekomendasi menjelaskan tentang keputusan yang perlu dilaporkan di dalam suatu
laporan, misalnya keputusan antara membeli mesin baru atau mesin setengah pakai,
restrukturisasi karyawan, memberi uang pesangon, menambah perangkat lunak dan
perangkat keras, membangun kantor perwakilan, dan lain sebagainya. Dengan membaca
laporan secara rinci, pembaca tahu bagaimana fakta yang sudah ada berpengaruh
terhadap keputusan yang telah diambil.

Untuk laporan singkat, beberapa unsur di atas dapat digabungkan menjadi satu
atau dua paragraph dengan atau tanpa judul “Pendahuluan”. Bahkan dalam laporan berkala,
judul pendahuluan dapat dihilangkan bila isi setiap periode sama dan pembaca telah
mengetahuinya.

2) Tubuh dan Isi (Body and Text)


Bagian terpanjang dari suatu laporan adalah tubuh dan isi atau teks. Dalam
bagian ini, dikembangkan dan diuraikan hal-hal yang penting secara rinci. Penulisan
laporan bisnis yang baik harus mencangkup temuan fakta yang penting dan relevan serta
membuang hal-hal yang tidak perlu dan tidak relevan dengan maksud penulisan laporan
tersebut.
3) Penutup
Bagian penutup berfungsi merangkum laporan secara menyeluruh, mengambil
kesimpulan atau memberi rekomendasi. Pengambilan kesimpulan harus didasarkan pada isi
dan teksnya, dan tidak memasukkan bahan-bahan yang baru, yang sama sekali belum
dibahas dalam bagian tubuh atau isi.
Bagian penutup pada informational report disebut rangkuman. Rangkuman
berisi ringkasan pembahasan secara menyeluruh. Kadangkala rangkuman berisi poin-poin
yang penting, kekuatan dan kelemahan, atau menfaat dan kerugian. Bagian penutup pada
Analitycal report disebut simpulan, rekomendasi, atau simpulan dan rekomendasi. Simpulan
berisi fakta-fakta yang dibahas, tanpa memasukkan pendapat pribadi penulis. Rekomendasi
menyarankan suatu program tindakan yang didasarkan pada kesimpulan yang telah dibuat.
Bagian penutup sendiri terkadang diberi judul rencana tindakan atau proposisi.
Rencana tindakan adalah pernyataan terakhir yang mencangkup waktu pelaksanaan
program, anggaran yang diperlukan, dan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap
program/prooyek yang akan dilakukan. Belakangan ini, istilah proporsisi digunakan di
dalam dunia akademis atau jurnal sebagai suatu pernyataan yang tegas, tuntutan yang
didasarkan pada suatu laporan atau artikel.